
Telapak Tangan Fang Xian memancarkan aura merah samar lalu melepaskan serangan tapaknya ke dada Fu Shizi, namun serangan itu berhasil di tepisnya dengan mudah dan memberikan serangan pukulan lain ke dada Fang Xian dengan tangan kirinya.
Pukulan Fu Shizi yang mengandung energi itu langsung membuat dada Fang Xian menjadi cekung sesaat dan Fang Xian terlempar kebelakang dan memuntahkan seteguk darah segar.
"Seorang Yu Zhi mau membuat masalah di sini, sebaiknya kamu kembali saja ke tempat mu tapi tinggalkan kedua kakimu disini!" kata Fu Shizi lalu dia mencabut pedangnya dan menebas Fang Xian yang masih duduk berjongkok.
Fang Xian segera melompat walau dadanya masih terasa sangat sakit, dia berusaha menghindari serang pedang tajam itu sekaligus mengumpulkan Qi nya kembali ke telapak tangannya.
"Tapak Seribu Api."
Fang Xian melompat mundur lalu melepaskan tapaknya yang ternyata ada Kertas Mantra Sihir Elemen Api sehingga serangan Fang Xian memiliki daya hancur serta bisa memunculkan bola api berkali-kali menyerang Fu Shizi.
Fang Xian yang memiliki kemampuan seorang Yu Zhi Tingkat 4 mampu melapaskan serangan seorang Yu Zhi Tingkat 6 karena menggunakan Kertas Mantra Sihir nya.
Walau serangannya bertambah kuat, namun lawan yang di hadapinya adalah seorang Yu Zha Tingkat 5, sehingga mustahil rasanya untuk bisa mengalahkan Fu Shizi yang memiliki kemampuan jauh di atas Fang Xian.
"Sebagai seorang Talisman, aku akui kehebatan mu ini, namun itu tidak cukup untuk melukaiku! Sekarang rasakan permainan pedangku ini," kata Fu Shizi lalu dia memutar pedangnya dan terlihat pedang itu seperti memantulkan bayangannya.
"Teknik Tarian Bayang Pedang."
Fu Shizi meluruskan ujung pedangnya ke arah Fang Xian lalu dari ujung pedang itu muncul mata pedang samar dalam jumlah lumayan banyak menyerang ke arah Fang Xian.
"Dinding Tanah Pelindung."
Fang Xian mengeluarkan Kertas Mantra Sihir Ling Kelas 3 berelemen tanah lalu melemparkannya ke depan sehingga berhasil memunculkan dinding tanah dari lantai batu marmer itu.
"Cih..!" Fu Shizi menggerutu karena tidak berhasil menyerang Fang Xian yang memiliki banyak Kertas Mantra Sihir.
Mengingat Fang Xian adalah seorang Talisman, tentu tidak mudah bagi Fu Shizi untuk bisa melukainya, walau sebelumnya sempat meremehkannya, tatap saja melawan seorang Talisman tidak semudah yang dia bayangkan.
"Berhentilah bermain-main ketua Shizi, cepat selesaikan dia karena ini sudah larut malam!" kata Fu Wang.
Para murid yang melihat dari jauh sangat takjub akan pertahanan Fang Xian, namun tidak sedikit pula yang menganggap Fang Xian sangat bodoh karena berani datang sendiri mencari masalah dengan Sekte Gunung Pohon Persik.
"Tapak Bara Api."
Fang Xian berhasil menyelinap dan melepaskan serangan dadakan dengan tapak bara Api nya, alhasil serangannya berhasil mengenai pinggang Fu Shizi bagian belakang.
Fang Xian mengira jika serangan itu sudah berhasil, namun setelah dia melihatnya, ternyata serangannya di tahan oleh pedang sehingga tidak berhasil menyentuh kulit Fu Shizi.
