Wanita Sang CEO

Wanita Sang CEO
CH 53 -Sekuat ini kah efek Jatuh cinta ?


__ADS_3

Semenjak kejadian datangnya wanita ke kantor untuk menemui sang kekasih .


Angel mulai merasa dirinya takut kehilangan. meskipun Hans sudah mengatakan dengan jelas bahwa hanya ada Angel dihatinya tetap saja Angel takut.


Angel sekarang terlihat lebih agresif dari bisanya, dia mulai mencuri-curi ciuman ketika bersama Hans. Bibirnya tak bisa dikontrol untuk bergerak maju dan menghadiahkan sebuah kecupan ringan di pipi Hans .Ya hanya sampai situ keberaniannya belum ke tahap yang lebih tinggi.


Tentu saja Hans menyukai perubahan Angel ini .Dia bahkan beharap Lebih dari itu.


Sekarang mereka sedang berada di rumah Angel menghabiskan waktu bersama .


Angel duduk bersandar pada dada Hans ,laki-laki itu memeluknya dari belakang ,sesekali dia menghadiahkan ciuman di bagian kepala Angel .


“Mama ingin bertemu denganmu .”


Tubuh Angel tampak menegang mendengar ucapan Hans. Dia masih belum siap untuk ibu Hans ataupun keluarga Hans dengan statusnya sebagai kekasih Hans. Angel takut keluarga Hans tidak bisa menerima dirinya yang dari kalangan biasa ini.


“A-aku belum siap. Ma-maafkan aku .” Angel menjawab dengan gugup.


“Hei jangan meminta maaf, tidak masalah kalau kau tidak siap. Aku juga tidak memaksa.”Tutur Hans dia membalikkan tubuh Angel menjadi menghadapnya. Hans menemukan guratan rasa bersalah di wajah sang kekasih.


“Cup...cup...cup...”Hans mengecup wajah Angel dengan sayang, dari mulai kening, pipi hidung dan mencuri satu kecupan di bibir Angel. Perempuan itu mendudukkan pandangannya.


Angel terdiam lalu dia menatap manik mata Hans dalam.


Guratan itu dapat dilihat Hans jelas. Guratan kegugupan.


“Ada apa? katakan, jangan menyimpannya .” Sungguh Hans ini sangat pintar membaca raut wajah Angel. Dia tau sekarang ada yang ingin Angel katakan .


Ragu-ragu Angel mempertanyakan hal yang mengusik pikirannya. Hal yang ia takutkan akan terjadi . “Mengenai tadi, bagaimana jika aku bertmu dengan orang tuamu. Lalu me-mereka ti-tidak menyukaiku?” Suara Angel tergugu sekarang. Ia menggigit bibirnya, menatap langsung ke mata Hans.


Hans menjawab dengan sangat tidak ragu .


“Aku akan tetap memperjuangkanmu ,kita Sudah sejauh ini “.Aku sudah menunggumu begitu lama ,aku tidak akan melepaskan mu begitu saja .


Libatkan jawaban Hans membuat mata Angel membuat seketika.


“Apa kau akan melawan orang tuamu nantinya? Jika mereka menolak ku? Aku tidak ingin itu terjadi .” Angel berucap gelisah. Jangan sampai hubungan orang tua dan anaknya nantinya terpecah belah hanya karena dirinya. Jika itu terjadi maka dia yang akan paling merasa bersalah. Ia adalah orang yang memilih mengalah dari pada membuat perseteruan.


Hans menangkup kedua pipi Angel. Mata mereka saling terkunci.


“Jangan menduga-duga seperti ini oke. Aku menyukaimu dan itu adalah poin penting yang harus sangat orang tuaku pertimbangan.”


“Ta-tap...” Belum sempat Angel menguataran kegusaran pikrian Hans sudah menukasnya.


“Sttt ...aku tidak suka kau berbicara seperti ini .” Nada suara Hans sudah terdengar kesal .


