
~Toko Bunga
Hans begitu tertegun menatap wajah gadis di depannya .Sedari tadi gadis ini terus tersenyum ,manik mata itu ! Sungguh Hans begitu terhipnotis .Dia melupakan tujuan awalnya datang ke tempat ini .Dia hanya ingin menikmati ,mereguk dalam mencari kepuasan dengan memandang gadis bermata polos ini .
“Permisi kak?…Kak?…?”
Berulang kali gadis didepannya memangil namun Hans masih tak bergeming . Ketika gadis itu mengikis jarak diantara mereka kesadaran Hans pulih .Reflek tubuhnya menjauh hingga membuat gadis di depannya ini berkerut samar .
Astaga Hans apa yang kau pikirkan .
“Mau beli bunga apa kak”
‘‘Ehm –,te-terserah.’’
Senyum manis kembali mengambang pada bibir gadis ini .Sungguh Hans sangat ingin tau siapa nama gadis ini .
‘‘Haha pasti bingung ya .Mau beli buat pacar ata…’’
“Untuk ibu! ”Entah mengapa Hans tidak ingin gadis ini salah sangka .Dia langsung mempertegas untuk siapa membeli bunga .Hans mengusap tekuknya .Merasa sikap spontannya begitu memalukan .
“Oh untuk ibu ya kak–Sini akan saya rekomendasikan.” Diikuti Hans kemana langkah kaki gadis bermata polos itu pergi .Gadis itu mulai memberikan rekomendasi bunga yang cocok diberikan kepada ibunya .Mata Hans benar-benar dibuat tidak fokus .Manik matanya tak lepas terus ingin menagkap momen bertatapan dengan mata polos itu.
Lucu juga pikirnya .Raut wajah secerah mentari tadi saat melayani sudah mulai masam .Bagaimana tidak Hans terus saja menolak rekomendasi bunga dari gadis ini .Begitu lucu dan menggemaskan .
Hampir 25 menit Hans dibawa kesana kemari melihat-lihat berbagai rekomendasi bunga .
“Maaf kak sepertinya memang tidak ada bunga yang cocok untuk diberikan pada ibu Anda .”
Hans dapat menangkap rasa kesal dari wajah gadis ini .Bibirnya melukis senyum tipis .Apa yang dia lakukan sedari tadi ? Dia seperti menikmati raut wajah gadis ini .Dia seperti berlama-lama ingin melihat gadis ini .Tapi dia tidak tau apa yang mendasari kelakuannya .
“Berikan yang pertama tadi .Bunga yang pertama”
Gadis didepannya ini tampak membulatkan mata sempurna .Hingga manik mata itu semakin menarik untuk ditatap .
“Baik kak tunggu sebentar.”
Kenapa matanya begitu menarik sih.Lihat itu kenapa ada wanita yang tampak mengemaskan saat sedang menggerutu .Hans! Sadarlah apa yang sebenarnya dirimu pikirkan !
“Ini kak silahkan.”
Raut wajah yang tampak dipaksakan terseyum begitu ketara .Baiklah aku memang salah pikir Hans ,dia segera membayar bunga yang tampak begitu cantik .
***
__ADS_1
Hans seperti memiliki tenaga lebih dalam bekerja .Sudah Hampir 1 Minggu setelah pertemuan saat di toko bunga dengan gadis bermata polos .Sejak saat itu juga dia mengambil rute yang cukup jauh menjangkau perusahaan.Dia memilih rute melewati Toko bunga dimana tempat gadis bermata polos bekerja .
Dia seperti pria aneh yang menguntit wanita dari jarak jauh .Keberaniannya rasanya menipis ketika berhadapan dengan gadis itu . Inilah yang ditunggunya melihat dari jarak jauh hanya beberapa detik sebelum kendaraannya melaju .Toko sudah dibuka mobilnya selalu melaju pelan untuk sekedar melihat gadis itu .
Nihil! Sosok gadis itu tidak ada .Dimana gadis itu .Dia menghentikan mobilnya dan membalik tubuhnya menunggu sebentar mungkin saja gadis itu masih ada di dalam .15 menit menunggu belum juga gadis itu keluar .
Timbul sebuah rasa yang membuat hatinya berdenyut Hans tidak memahami itu .Kenapa hatinya berdenyut hanya karena tidak melihat gadis itu pagi ini seperti rutinitasnya .
Ponselnya berdering .
“Ya?”
“Anda dimana pak? .Perekrutan sekretris akan segera di laksanakan .Apa Anda tidak jadi menyeleksi sendiri sekretaris Anda–,Kalau tidak–”
“Tunggu sebentar Bram .Aku akan segera sampai di kantor .”