"Bukankah sudah ku bilang serangan mu akan sia-sia saja!" ucap Fu Shizi dengan tersenyum lebar lalu dengan cepat tangannya meraih tangan Fang Xian lalu menusuk perut bagian samping Fang Xian dengan pedangnya.
"Argh..!"
Fang Xian mengeluh keras karena sakit akibat perutnya yang di tembus oleh pedang putih Fu Shizi.
__ADS_1
Fang Xian jatuh dengan memegangi bagian perutnya yang terluka, sedangkan Fu Shizi dengan tersenyum penuh kemenangan langsung menendang dada Fang Xian dengan keras sehingga membuat Fang Xian terlempar dan menabrak ukiran batu dengan keras.
Fu Shizi sengaja menusuk perut samping bagian kanan agar Fang Xian tidak lagi melakukan perlawan, namun Fang Xian tidak akan mati.
"Aku akan mengambil kedua kakimu!" kata Fu Shizi yang menghampiri Fang Xian.
Fang Xian masih terbaring dengan rasa sakit yang luar biasa akibat membentur batu, belum lagi luka tusuk di perutnya yang terus mengeluarkan darah.
Fu Shizi tersenyum mengejek lalu dia mengangkat pedangnya dan mengayunkannya ke arah kedua betis Fang Xian.
"Pukulan Inti Api dan Petir."
Saat pedang Fu Shizi hampir sampai ke betis Fang Xian, tiba-tiba saja ada suara dari langit sehingga membuat Fu Shizi menoleh dan melihat seorang pemuda turun dengan kepalan tangan yang berwarna biru serta ada hawa panas yang terpancar.
Tidak hanya Fu Shizi saja, bagian Fu Hai, Fu Wang, Fu Xiali dan para murid melihat ke arah pemuda yang muncul di atas Fu Shizi seperti turun dari langit.
Fu Shizi mengangkat Pedangnya lalu menahan serangan pukulan itu, sayangnya pukulan itu terus mendorongnya sehingga pukulan itu terus turun dan mengenai bahunya.
Walau pukulan itu terhalang oleh pedang, tetap saja Fu Shizi merasakan rasa sakit karena energi petir yang terkandung dalam serangan itu berhasil melukai bahunya.
"Siapa anak muda itu?"
"Sepertinya dia itu anaknya?"
"Jangan-jangan dia itu anak yang memiliki guru seorang Yu Jing waktu itu!"
Para murid mulai membicarakan kemunculan Fang An serta menebak-nebak akan identitas Fang An serta hubungannya dengan Fang Xian.
"Ayah..!"
Fang An segera menolong Fang Xian lalu dia mengeluarkan satu butir Pil pemulihan Qi dan memberikannya kepada Fang Xian.
Walau Fang Xian sudah menelan Pil Pemulihan Qi, tatap saja kondisinya belum bisa pulih, sebab lukanya cukup parah.
"Kau tidak akan aku ampuni!" seru Fang An dengan mata mulai memancarkan cahaya biru.
"Anak muda ini adalah anak Fang Xian yang waktu itu!" Fu Wang segera mengenali Fang An.
Saat itu dia melihat Fang An masih berusia 12 tahun dan kemampuannya baru berada di tahap Yu Zao Tingkat 3.
Namun hanya tidak melihatnya selama tiga tahun saja, sekarang dia sudah mencapai tahap Yu Zhi Tingkat 5, ini terlalu mengerikan serta mengingatkan Fu Wang kepada Wakil Penatua Fu Lie Wei.
"Anak muda yang berbakat, apakah anak ini yang katanya memiliki seorang guru Yu Jing waktu itu?" tanya Fu Hai.
"Benar sekali ketua, dia adalah anak Fu Xian!" jawab Fu Wang.
__ADS_1
"Jika anak ini tetap di biarkan, kelak di masa depan dia akan menjadi ancaman bagi sekte ini, lebih baik segera dibunuh atau di lenyapkan saja kemampuannya!" kata Fu Hai.