“Aku juga tidak suka bicara begini , tapi aku memiliki ketakutan. Ketakutan jika nanti ketidaksetaraan kita akan membawa pada perbedaan. Yang nantinya membawa perselisihan. Aku...Aku takut akan hal itu.” Angel mendesah. Hal itu tidak luput dari perhatian Hans.


Mereka terdiam beberapa saat. Pikiran Angel mulai berkelana. Ditatapnya lama laki-laki didepannya ini. Laki-laki pertama yang menggetarkan hatinya. Laki-laki pertama yang mengusik kesehariannya. Laki-laki pertama yang mengusik pikiranya. Semuanya dia, laki-laki ini yang pertama untuknya.


Melihat Angel yang terdiam Hans gusar, takutnya ketidaksiapan Angel malah membuat Angel berlari menjauh.


“Sudah kukatakan tidak apa-apa kalau kau belum si...” Ucapan Hans terpotong karena Angel.


“Si-siap Aku siap ...a-aku akan menemui orang tua mu .” Angel mengucapkannya. Dia sekarang memberanikan diri. Masa ini cepat atau lambat pasti akan segera datang. Angel tidak boleh mengundur waktu lagi, Hans begitu serius dengan dirinya. Bahkan dengan lantang mengatakan bahwa dia adalah kekasihnya. Maka tidak seharusnya Angel bersikap pengecut dan bersembunyi karena takut ditolak oleh calon mertua .


“Kau serius ...” Hans menatap dalam menelisik, melihat keseriusan di wajah Angel.


“Iya aku akan bertemu dengan orang tua mu.” Sahut Angel, suaranya bahkan sangat menyakinkan Hans sekarang .


Melihat Angel yakin dalam kegugupan membuat senyum tipis terulas di bibir Hans.


“Baiklah jangan terlalu serius begitu ...kita akan mengatur waktu nanti oke.”


Angel mencebikkan bibirnya .


“Kenapa tidak serius ...kamu ini aku akan bertemu dengan orang tuamu .”


“Baiklah baiklah kita serius sekarang. Kau hanya perlu tau bahwa ibuku sangat senang mendengar aku memiliki kekasih. Ibuku juga bukan tipe mertua yang sering ada di dalam sinetron televisi . “ Angel terus mendengarkan Hans. Laki-laki ini sekarang menyelipkan rambut Angel yang terlihat jatuh tak beraturan ke bagian belakang telinga .


“Kurahap fakta itu sedikit menenangkanmu.” Imbuh Hans lagi. Angel tersenyum tipis. Walaupun tidak sepenuhnya membuat Angel tenang.Tapi fakta ini sedikit menyenangkan untuk dirinya .


“Sudah bagaimana kalau kita nonton film saja sekarang. Pembicaraan kita terlalu serius ”Hans mengalihkan pembicaraan dengan melakukan hal lain. Diakhiri dengan kekehan pelan.


“Boleh.”


Angel memulai memilah milih film yang hendak ditonton. Pilihannya jatuh pada film dengan genre komedi. Layar televisi itu mulai menampilkan gambar, adegan film satu persatu mulai terlihat .


“Haha ini sangat lucu .”


Komentar Angel


“Benar ..kau juga sangat lucu .”Ujar Hans dia mencium pipi Angel sekarang.


“Sudah -sudah “Seru Angel


Bukannya berhenti Hans malah menarik Angel hingga terjerambah dan masuk dalam pelukannya dan memutar tubuhnya berbaring sempurna .


“Aku bosan menonton itu lebih asik mengusilimu.” Jari-jari tangan Hans bergerak menggelitik tubuh Angel. Perempuan itu tertawa terpingkal-pingkal respon tubuhnya merasa geli .


“haha haha geli geli sudah.”


Seru Angel


“Baiklah .Berdiri ...”


“Ha kenapa ?” Angel terheran.


“Berdiri saja kita main yoga .” Ide apa lagi yang kamu lakukan sekarang Hans .


Mata Angel sedikit membulat dengan ajakan Hans . “Main yoga?! aku tidak bisa! Badanku tidak lentur .”


“Kita kan hanya bermain ...Ayo main .”