Hans mematikan ponsel segera .Dia lupa dengan perekrutan sekretaris baru .Padahal ini hal yang begitu penting .Dia akan memilih sekretaris terbaik di antara yang baik dan dia tidak bisa mempercayakannya ke pada bagian HRD .Dia bersikeras untuk memilih sekretarisnya sendiri .
Ada rasa tidak rela melajukan mobil .Harinya terasa belum sempurna jika belum melihat gadis itu .
Hans kau harus bekerja .Kau sangat aneh sekali akhir-akhir ini .Begitu banyak gadis di dunia kenapa kau menjadi aneh hanya ketika melihat manik matanya .
Dia memang pria bodoh .Selama hidupnya dia tidak pernah menjalin hubungan serius dengan satupun wanita .Bahkan wanita yang mendekat ke arahnya membuatnya merasa jijik .Apa yang dirasakannya saat ini tidak bisa dia mengerti dan menganalisis perasaanya .
Mulai dilajukannya mobilnya tatapannya kosong .Dia segera memarkir mobil dan mengayunkan langkahnya .Belum juga dia masuk ke dalam lantai dasar perusahaan para karyawan banyak yang menyapanya .Moodnya tidak bagus hari jadi dia hanya menatap sekilas wajah-wajah yang menyapanya .
Dia sepertinya membuat pola yang salah dengan pemikirannya .
Bekerja tidak menjadi hal yang wajib tapi melihat gadis itu hal yang wajib .Dia aneh sangat aneh dan dia merasakannya .
Pintu lift tertutup .Lagi-lagi jantungnya berdegup tak beraturan .Ada apa dengan matanya ini .Kenapa dia sampai berpikiran ada gadis itu di perusahaannya .Dia harus kedokter nanti harus .
“Sikahkan pak .”
Bram membukakan pintu untuknya dia masuk dengan guratan wajah dingin tidak ada senyum ramah disana .Mendudukan tubuhnya dengan Nyaman pada salah satu kursi .
Satu persatu pelamar mulai masuk ada yang begitu mengecewakan ,ada yang biasa-biasa saja ,dan ada yang cukup bagus .Perekrutan ini begitu membosankan dia memutar pena dengan asal.Para pelamar didominasi oleh perempuan .
*Apa dia mau bekerja atau mau konser kenapa dandannya begitu mencolok .Tidak lulus .
Apa lagi ini kenapa matanya terus berkedip sedari tadi .Apa dia memiliki penyakit mata .Astaga sangat tidak lulus !.
What kenapa dia mengigit bibir bawahnya liat slaivanya itu menjijikan sekali .Astaga kenapa banyak pelamar yang begitu aneh .Tidak dipertimbangkan sama sekali* !.
__ADS_1
Hans terus bergumam dalam hati kesal muak jijik semuanya menjadi satu .Ada yang bagus pendidikan tinggi namun tingkahnya tidak bisa diterima Hans .Ada yang biasa-biasa saja namun terlihat pemalu ,dan itu pasti tidak akan Hans pilih .
Panggilan terakhir untuk para pelamar .
Aku hanya berharap bisa menemukan sekertaris yang tepat diantara kalian semua nantinya .
Itu isi batinnya dia memejamkan matanya sejenak bersamaan dengan pelamar yang masuk ke dalam ruangan .
Malas sekali membuka mata rasanya Hans ingin tidur saja .Satu persatu mulai memperkenalkan diri , mata Hans masih terpejam enggan membukanya .
Namun tubuhnya seketika menegang !ketika dia mendengar suara itu! Suara yang begitu familiar di telinganya .Matanya yang semula terpejam terbuka dengan cepat .Keningnya berkerut dalam dia tidak salah lihat kan?!
Suara ini ,wajah ini!
“Perkenalkan nama saya Angel Rasinta–,”
Angel ! Angel Rasinta nama gadis bermata polos ini Angel Rasita ternyata .Begitu manik mata mereka bertemu Hans tampak memalingkan muka .Dan si gadis tampak mengerjapkan matanya .Hans hanya fokus pada nama gadis ini dan langsung kalut dalam pikirannya .
Aku bertemu lagi denganmu ,Saat ini .Sepertinya kita memang ditakdirkan untuk Sering bertemu gadis bermata polos .Tidak–,Sekarang aku harus memanggilmu Angel Rasinta .Angel Rasinta–,Takdir mu akan segera dimulai .Kau beruntung bertemu dengan pria tampan kaya dan kompeten sepertiku .Kau terpilih !!.Kau lolos!
.
.
.
.
Woah tenyata ❤️❤️
Babang Hans itu gimana sih menurut kalian ?
Jangan lupa suport novel ini dengan klik like .Komentar dan vote ya .
Terima kasih yang sudah ngasih like dan yang ninggalin jejak .
Yang ngevote makasih juga ya sayang .
Bagi pembaca baru selamat datang ❤️❤️❤️
Happy reading ya
~Salam othor kechee
__ADS_1
~Tyatyut