Wanita Sang CEO

Wanita Sang CEO
Ch 13~ Niat Terselubung?


__ADS_3

Dev menjadi canggung sekarang. Kehadirannya sungguh tidak diterima sekali tampaknya. Wanita yang tadi Dev lihat secara sekilas tiba-tiba saja disuruh Ken untuk pulang.


Dev memancing curiga melihat situasi. Dev menjadi heran ketika Ken pun sampai-sampai memerintahkan Alex untuk mengantar wanita tadi.


“Antarkan dia pulang, pastikan dia kembali ke rumah. Dan pastikan juga kau tidak berlama-lama dalam perjalanan.”


Itulah peringatan Ken terhadap Alex saat itu. Alex pun hanya menurut dan tidak mendebat sang boss, meski ia memiliki pekerjaan yang sebenarnya harus dia selesaikan lebih dulu. Tapi kan perintah sang boss adalah perintah yang tidak bisa dibantah.


“Jadi mau apa kau datang ke sini Dev?” Ken masih memasang raut tidak ramah.


Dev berdehem memperbaiki posisi tubuhnya hingga berhadapan dengan Ken.


“Sebelum itu aku mau tanya, tadi itu siapa?”


“Kenapa kau bertanya?” Ken sudah memincing curiga, nada suaranya terdengar ketus. Dev ini adalah laki-laki paling playboy dalam kelompok mereka. Dev itu suka berganti-ganti pasangan, dan sudah semestinya Ken bersikap waspada dengan lontaran tanya Dev.


“Hei, santai saja Ken. Kenapa wajahmu seperti ingin membunuhku.” Dev semakin di buat heran dengan respon Ken yang menurutnya terlalu berlebihan. Memangnya apa salahnya menanyakan siapa wanita tadi? Kenapa juga Ken malah sampai memasang wajah yang membuat kedua alisnya saluang bertautan.


“Memangnya seberapa spesial sih wanita itu, sampai-sampai Alex kau perintahkan untuk mengantarnya.” Memandang kembali pada Ken.


“Siapa yang bilang dia spesial!” Membantah dengan nada tegas.


“Ck, aku bisa melihatnya dari sikpamu. Selama ini mana pernah kau begitu memperhatikan sekarang wanita. Juga apa pernah kau meminta Alex mengantarkan kakamu Nara?”


“Sudahlah hentikan ocehanmu yang dibuat-buat itu. Sekarang langsung saja, apa tujuanmu datang kemari.”


“Gila...Gila..Gila...” Respon Dev sambil membekap mulut membuat Ken Teheran. Mata Dev membulat berusaha memastikan apa yang di depannya ini memang Ken?


“Kau siapa kau?” Tunjuknya pada Dev dengan langkah temundur penuh respon besar.

__ADS_1


“Dev! kau benar-benar membuatku kesal sekarang!” Ken berdecak melihat kelakuan temannya itu.


“Aku begini juga karena kau! Astaga Ken! kau membuat sejarah sekarang! Ken yang kukenal selama ini tidak pernah melupakan sesuatu! Tapi sekarang kau lupa! Kau lupa dengan janji yang memang sudah kita buat!”


Mata Ken membulat. Dia terdiam.


Jujur saja Dev merasa syok. Ken itu memiliki ingatan yang sangat kuat. Sangat mustahil Ken lupa dengan janji mereka yang akan bertemu. Apa yang membuat Ken sampai lupa dengan janji mereka?!


Apa mungkin...? Wanita tadi?...Wanita manis tadi yang tampak gugup ketika bertatapan mata denganya?!


Sial Ken menjadi tercenung sendiri. Padahal dia ingat beberapa saat yang lalu mengenai janjinya dengan Dev, namun ketika Ayana datang ia melupakan janji itu. Semua perhatinya terpusat pada Ayana.


Apalagi melihat Ayana yang tampak kepayahan dengan jalannya hal itu membuat Ken kesal. Tidak ada lagi pemikiran yang membuatnya ingat dengan janji akan bertemu Dev.


“Apa kau akan terus bersikap berlebihan begini? Aku manusia bukan robot Dev!” Kalimat bantahan Ken terdengar tegas dan masuk akal. Ken sudah bisa mengendalikan diri, dia tidak akan terpojok.


“Jadi?”


“Jadi ada beberapa tempat Yang sudah disarankan teman-teman untuk melakukan reuni. Pertama pulau Maldives kedua Cebu. Kau sebagai sponsor yang memutuskan.” Dev langsung bicara pada intinya.


Ya beberapa hari lalu mereka merencanakan akan bertemu kembali dengan teman-teman sekolah mereka. Terhitung sudah 9 tahun setelah kelulusan mereka belum pernah melakukan reuni. Maka dari itu Dev menyarankan untuk melakukan reuni. Dan Ken hanya menjadi penyedia lokasi saja.


“Baiklah kau tunggu saja kabar dariku.” Putus Ken.


“Sekarang apa lagi yang kau tunggu? Pulang sana!”


Dev berdecak, padahal niat tadi masih ingin mengorek informasi mengenai siapa wanita yang sudah membuat Ken menjadi tidak biasa.


“Ck, kau ini! Baiklah.” Segera berdiri dengan kasar. Setelah Dev menghilang Ken terdiam.

__ADS_1


Tanyanya yang tadi mengantung dan tidak mendapat jawaban dari Ayana tiba-tiba kembali ia ingat.


“Apa gadis itu memiliki tujuan mendekatiku?” Aura Ken Tempak menjadi dingin. Dipikir bagaimana pun tidak ada alasan Ayana tidak mengingatnya. Menurut penelitian yang tidak bisa dipercaya seorang wanita yang pernah menyukai seorang laki-laki akan selalu mengingat laki-laki itu meski tak bisa memiliki. Dan sangat mustahil Ayana yang notabennya adalah fans garis kerasnya melupakannya.


“Apa aku perlu melakukan penyelidikan?”


Jari tangan Ken mengetuk pelan pada kursi yang diduduki.


Salah jika saja Ayana memiliki tujuan khusus dalam mendekatinya. Ken akan memberikan pelajaran jika gadis itu benar-benar memiliki niat terselubung!


.


.


.


Terima kasih yang sudah menunggu ya,


sekarang mari kita lanjut kisah mereka.


Oh iya nanti akan ada info tentang Bram. Tau kan itu Bram si asisten yang sering terinistakan oleh babang Hans.🤣


Oke tunggu aja nanti...


sekarang mari tangan kita bergerak menekan bagian jempol


Juga gerakan jari tangan kalian dengan ringan untuk berkomentar entah apa pun itu...


Kasih semangat pun sangat bersyukur...

__ADS_1


__ADS_2