Hans mulai menekuk sedikit bagian bibirnya karena Angel tidak mau menuruti keinginannya.


“Baiklah “ Angel mengiyakan dengan terpaksa .


Angel mulai berdiri. Hans, laki-laki itu makin terlihat sangat tampan dari sudut pandang Angel .Tangan Hans menangkap jari-jari Angel menyelipkannya disela sela kemudian menggenggamnya erat .


“Tunggu! Tunggu aku belum siap ,jangan Sampai kita jatuh. ”Angel menarik tubuhnya tidak jadi membungkuk lebih dalam


“Aku akan menangkapmu percayalah ...”Hans mengucapkannya dengan senyuman


“Baiklah ...jangan sampai jatuh..jangan dilepas ...”Angel memperingatkan lagi .


“Kau ini!... cepat ribut sekali dari tadi .”Seru Hans laki-laki yang berperawakan tegas itu mulai kesal Angel tak kunjung melakukan pemintaannya


“Baiklah aku akan mulai .”


Kaki Hans mulai terangkat bertumpu diantar perut bagian pinggang dan mengangkat tubuh Angel naik ke atas .


“Wah jangan sampai jatuh “


Tangan Angel semakin erat menggenggam tangan Hans


“Rileks ...”


“Aku tidak bisa !...aku tidak terbiasa sudah-sudah turunkan aku.” Angel terlihat sangat lucu hampir memucat hanya karena takut jatuh. Hans pasti juga akan menangkapnya tidak akan membiarkan kekasihnya jatuh begitu saja .


“Haha baiklah .”


Hans mulai menurunkan kakinya ,membawa Angel masuk ke dalam pelukannya .


Angel berusaha menarik tubuhnya dari dalam pelukan Hans.


“Sudah posisi ini tidak nyaman.” Seru Angel


“Aku nyaman seperti ini...beri aku ciuman .” Pinta Hans tiba-tiba


“Kau terus saja melakukannya tadi apa tidak bosan.?"


“Tidak! cium aku. ”pinta Hans lagi kali ini tangannya menekan lebih dalam Angel dalam pelukannya .


“Baiklah -baiklah “


Angel mendekatkan wajahnya dan “cup” ciuman sekilas dibibir Hans ,laki-laki itu tidak puas dia mulai menarik tengkuk Angel dan ******* dalam bibir Angel hanya sebentar .Tapi sensasi yang diberikan begitu menyengat untuk tubuh Angel .


“Kamu masih saja terlihat imut...” Hans memandangi wajah Angel yang selalu menyembulkan Tina merah ketika dia mencium Angel .


Angelku sayang...jangan pernah berpikir meninggalkanku


***


Perjalanan Bisnis


Hari ini Hans Angel dan Bram harus melakukan perjalanan bisnis di Jepang. Jangan ditanya betapa senangnya Angel itu artinya dia bisa jalan-jalan dijepang.Apalagi di Jepang saat ini sedang musim semi.


Bunga sakura pasti bermekaran dengan sangat indah, dia sudah membayangkan akan mencuri waktu untuk bisa jalan-jalan nanti .


Untuk pemesanan tiket pesawat Bram yang melakukan tugasnya .

__ADS_1


Mereka sudah berada didalam pesawat sekarang Tentu saja Hans selalu berdampingan dengan Angel .Perempuan itu duduk didekat jendela pesawat dia bisa leluasa melihat awan-awan putih ,dan Hans berada disampingnya .


Bram dia berada di bagian belakang sang atasan .


“Kau terlihat sangat senang sekali dari tadi .” Hans memulai pembicaraan. Dia tidak tahan melihat keceriaan Angel yang mencuat ke permukaan .


Angel menanggapi sang kekasih dengan senyum lebar matanya bahkan menyipit .


