Wanita Sang CEO

Wanita Sang CEO
CH 89- Misi Penyelamatan 2


__ADS_3

Angel tak bisa memulihkan kesadarannya .Tubuhnya terbaring tak bisa bergerak .Dia berusaha membuka mata ,namun detik itu juga matanya kembali tertutup .Tubuhnya bergerak seiring pergerakan benda yang membawanya.Dia menduga berada di dalam sebuah mobil.Rasanya dia ingin menjerit saat itu juga .Menyerukan untuk meminta pertolongan ,namun raganya rasanya tak ada ditempat .Tubuhnya tak bisa digerakkan pun dengan suaranya .


Satu sosok sedang memandang lekat Angel dari kaca spion .Bibinya mengulas senyum merekah .“Akhirnya aku memilikimu.” Gumamnya penuh seringai kemenangan .


Mobil berhenti tepat di tengah hutan dengan sebuah rumah kuno besar .Deritan pintu rumah terasa begitu mencekam ,hanya ada sosok itu dengan Angel disana.


Sosok yang masih memakai masker dan topi itu perlahan menurunkan Angel membuat Angel terbaring nyaman di sebuah Rajang besar .Dielusnya pipi Angel secara perlahan .Mata Angel sedikit terbuka namun juga tak sepenuhnya ,pemandangannya terasa berkabut .Dia merasa risih dan takut saat tangan itu menyusuri garis wajahnya .Ingin menepis namun tak bertenaga .


Hiks hiks siapa kau...jangan menyentuhku!!


Matanya kembali terpejam,semuanya karena pengaruh obat bius dari si pelaku .Kening Angel berkerut samar matanya kembali terkatup sering dengan sekelebat bayangan kejadian tadi .


Beberapa saat yang lalu .


Angel memegang ponselnya dengan tangan bergetar .Keringat dingin mulai muncul di permukaan dahinya dia bersandar di pintu.


Sesekali dia menoleh ke arah belakang .Pendengarannya semakin dipertajam merasakan sebuah keributan di luar kamarnya juga derap langkah itu membuat jantung Angel semakin berdegup takut .


“Angel sayang...Angel sayang...Jawab Aku .”


“I-iya.”Angel beushaa bangun langkah itu tepat berada di depan pintu kamarnya .Dia membekap mulutnya .


Mata Angel terbelalak ketika pintu kamarnya didorong dengan paksa tubuhnya tersungkur jatuh .“Aaaa...” Dia menjerit dan mencoba lari menuju kamar mandi .


“Si-siapa kamu...Pergi pergi!!” Sosok itu semakin mendekat Angel tak bisa melihat wajahnya .Wajahnya tertutup masker dan topi .Semuanya gelap .


“Ya tuhan tolong lindungi Aku .” Gumamnya begitu lirih


Kembali mengambil langkah lebar .


Naas dia tersandung gaun yang dikenakannya .Dia berbalik dan hidungnya dibekap dengan sapu tangan .


“Akhppp...hmm...hmm” Berusaha membuka bekapan dimulutnya ,namun matanya semakin berkabut kepalanya terasa pusing akhirnya semuanya gelap! Dia sudah tak sadarkan diri .


“Kenapa membuatnya rumit ! Seharusnya kau tinggal ikut saat kujemput ! haha.” Sosok itu tertawa jahat dibopongnya tubuh Angel dengan segera.


***


5 menit ,10 menit ,15 menit...Angel masih tak sadarkan diri .Sosok itu mulai kembali bergerak mendekati Angel dia memborgol kedua sisi tangan Angel ke bagian ranjang.


Suasana ruangan sangat menyeramkan .Pencahayaan hanya didapat dari lilin-lilin di beberapa sudut .


“Haha lihat wajah ini,aku sangat menyukainya .”Seringainya penuh kesenangan.

__ADS_1


Sosok itu duduk pada sebuah bangku yang berjarak dekat dengan ranjang tidur Angel .


Ia nampak sangat bersemangat saat dirasa Angel mulai memulihkan kesadarannya .


Mata Angel mulai terbuka dengan sempurna .


“Aaaaaa...si- siapa kamu!!” Angel hendak bangun namun dia tersentak kaget saat tau tangannya diborgol .Dia menelan salivanya dengan kasar .Merasakan hantaman ketakutan yang begitu meledak .


Angel mencoba mempertajam pandangannya melihat sosok di depannya yang masih tertutup masker dan topi .Tangannya sudah bergetar dan keringat dingin yang mulai membasahi kening dan tekuknya .


“Jangan banyak bergerak...kau akan menyakiti dirimu sendiri .”


Deg


Deg


Deg


Angel semakin dibuat terkesiap .Dia menggigit bibir bawahnya merasa familiar dengan suara sosok didepannya !! tapi tinggi badan... Tinggi badan sosok ini membuat dia ragu dengan prasangkanya!


“Si-siapa kamu!! kenapa kamu menculikku hah...kumohon-kumohon lepaskan aku.” Buliran air mata ketakutan sudah membasahi pipi Angel.


“Kau masih saja tidak mengenalku ternyata ya.Padahal aku berada di sekelilingmu.” Suara itu berubah menjadi berat dan menuntut dengan kekehan pelan di akhir .


Hiks hiks Hans kumohon selamatkan aku!!


