SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Mendatangi Sekte Gunung Pohon Persik


__ADS_3

***


Setelah pertemuan dibubarkan karena rencana telah kacau karena ucapan Fang Xian, Mu Yuan dan Fang Zui sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa karena Fang Xian sudah membuat hati para sekutunya menjadi takut akan kematian.


Fang An, Luo Ying dan Gu Yao He duduk di depan rumah dengan pemikiran masing-masing, mereka bertiga tidak tahu lagi harus melakukan apa, sedangkan Gu Yao He berada di kamar tamu melakukan meditasinya.


"Kakak Luo dan Kakak Gu Fei Ming, terima kasih atas bantuan kalian selama ini kepada ku dan juga Klan ku, aku harap besok kalian tidak ikut serta pergi ke Sekte Gunung Pohon Persik, biarkan ini diselesaikan oleh Klan kami!" kata Fang An.


"Kamu bicara apa? Aku sudah pernah bilang padamu, sebagai saudara semua masalah akan kita hadapi bersama!" kata Luo Ying.


Gu Fei Ming hanya diam, dia yang baru mengenal Fang An tidak terlalu banyak berkomentar, sedangkan Fang An sendiri juga memilih bersikap dingin.


"Saudara ya! Aku senang menjadi saudara seperguruan dengan kalian, tapi maaf, semua ini tidak ada hubungannya dengan ikatan persaudaraan seperguruan!" kata Fang An lalu dia menatap ke tempat gelap.


Luo Ying merasa aneh dengan ucapan Fang An, dia menatap Gu Fei Ming yang sepertinya tidak terlalu memikirkan ucapan Fang An dan kemudian dia kembali menatap Fang An lalu ingin mengatakan sesuatu, namun sebelum berbuka seorang pelayan berlari keluar sekaligus memanggil-manggil Fang Zui.


"Ada apa?" Fang An langsung menanyakan pelayan tersebut.


"Tuan muda! I..itu, kamar Tuan Fang Xian kosong, dan hanya ada selembar surat di atas meja untuk Tuan Fang Zui!" kata Pelayan tersebut.


Fang Zui dan Mu Yuan yang mendengar hal itu segera menghampiri pelayan tersebut lalu meminta surat yang ada di tangan pelayan itu.


Begitu surat dibuka, ada tulisan pesan yang memang ditujukan untuk Fang Zui.


"Saudaraku Fang Zui, aku titipkan Fang An padamu, tolong bawa dia bersama seluruh Klan Fang yang tersisa pergi sejauh mungkin dari Kota Chang, jika perlu keluar dari wilayah Benua Daratan Hijau ini! Sampaikan permintaan maafku kepada Tuan Mu Yuan, mungkin setelah ini aku tidak akan bertemu dengan kalian lagi, kehancuran Klan Fang adalah salah ku, akulah penyebab semua ini terjadi, jadi biarkan aku menanggung semua ini sendirian, dan katakan kepada Tuan Mu Yuan untuk membatalkan semua rencananya! Sampaikan salah kepada putraku, katakan jika kami sangat menyayanginya! Selamat tinggal dari saudaramu Fang Xian."


"Apa maksudnya ini? Apakah dia berencana ingin pergi ke Sekte Gunung Pohon Persik seorang diri? Tapi sejak kapan dia keluar dan lewat mana?" tanya Fang Zui.


"Ini berbahaya, jangan-jangan Fang Xian sudah pergi menuju ke Sekte Gunung Pohon Persik malam ini, kita harus segera menyusulnya sebelum dia tiba di Sekte Gunung Pohon Persik," kata Mu Yuan.


Ini benar-benar aneh buat mereka, sudah jelas-jelas seluruh wilayah rumah Fang Zui dijaga ketat oleh dua anggota Kelompok Lembah Hantu dan Pisau Terbang, namun kenapa tidak satupun dari mereka yang melihat Fang Xian keluar dari rumah Fang Xian, bahkan Mu Yuan sendiri tidak menyadari jika Fang Xian telah pergi.


"Ayah…!"


"Adik..!"


"Fang An!"