“Tentu saja senang ,kamu tau di jepang sedang musim semi .Aku tidak sabar ingin melihat bunga sakura “Seru Angel


“Hei kita sedang pergi bekerja bukan liburan “ Seru Hans


“Anggap saja menyelam sambil minum Air. Bekerja juga iya ,liburan juga iya .. .”Tutur Angel santai


“kalau kau menyelam minum air berarti kau tidak profesional .”Alis Hans terangkat satu sengaja untuk menggoda Angel


“Terserah lah.”Raut wajah Angel sudah cemberut sekarang ,dia memalingkan wajahnya tidak mau melihat wajah Hans .


“Hei kau marah ?”Tidak ada jawaban ataupun gerakan tubuh yang akan memindah posisi untuk menghadap Hans


“Angel aku berbicara denganmu “ Hans tidak suka dengan sikap Angel padahal dia juga yang menggoda Angel mengatakan tidak profesional ,sekarang dia mendapatkan akibatnya .


Angel seolah menulikan telinganya ,dia hanya kesal sedikit dengan ucapan Hans .Tangannya bersedekap didada.


“Hei Angelku... .”Suara Hans mulai meninggi


Angel menahan senyumnya ,tapi dia sedikit menepiskan senyum saat Hans mengatakan “Angelku “


“Lihat Aku!”


Kali ini tangannya mulai terulur dan memaksa Angel untuk melihat ke arahnya .Angel melarikan matanya kearah arah lain walaupun wajahnya tepat berhadapan dengan Hans sekarang.


“Jangan membuat raut wajah seperti itu...baiklah baiklah jangan marah.”


Bibir Angel terkatup rapat tidak ada satu patah kata pun yang keluar dari sana.


Kening Hans berkerut dalam ,memikirkan sesuatu agar Angel mau berbicaranya dengannya .


Kepalanya dengan spontan bergerak maju ,dan melabuhkan bibirnya dicecuruk leher Angel .


Mata Angel membulat ,terkejut bibir Hans sudah menyapu area lehernya . hanya sebentar tapi itu membuat sensasi tubuhnya meremang.


“Apa yang kamu lakukan .”Suara Angel berbisik takut orang-orang melihat ke arah mereka .Dia juga sudah mendorong jauh wajah Hans .


“Jangan mendiamkan ku .Aku tidak suka itu. “Seru Hans bibirnya terlihat cemberut .Dia tidak suka situasi tadi .Angel mendiamkannya .


“Kita akan jalan-jalan nanti disana. ”Tambah Hans lagi


“Benarkah.” Kali ini Angel menjawab ada getaran kesenangan dari nada suaranya


“Iya senang ?”


“Banget ...hehe” Sahut Angel ,senyum manis itu kembali lagi


Di bagian belakang mereka ada laki-laki yang merasa terusik karena mendengar pembicaraan itu .


***


Di Jepang


Mereka memesan 2 kamar di hotel untuk tempat menginap selama 3 hari disana.


Hans mengistirahatkan proses pemesanan kamar ,Angel dan berdiri berdampingan .


Menunggu Bram menyelesaikan proses pemesanan.


“Ini sekertaris Angel .”


Bram menyerahkan kartu akses kamar hotel Angel .Karena dia perempuan jadi ruangan mereka terpisah .Tapi Hans dan Bram akan berada di dalam satu ruangan.


“Terima kasih “


“Ayo ...biar aku yang membawakan .”


Hah


Hans kamu lucu sekali .Kamu dengan gentelmen membawakan koper pacarmu ,tapi kopermu sendiri dibawakan asistenmu .


Meskipun begitu Bram tidak mengeluh karena memang itu tugasnya sebagai asisten pribadi Hans .


Menaiki lift hotel dan menuju ke kamar masing-masing.


Kenapa kalian seperti lem yang tak bisa dipisahkan ...Huf


“Masuklah...ini kopermu. Cup..cup.” Hans mengantar Angel sampai tepat didepan pintu kamar hotel Angel. Dia juga sempat mencium kening Angel dan mencuri satu ciuman dibibir .


Bram sudah mengira akan ada drama lagi sebelum acara perpisahan kamar benar-benar terjadi ,dia membalikkan tubuhnya saat itu .


“Terima kasih ..aku akan masuk sekarang “


Memberikan senyum dan kemudian pintu tertutup dengan sempurna .


