
***
"Siapa saja yang datang ingin menemuiku selama aku berada di dalam kamar Tang Chin?" tanya Fang An.
"Banyak! Sao Yi Feng dan yang lainnya semua datang mencarimu, belum lagi Tetua Xhang juga datang ingin membicarakan sesuatu padamu," jawab Tang Chin.
"Tetua Xhang juga mencariku?"
Fang An yakin pasti ada sesuatu yang ingin dibahas, sebab jarang sekali Xhang Gugu datang sendiri mencarinya.
"Apakah Bing Xuyue juga mencariku?" Fang An tidak akan melewatkan Bing Xuyue sehingga dia menanyakannya.
"Itu sudah pasti!" jawab Tang Chin.
"Baiklah kalau begitu, aku akan menemui Bing Xuyue terlebih dahulu setelah itu aku akan pergi menemui para tetua," kata Fang An lalu dia memperhatikan sekelilingnya.
"Owh iya, ngomong-ngomong kemana Yan Hang dan yang lainnya?" tanya Fang An.
"Mereka sedang berlatih di halaman belakang, sedangkan Jian Kang dan Qiao Yi pergi berlatih bersama dengan Shin Han dan para Yu Zha lainnya di dalam menara pelatihan," jawab Tang Chin.
Fang An mengangguk senang, setelah melihat kekuatan setengah dari anggotanya, dia merasa kekuatan para anggotanya sudah seharusnya cukup untuk dibawa pergi ke Benua Daratan Hijau, namun dia harus lebih dulu meminta ijin kepada para Tetua terlebih dahulu.
"Aku pergi dulu, nanti jika ada yang mencariku, bilang saja aku sedang menemui Tetua, nanti malam mungkin aku baru ada disini lagi," kata Fang An.
Fang An melangkah pergi keluar dan setelah itu dia melompat ke udara dan terbang ke Paviliun Bunga Es yang ada di atas nya.
"Dia malah menemui kekasihnya lebih dulu," gumam Tang Chin.
"Gege! Aku mau pergi menyusul kakak Yan di belakang!" kata Tang Yuyi.
"Owh, Iya pergi saja dan berlatihlah bersama mereka," jawab Tang Chin.
Tang Yuyi sudah semakin dewasa, walau belum sepenuhnya dewasa, namun tanda-tanda kedewasaannya sudah mulai terlihat.
Dia lebih akrab dengan Yan Hang, sebab Yan Hang selalu bertingkah lucu sehingga dia tidak merasa bosan jika berlatih bersama Yan Hang, padahal dulunya dia sangat acuh terhadap Yan Hang, namun sekarang mereka justru sangat akrab.
Satu hal yang sebenarnya membuat keduanya menjadi akrab, yaitu keduanya sering bertukar pendapat, Yan Hang yang menyukai salah satu anggota Bunga Es sering menanyakan akan bagaimana cara berbicara kepada wanita itu dengan meminta pendapat Tang Yuyi, sedangkan Tang Yuyi sebenarnya juga menyukai seseorang, namun dia masih merahasiakannya.
Tang Yuyi tahu jika orang yang dia sukai sangat dekat dengan Yan Hang, bahkan Yan Hang adalah salah satu teman yang paling dipercaya oleh pemuda yang disukai olehnya.
__ADS_1
***
"Aku pikir kamu tidak akan keluar dari dalam kamarmu itu!" kata Bing Xuyue kepada Fang An yang baru tiba di Paviliun Bunga Es.
Fang An hanya tersenyum menanggapinya, dia berjalan mendekati Bing Xuyue dan begitu berada sangat dekat sekali, dia berkata, "Apakah kamu sangat merindukanku?" tanya Fang An.
Bing Xuyue menatap Fang An dengan serius dan kemudian segera memalingkan wajahnya seraya menjawab, "Jangan terlalu percaya diri! Mana mungkin aku merindukanmu," jawab Bing Xuyue.
