
Hari Senin harinya vote ya 🙏🏻.
.
Hari ke 6 Hans sudah pulih pulang dari rumah sakit tak lantas langsung kembali ke rumah ia mengantar sang kekasih terlebih dahulu.
“Apa ini ?” Angel dibuat begitu tercengang akan rumah minimalisnya nampak di perbaiki .“ Kenapa ,Pintunya seperti itu? kenapa juga banyak orang disini ? ” lontaran pertanyaan terkejut dan tergesa itu membuat Hans hanya menyahut santai .
Tanpa sepengetahuan Angel ternyata rumahnya sudah kembali ke sedia kala .
Dibalik layar perbaikan tentu saja ada nama Bram .Selama Hans opname Bram tidak hanya disibukan akan pekerjaan perusahaan ,ataupun kasus penculikan yang menempuh jalur hukum ...ia juga disibukan oleh pekerjaan yang levelnya sangat hati-hati.Yaitu memperbaiki rumah Angel .Juga menyediakan fasilitas keamanan tinggi .Bonus yang diberikan membuat dia berjingkrak .Baiklah ia senang anggap saja ini lembur dengan hadiah manis .
Berbagai drama Hans lakukan sebelum meninggalkan Angel ,ia juga sudah memfasilitasi rumah Angel dengan CCTV juga pintu yang tak mudah ditembus.Ada juga beberapa wajah yang di perintahkannya untuk menjaga disekitar rumah Angel .
Angel berusaha menolak ,namun Hans tetep kekeh dan akhirnya hal itu berakhir dengan penerimaan untuk keamanan .
Ia kembali ke rumah, Netranya menangkap Daren yang sudah berada di ruang keluarga .
“Ikut aku.” Seru Hans kemudian berlalu.Daren mencibir Hans yang bersikap seenaknya .Menelponnya sudah dari satu jam yang lalu dan sekarang baru menampilkan wajah .Juga wajah itu tidak ada rasa bersalah sama sekali .
Di dalam ruangan itu sejenak disini keheningan .Wajah dokter Daren yang semula masam mulai serius akan lontaran ucapan Hans .
Hans kemudian mempertanyakan tentang kondisi Angel pada Daren selaku dokter pribadi keluarganya .
Penjelasan Dokter Daren mengenai Angelnya yang ternyata mengalami trauma ringan membuat mata Hans dibuat membulat sempurna .Dokter Daren menjelaskan secara detail .
“La-lalu bagaimana sekarang ? Apa Angelku bisa kembali ke sedia kala.” Netra Hans terlihat begitu khawatir dan sendu .Daren seakan dibuat terkesiap akan sikap Hans .
Ternyata dia bukan wanita biasa .Dia wanita luar biasa yang sudah memporak-porandakan hati si tuan muda .
Netra itu tak sekalipun ia lihat dari Hans.
“Pertemukan Aku dengannya .Aku akan berusaha membantu ia untuk menghilangkan trauma .” Daren bersikap tenang.
“Kau yakin bisa dipercaya ? Apa aku perlu untuk mencari dokter terbaik di negara lain ?” Kecemasan berbuntut pada ketidak percayaannya pada Daren.
Mata Daren dibuat melotot kesal.
“Hei …Aku sudah berpengalaman disini ! Aku juga salah satu dokter terbaik kau lupa! Kalau aku dokter abal-abal mana mungkin kalian selalu keluarga Prasetyo mau menjadikanku dokter pribadi .” Dokter Daren membela diri dengan begitu logis pun suaranya yang kesal karena nampak diragukan oleh Hans .
Hans nampak menimbang .Hatinya terasa miris walaupun ini trauma ringan hal itu tidak bisa Hans berikan label hanya .Ini adalah hal serius ! Angelnya harus sembuh dan mata polos itu harus kembali lagi pada sedia kala .
“Baiklah lakukan yang terbaik .” Dokter Daren memutar bola matanya .Dia memang tidak ada takutnya sama sekali dengan Hans .“Tapi ingat kalau kau tidak berhasil .” Gerakan menyayat leher Hans lakukan dengan netra yang menggelap .
“Aku pasti berhasil ." Seru dokter Daren penuh percaya diri .Pembicaraan itu berakhir dengan Daren yang beranjak keluar kamar Hans .
