SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Musuh kuat lainnya


__ADS_3

Nafas Xi Xao terengah-engah dengan setengah dari kulitnya yang sudah terbakar, walau dia masih merasa beruntung karena berhasil selamat dari ledakan Penghancur, namun sekarang dia benar-benar berada di posisi yang tidak diuntungkan.


"Ini aneh sekali, aku merasa jika sebenarnya dia itu seperti bukan Spirit Beast, dia mirip dengan manusia hanya saja wujudnya memang mirip binatang!" ucap Fang An yang merasa curiga jika sosok itu sepertinya bukanlah Binatang.


"Untuk apa kamu memikirkan hal itu, lebih baik kamu segera membunuhnya sebelum dia benar-benar pulih, jika sampai terlambat, aku khawatir nantinya akan sangat sulit untuk membunuhnya," kata Feng Huang.


Fang An mengangguk dan kemudian dia mengalirkan petirnya ke pedang birunya lalu segera terbang ke arah Xi Xao, namun Fang An langsung berhenti saat melihat keanehan yang lain pada tubuh Xi Xao.


"Apalagi sekarang?" tanya Fang An.


Tubuh Xi Xao yang terbakar tiba-tiba saja tumbuh seperti daging yang keluar lalu sebuah kulit tiba-tiba saja muncul dan menutupi semua daging yang timbul sehingga tubuh Xi Xao hampir terlihat pulih sepenuhnya, hanya saja ada yang salah dari semua itu.


"Hahahaha! Kalian akan segera merasakan amukan Xi Xao, apakah kalian pikir dia itu seekor binatang? Kalian telah salah, dia itu sebenarnya adalah seorang Kultivator yang berada di tahap Yu Jing, namun berkat Pil Tranformasi, dia bisa berubah menjadi setengah Binatang dan setengah lagi manusia, dan sekarang dia akan benar-benar berubah menjadi Binatang buas yang tak tertandingi, semakin kamu melukainya, maka dia akan semakin berubah dan menjadi lebih kuat!" kata Hung Zhai yang membuat Fang An dan semuanya terkejut mendengarnya.


"Ternyata dugaanku memang benar, dia sebenarnya bukanlah Spirit Beast, melainkan manusia yang di Tranformasi menjadi Anim Beast!" gumam Fang An.


"Pil Tranformasi? Kalian menggunakan Pil terlarang itu kepadanya?" Ji Xao Long bertanya dengan ketidak percayaan.


"Iya, memangnya kenapa? Bagi kami tidak ada yang namanya Pil Terlarang, semua itu hanyalah akal-akalan kalian saja, yang penting, kami bisa menciptakan makhluk pembunuh yang tiada tanding untuk melayani Kaisar Petir Hitam kami!" jawab Hung Zhai.


"Pil Tranformasi terlarang, di catatan guru tidak ada Pil yang seperti itu! Apa mungkin Pil ini benar-benar bisa mengubah seorang manusia menjadi binatang liar?" batin Fang An.


"Xi Xao, cepat tingkatkan kekuatanmu dan habisi semua orang-orang itu kecuali pemuda itu!" kata Hung Zhai.


Fang An menatap Xi Xao dengan tatapan dingin, dia mulai merasakan kekuatan Xi Xao yang perlahan-lahan kembali dengan sendirinya.


"Ini tidak bisa di biarkan, aku harus segera menghabisinya sebelum kekuatannya benar-benar naik lebih tinggi!" ucap Fang An dan kemudian dia mengulurkan tangannya seraya berkata, "Guru, aku terpaksa akan menggunakan itu, hanya itu jalan satu-satunya untuk bisa membunuhnya!" ucap Fang An.


"Hah! Terserah kamu saja Fang An, yang penting kamu harus berhati-hati dengan Teknik mu itu, jangan sampai kamu kembali terluka oleh teknik mu sendiri," jawab Feng Huang.


