SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Perubahan sifat Fu Jianzi


__ADS_3

***


Fu Lie Wei berdiri di depan Goa menatap Sekte nya dengan kebingungan, dia sudah melakukan retret selama Tiga bulan di dalam Goa yang ada di bagian atas Sekte nya dan akhirnya berhasil menembus tahap Yu Jing Tingkat 1.


Tentu saja pencapaian sebesar ini membuat Fu Lie Wei merasa senang, sebab dia akhirnya mampu menembus tahap terkuat yang akan menambah jumlah Yu Jing di Benua Daratan Hijau.


Fu Lie Wei jelas tidak akan lupa atas bantuan seorang anak muda yang ia ketahui bernama Huang An yang tidak lain adalah Fang An yang telah berhasil mengalahkan Ular Batu Sayap Naga, hal itu membuat dirinya berhasil mendapatkan darah ular tersebut sehingga membuat dirinya berhasil menembus tahap Yu Jing.


Selain itu masih ada satu kenangan yang belum bisa dia lupakan bersama dengan Huang An ketika masih berada di dalam Goa di dalam Hutan Sesat, satu-satunya pemuda yang berani menyentuh dirinya.


Saat ini kebahagiaan Fu Lie Wei langsung berubah menjadi keterkejutan, sebab begitu dia keluar dari retret nya, dia justru merasakan ada empat sosok yang memiliki kemampuan Yu Jing dan dua Yu Zhu.


Fu Lie Wei segera turun dan langsung masuk kedalam aula utama Sekte, dan disana sudah ada Fu Jianzi, Empat Ketua Pilar, dan para Ketua Sekte yang diantara mereka ada Fu Wang dan Fu Xiali.


"Lie Wei, selamat karena akhirnya kamu berhasil mencapai tahap Yu Jing!" kata Fu Jianzi.


Fu Jianzi memang sangat berambisi untuk menguasai seluruh Benua Daratan Hijau, dia serakah serta liar, bahkan dia tidak segan-segan untuk meningkatkan kemampuan anggotanya secara paksa.


Hanya saja dia tidak mau jika harus meningkatkan kemampuan Fu Lie Wei secara paksa, sebab Fu Lie Wei adalah murid kesayangannya.


Dihadapan Fu Lie Wei, wajah Fu Jianzi yang tua nan garang justru menjadi lunak dan terlihat wajah penuh kasih sayang saat Fu Lie Wei berada di hadapannya, perubahan sifat Fu Jianzi tentu sudah disadari oleh para Ketua Sekte.


Alasan Fu Jianzi bersikap lunak kepada Fu Lie Wei, dia telah menganggap Fu Lie Wei seperti anak cucunya sendiri, sebab dia sendiri tidak memiliki anak.


Fu Jianzi pernah menikah dengan salah satu murid Sekte, saat itu dia masih berstatus sebagai murid Sekte dan belum menjadi ketua.

__ADS_1


Istri Fu Jianzi sempat mengandung dan saat melahirkan, Istri dan bayinya sama-sama meninggal, sejak saat itu Fu Jianzi tidak pernah menikah lagi.


Tentu saja yang mengetahui semua itu hanyalah keempat Ketua Pilar, mereka berempat sangat mengetahui sifat terdalam di lubuk hati Fu Jianzi, di balik ambisinya yang serakah dan juga terlihat seperti orang-orang dari Kelompok Pembunuh Kepala Ular, di dalam hati Fu Jianzi masih ada cinta dan kasih sayang, hanya saja itu tidak terlihat kecuali ketika ada Fu Lie Wei saja.


"Guru, aku memang sudah berhasil mencapai tahap Yu Jing, ini semua karena bimbingan serta latihan, hanya saja aku tidak menduga jika para Ketua Pilar juga sudah mencapai tahap Yu Jing!" kata Fu Lie Wei.


"Mereka juga berada di tahap yang sama denganmu, terlebih lagi pengalaman mereka lebih banyak sehingga mereka tahu bagaimana caranya untuk mencapai tahap Yu Jing hanya dengan melakukan retret dalam satu bulan," jawab Fu Jianzi.


Para Ketua Pilar hanya tersenyum tipis mendengar Fu Jianzi yang berusaha menutupi semuanya, sedangkan Fu Lie Wei memperhatikan Fu Wang dan Fu Xiali dengan menaikkan sebelah alisnya.


"Seingat Ku kemampuan ketua Fu Wang dan Fu Xiali berada di tahap Yu Zha Tingkat 4, tapi kenapa kalian bisa naik ke tahap Yu Zhu hanya dalam waktu singkat?" tanya Fu Lie Wei.


"Kami menggunakan Pil peningkatan untuk bisa mencapai tahap ini Wakil Penatua!" jawab Fu Wang.


"Owh begitu, lalu dimana Ketua Fu Hai, kenapa dia tidak ikut berkumpul disini?" tanya kembali Fu Lie Wei.


