SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
memasuki Hutan Sesat


__ADS_3

***


"Di depan itu adalah Hutan Sesat! Setelah kita memasukinya, kita sudah harus siap untuk menghadapi bermacam Anim Beast, tapi kita juga akan berusaha menghindari pertarungan!" kata Luo Ying.


Fang An mengangguk menatap ke arah Hutan besar di depannya. Saat ini keduanya berada di atas tebing sehingga mereka berdua bisa melihat hamparan hutan lebat di depan mereka.


"Kakak Luo! Aku dengar di dalam hutan ada sebuah jurang yang bernama Jurang Tanpa Dasar, apa kita akan melewatinya?" tanya Fang An.


"Akan aku usahakan untuk tidak melewati Jurang itu!" jawab Luo Ying.


"Kenapa kakak terlihat sangat takut?" tanya Fang An.


"Begini adik Fang..!"


Luo Ying menjelaskan jika Jurang Tanpa Dasar adalah jurang yang sangat mengerikan, jurang tersebut memiliki luas kurang lebih 70 meter keseluruhannya, bentuknya bulat seperti sebuah lubang sumur, belum lagi saat melewati pinggiran jurang, ada semacam kekuatan besar yang terpancar dari dalam jurang.


Semua orang yang pernah melewati jurang itu pasti akan merasakannya, dan semua orang beranggapan jika di dalam jurang mungkin ada satu makhluk buas yang sangat kuat berada di dalamnya.


Bisa jadi itu adalah Anim Beast yang memiliki kekuatan Bumi 5, atau mungkin Anim Beast yang memiliki kekuatan Langit. Karena itu tidak satupun yang berani untuk melewati Jurang Tanpa Dasar apapun alasannya.


"Kenapa bisa ada jurang aneh seperti itu di benua ini?" gumam Fang An namun Luo Ying dapat mendengarnya.


"Mungkin kamu tidak tahu, tapi para penduduk Desa Wexhia mengetahui asal-usul terciptanya jurang itu," kata Luo Ying.


Desa Wexhia adalah desa yang letaknya paling dekat dengan Hutan Sesat. Walau dekat namun desa itu tidak pernah diganggu oleh para Anim Beast, sebab mereka memiliki sebuah air seni Anim Beast Bumi 4 yang dioleskan di beberapa titik agar Anim Beast tidak berani masuk, sedangkan air seni itu didapatkan oleh seorang Kultivator yang memiliki kemampuan melebihi Yu Jing, namun tidak ada yang tahu siapa orang itu.


"Apakah kamu pernah mendengar kisahnya?"


Luo Ying mengangguk lalu menceritakan akan asal-usul Jurang Tanpa Dasar itu kepada Fang An.


Jurang itu tercipta sekitar ratusan tahun yang lalu, walau pada dasarnya Hutan Sesat memang menjadi salah satu hutan yang memiliki banyak Anim Beast.


Awalnya jurang tersebut tidak ada, namun suatu ketika langit yang seharusnya cerah mendadak berubah menjadi mendung karena awan hitam yang menutupi hampir seluruh area kawasan hutan hingga ke beberapa desa.

__ADS_1


Desa yang paling dekat adalah Desa Wexhia, dan penduduk desa terdahulu adalah saksi mata kejadian fenomena itu.


Saat itu seharusnya belum waktunya musim hujan, namun awan hitam yang berkumpul menandakan akan segera turun hujan, dan itu yang diperkirakan oleh para penduduk desa.


Setelah cukup lama akhirnya hujan pun turun, namun para penduduk desa bukan merasa senang justru malah ketakutan karena hujan lebat itu membawa angin topan yang sangat besar serta petir yang menyambar dan suara Guntur yang bersahut-sahutan.


Saat hujan lebat serta angin topan yang disertai dengan sambaran petir dan Guntur yang menggelegar, ada sebuah petir yang sangat besar dan menyilaukan menyambar bagian dalam hutan.


Seluruh langit bergemuruh keras dan suara ledakan hebat dari dalam hutan membuat sebuah getaran yang tercipta dari gelombang kejut yang sangat dahsyat.


Jangankan manusia yang merasakan ketakutan, bahkan para Anim Beast saat itu juga ketakutan dan lari berhamburan hingga keluar dari dalam hutan.


Petir itu bercahaya putih terang saat menyambar, setelah itu bagian dalam hutan berubah kemerahan karena api yang membakar hampir sepertiga bagian hutan.


Hujan yang lebat nyatanya tidak langsung memadamkan api, sehingga kebakaran itu terus berlanjut hingga dua hari dua malam, dan setelah api padam, hujan yang mengguyur selama itu juga ikut berhenti.


Hutan Sesat saat itu sedikit aman karena para Anim Beast yang lebih dari setengahnya lari keluar dari hutan.


Saat semuanya sampai di tengah-tengah bagian dalam hutan yang terbakar, mereka semua terkejut saat melihat sebuah jurang besar yang sangat dalam di tengah hutan.