"Hahaha! Ucapan dengan bahasa mata mu sangat berlawanan," kata Fang An yang semakin menggoda Bing Xuyue.
"Jangan bicara yang bukan-bukan," kata Bing Xuyue namun dia diam-diam tersenyum tanpa sepengetahuan Fang An.
Di sudut dinding, Han Wang sedang memperhatikan keduanya, dia hanya bisa melihat wanita yang menjadi pujaan hatinya kini sedang bersenda gurau dengan pemuda lain.
Rasa sakit di ulu hatinya itu sudah pasti, namun Han Wang tidak bisa apa-apa karena sekarang pemuda yang memang sudah dijodohkan dengan Bing Xuyue bukan pemuda yang bisa dipandang sebelah mata, kekuatan pemuda itu sekarang jauh melebihi dari apa yang dibayangkan sehingga Han Wang hanya bisa merelakan gadis pujaan hatinya bersama dengan calon jodohnya.
"Jadi kapan rencanamu akan kembali ke Benua Daratan Hijau?" tanya Bing Xuyue.
"Secepatnya. Tapi aku harus menemui Tetua dulu, sepertinya Tetua Xhang ingin membicarakan hal yang penting padaku," jawab Fang An.
"Sepertinya begitu," kata Bing Xuyue sehingga membuat Fang An bertanya padanya.
"Apakah kamu mengetahui sesuatu?" tanya Fang An.
"Kota Funsu? Apa mungkin ini ada hubungannya dengan mereka bertiga yang aku kirimi surat waktu itu?" batin Fang An.
Fang An mulai merasa gelisah, dia takut jika terjadi sesuatu terhadap Jing Chiyi dan kedua anaknya Xia Feihu dan adiknya Xia Longli, sebab Fang An pernah mengirim surat kepada mereka memberi tahu jika Xia Ding, yaitu suami Jing Chiyi sekaligus ayah Xia Feihu dan Xia Longli berada di kota Funsu, bahkan dia sudah menjadi walikota.
Walau dia sudah dititipkan kepada Zhang Wei, namun dia khawatir situasi mungkin tidak seperti yang Fang An harapkan, karena itu dia ingin segera menemui Xhang Gugu untuk mengetahui akan apa yang sebenarnya yang sedang terjadi di Kota Funsu.
"Kalau begitu aku akan pergi ke Puncak Menara dulu, nanti aku akan kembali kesini," kata Fang An.
Bing Xuyue mengangguk dan kemudian dia segera keluar untuk pergi menemui Xhang Gugu, sedangkan Bing Xuyue hanya menatap Fang An yang sudah terbang ke atas menara, sedangkan Han Wang juga pergi dari tempatnya setelah Fang An pergi.
***
Di atas puncak menara, disana hanya ada Xhang Gugu dan Ji Xao Long, hanya mereka berdua yang berada disana, namun Fang An yang sudah tiba disana tidak berniat untuk menanyakan keberadaan Han Yuwei dan Lao Yang He.
"Maaf baru menemui tetua sekarang!" kata Fang An seraya menangkupkan kedua tangannya kepada Xhang Gugu dan Ji Xao Long.
__ADS_1
"Fang An duduklah, ada sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu," kata Xhang Gugu.
"Terima kasih Tetua!" kata Fang An dan kemudian dia duduk di kursi para Ketua.
"Begini Fang An, sebulan yang lalu, Perdana menteri Yung Dao dari Benteng Putih datang kesini, dia membawa pesan dari Tio Hongli, dan pesan itu adalah pesan yang meminta bantuan kita untuk membantu Gubernur Kota Funsu menghentikan pemberontakan yang dilakukan oleh Walikota," kata Xhang Gugu.
"Pemberontakan di Kota Funsu? Apakah selain dari itu tidak ada masalah yang lainnya?" tanya Fang An.
"Tidak ada penjelasan yang tertulis mengenai masalah yang lain di surat itu selain dengan meminta bantuan kita saja! Memangnya ada apa kamu bertanya hal itu?" tanya Xhang Gugu.