“Ayo Bram ..”


Ajak Hans


“Baik pak.”


Dua laki-laki itu berjalan hanya beberapa langkah menuju kamar mereka .Kamar Angel tepat berada disamping kamar Hans dan Bram.


Di dalam kamar Hans meregangkan ototnya yang nampak kaku .Kemudian merebahkan diri di atas tempat tidur untuk beristirahat .


Sementara di kamar hotel Angel ,dia merebahkan dirinya juga diatasi tempat tidur .Kopenya berada di dekat rajang. Tangannya menutup matanya perlahan dengan pasti matanya semakin berat dan akhirnya dia tertidur sempurna. Dia membarungkan tubuhnya asal bahkan kakinya juga belum sepenuhnya berada di ranjang.


*


Di kamar Hans dan Bram


“Boleh saya mandi lebih dulu pak.” Bram meminta ijin menggunakan kamar mandi ,saat itu Hans berbaring di ranjang ,dia tidak mengubah posisi badannya .


“Lakukanlah “ Sahutnya matanya terpejam .


“Terima kasih pak.” Jawaban Bram ,dia segera menuju ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri ini terasa lengket .


Kenapa Hans bisa mengantuk? dari di dalam pesawat dia sibuk mengusili Angel dan juga menatap Angel jadilah sekarang dia merasa mengantuk .


Dikamar yang berbeda namun dengan posisi yang berhadapan .Mereka layaknya pasangan yang memang berjodoh , Angel tadi berguling menggeser tubuhnya hingga menghadap kanan ruangan Hans ,sedangkan Hans dia posisinya menghadap kiri ruangan Angel .


Mereka semua nampaknya kelelahan .Dan tertidur .


***


Malam Hari


Hans dan Bram Sudah siap mereka memakai baju santai untuk pergi makan malam .


Saat ini mereka memang belum melakukan pekerjaan .Besok pekerjaan akan dimulai .


Tentu saja jangan lupakan aura Hans yang selalu melekat pada dirinya .Bram ,dia sebagai laki-laki juga tak kalah tampan .


Bram Membuka pintu dan kemudian keluar menahan untuk sang atasan lalu menutup pintu secara otomatis .


“Panggil Angel Bram ...” Ini adalah titah dari sang atasan ,baiklah Bram mengikutinya .


“Angel .”


Bram mengetuk pintu kamar Angel .Hans terlihat sangat menunggu Angel membuka pintu .


3 kali Bram memanggil Angel barulah sosok perempuan itu keluar .


Ceklek


Mata Hans membulat sempurna dia terlonjak kaget .Segera dia menutupi Bram dengan tubuhnya agar tidak bisa melihat Angel .Bram termundur karena gerakan spontan sang atasan .


Ada apa ini?...kenapa anda meloncat ke depan saya


Pikir Bram


“Jangan bergerak Bram tetap berada pada posisi itu!!” Seru Hans nadanya sangat memperingati


Bisa kalian bayangkan Angel sekarang sedang memakai jubah mandi rambut nya masih sangat basah dan itu terlihat sangat sexy.Walupun tubuhnya berbalut jubah mandi itu tetap saja Hans tidak mau Bram melihat miliknya .


“Kenapa” Tanya Angel dengan polos ,dia baru menyelesaikan ritual mandinya tadi Karen mendengar suara pintu diketuk dia bergegas tanpa sempat mengeringkan rambutnya .


Kening Hans berkerut dalam ,alisnya juga ikut melukis tajam .


“Kau ! kenapa membuka pintu dengan penampilan ini. “Seru Hans ,matanya tak lepas dari Angel rasanya dia juga merasa gerah melihat penampilan Angel .


“Cepat masuk ganti baju kita makan malam diluar.”


Brak!

__ADS_1


Pintu ditutup dengan kencang bukan oleh Angel !!, melainkan Hans yang menutupnya segera .