Fu Shizi memeriksa luka bakar dibahunya akibat terkena sembaran petir dari pukulan Fang An, dia memeriksa pedangnya yang terlihat retak setelah menahan pukulan itu.
"Anak muda, kamu sudah berani melukaiku, jadi kamu harus menerima balasan yang lebih kejam dariku!" kata Fu Shizi yang mulai melepasakan energinya seraya memainkan pedangnya.
"An'er cepat pergi, dia bukan lawanmu!" kata Fang Xian yang merasakan pancaran aura kekuatan Fu Shizi.
"Ayah, serahkan saja dia padaku, ayah beristirahat saja sejenak, setelah aku berhasil mengalahkannya, ayah harus segera pergi dari sini, dan aku akan mencari keberadaan Ibu di dalam!" kata Fang An.
"Jangan gila Fang An, cepat tinggalkan tempat ini!" bentak Fang Xian.
Fang An sama sekali tidak menghiraukannya, dia justru berbalik lalu mengangkat tubuh Fang Xian dan kemudian melemparkannya ke bawah tebing.
"An'er apa yang kamu lakukan….!?"
Fang Xian berteriak keras hingga suaranya hilang jatuh ke bawah kaki gunung, bahkan Fu Shizi sampai menghentikan gerakannya karena terkejut begitu juga dengan semuanya.
Mereka semua tidak menduga jika Fang An akan membunuh Fang Xian dengan cara seperti itu, begitu juga Fang Xian yang juga beranggapan hal yang sama, namun saat di tengah-tengah tebing gunung, Singa Es langsung menangkap tubuh Fang Xian lalu membawanya terbang menuju ke arah Mu Yuan yang sudah hampir sampai di kaki gunung.
"Anak durhaka, aku akan mewakili ayahmu untuk memberimu hukuman!" kata Fu Shizi lalu dia melasat maju menyerang Fang An dengan serangan pedangnya.
Fang An juga melepas Aura Petarungnya sehingga kulit mulai terlihat retak dengan tiga warna hingga sampai dagu, belum lagi pancaran energinya yang juga melepaskan gelombang angin panas.
"Terima ini!"
"Langkah Petir."
"Pukulan Inti Api dan Petir."
Fang An menggunakan dua teknik secara bersamaan lalu melesat dengan kecepatan kilat ke arah Fu Shizi yang juga maju ke arahnya.
Kecepatan Fang An ternyata jauh lebih cepat dari gerakan Fu Shizi, dengan kecepatan itu Fu Shizi tidak bisa melihat serangan yang ada di balik gerakan kilat itu dan tiba-tiba saja pukulan Fang An sudah berada tepat di depan wajahnya.
"Bamm…!"
Suara redam terdengar oleh semua murid serta para ketua Sekte yang ada disana, hanya saja tidak ada suara teriakan dari kedua belah pihak.
Tatapan semua murid dan ketua Sekte sama-sama tertegun tidak percaya saat mereka melihat Fu Shizi yang sudah terbaring di atas lantai batu dengan kepala pecah, dan Fu Shizi mati hanya dengan satu serangan dari seorang Yu Zhi Tingkat 5.
Jelas itu sebuah Pukulan keras bagi Sekte Gunung Pohon Persik, baru kali ini seorang Yu Zhi bisa membunuh seorang Yu Zha hanya dengan satu serangan saja.
Fu Hai yang merasa tidak percaya serta tidak terima menggertakkan giginya lalu dia berseru keras.
"Tangkap anak itu hidup atau mati, bagi siapa saja yang bisa menangkapnya, aku akan memberikan Pil Matahari Merah!" seru Fu Hai.
__ADS_1
Semua murid yang mendengar itu langsung melompat karena tergiur dengan hadiah yang disampaikan oleh ketua mereka, jangankan para murid, bahkan Fu Wang dan Fu Xiali juga berubah menjadi cahaya dan melesat ke arah Fang An yang berdiri di samping jasad Fu Shizi.