Topi!! Masker!! Bahkan sepatu !! semuanya sudah dilepas menampilkan sosok asli didepannya .Terjangan rasa keterkejutan bercampur rasa marah membuat tangis Angel pencah seketika.


“Anda sungguh cantik ...Sekretaris Angel .”Nama Angel disebut dengan lambat dan jelas . Pujian yang sama!! dari bibir menyeringai dengan wajah yang sama pula! membuat Angel semakin berusaha melepaskan diri !!


“Kau!!”


Tawa sosok itu pecah .


***


Jantung Hans masih bergemuruh .Sebelum Angelnya benar-benar selamat dia belum bisa bersikap tenang .Baling-baling helikopter khusus membuat dia memejamkan mata .Seketika itu juga rasa sakit menghantamnya!! Dia tidak bisa melindungi Angelnya!!


“Akhhhh kenapa lambat sekali .” Berteriak di dalam helikopter yang masih berputar di Udara. Matanya selalu memantau titik lokasi Angel dengan tangan gemetar .Sesekali dia mengusap wajahnya kasar .Semua orang berada dalam satu helikopter besar termasuk para orang pilihan tadi .Bram sudah menjalani semua situasi ,hingga si pemimpin langsung memberikan instruksi pada bawahannya yang tampak tak berekspresi.


Wajah Hans tampak begitu dingin dengan aura yang menggelap .Kepalan tangannya tak pernah pudar menandakan dia menahan diri dengan kegeraman yang mendalam .


Melihat titik lokasi itu membuat dadanya berdenyut sesak .Pikiran buruk sudah berputar di otaknya .Rasanya dia ingin terjun saat itu juga dan memilih berlari dari pada duduk di helikopter tersebut , detik terasa berlalu begitu lambat!

__ADS_1


Kumohon jangan sampai terluka ! Kau gadis yang kuat kan sayang ?! Bertahanlah...Bertahanlah sebentar lagi...jangan merasa takut ! Hans mu ! Hans mu akan segera datang dan menyelamatkanmu !!


Terjangan rasa sesak itu tak menyurut sedikitpun .Setiap detik dadanya terasa sulit bernafas hingga dia menepuk kuat dadanya !


Bram hanya bisa melihat dengan tatapan iba .Ternyata rasa sakit itu terasa menular .


Matanya terpejam sejenak berusaha menyusun strategi dalam otaknya .Dia tau laki-laki di sampingnya ini masih tak bisa berpikir jernih! perkiraannya mungkin saja Hans langsung bergerak membabi buta tanpa melihat kondisi dan tanpa perencanaan !


Ternyata kecerdasaan Anda tunduk pada sebuah rasa cinta ya pak ...


Bram berbicara kepada pilot helikopter .Dijawabi dengan Anggukan mantap .


“Anda pasti akan langsung meledak kan pak .” Bergumam penuh antisipasi .Dia sudah memasang bentang pertahanan .


Tubuh Hans menegang menatap marah ke arah Bram. Helikopter mendarat tidak tepat pada titik lokasi .


“Kenapa kau mendaratkanya di sini Bram .” Kecam Hans penuh amarah .


Setelah helikopter mendarat sempurna Hans langsung mencengkram kerah baju Bram tanpa peringatan !


“Apa yang kau lakukan hah!”


Bram berusaha menahan kecaman di kerja bajunya tatapan menghujam dan dingin dari manik mata Hans membuat dia menelan salivanya kasar .Dia mengangkat dagunya .


“Ini strategi pak, kita tidak bisa mendarat sempurna pada titik lokasi .Bunyi yang dihasilkan helikopter akan membuat si penculik menyadari kehadiran kita ...” Gemuruh marah itu sedikit memudar dengan pemahaman yang cepat .Manik matanya kembali dipertemukan dengan wajah Bram yang terlihat begitu datar dengan penjelasan yang begitu mantap .


Benar tidak seharusnya Hans memaksakan diri mendaratkan helikopter pada titik lokasi .Rasa cemasnya membuat dia seakan menjadi pria bodoh yang tak memikirkan imbas dari pikiran pendeknya .Untung saja ada Bram yang masih memiliki pikiran jernih.


Kerah baju Bram sudah dilepas .


“Saat itu terjadi Kita akan kehilangan jejak sekretaris Angel lagi! dan....Kemungkinan terburuk si penculik pasti menyadari Ada sesuatu yang membawa kita menuju lokasi nya yaitu kalung.”


“Kita tidak bisa gegabah pak ,selama ini dia bermain bersih hingga pergerakan nya saat ini tidak bisa kita baca .Jadi kita harus memiliki strategi penyelamatan yang sempurna .”Helaan nafas kasar mengakhiri pembicaraan Bram yang tampak tak putus sedari tadi .


Hans menatap Bram dengan perasaan bersalah karena emosinya yang naik turun .


“Maafkan aku Bram ...terima kasih karena masih bisa berpikiran jernih pada situasi ini .” Bram hanya mengaguk .Berbekal sebuah senter mereka mulai menyusuri hutan belantara menjelajahi tapakan-tapkan yang tampak menyeramkan .Hanya penerang dari cahaya ponsel yang digunakan mereka .Mata Hans selalu terfokus pada titik lokasi Angelnya .


Ini mungkin akan sedikit lambat.Tapi sayang...aku pasti ...pasti akan datang dan menyelamatkanmu .Tunggu sebentar-sebentar lagi.


.


.

__ADS_1


Happy reading


~Tya tyut


__ADS_2