"Ah tidak ada tetua," jawab Fang An.
"Kalau begitu aku ingin kamu pergi ke Kota Funsu membantu Gubernur disana, kamu bebas memilih ingin membawa siapa saja, dan Ji Xao Long juga akan ikut pergi menemanimu, sebab disana ada lawan yang memiliki kemampuan Ahli," kata Xhang Gugu.
"Tetua, sebenarnya aku juga ingin menyampaikan sesuatu kepada tetua, ini mengenai keinginanku untuk kembali ke Benua Daratan Hijau!"
Xhang Gugu dan Ji Xao Long saling berpandangan karena terkejut. "Apakah kamu ingin pulang sekarang?" tanya Ji Xao Long.
"Begini tetua."
Fang An mulai menyampaikan apa yang ingin dia katakan. Fang An mengatakan jika mungkin dia akan pergi ke Kota Funsu sekaligus akan pulang setelah menyelesaikan masalah di kota itu, namun Fang An meminta ingin membawa setengah dari anggota Petir Langit untuk dia bawa ke Benua Daratan Hijau, dan yang akan dibawa adalah anggotanya yang memiliki kemampuan Yu Zha Tingkat 5 keatas.
Fang An juga menambahkan jika Sao Yi Feng dan keempat temannya juga ingin ikut dengannya ke Benua Daratan Hijau, oleh sebab itu Fang An ingin meminta ijin kepada Xhang Gugu.
"Kelompok Petir Langit adalah kelompok yang kamu dirikan Fang An. Aku tidak masalah dengan itu, hanya saja aku harap agar kalian selalu berhati-hati, karena aku sudah tahu akan masalahmu dengan Sekte Gunung Pohon Persik yang sekarang memiliki seorang Ahli. Mengenai Sao Yi Feng dan keempat lainnya, jika memang itu adalah keputusan mereka, aku juga tidak bisa melarangnya, yang terpenting kalian tetap harus berhati-hati," kata Xhang Gugu sehingga membuat Fang An langsung bangkit.
"Terima kasih atas kebijakan Tetua, aku janji akan kembali lagi ke Akademi setelah semua urusan ku sedikit berkurang," kata Fang An seraya menangkupkan kedua tangannya.
"Seharusnya memang seperti itu, karena sekarang Akademi sudah tidak memiliki sumber energi murni lagi untuk para murid-murid," kata Ji Xao Long.
"Ais. Tidak apa-apa, nanti jika Tetua Agung datang, dia pasti memiliki solusi mengenai hal ini," kata Xhang Gugu.
Fang An hanya tersenyum canggung, walau Xhang Gugu sudah mengatakan jika Tetua Agung pasti memiliki solusi lain, namun dia masih merasa tidak enak hati.
"Kamu segera kumpulkan orang-orang yang ingin kamu bawa pergi, besok kalian yang akan ditemani oleh Ji Xao Long akan segera berangkat ke Kota Funsu," kata Xhang Gugu.
"Baik Tetua! Kalau begitu aku akan pergi sekarang untuk mengumpulkan semua anggota yang akan ku bawa," jawab Fang An seraya menangkupkan kedua tangannya lalu dia bergegas pergi meninggalkan ruangan tersebut.
"Apa kamu yakin membiarkan Sao Yi Feng dan yang lainnya pergi dengan dia ke Benua Daratan Hijau?" tanya Ji Xao Long.
__ADS_1
"Tidak apa-apa, biarkan mereka pergi untuk mengasah kemampuan mereka, lagi pula ada Fang An disana yang pasti tidak akan menempatkan teman-temannya ke dalam bahaya, belum lagi kekuatan Sekte Gunung Pohon Persik tidaklah begitu kuat," jawab Xhang Gugu.
"Terserah kamu saja," ucap Ji Xao Long dan kemudian dia bangkit untuk kembali ke kamarnya sekaligus mempersiapkan semua kebutuhan yang akan dia bawa ke Kota Funsu.