SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Memanggil Singa Es


__ADS_3

***


"Seharusnya Inti Petir Merah itu berada di sekitar sini, aku bisa merasakan sedikit Qi murninya yang merembes keluar!"


Fao Zunzi yang masih berputar-putar mencari tempat titik keberadaan Inti Petir Merah tersegel sangat kesulitan untuk menemukannya, sudah tak terhitung berapa kali dia mondar-mandir di udara dengan terbang dari satu titik ketitik yang lain, namun yang paling dia rasakan pusat pancaran Qi murni milik Inti Petir Merah hanya di puncak menara, tepatnya di Puncak Gunung.


Fao Zunzi ingin menggunakan teknik penghancurnya untuk menghancurkan puncak gunung tersebut, namun tiba-tiba saja dia merasakan lonjakan energi yang cukup kuat, saat dia melihat ke akademi, dia melihat pertarungan salah satu rekannya yang berkemampuan Yu Jing sedang melawan seorang anak muda yang saat ini kekuatannya melonjak lebih tinggi.


"Anak muda itu? Anak muda berambut Putih, dia juga memiliki Elemen Petir, sepertinya aku pernah mendengar ciri-ciri seperti itu, tapi dimana?"


Fao Zunzi berusaha mengingat-ingat akan dimana dia pernah mendengar ciri-ciri sosok pemuda yang mirip seperti pemuda yang saat ini berhadapan dengan salah satu anggotanya yang berkemampuan Yu Jing, setelah berusaha mengingatnya, tiba-tiba saja matanya melotot karena sudah mengetahui sosok pemuda tersebut.


"Tidak mungkin! Bukankah dia itu adalah pemuda dari Benua Daratan Hijau yang menjadi incaran Tuan Hung Zhai? Jadi dia berada di akademi ini? Tapi saat ini tugasku bukan untuk menangkapnya, melainkan mengambil Inti Petir Merah! Kalau begitu setelah semua urusan disini selesai, aku akan melaporkan keberadaan pemuda yang menjadi incaran utama itu kepada Tuan Hung Zhai, Pasti Tuan Hung Zhai akan memberikanku hadiah dua kali lipat, hahaha!" kata Fao Zunzi.


Pemuda berambut putih itu menjadi salah satu target utama sosok yang bernama Hung Zhai salah satu Pelindung dari Sekte Iblis Lembah Darah yang berada di wilayah Benua Bintang Terang, Fao Zunzi yang sudah lama bergabung dengan Organisasi Pita Merah sudah pernah mendengar akan pemuda itu yang berasal dari Benua Daratan Hijau.


Pemuda tersebut berasal dari Klan Fang, dimana Klan Fang diyakini memiliki salah satu benda yang pastinya adalah salah satu Inti Petir berupa Spirit Root Divine Beast, kabar terakhirnya, pemuda berambut putih itu telah melakukan perjanjian dengan salah satu ketua sekte untuk melakukan pertandingan, karena Klan Fang saat ini dilindungi oleh seorang puncak Ahli, akhirnya Ketua Sekte yang memiliki kemampuan yang sama dengan dirinya menyetujui perjanjian itu.


Sejak saat itu tidak ada informasi apapun mengenai kelanjutan akan kabar Klan Fang terutama pemuda tersebut, namun ada satu hadiah besar dari Hung Zhai jika sampai ada yang berhasil bertemu dengan pemuda dari Klan Fang itu, jika Pemuda itu berada jauh dari perlindungan sosok Sang Puncak Ahli, apalagi sampai jauh dari Wilayah Benua Daratan Hijau, maka Hung Zhai akan memberikan hadiah tiga butir Pil Darah untuk meningkatkan tingkat Kultivasi nya bagi siapapun yang memberikan informasi kepada Hung Zhai, apalagi jika sampai mampu menangkap pemuda itu, maka hadiahnya akan bertambah lagi.


Hanya saja Fao Zunzi tidak ada waktu untuk menangkap pemuda itu, karena prioritas utamanya saat ini adalah mencari keberadaan Inti Petir Merah lalu menghancurkan segelnya dan Fao Zunzi yang sudah diberikan sebuah Batu Giok penyimpanan energi akan segera memindahkan Inti Petir Merah setelah segelnya terbuka.


Saat Fao Zunzi ingin kembali menghancurkan Puncak gunung itu, pilar Cahaya petir tiba-tiba saja muncul dan menerangi seluruh Akademi, lalu ledakan besar yang menciptakan gelongbang kejut besar membuat Fao Zunzi harus menciptakan perisai Darah nya dan setelah itu dia menatap ke arah sumber ledakan tersebut.