Fang An yang sudah muak dan tidak peduli lagi dengan apapun segera berlari keluar untuk mengejar ayahnya, begitu juga dengan Fang Zui, Mu Yuan, Luo Ying dan Gu Fei Ming, mereka bergegas menyusul Fang An untuk menghentikannya, sampai-sampai Gu Yao He yang sedang bermeditasi mendengar suara panggilan itu dan dia juga segera keluar.


"Singa Es, cepat kejar tuan mu dan hentikan dia!" seru Luo Ying kepada Singa Es.

__ADS_1


Mereka semua segera mengejar Fang An dengan kecepatan mereka masing-masing, kecepatan Mu Yuan dan Gu Fei Ming lah yang sangat luar biasa, namun lebih cepat lagi si Singa Es yang bisa terbang.


"Teknik Langkah Petir."


Fang An mengaktifkan Langkah Petir nya dan melesat dengan kecepatan tinggi dan disusul oleh Mu Yuan dan Gu Fei Ming yang tidak jauh di belakangnya.


Merasa kedua orang itu memiliki kecepatan yang hampir sama dengan kecepatan Langkah Petir, Fang An langsung mengumpulkan energi di kedua kakinya dan setelah itu dia melompat ke udara dan terbang dengan kecepatan tinggi meninggalkan Mu Yuan dan Gu Fei Ming yang saat ini hanya bisa mematung.


"Dia sudah bisa menggunakan Teknik Terbang seperti Seorang Yu Zhu elit?" gumam Mu Yuan begitu juga dengan Gu Fei Ming.


Hanya Singa Es yang mampu mengejar Fang An, karena kemampuan Singa Es sangat tinggi dan memiliki kecepatan terbang melebihi Fang An.


Singa Es dengan cepat menyusul Fang An dan langsung menghadangnya untuk mencegah Fang An sehingga keduanya sama-sama berhenti di udara.


"Singa Es, sebenarnya siapa tuanmu? Aku atau kakak Luo Ying? Jika aku adalah Tuanmu, maka ikutlah denganku untuk menyelamatkan Ayah," kata Fang An.


Singa Es yang awalnya berusaha untuk menahan Fang An kini langsung tunduk setelah menyadari status dirinya yang seharusnya menuruti perintah Tuannya.


"Bagiku keluarga adalah yang paling utama, apapun resikonya aku harus menyelamatkan ayah dan ibuku, dan malam ini aku harus bisa membawa mereka kembali," kata Fang An lalu dia naik ke atas punggung Singa Es dan segera melesat terbang ke Sekte Gunung Pohon Persik.


***


Di Sekte Gunung Pohon Persik saat ini sedang mempersiapkan acara kompetisi penerimaan murid baru, pernak pernik hiasan sedang di buat oleh para murid-murid Sekte.


Ratusan murid bekerja sama membuat hiasan serta ukiran unik mempercantik halaman itu agar besok para tamu dan calon murid merasa betah.


Beberapa ketua juga sedang mengawasi pekerjaan para murid-murid itu, mereka adalah Fu Wang, Fu Shizi, Fu Xiali, dan seseorang pria tua yang mengenakan pakaian seperti seorang penatua, dia adalah Fu Hai, penanggung jawab sementara Sekte Gunung Pohon Persik selama Penatua dan Wakil Penatua Sekte tidak ada.


"Hiasan itu kurang menarik, aku ingin batu gambar pedang itu di letakkan di depan pintu masuk halaman!" kata Fu Hai.


Beberapa murid segera mengangkat dan memindahkan Batu Besar berwarna putih dan ada ukiran gambar pedang ke pintu masuk halaman.


"Ketua Fu Hai, kami sudah menempatkan beberapa murid yang akan mengaktifkan segel besok, tapi kami tetap membutuhkan beberapa tambahan murid lain segel pelindung sekte lebih kuat, karena ada kabar jika besok kemungkinan akan ada kekacauan disini!" kata seorang murid wanita muda.