“Kenapa wajahnya memerah ?”Pertanyaan polos yang Angel lontarkan pada dirinya


Sepertinya ada yang aneh disini kenapa yang bertamu yang menutup pintu .Tidak mau memikirkan itu Angel segera bergegas memakai pakaiannya .


Setelah pintu ditutup .


“Kau melihatnya Bram .”Tanya Hans sorot matanya menajam


Habis kau kalau kau melihatnya tadi


“Melihat apa pak.” Tanya Bram


“Kau tadi melihat Angel ku tidak saat dia membuka pintu?! .” Hans berbicara sangat cepat dan menuntut ingin segera dijawab .


Bram menjawabnya dengan sikap tenang.


“Tidak pak ,anda tadi segera menutupi tubuh sekretaris Angel ,jadinya saya tidak sempat melihat sekretaris Angel dengan jelas.”


“Bagus lah kalau begitu “ Hans bernafas lega .


Memangnya kenapa kalau saya melihat .Apa saya akan mendapat masalah?


***


Hans dan Bram menunggu Angel .10 menit berlalu barulah Angel muncul .


Ceklek


Pintu kamar terbuka ,Hans menoleh dan melihat Angelnya .Laki-laki itu menarik matanya untuk melihat dari ujung kaki sampai ujung kepala Angel . Hampir saja dia terperangah ,untung dia bisa menguasai ekspresinya.


Kenapa dia terlihat sangat cantik .Tidak tidka bisa dibiarkan .Aku ingin menciumnya sekarang .Tahan Hans .!


Angel nya wanita ini terlihat begitu cantik dengan gaya sederhana .Rambutnya tergerai sempurna ,bibir itu kenapa terlihat sangat menggoda pikir Hans .


“Kenapa bibirmu?”


Angel menaikkan alisnya .


“Kenapa ?,aku hanya memoles sedikit pewarna bibir apa tidak rata iya? .”


Angel memegang bibirnya ,tubuhnya maju seperti memberikan akses Hans untuk melihat meneliti lebih dekat .


“Kenapa memoles pewarna bibir .”Seru Hans dia tidak suka


“Hapus ...tidak usah menggunakannya .” Tangan Hans mengapai bibir Angel dan menghapusnya secara perlahan .


Jangan sampai banyak laki-laki yang melirik ke arahmu .


Angel terlihat pasrah tidak membantah Hans ,lagi pula dia tadi hanya memakai nya agar terlihat cantik di mata Hans .Jika Hans Tidak menyukainya maka tidak masalah.


Dan terjadi lagi ,kisah lama yang terulang kembali


Bram bernyanyi dalam hatinya ,ini terjadi lagi .kapan mereka akan makan malah jiwa keposessifan Hans sungguh menjadi-jadi .Dia tidak ingin Angel terlihat sangat cantik hingga banyak mata yang melirik ke arah Angel nya nanti.


“Sudah selesai ayo.” Hans menarik tangan mungil angel dan mulai menyatukan jari-jari nya di sela-sela jari Angel ,setelah itu dia kemudian menggenggam nya erat .


***


Makan malam


Mereka bertiga menaiki taksi untuk pergi ke tempat makan .Makanan khas Jepang banyak sekali jadi mereka tidak ingin hanya memakan makanan yang di sediakan di hotel .


Sampailah mereka di lokasi makanan khas Jepang ,rapatnya nama makanannya adalah ramen .


Ramen memang merupakan salah satu makanan khas jepang yang banyak digemari .


Ruangan makan ini sangat ciri khas negara Jepang.


Menunggu beberapa saat sebelum kemudian ramen khas Jepang benar-benar tersaji didepan mereka .Uap panas terlihat sangat jelas ,aroma yang begitu menggoda membuat mereka tidak sabar untuk menikmatinya.


Angel dan Hans duduk berdampingan sedangkan Bram berada didepan mereka.


Angel sudah mengangkat sumpitnya dan mulai ingin makan .Meniup-niup mie supaya tidak terlalu panas dan hap satu suapan panjang mie ramen telah masuk ke dalam mulut Angel .


