
***
Ji Xao Long adalah satu-satunya sosok yang memiliki elemen tanah terkuat, tidak sulit baginya untuk memperbaiki tanah-tanah yang retak serta menata kembali halaman yang sudah rusak.
Belum lagi ada tiga Tetua yang memiliki kemampuan yang sama, Xhang Gugu dengan dua Spirit Root Kayu dan Angin, Han Yuwei dengan dua Spirit Root Air dan Logam, dan Lao Yang He dengan satu Spirit Root Elemen Api.
Walau terlihat mudah bagi mereka untuk membangun kembali semua yang sudah rusak dan hancur akibat pertempuran besar, namun butuh waktu hingga satu bulan untuk mengembalikan Akademi ke kondisi semula.
Setelah dua bulan berlalu sejak penyerangan Kelompok Pita Merah ke Akademi, kini semuanya sudah pulih seperti sedia kala.
Di sebelah gerbang Akademi, ada tiga batu nisan yang di pasang di sana, ketiga batu nisan itu adalah milik ketiga Ketua yang gugur saat menghadang pasukan Pita Merah di gerbang luar.
Fa Ling dan para ketua jelas merasa kehilangan ketiga sosok kuat yang selama ini menjadi rekan seperjuangan dalam menjaga dan mendidik para murid di Akademi.
Walau sudah dua bulan berlalu, namun sisa pertempuran besar itu masih membekas di setiap ingatan semua orang yang ada di akademi, penyerangan Pita Merah adalah penyerangan terbesar yang pernah terjadi sepanjang Akademi berdiri.
Baru kali ini ada korban yang gugur dalam pertempuran besar tersebut, dan salah satu sosok yang gugur adalah salah satu murid berbakat yang seharusnya dilindungi oleh para Tetua dan para Ketua serta guru pembimbing.
Fang An memang murid yang baru tiba, namun Fang An mampu mencapai prestasi yang besar hanya dalam waktu tiga bulan sejak berada di akademi.
Dalam waktu tiga bulan tersebut, Fang An membentuk kelompoknya sendiri dan berhasil menduduki peringkat pertama mengalahkan para senior-seniornya.
Pada awalnya banyak yang meragukan kemampuan murid baru itu, namun setelah Fang An membuktikan kepada semua orang jika dirinya mampu menduduki peringkat pertama, pandangan semua murid-murid berubah dari keraguan menjadi kekaguman.
Belum lagi saat terjadi penyerangan, lagi-lagi Fang An menunjukkan kekuatannya yang mampu membunuh seorang Yu Jing serta melenyapkan seorang Ahli Xu Hun hingga jiwa Spiritual sang Ahli tersebut juga ikut lenyap.
Hanya saja ada harga mahal yang harus dibayar, Fang An harus gugur setelah berhasil mengalahkan lawannya yang memiliki kemampuan Xu Hun Tingkat 1, tubuhnya jatuh ke tempat Segel Inti Petir Merah, dan hingga saat ini tubuhnya sudah dianggap hancur karena tubuh Fang An jatuh tepat di atas Pilar Merah milik Inti Petir Merah yang membuat Inti Petir Merah berhenti menyerang para Tetua dan para Ketua.
__ADS_1
Sekarang hanya ada batu nisan yang tertanam di atas Puncak Gunung, batu nisan yang besar terbuat dari perak dengan simbol nama kepahlawanan yang bertuliskan, "Makam Pahlawan Akademi Puncak Angin Surga, Fang An."
Banyak para murid-murid yang mengagumi sosok pahlawan yang telah gugur itu, bagi murid-murid yang menyaksikan sendiri aksi heroik pemuda berambut putih itu, mereka menjadikannya sebagai panutan untuk terus berlatih agar bisa mengukir sejarah seperti Fang An.
Bagi murid-murid akademi yang berada di tempat persembunyian hanya bisa mendengar cerita aksi Ketua Kelompok Petir Langit, begitu juga dengan para murid-murid baru yang hanya bisa mendengar kisah kepahlawanan Fang An dari senior-senior mereka.
Sekarang semua murid-murid sudah menyadari akan pentingnya berlatih, sejak tragedi penyerangan itu, kini para murid-murid akademi sadar jika selama ini yang mereka lakukan sudah sangat keliru.
Selama ini mereka selalu mementingkan senioritas, di mana yang junior harus patuh kepada senior nya yang lebih dulu menjadi murid di akademi, selama ini mereka sering menindas murid-murid yang lemah, terkadang mereka meminta batu giok Kunci energi kepada murid-murid yang lemah yang tidak bergabung dengan kelompok manapun.
