Terjerat Dendam CEO Impoten

Terjerat Dendam CEO Impoten
Bab 176


__ADS_3

"Ada apa denganku dan Xena? kenapa Mommy dan Daddy memperdebatkan kamu berdua" tanya Adit yang tiba-tiba muncul membuat kaget Daddy Jonas dan Mommy Adna. Adit menatap curiga kedua orang tuannya yang sama-sama menunjukkan ekspresi bersalah.


"Tidak apa-apa, Adit. Oh iya, ini Mommy sudah buatkan teh khusus untukmu, minumlah sekarang juga selagi hangat," ujar Mommy Adna mengulurkan ramuan khusus itu untuk Sang Putra. Adit mengerutkan alisnya sambil menatap curiga minuman yang Mommy-nya ulurkan. Daddy Jonas hanya tersenyum kecil kala tahu Putranya pasti akan menolak minuman yang Istrinya berikan. Jelas Daddy Jonas tahu siapa Adit, Putranya itu tidak akan mudah dibohongi.


"Aku bukan anak kecil yang bisa Mommy bohong berkali-kali," Adit tak menerima ramuan yang Mommy-nya ulurkan, dia lebih memilih menyiapkan makanan untuk Sang Istrinya tercinta.


"Mommy, kan, hanya berniat membantumu, Sayang. Kalau tidak begini, kamu tidak akan mendapatkan hakmu sebagai Suami. Apa kamu tahu, Xena-lah yang akan menanggung dosa dalam hal ini, bukan kamu. Kamu tidak mau Xena menanggung dosa, bukan?" bujuk Mommy Adna mampu membuat Adit terdiam kaku dan berpikir sesaat. Tentu saja Adit tidak ingin Istrinya menanggung dosa.


"Baiklah, Mommy dan Daddy tidak usah khawatirkan hal ini. Malam ini juga aku akan langsung bertindak. Tapi, aku dan Istriku tidak butuh minuman semacam itu," jelas Adit pada akhirnya memutuskan untuk segera unboxing malam itu juga. Tapi, Adit menolak ramuan yang Mommy-nya persiapkan untuknya.


"Pilihan yang bagus, Nak." puji Daddy Jonas segera duduk di kursinya. Karena merasa senang dengan keputusan Sang Putra, tanpa sadar dia langsung meneguk minuman khusus yang sebelumnya dia persiapkan untuk Xena.

__ADS_1


"Bagus, Sayang. Pilihan yang bagus dan Mommy sangat bangga padamu, lakukan yang terbaik, oke." ujar Mommy Adna memberi semangat pada Adit.


"Sudah, tinggalkan saja ini. Kamu pergilah ke kamarmu sekarang juga," lanjut Mommy Adna langsung mengusir Adit untuk segera pergi.


"Mommy, aku dan Xena akan kelaparan," sahut Adit.


"Tidak usah khawatir, dua menit lagi akan ada pelayan yang mengantar makananmu dan Xena. Sekarang, pergilah temui Xena dan mulai pertempuran pertama kalian, jangan lupa untuk pelan-pelan saja," usir Mommy Adna mendorong Adit dan Adit pun patuh.


"Ah, akhirnya Putraku bisa mendapatkan haknya, aku sangat lega." ujar Mommy Adna langsung duduk di kursinya. Sama dengan Daddy Jonas, Mommy Adna juga tanpa sadar meminum ramuan khusus yang seharusnya dia berikan kepada Putranya, Adit.


"Benar, Sayang. Akhirnya Adit bisa menjadi lelaki sesungguhnya," balas Daddy Jonas.

__ADS_1


"Ini Kenapa gerah sekali? Apa AC-nya dimatikan?" tanya Daddy Jonas sambil mengibaskan kerah bajunya karena mulai merasa gerah.


"Iya, Sayang. Aku juga merasa sedikit kepanasan," ucap Mommy Adna yang juga mengibaskan kedua telapak tangan ke wajahnya.


"Sayang, kamu minum ramuan untuk Xena?" tanya Mommy Adna menatap kegat gelas kosong di hadapan Suaminya.


Mendengar itu, Daddy Jonas juga tak kalah kagetnya kala melihat gelasnya yang telah kosong. "Sayang, kamu juga minum ramuan untuk Adit?" keduanya sama-sama kaget. Namun, beberapa detik kemudian keduanya tertawa terbahak-bahak menertawakan diri mereka masing-masing.


"Kita tempur, yuk!" seru Daddy Jonas.


"Siapa takut!" sahut Mommy Adna menantang.

__ADS_1


__ADS_2