***
Gosip simpang siur terjadi diperusahaan .Awal mula gosip berawal dari saat Hans Prasetyo selaku CEO Admawijaya Group tidak hadir selama hampir satu minggu full.Para karyawan bertanya-tanya kemana wajah yang memuaskan netra mereka itu ? Kemana laki-laki di sejuta pesona? Kemana perginya ?
Lalu muncul lagi gosip tidak sedap .Angel yang notabennya sekarang adalah Kekasih sekaligus sekretaris Hans juga tidak hadir secara bersamaan .
Mereka menerka-nerka kedua orang itu mungkin sedang liburan .Mereka tidak mencemooh Hans hanya Angel yang dianggap tidak profesional.
Yang pernah diperingatkan Hans tentu saja tak berani berbicara besar dan mencerca Angel.Cukuplah bulu kuduk mereka merinding untuk satu kali tidak ada yang kedua kalinya .
__ADS_1
Beginilah para pembenci bicara santai .
“Cih dia pasti sedang bersantai dengan pak Hans .Bahagia sekali hidupnya.”Nyinyir salah satu gerombolan wanita .
“Dia siapa ?”Si polos yang tidak tau apa-apa bertanya heran .
“Huff kau ini dari tadi mendengarkan masih saja tidak menyimpulkan.”
“Sudahlah.”Peringat wanita lainnya .Yang polos tadi masih tidak paham .“Kau mau berhadapan dengan pak Hans secara langsung ? ”
“Tentu saja tidak! ” Menolak keras padahal mulutnya tadi tak bisa dijaga .Mereka berhenti membicarakan Angel di pantry.
Keprofesionalan seorang Angel sebagai sekretaris senter dipertanyakan kembali .Para pembenci mulai diatas Angin ,para pengiri mulai bisik-bisik jahat .
Mereka seakan menutup mata akan kinerja Angel dan kemampuan mumpuni Angel .Mereka sudah dipenuhi rasa iri hingga kebaikan sekecil apa pun yang Angel lakukan akan selalu salah dimata mereka .Jika pandanganmu terhadap sesuatu sudah negatif ,maka semuanya akan tampak salah di matamu. Begitulah nampaknya sifat para pembenci ini.
Diberbagai tempat diberbagai lantwi mulut mereka seperti tak penat menyebut nama Angel .Para resepsionis juga mulai bisik-bisik jahat.
“Ini sudah seminggu tapi mereka masih belum terlihat .”
“Iya kemana ya mereka?”
“Gosipnya nih ada yang melihat mereka berada di rumah sakit beberapa waktu lalu .”Bisik salah satu .
“Benarkah?”
“Ck ck …ini gosip yang lebih akurat.” Kata akurat nampak di dramatisir para resepsionis itu saling berdempetan .
“Katanya sekretaris Angel itu merengek sama pak Hans …mau liburan .” Hah yang satu sudah menggut-manggut.“ Makanya mereka tidak hadir .” Begitu percaya diri akan gosip yang beredar .
“I…Itu mereka !…Mereka ada disini .” Sontak saja Meraka langsung melihat ke arah yang sama .
Mata para karyawan dibuat membulat dan juga mulut mereka juga bungkam .Dari setiap sudut hanya diisi keheningan dan keterkejutan ! Netra mereka menangkap Angel dan Hans keluar bersama dari dalam satu mobil .
Sudah kuduga akan begini ...Kenapa sih dia memaksa menjemputku...padahlkan aku bisa naik taksi .
Sorot mata Hans waktu itu begitu menghujam.“Masih mau membantah tidak perlu pergi bekerja .” Ancamnya .Angel tergesa masuk ke dalam mobil Hans waktu itu.
Ini begitu mengejutkan .Hans dan Angel menghilang selama hampir sepekan dan dua pasangan yang santer diperbincangkan itu hadir dengan begitu santai membelah lautan kerumun keingintahuan.
“Lihat itu dasar sekretaris penggoda .”
Langkah Hans yang semula santai berubah menjadi berhenti mendadak .Matanya melayangkan tatapan menghunus ke arah sumber suara tadi .