Saat ini semuanya sudah berubah, semua hal buruk yang telah mereka perbuat sudah dihilangkan setelah melihat sendiri betapa tidak berdayanya mereka saat ada masalah besar seperti penyerangan di Akademi.
Latihan dan pertandingan antar sesama murid hanya demi membuktikan jika dirinya yang terkuat, nyatanya saat menghadapi pertarungan yang sesungguhnya, mereka benar-benar tidak memiliki nyali.
Namun Aksi Fang An yang berani maju dan menghadapi pertarungan yang sesungguhnya hingga gugur telah membuka mata semua murid-murid yang angkuh dan merasa paling hebat.
Setelah tiba di dalam Akademi, mereka akan langsung diberikan hak untuk memilih sendiri apa yang mereka inginkan, ada dua pilihan yang harus murid-murid baru itu pilih, yang pertama, begitu tiba mereka bisa langsung memilih ingin bergabung dengan kelompok siapa, dan yang kedua, mereka diberikan kebebasan untuk membentuk kelompok mereka sendiri.
Kelompok yang baru terbentuk juga tidak akan diganggu oleh kelompok yang lebih kuat, kelompok baru akan dibiarkan berlatih agar lebih kuat, dan nantinya bisa mengikuti kompetisi perebutan Rangking.
Sekarang Kelompok Petir Langit adalah kelompok terbesar yang ada di akademi, kelompok ini saat ini dipegang oleh Tang Chin selaku ketua utama, dan perwakilannya adalah si gemuk Yan Hang.
Mereka berdua dipilih karena keduanya adalah teman Fang An yang berasal dari wilayah yang sama, karena itulah semua sahabat-sahabat mereka sepakat jika yang berhak menjadi ketua utama dan wakil ketua adalah Tang Chin dan Yan Hang.
Kemampuan mereka berdua memang tidak bisa dibandingkan dengan Ketua pertama mereka yaitu Fang An, dan sekilas kekuatan ketua mereka adalah yang terlemah dari semua ketua kelompok yang ada, namun ada beberapa sosok kuat yang ternyata ikut bergabung dengan kelompok Petir Langit.
Beberapa sosok tersebut adalah murid-murid yang pernah berhadapan dengan Fang An, diantaranya adalah Xang Wuhai, yang pernah menghadang Perjalanan Fang An dan kawan-kawannya saat akan memasuki gerbang bagian dalam akademi, lalu di susul oleh Wo Shian di Toya teknik Gelembung Air, lalu ada Cia Ling, da juga ada Yang Qing, dan yang mengejutkan lagi adalah Shian Han, ketua Kelompok Giok Naga yang sudah membubarkan Kelompok nya setelah dirinya mengaku kalah sebelum bertarung melawan Fang An di arena, dan sekarang Shian Han ikut bergabung dengan kelompok Petir Langit.
__ADS_1
Kemampuan Shian Han tidak di ragukan lagi, begitu juga dengan kemampuan Yang Qing dan yang lainnya yang rata-rata memiliki kemampuan Yu Zha, hanya dengan kekuatan itu saja sudah membuat Kelompok Petir Langit sangat di segani, belum lagi masih ada beberapa anggota yang berkemampuan Yu Zha lain yang juga ikut bergabung, jadi Kelompok Petir Langit saat ini memiliki anggota yang sangat kuat, dan sekarang mereka bersama-sama berlatih agar bisa mewujudkan harapan dari mantan ketua pertama mereka yang telah gugur.
Di paviliun tingkat 4, Bing Xuyue juga terus berlatih meningkatkan semua kekuatannya dan menyempurnakan semua kekurangannya, setelah dia mendengar jika para Tetua berencana akan melakukan serangan balasan terhadap Kelompok Pita Merah, Bing Xuyue langsung memfokuskan diri untuk berlatih agar bisa ikut pergi menyerang markas Kelompok Pita Merah yang berada di wilayah Benteng Putih bagian Selatan.
Tidak hanya Bing Xuyue saja yang berkeinginan untuk ikut pergi, bahkan Sao Yi Feng, Lin Hang, Huang Yan, Meng Lin dan beberapa murid terkuat teratas juga ingin ikut pergi, mereka berlatih lebih keras agar bisa menebus kesalahan mereka yang tidak bisa berbuat apa-apa saat Fang An berjuang seorang diri hingga gugur.