"Silahkan kamu mau menambah beberapa murid lagi, yang aku mau besok acara harus berjalan dengan lancar, jika memang ada gangguan, pastikan tidak ada yang boleh keluar satupun sebelum para pengganggu itu di tangkap semuanya," kata Fu Hai.


"Baik ketua!"


Murid wanita muda itu segera berbalik dan pergi untuk memilih murid tambahan yang akan di tugaskan sebagai pembuat segel pelindung.


"Siapa orang yang berani ingin mengacaukan acara penting besok? Apakah orang-orang itu sudah bosan hidup?" tanya Fu Hai.

__ADS_1


"Jika tebakanku tidak salah, besar kemungkinan itu adalah Klan Fang, aku yakin mereka pasti akan datang untuk mencari keberadaan istri Fang Xian serta ingin menyelematkannya," jawab Fu Wang.


"Heh.. Jika itu benar-benar adalah mereka, ini sangat bagus karena kita tidak perlu lagi mendatangi Klan Fang, aku yakin jika Fang Xian itu memiliki akan apa yang orang itu inginkan," kata Fu Hai.


"Sepertinya persiapan sudah hampir selesai!" kata Fu Xiali yang mengamati para murid yang sudah hampir selesai menyelesaikan pekerjaan mereka.


"Kalau begitu ayo kita masuk!" kata Fu Hai.


Saat mereka akan melangkah pergi, tiba-tiba saja ada seruan suara keras berteriak dari bawah gunung.


"Sekte Gunung Pohon Persik, cepat lepaskan istriku dan kembalikan padaku..!"


Fu Hai yang melangkahkan kakinya berbalik kemudian dia menatap ke arah pintu masuk halaman depan dan setelah itu sesosok pria paruh baya mengenakan pakaian hitam bercorak biru memasuki halaman.


"Fang Xian?"


Fu Wang langsung mengenali sosok tersebut yang sudah berdiri di tengah-tengah halaman berlantaikan batu marmer, dia tidak menduga jika Fang Xian mendatangi Sekte Gunung Pohon Persik.


Semua murid Sekte juga memperhatikan kedatangan Fang Xian, beberapa ada yang ingin menghadangnya, namun Fu Hai melambaikan tangannya dan para murid segera menjauh.


"Fang Xian, kenapa kamu datang malam-malam ke sini dan berteriak-teriak seperti itu pada kami?" tanya Fu Hai.


"Jangan berpura-pura lagi kalian, cepat lepaskan istriku sekarang juga!" ucap Fang Xian.


"Kenapa kamu meminta kami melepaskan seseorang yang tidak ada disini?" tanya Fu Shizi.


"Tidak ada kamu bilang, jangan mengujia batas kesabaranku, cepat lepaskan istriku sekarang juga jika tidak, aku akan membuat kalian menyesalinya!" kata Fang Xian.


Mereka berempat tertawa mendengar ancaman Fang Xian dan menganggap ancaman Fang Xian hanya gertakan anak kecil.


"Hahaha… Dengan kemampuan itu kamu ingin melakukan apa di sini, jangankan aku, bahkan Saudari Fu Shizi saja lebih dari cukup untuk melemparnu ke bawah kaki gunung ini!" kata Fu Hai.


Fang Xian yang terbakar amarah tidak lagi memperdulikan apapun, baik itu dari segi kemampuan atau lokasinya, yang dia inginkan hanyalah meminta kembali istrinya.


"Kalian semua benar-benar Sekte berhati Busuk!" ucap Fang Xian lalu dia meraung keras seraya melepaskan Qi nya yang mengandung hawa panas.


"Saudari Shizi, urus pria itu dan pastikan kamu tidak membunuhnya, cukup buat dia cacat saja!" kata Fu Hai.


Fu Shizi langsung berubah menjadi cahaya setelah mendengar perintah Fu Hai, dia langsung muncul di hadapan Fang Xian lalu memberikan satu pukulan ke arah perut Fang Xian.


Fang Xian berhasil menangkap kepalan pukulan wanita tua itu dengan tangan kiri, lalu mengalirkan energi ke tangan kanannya dan langsung melapaskan serangan tapaknya.

__ADS_1


"Tapak Bara Api."


__ADS_2