Beberapa Kultivator juga merasakan ada pancaran kekuatan samar-samar dari dalam jurang, mereka semua beranggapan jika di dalam jurang mungkin ada seekor Anim Beast yang sekarat sehingga membuat mereka semua ingin turun.


Lebih dari 15 Kultivator berkemampuan Yu Zha saat itu langsung melompat turun ke dalam jurang yang sangat gelap itu, dan beberapa orang lainnya yang tidak berani hanya bisa menunggu saja.


Hari demi hari pun berlalu, dan tidak terasa sudah hampir satu bulan sejak para Kultivator itu turun namun tidak satupun dari mereka yang naik kembali.


Yang ada justru pancaran energi besar dari dalam jurang semakin meningkat sehingga mereka semua sangat yakin jika para Kultivator yang berjumlah belasan orang itu mati.


Dua orang Kultivator mencoba mengukur kedalaman jurang itu dengan melemparkan batu besar kedalam, namun setelah cukup lama, mereka tidak mendengar suara benda jatuh di dasar jurang yang sangat gelap itu.


Beberapa yang memiliki Kertas Mantra Sihir berelemen api juga mencoba melemparkan Kertas itu ke dalam jurang agar bisa terlihat dasarnya, namun tetap saja tidak bisa.


Sejak saat itu jurang tersebut dijuluki sebagai Jurang Tanpa Dasar. Beberapa orang Kultivator yang masih penasaran juga masih mencoba untuk turun, dan rata-rata mereka yang turun bukan Kultivator sembarangan, melainkan seorang Yu Zhu hingga yang elit, namun nasib mereka tetap sama saja, yaitu tidak ada yang bisa kembali.

__ADS_1


"Seorang Yu Zhu elit juga tidak bisa kembali?"


Fang An sangat terkejut mendengarnya, sebab seorang Yu Zhu elit memiliki kemampuan yang sangat luar biasa besar, bahkan mereka mampu untuk terbang, namun jika seorang Yu Zhu elit saja tidak bisa kembali, bukankah jurang itu terlalu mengerikan?.


"Fang An, jika memang petir itu yang menciptakan jurang itu, mungkin itu adalah salah satu petir yang kamu butuhkan!" kata Feng Huang.


"Maksud guru?" tanya Fang An.


"Mendengar ciri-ciri petir itu yang katanya bercahaya putih menyilaukan, mungkin itu adalah salah satu dari Lima Sumber Inti Petir yang tersebar!" kata Feng Huang.


"Jika benar itu, lalu bagaimana caranya untuk mendapatkan Sumber Inti Petir itu guru?" tanya Fang An.


"Cara untuk mendapatkannya adalah melompat ke dalam jurang itu, aku yakin jika pancaran kekuatan itu adalah pancaran dari kekuatan Sumber Inti Petir yang ada di dasar jurang!" jawab Feng Huang.


"Apa guru bercanda? Kita akan melompat ke dalam jurang itu? Guru tidak dengar tadi jika seorang Yu Zhu elit saja tidak bisa keluar, apalagi dengan ku?" kata Fang An yang tidak percaya jika gurunya menyuruh dirinya untuk turun atau melompat ke dalam Jurang Tanpa Dasar, bukankah itu sama saja dengan bunuh diri? itu yang Fang An artikan.


"Aku juga sudah dengar itu! Tapi apakah kamu berpikir aku akan menyuruhmu untuk bunuh diri? Kalau kamu bersedia untuk melompat ke dalam jurang, aku pasti akan melindungimu agar kamu tetap hidup hingga kamu tiba di dasar jurang," kata Feng Huang.


"Kata-kata guru tidak terlalu meyakinkan! Kalau guru sanggup mungkin aku bisa selamat, tapi kalau gagal? Ah..! Yang jelas aku ini masih belum ingin mati!" kata Fang An.


"Tidak Fang An! Percayalah padaku," kata Feng Huang berusaha meyakinkan Fang An.


Fang An hanya diam sejenak sebelum akhirnya dia menghela nafas panjang seraya berkata, "Baiklah aku percaya padamu, andai ternyata aku selamat, berarti langit masih menginginkan ku untuk tetap hidup, tapi kalau aku harus mati..! Mungkin sudah takdir," kata Fang An yang akhirnya pasrah serta akan menuruti keinginan Feng Huang untuk melompat ke dalam Jurang Tanpa Dasar nantinya.


"Adik Fang! Kenapa kamu diam saja? Ayo kita jalan," ajak Luo Ying.


"Ah iya..!" jawab Fang An.


Keduanya segera berjalan menuruni tebing dengan berjalan di pinggiran melewati bebatuan untuk memasuki Hutan Sesat.


Mereka tidak pergi ke desa Wexhia sebab desa itu berada cukup jauh dan harus berputar arah jika ingin ke desa itu, karena itu mereka akan langsung memasuki hutan.


Fang An tidak tahu pasti akan apa saja nanti yang akan menghadang perjalanannya di dalam hutan, namun dia sangat yakin setelah memasuki hutan akan banyak rintangan yang mungkin lebih berbahaya daripada berurusan dengan kelompok Bayangan Bulan atau para pasukan Pemberontak.

__ADS_1


__ADS_2