Waktu-waktu terus berlalu, dan di dalam Akademi rutinitas para murid-murid berjalan seperti semula, walau kabar penyerangan Pita Merah ke Akademi sudah mulai tersebar luas ke seluruh wilayah Benteng Putih, namun semua orang tahu jika Akademi pasti akan baik-baik saja, dan para orang tua yang anaknya berlatih disana juga dikirimkan surat jika anak mereka baik-baik saja kecuali surat yang akan dikirimkan ke Benua Daratan Hijau yang memiliki waktu untuk bisa sampai ke sana.
Xhang Gugu juga sudah mengirimkan surat kepada Bing Chen mengenai gugurnya Fang An, dan Akademi akan menjadikan Fang An sebagai pahlawan paling berjasa agar bisa di dikenang serta menjadi panutan para murid baru, Setelah rencana penyerangan balasan selesai, rencananya Xhang Gugu menemui kedua orang tua Fang An.
Saat ini kondisi di akademi sudah berjalan seperti semula, tidak ada gangguan lain yang mencurigakan, baik itu dari luar akademi maupun dari dalam akademi itu sendiri, dan tanpa mereka sadari jika sebenarnya di dalam gunung, tepatnya di tempat Inti Petir Merah tersegel, seorang pemuda yang sudah lebih dua bulan tidak sadarkan diri dengan kulit tubuh yang terkelupas dan hampir bugil kini berangsur-angsur pulih, bahkan ada sedikit gerakan di jari tangannya.
Pemuda tersebut tidak lain adalah Fang An, kulitnya yang rusak kini berangsur-angsur pulih, dan luka-luka yang sangat fatal juga mulai menutup, bahkan tulang lengan kirinya yang patah juga sedikit bergetar, tulangnya yang patah hingga ada retakan kini menyatu kembali.
Tubuhnya di lingkari oleh energi Petir Merah, dan di atas nya ada dua sosok yang berusaha menahan energi pelindung di tubuh Fang An.
"Tidak kusangka setelah kamu berusaha menjinakkan Inti Petir Merah dan mulai melakukan penyatuan dengan Spirit Root Elemen Petir milik Fang An, tubuhnya bisa beregenerasi dengan sendirinya, ini benar-benar sungguh ajaib!" kata Wang Lao Yi yang suaranya agak mulai melemah.
"Diam lah dan fokuslah membantu ku agar kondisi Fang An bisa secepatnya pulih!" jawab Feng Huang.
Sebenarnya bukan Inti Petir Merah yang membuat tubuh Fang An bisa beregenerasi dengan sendirinya, melainkan karena Fang An pernah mengkonsumsi Pil yang terbuat dari Darah Kuno milik Kera tanduk kerbau yang pernah Fang An kalahkan di Hutan Sesat, dan darah Kera itu adalah darah campuran dari Darah Kuno milik Anim Beast.
Oleh karena itu tubuh Fang An bisa beregenerasi, hanya saja butuh waktu yang sangat lama untuk bisa pulih, karena Fang An sendiri belum sadarkan diri sejak dia terjatuh dan terperangkap di dalam segel bersama Inti Petir Merah.
Sejak Fang An tidak sadarkan diri, Feng Huang dan Wang Lao Yi berusaha melindungi tubuh Fang An agar tidak dihancurkan oleh Petir Merah, dan Feng Huang dengan Spirit Core Feniks Petir nya berusaha menjinakkan Inti Petir Merah dengan dukungan bantuan dari Wang Lao Yi, usaha mereka akhirnya tidak sia-sia karena Inti Petir Merah bisa dijinakkan setelah melakukan banyak sekali usaha yang telah dilakukan oleh kedua Roh tersebut, dan sekarang Feng Huang melakukan penyatuan antara Inti Petir Merah ke Spirit Root Elemen Petir milik Fang An.
***
__ADS_1
SS 2 tidak update karena ada perubahan judul serta mengganti tulisan Cover nya, dan mulai bulan 4, SS 2 akan kembali di update, yang di ubah hanya judulnya saja dan bukan jalan ceritanya, semuanya sudah di setujui oleh editornya, karena bulan depan akan mengurus dua novel sekaligus di dua tempat yang berbeda, mungkin akan ada sedikit keterlambatan dalam meng update keduanya, karena saya harus membagi waktu antara kerja, menulis dan beristirahat. sekian info dari saya.