Fu Lie Wei langsung menoleh ke arah Fu Jianzi dengan menunjukkan ekspresi keterkejutannya, walau dia tidak terlalu akrab serta dekat dengan Fu Hai, namun Fu Hai adalah salah satu Ketua Sekte yang memiliki kemampuan Yu Zhu setelah dirinya, hal ini jelas akan membuat Sekte kehilangan satu kekuatan lagi.


Walau saat ini Fu Wang dan Fu Xiali juga sudah berada di tahap Yu Zhu, namun Fu Lie Wei dapat merasakan jika kekuatan keduanya tidaklah sempurna.


"Lagi-lagi Sekte harus kehilangan orang yang paling berharga, semoga kedepannya hal ini tidak terjadi lagi!" kata Fu Lie Wei.


"Lie Wei, sekarang aku akan kembali memimpin Sekte kita, karena kamu baru mencapai Tahap Yu Jing, sebaiknya kamu turun gunung dan mengasah kemampuan mu di bawah!" kata Fu Jianzi.


"Memang itu yang aku rencanakan guru, aku ingin mendapatkan lebih banyak pengalaman serta memperkuat kemampuan dan juga Teknik ku, aku ingin pergi ke Perbatasan Benua Daratan Hijau, kabarnya disana sangat banyak sekali Anim Beast yang memiliki kemampuan Bumi 2 dan 3!" kata Fu Lie Wei.

__ADS_1


Sebenarnya di Hutan Sesat juga ada banyak Anim Beast nya, namun yang memiliki kemampuan Bumi 3 hanya ada satu saja, yaitu Ular Batu Sayap Naga yang telah dibunuh oleh Fang An.


Itu sebabnya Fu Lie Wei ingin pergi ke perbatasan, disana ada satu hutan besar yang disebut Hutan Hitam di perbatasan Benua Daratan Hijau dan Benteng Putih, di Hutan Hitam juga terdapat banyak Anim Beast nya, bahkan uang yang memiliki kemampuan Bumi 3 juga tidak sedikit.


"Bagus-bagus! Kalau begitu hari ini kamu beristirahat dulu, dan besok kamu boleh berangkat!" ucap Fu Jianzi.


Fu Jianzi jelas tidak keberatan atas keinginan muridnya itu, dia memang ingin murid kesayangannya itu berada di luar Sekte, sehingga Fu Jianzi bisa dengan leluasa melakukan apapun tanpa perlu di ketahui oleh muridnya.


Fu Lie Wei mengangguk, karena sekarang Fu Jianzi kembali menduduki kursi Penatua, jadi Fu Lie Wei sudah tidak perlu mengikuti apapun dan menyerahkan semua urusan Sekte kepada gurunya.


Fu Lie Wei segera pergi meninggalkan aula utama untuk beristirahat, sedangkan Fu Jianzi bisa bernafas dengan lega setelah Fu Lie Wei sudah pergi keluar.


"Aku minta kepada kalian untuk tidak menceritakan kejadian penyerangan kita kepada Klan Fang serta rencana kita di hadapan Lie Wei, jika sampai ada yang berani menceritakan ini padanya, aku tidak akan segan-segan untuk membunuh siapapun yang tidak mendengarkan perintahku!" kata Fu Jianzi kepada semua yang ada di dalam Aula.


Semuanya hanya menundukkan kepala mereka, sedangkan Fu Jianzi menutup mata sesaat sebelum akhirnya dia menghela nafas panjang dan kembali melanjutkan pembahasan akan rencana mereka.


Para murid-murid Sekte Gunung Pohon Persik yang berpapasan dengan Fu Lie Wei langsung memberikan hormat mereka seraya menyapanya, dan Fu Lie Wei dengan senyum manisnya menanggapi sapaan mereka.


Banyak murid laki-laki yang segenerasi dengan dirinya bahkan sedikit lebih tua dari Lie Wei menaruh hati kepada Wakil Penatua cantik itu, hanya saja mereka tidak berani karena posisi status Fu Lie Wei yang menjadi Wakil Penatua Sekte.


Mereka yang memiliki perasaan hanya bisa menekannya dalam-dalam, namun tetap saja jantung mereka seperti berhenti berdetak saat melihat Fu Lie Wei tersenyum.


Kecantikan seperti penyihir itu akan mampu membuat laki-laki manapun terhipnotis, namun saat mengingat wajah seram Penatua Fu Jianzi, mereka segera menekan perasaan mereka karena mereka tidak mau mendapatkan hukuman yang pastinya sangat mengerikan jika sampai berani mendekati murid kesayangannya itu.


Fu Lie Wei segera memasuki kamarnya dan kemudian dia merebahkan tubuhnya di tempat tidurnya dengan memandangi langit-langit kamar.

__ADS_1


"Huang An, ada di mana kamu sekarang, apakah kita masih bisa bertemu lagi?" gumam Fu Lie Wei.


Fu Lie Wei mengingat kembali kenangan di dalam goa, dia larut dalam imajinasi liarnya sebelum akhirnya dia menutup matanya dan dia tertidur dengan pulas.


__ADS_2