
"Kau mau ke mana?" tanya Lolan saat Ziva akan pergi.
"Tuan tidur di kasur saja, biar saya yang akan tidur di sofa," jawab Ziva kembali beringsut untuk turun dari ranjang.
"Apa aku menyuruh tidur di sofa?" tanya Lolan mencegat Ziva yang akan pergi.
"Tidak, Tuan," jawab Ziva menunduk takut.
"Kalau begitu tidurlah di sampingku," titah Lolan segera berbaring membelakangi Ziva.
"Apa yang terjadi? Apa dia berubah secepat itu?" batin Ziva bingung, namun dia tetap merebahkan tubuh mungilnya di ranjang yang sama. Keduanya tidur dengan saling membelakangi.
"Sial! Mommy dan Daddy benar-benar serius dengan wanita pembawa sial ini!" umpat Lolan dalam hati saat melihat ada kamera tersembunyi yang sengaja diletakkan Mommy-nya secara diam-diam saat dia mandi tadi. Beruntung dia mengetahuinya lebih dulu.
Di sebuah kamar lainya.
"Sayang, dia benar-benar tidak bereaksi walau seranjang dengan seorang wanita. Bagaimana ini, Sayang? Aku ingin Lolan sembuh," tangis Mommy Nata pecah.
__ADS_1
"Tenanglah, Sayang. Tentu saja Lolan belum bereaksi, terapinya baru aku dimulai besok. Kita lihat saja perkembangannya besok," sahut Daddy Jackson menyeka air mata Istrinya dengan lembut, lalu memeluknya penuh kasih sayang.
"Kamu ingat Tuan Shilin dan Tuan Yong di novel yang sering aku baca, novel My Boss is My Husband. Novel itu menceritakan tentang Tuan Shilin yang menderita penyakit Impoten karena kecelakaan, sedangkan Tuan Yong menderita penyakit Impoten karena melanggar sumpahnya sendiri. Kakak beradik itu, Tuan Shilin dan Tuan Yong akan menjadi lelaki normal dengan wanita yang ciri-cirinya persis seperti Ziva. Tapi, kenapa hal itu tidak berpengaruh kepada Putra kita, Lolan. Seharusnya dia juga menjadi lelaki yang normal bila melihat Ziva, sama seperti Tuan Shilin dan Tuan Yong yang jiwa kelelakiannya bangkit ketika melihat Nona Annin dan Aurel," terang Mommy Nata menengadah menatap lembut mata Suaminya sambil menjelaskan berdasarkan kisah di Novel favoritnya.
"Tentu saja berbeda, Sayang. Itu hanya cerita Novel. Lagian, kasusnya juga berbeda. Apa kamu lupa ada part di mana di ceritakan bahwa Tuan Shilin Impoten sejak lahir dan ketika melihat Annin yang baru lahir dia langsung normal. Novel itu isinya hanya halu penulisnya yang lagi gabut. Berbeda dengan kasus putra kita yang impoten benar-benar karena kecelakaan. Kita butuh waktu untuk membuatnya kembali normal, yang terpenting kita harus sabar," tutur Daddy Jackson menjelaskan detail agar pikiran Istrinya terbuka.
Author😤 : Woy, Tuan Jackson! Beraninya Lo ngatain gue penulis gabut! Gue matiin baru tau rasa Lo!
***
"Hemp ...." Xena terus berontak, mencoba melepaskan diri dari kelakuan buas Dokter Adit. Namun, tenaganya yang kalah jauh, tentu tidak membuat Dokter Adit melepaskannya, tapi malah semakin memperdalam jajahannya.
Xena langsung menghirup banyak oksigen ketika Dokter Adit melepaskannya. Belum sempat dirinya menjauh, Dokter Adit langsung kembali membuatnya tak dapat bernapas dengan baik.
"Dokter, aku bukan Kak Ziva, tolong lepaskan aku!" bentak Xena memohon, namun tak Dokter Adit gubris barang sedikit pun.
Xena memukul kepala Dokter Adit yang kini menjelajah di leher jenjangnya. Pukulan itu tak dirasakan Dokter Adit sama sekali hingga dia terus melancarkan aksinya pada tubuh seksi Xena yang dirinya kira adalah Ziva.
__ADS_1
Tak hanya pukulan, Xena juga mencakar sekuat tenaga punggung Dokter Adit hingga kaos yang pria tampan itu kenakan robek. Kuku-kuku cantiknya yang patah hingga mengeluarkan banyak darah seger, tak membuat Xena menghentikan tindaknnya.
"Lepaskan aku!" jerit Xena tepat di telinga Dokter Adit.
"Diam!"
"Aakh!"
.
.
.
__ADS_1