"Ini tidak mungkin, kemampuannya masih berada di tahap Yu Zha Tingkat 5, tapi Energi nya itu seperti seorang Yu Jing! Sebaiknya aku harus cepat sebelum para tetua Akademi berhasil mengalahkan para pelindung yang berada di luar!" kata Fao Zunzi kemudian dia membuat segel tangannya.


"Tujuh Cakram Darah Langit Penghancur."


Tujuh buah Cakram besar segera dilemparkan ke udara, setelah itu cakram-cakram itu ditutupi oleh sekumpulan darah hingga suara desingan putaran bercampur air mulai menciptakan angin ****** beliung yang sangat besar.


Fao Zunzi segera melepaskan tekniknya itu untuk menghancurkan puncak gunung yang memiliki lapisan segel pelindung, dan benar saja, ketika ketujuh Cakram itu membenturnya, cakram-cakram itu justru terpental, namun Fao Zunzi masih bisa mengendalikannya dan kembali berusaha.


Disisi lain, Bing Xuyue dan rekan-rekannya sudah tidak sanggup lagi melawan pria tua itu, hal itu karena pria tua itu sangat marah setelah melihat rekannya mati di tangan Fang An, dia segera membuat Binatang Sihir berwujud Kera Merah yang sangat besar lalu menyerang Bing Xuyue yang bisa terbang dengan Sayap Es nya hingga membuat Bing Xuyue terluka cukup parah, bahkan Sao Yi Feng dan yang lainnya yang berusaha membantunya juga dibuat terluka oleh Kera besar itu.


Tentu saja pria tua itu ingin secepatnya membunuh mereka semua dan setelah itu target selanjutnya adalah Fang An, dan dengan kekuatan besarnya yang tidak mungkin sanggup untuk dihadapi oleh Bing Xuyue dan rekan-rekannya, dia memberikan serangan yang mematikan tanpa memperdulikan apakah itu terlihat pantas atau tidak, karena yang dia serang hanyalah para murid-murid yang memiliki kemampuan Yu Zha, hanya saja mereka benar-benar sangat merepotkan.

__ADS_1


Di udara sendiri, pemuda yang sedang memegang Pedang biru besar itu menghela nafas panjang setelah berhasil menghancurkan Pria tua berkemampuan Yu Jing, dengan Teknik barunya itu serta dukungan dari Petir yang dipinjamkan oleh Feng Huang, kemampuan daya Penghancur dari Teknik Tebasan Pedang Sambaran Petir nya memiliki daya hancur yang luar biasa.


"Waktunya untuk mengurus yang satunya!" kata Fang An dan kemudian dia bersiap untuk menggunakan Langkah Petir nya.


"Deg-Deg!"


"?!!"


Fang An tiba-tiba saja melotot dengan memegang jantungnya yang berdegup kencang, pedangnya tiba-tiba terasa jauh lebih berat, dan energinya juga tiba-tiba saja berkurang secara drastis.


"A..a..pa yang terjadi?"


Fang An mulai kesulitan bernafas, dan secara perlahan-lahan tubuhnya mulai turun, namun dia masih bisa mengontrol kekuatannya.


"Fang An, kamu sudah menggunakan teknik penghancur yang begitu besar dan kuat, sepertinya ini adalah efek dari Teknik yang telah kamu gunakan!" kata Wang Lao Yi.


"Ta..tapi a..aku menggunakan kekuatan guru Feng, ba.bagaimana mungkin!"


Fang An menghentikan kalimatnya karena jantungnya semakin terasa sakit, dia benar-benar kesulitan untuk bernafas, dan ketika dia berhasil memijak tanah, dia langsung melepaskan pedangnya kemudian berusaha untuk meredakan rasa sakit serta ingin energinya kembali pulih, itu semua karena dia melihat Bing Xuyue yang terluka.


"Seharusnya sejak awal kamu memperingatkan nya Burung Tua!" kata Wang Lao Yi dengan nada kesal.


"Aku sendiri juga tidak menduga hal ini akan terjadi, karena kemampuan Fang An seharusnya sudah cukup untuk menggunakan teknik penghancur sebesar ini!" Feng Huang menjawabnya.


"Guru sudahlah, aku tahu hal ini pasti akan terjadi, jadi diamlah untuk sesaat saja, biarkan aku berkonsentrasi sebentar agar rasa nyeri ini hilang dan Qi ku kembali seperti semula," kata Fang An dengan berbicara lewat pikirannya.


Fang An segera menekan rasa sakit itu, dan begitu rasa nyeri di jantungnya mulai reda, dia segera menelan Pil Pemulihan Qi nya agar secepatnya bisa kembali bangkit untuk menolong Bing Xuyue dan teman-temannya.


Hanya saja konsentrasinya sedikit terganggu oleh suara dentuman dari puncak gunung, dimana suara itu berasal dari Fao Zunzi yang masih berusaha menghancurkan segel pelindung yang melindungi puncak gunung.