“Matilah kau! Kau tidak tau gosipnya ? Kemarin banyak karyawan yang dipanngil ke ruangan CEO karena berani bergosip dikantor dan sekarang kau…”
Bisik salah satu teman si wanita itu terputus membuat spekulasi tersendiri bagi si pengiri .Sontak saja rasa iri yang membuncah berubah menjadi keterdiaman.Lidahnya tak lagi tajam ,bahkan ia meneguk salivanya kasar .Bagaimana ini! Apa nasibnya akan sama .
Angel hanya dibuat heran dengan Hans dan Bram yang tampak berbisik .“Ayo .” Angel melirik sekilas ke arah Bram yang tak mengikuti mereka .Sudah cukup pandangan mata yang tertuju ke arah mereka sedari tadi .
Angel adalah sosok yang tidak suka akan sorotan .Ia akan mudah merasa risih jika menjadi sorotan dan ini adalah hal yang tak bisa dia hindari .Menjadi kekasih Hans harus menerima sorotan .
“Aaa!!”
Angel menjerit tak kala tubuhnya bersentuhan dengan pria asing .
__ADS_1
“Hei!”Suara Hans nampak menggema .Ia begitu tersentak saat Angel menjerit .Gayratam wajahnya nampak mengeras .
“Kau tidak punya mata hah !” Sarkas Hans begitu dingin .Respon tubuh Angel diluar praduga tubuhnya bergetar hebat .
“Maaf kan saya maaf saya tidak sengaja.” Sang karyawan laki-laki itu meminta maaf .Alis Hans bertautan mimik wajahnya mengeras dia sudah menangkup wajah Angel .
“Hei kenapa?” Begitu gusar melihat tubuh Angel .Wanitanya tidak menjawab dan malah meremas bagian dengan kemeja .
Hans segera menggiring tubuh Angel masuk ke dalam lift khusus .Perhatian yang tersorot ke arah mereka tadi sekarang berubah menjadi penasaran .
Tubuh Angel bergetar hebat dan hendak luruh namun Hans menahan tubuh Angel .
“Tenanglah semuanya baik-baik saja .”Memeluk Angel begitu erat .“Ini yang kucemaskan! Kenapa masih memaksa pergi bekerja sih!!” Tidak sadar sudah menggunakan nada tinggi .
“Akhh hiks…hiks…maaf maafkan aku.” Angel masih menangis hingga Hans semakin merasa marah .
“Sudah jangan menangis …maafkan aku aku keterlaluan tadi .”
“Tidak semua yang kau ucapkan benar dan aku bersalah disini …seharusnya….se-se…”
“Sudah jangan terus menangis seperti ini .Kau membuatku tersiksa.”Tukas Hans begitu lirih.
Kau terus saja menangis …Bahkan setiap malam kau menangis …kau memang wanitaku yang lemah…tapi hatiku juga sakit melihat air matamu …bagaimana ini? Bagaimana cara menyembuhkan traumamu ?
Semoga saja Daren benar-benar berhasil mengikis habis rasa traumamu ! jika tidak akan kukikis karirnya di dunia dokter !!
Angel juga tak menyangka akan respon tubuhnya .Selain Hans laki-laki disekitarnya nampak layaknya ancaman yang akan menyergapnya .Respon tubuhnya bergetar dengan keiengat dingin yang mulai membanjir di sekitar kening .
Hans menjadi semakin protektif tidak ada makan di kantin! tidak ada pergi ke toilet lantai bawah ! tidak ada pekerjaan ke lantai bawah ! Kalaupun ada Bram yang akan ia suruh untuk gantikan .
Tidak ada...
tidak ada..
tidak ada...
Masih banyak tidak ada yang lain.Si polos mengiyakan patuh .
Apakah daya si asisten yang teraniaya dia hanya bisa pasrah dan menerima .Hanya hati yang mengumpat akan rasa kesal.
.
“Jika pandanganmu terhadap sesuatu sudah negatif ,maka semuanya akan tampak salah di matamu.”(Crash landing on you )
Ye vote yokkk...
Komen juga ...
Likenya juga ya untuk meningkatkan peforma mohon bantuannya .🙇🏻♀️🤧
Janganlah kalian juga menganiaya babang Bram .Kasihi dia 😂🙏🏻.
Happy reading
~Tyatyut
__ADS_1