Fang An mengangguk dan kemudian dia mulai mengeluarkan Petir merah dan petir putihnya untuk menciptakan Bola Petir Penghancur kedua, namun dia akan menambahkan Elemen Api nya dan akan menciptakan Petir Api Dewa Penghancur.

__ADS_1


Kekuatan Xi Xao memang mulai pulih, namun agak lambat sehingga dia masih belum bisa bergerak, hal itu jelas di manfaatkan oleh Fang An.


Melihat Fang An yang akan menciptakan teknik penghancurnya lagi, Hung Zhai berencana untuk menghentikannya karena Xi Xao masih dalam proses Transformasi keduanya, namun Xhang Gugu dan yang lainnya jelas tidak akan membiarkan hal itu sehingga dia segera menghadang Hung Zhai.


Begitu juga dengan Ji Xao Long, Lao Yang He dan Han Yuwei yang menahan ketiga Pelindung lawannya, akibatnya mereka tidak akan bisa lagi menggagalkan Fang An.


Kali ini langit benar-benar menjadi gelap sekali akibat kekuatan dari bola petir yang Fang An ciptakan, namun Fang An sendiri mulai kehabisan energi karena Teknik yang akan dia gunakan akan menguras seluruh energi yang ia miliki.


Badai angin berhembus dengan kencang membawa hawa panas yang terpancar dari Bola Petir di tangan Fang An, belum lagi sambaran petir merah dan putih yang mulai menyebar dan menghancurkan apapun yang di sambarnya.


"Ini teknik yang sama dengan Teknik yang membuat Fao Zunzi mati, kali ini pancaran Energinya jauh lebih besar lagi!" gumam Er Guo yang masih dijaga oleh Lao Yang He.


Kini badai angin berubah menjadi pusaran angin tornado yang sangat besar, dan dari balik awan, petir menyambar dengan sangat liar ke segala arah.


Fang An mengeluarkan Pil pemulihan karena dia benar-benar sudah kehabisan energi, sedangkan Xi Xao yang mulai bisa menggerakkan badannya sedikit demi sedikit menoleh ke arah pancaran energi yang berada di tangan Fang An.


Saat ini sisi manusia Xi Xao hampir sepenuhnya berubah menjadi binatang yang sudah tidak bisa berpikir, yang ada hanyalah tatapan buas dengan mata merah menyala, dan gigi taringnya juga mulai terlihat.


"Habisi dia Fang An!"


Bing Xuyue dan teman-temannya mulai bersuara menyampaikan harapan terakhir mereka kepada Fang An sekaligus memberikan semangat, sedangkan Fang An yang sudah siap dengan Petir Api Dewa Penghancur nya kini melesat dengan cepat ke arah Xi Xao untuk melepaskan serangannya.


Xi Xao membuka mulutnya lebar-lebar dan kemudian sebuah energi cahaya berkumpul lalu di tembakan ke arah Fang An.


Energi itu langsung melesat, dan Fang An yang terkejut segera menghindar, namun lengan kirinya harus terkena serangan itu hingga daging lengannya hancur dan tulang lengannya juga terlihat.


Fang An menahan rasa sakitnya itu dan dia tetap melesat turun dengan kecepatan tinggi, dan dalam sekejap saja, Fang An sudah muncul di hadapan Xi Xao yang masih belum pulih sepenuhnya.


"Matilah."


"Teknik Petir Api Dewa Penghancur."

__ADS_1


Fang An segera melepaskan bola petirnya ke arah perut Xi Xao, dan tepat saat Bola itu terlepas dari tangannya, Fang An segera menggunakan Teknik Langkah Petir nya untuk menjauh secepat mungkin agar tidak terkena ledakan Penghancurnya sendiri.


Seluruh energi dari angin, tanah dan semua Qi segera diserap ke dalam Bola petir yang mengandung hawa panas, dan tepat saat Fang An berpindah tempat, bola petir itu akhirnya melepaskan ledakannya yang sangat luar biasa.