Para Tetua serta ketua juga semakin panik setelah menyadari jika Fao Zunzi sudah berhasil menemukan letak Inti Petir Merah tersegel, dan saat ini dia sedang berusaha menghancurkan segel pertama.


Hanya saja mereka tidak bisa kesana karena masing-masing dari mereka sedang menghadapi lawan yang cukup merepotkan, mereka hanya bisa berusaha untuk segera mengalahkan lawan mereka masing-masing agar secepatnya menghentikan Fao Zunzi.


"Sial, aku sudah tidak bisa menunggu lebih lama lagi!" kata Fang An yang sudah sangat khawatir sehingga dia berniat pergi menolong Bing Xuyue terlebih dahulu walau kondisinya masih belum sepenuhnya pulih, setelah itu dia akan berusaha menghentikan Fao Zunzi walau dia tahu jika dirinya bukan lawan Fao Zunzi yang sudah mencapai tahap Ahli.

__ADS_1


"Jangan bodoh Fang An! Jika kamu memaksakan diri lagi, yang ada justru hanya akan membuat dirimu terluka! Lebih baik kamu panggil Singa Es kesini untuk menghabisi Yu Jing itu!" kata Feng Huang.


Fang An langsung teringat dengan Spirit Beast nya yang berada di luar, dia lupa jika Singa Es memiliki kemampuan Bumi 3, dimana kemampuan itu setara dengan seorang Yu Jing elit bahkan sedikit melampaui Yu Jing elit itu sendiri.


"Benar juga! Terima kasih guru karena telah mengingatkanku," kata Fang An dan kemudian dia membuat segel tangan pemanggilan lalu dengan kekuatan spiritualnya dia pun akhirnya memanggil Singa Es.


"Singa Es datanglah, aku memanggilmu!"


Suara gemuruh segera terdengar dari luar akademi, tepatnya di wilayah yang tidak terjadi perang, dan setelah itu hawa dingin mulai terasa hingga akhirnya suara Auman keras terdengar oleh semua orang.


"Groarr!!"


Semua mata orang yang bertarung segera berhenti saat mendengar raungan keras dari arah lain, dan setelah itu mereka melihat seekor Singa Putih yang mengeluarkan kabut putih dingin terbang dengan kecepatan tinggi melewati semua orang yang masih tertegun melihat kemunculannya.


"Spirit Beast Bumi 3? Bukankah itu Spirit Beast milik murid baru itu! Akhirnya dia memanggilnya juga."


Semua para guru pembimbing segera bersemangat setelah kemunculan Singa Es yang akan datang membantu, dengan terjunnya Singa Es ke medan pertempuran, maka pertempuran selanjutnya seharusnya akan lebih mudah, karena mereka tahu kemampuan seekor Spirit Beast Bumi 3 lebih unggul dari seorang Yu Jing elit.


Singa Es segera mendarat di samping Fang An, setelah itu dia langsung mengelus-elus kepalanya ke tubuh Fang An seraya mengaum kecil.


"Singa Es, kamu mengalami peningkatan lagi? Apa yang kamu makan sejak kamu berpisah dari ku?" tanya Fang An.


Singa Es yang terlihat seperti sangat merindukan tuannya tetap mengelus kepalanya dan kemudian menjilati Fang An dengan lidah nya yang terasa dingin sekali seperti es.


"Hahaha! Hentikan Singa Es, itu sangat geli," kata Fang An.


Singa Es dapat merasakan jika Qi di dalam tubuh Tuannya berkurang, dia segera mengalirkan Qi nya untuk membantu Tuannya agar cepat pulih.


"Anak ini ternyata memiliki seekor Spirit Beast sekuat itu? Sial, jika sampai dia memintanya untuk menyerangku, bisa-bisa aku mati disini!" batin pria itu yang sedang bergantung di udara dengan memperhatikan Singa Es yang sedang bersama dengan Pemuda yang akan menjadi target berikutnya.


Rasa takut mulai menguasai hati nya sebab dirinya saat ini baru berada di tahap Yu Jing Tingkat 7, yang mampu mengalahkan seekor Anim Beast dan Spirit Beast berkemampuan Bumi 3 hanyalah seorang Xu Hun, sedangkan yang memiliki kemampuan itu hanya Fao Zunzi, sedangkan ketiga lainnya serta Spirit Beast Bumi 5 nya masih sibuk dengan tugas mereka masing-masing.


Perasaan was-was nya semakin besar saat Fang An mulai menatap nya dengan serius, dan apa yang dia khawatirkan pun akhirnya benar-benar terwujud.


"Singa Es, tolong kamu bereskan orang itu beserta Binatang sihirnya!" kata Fang An yang membuat wajah pria tua itu menjadi lebih kusut dan keriput di wajahnya semakin banyak.

__ADS_1


__ADS_2