“Makan yang pelan .”Seru Hans yang berada disampingnya ,Angel menanggapi dengan senyum mulutnya agak penuh karena mie tadi.


“Iya”


Bram juga sudah mulai makan.


Dia menyeruput mie dan juga potongan daging secara bersamaan .


Saat makan Angel terus saja membenarkan rambutnya yang jatuh tergerai ,mengganggu proses makannya .


Tanpa diduga Angel ,sang kekasih mengambil semua rambut Angel dan membawanya dalam satu genggaman tangan . Menahannya ditengah tengkuk belakang Angel .Angel menolehkan lehernya bergerak ke arah samping.


Tatapan mata penuh cinta selalu saja Hans tunjukkan pada dirinya . Dan itu membuat pipinya terasa panas .


“Rambutmu sangat mengganggu ,kau punya karet pengikat tidak ?” Tanya Hans jari-jari tangannya masih tidak melepaskan rambut Angel .


“Eh aku bisa melakukannya sendiri .”


“Bawa sini karet gelangnya .” Nada suara Hans tidak mau dibantah .


Kalau aku tidak menurut dia pasti marah .Tapi aku tidak percaya dengannya ?Apa bisa tuan muda mengikatkan rambut ?Baiklah dari pada mambuat masalah.


Terpksa Angel mengambil karet gelang disaku celananya dan membiarkan hans mengikat rambutnya .


Tadi Bram hanya melihat seklias ,romanse sang atasan dan memilih melanjutkan makannya lagi.


“Auu kamu menarik rambutku .” Seru Angel merasa rambutnya tertarik agak keras


Astaga benar dia tidak dapat dipercaya .


“Astaga benarkah ...aku akan melakukannya dengan hati-hati .” Hans seperti merasakan ,kesakitan Angel ,wajahnya juga ikut meringis .


“Jangan-jangan!! biar aku saja .”


Angel berusaha menggapai tangan Hans dan menurunkannya .Tapi karena dia


Mendapatkan pelolotan pada pria disampingnya .


Ya Tuhan selamatkan rambutku.


“Baiklah lakukan dengan pelan ya.”


Seru Angel dengan terpaksa ,bukannya dia tidak mau Hans mengikat rambutnya. Lihat tadi Hans bahkan sedikit menarik rambutnya karena itulah.


Kenapa pembicaraan ini sedikit terdengar mesum ya


.Bram bergidik .


“Nah kalau begini kan kau nyaman makannya .” Tutur Hans ,dia merasa bangga dengan pekerjaannya


Selesai! ternyata penuh perjuangan Hans mengikat rambut Angel . Memberikan ciuman sekilas di pelipis Angel untuk benar-benar mengakhiri proses mengikat rambut kekasih .


“Terima kasih .”


Angel menghargai perjuangan Hans yang mengikat rambutnya .


Setelah drama mengikat rambut tadi ,tidak ada drama lain .Bram menyelesaikan proses pembayaran . Mereka segera kembali ke hotel ,menunggu esok hari untuk mulai melakukan pekerjaan.


“Tidur yang nyenyak ...cup..” Kecupan dikening Angel sebagai penghantar Selamat malam


“Kau juga .” Angel muka pintu kamar hotelnya .


Namun sejurus kemudian dia berbalik dan...”Cup..”


Menghadiahkan kecupan singkat di pipi Hans .Dia segera berbalik lagi dan menutup pintu .


Hans memandangi pintu yang baru saja tertutup .Tangannya menyentuh bagian pipi yang dikecup Angel.


“Dia masih saja malu.” Senyum manis mengembang diwajahnya Hans .


Sekuat ini kah efek jatuh cinta ?...Pak Hans berubah sangat banyak...Atau pak Hans Memang seperti ini dari dulu?...dia mulai menunjukkan wajah aslinya ketika bersama Angel


Ini adalah pikiran Bram yang tak sengaja menangkap momen romantis sang atasnya tadi .


.


.


Bersambung


Happy reading.


3k Lo kata yang diketik. Situasinya juga banyak semoga puas ya.


~Tyatyut

__ADS_1


__ADS_2