Seketika itu juga pandangan semua orang menjadi silau akibat cahaya ledakan yang berubah menjadi kurungan Kuba yang menutupi setengah dari wilayah Markas Pita Merah.


Untuk yang kesekian kalinya tubuh Xi Xao kembali di telan oleh kurungan bola petir, namun kurungan kali ini tidak hanya melepaskan ribuan petir di dalamnya, melainkan ada badai api yang terus membakar semua yang ada di dalamnya.


Kali ini suara teriakan keras Xi Xao terdengar sedikit samar karena sisanya tertutupi oleh suara gemuruh Guntur yang bersahut-sahutan di dalam kurungan hingga di luar kurungan.


Fang An yang berhasil selamat dan berada sangat jauh dari tempat Bola Petir langsung jatuh berlutut karena kehabisan energi, sedangkan daging lengan kirinya secara perlahan-lahan menutup dengan sendirinya.


Bing Xuyue segera menghampiri Fang An lalu membantunya untuk berdiri, namun dia benar-benar terkejut saat melihat pemulihan daging yang menutup sendiri hingga tak berbekas. "Pil apa yang dia minum? Kenapa luka-lukanya bisa sembuh dengan sendirinya?" batin Bing Xuyue namun dia tidak bertanya karena situasinya yang belum tepat, dan akhirnya mereka berdua hanya memperhatikan bola petir itu dari jauh.


"Kali ini dia pasti akan mati!" gumam Fang An dengan suara lemah lalu dia segera mengeluarkan Pil nya untuk membantu memulihkan diri seraya tubuhnya yang masih di rangkul oleh Bing Xuyue.


Bola petir itu juga melepaskan pusaran Badai besar yang sangat panas dan membuat semua sisa bangunan Markas hancur tak tersisa, dan setelah itu bola petir itu pun menyusut.


Tidak ada satupun orang yang berani berada cukup dekat di sekitar Xi Xao, bahkan Hung Zhai yang memiliki kemampuan paling tinggi sekalipun kini semakin menjauh.


Fang An dengan kekuatan spiritualnya melihat tubuh Xi Xao, tubuhnya hampir hangus seluruhnya, dan itu membuat Fang An tersenyum puas karena serangannya ternyata sangat efektif.


Tubuh Xi Xao terbaring di atas tanah, dan di atas tubuhnya masih ada Bola Petir yang masih melayang sebelum akhirnya bola itu melepaskan cahaya putih terang lalu melepaskan ledakan yang luar biasa.


Kali ini Markas Pita Merah sudah berubah menjadi kawah akibat ledakan kedua yang menggetarkan seluruh wilayah Benteng Putih, dan setelah sisa ledakan itu menghilang, Fang An sudah tidak melihat keberadaan Xi Xao lagi, bahkan Jejak Spiritual nya pun tidak dia rasakan.


"Apakah sudah berakhir?" tanya Bing Xuyue.


"Iya, untuk saat ini, Binatang jadi-jadian itu sudah lenyap, namun masih ada musuh kuat lainnya yang masih hidup!" jawab Fang An.


Yang dimaksud oleh Fang An adalah Hung Zhai yang memiliki kekuatan paling besar setelah Xi Xao, bahkan Xhang Gugu saja tidak mampu mengalahkannya, dan sekarang Fang An sudah tidak bisa lagi menggunakan Teknik nya jika sampai Hung Zhai datang untuk menyerangnya.

__ADS_1


"Tidak sia-sia kamu berlatih selama setahun di dalam Segel Inti Petir Merah Fang An, sekarang jika orang itu memang ingin menyerangmu, kamu tidak perlu khawatir, serahkan saja dia padaku, sudah waktunya aku melaksanakan tugasku untuk melindungimu!" kata Feng Huang.


"Aku akan membantumu burung tua, dengan gabungan kekuatan kita, seharusnya itu sudah cukup untuk melawannya!" kata Wang Lao Yi.


__ADS_2