Wanita Sang CEO

Wanita Sang CEO
CH 48-Kau Sangat Bar-bar


__ADS_3

Beberapa waktu telah berlalu sejak resminya hubungan Angel dan Hans sebagai sepasang kekasih. Mereka sering menghabiskan waktu bersama.


Pagi ini mereka berencana untuk melakukan joging bersama .


Flash back pembicaraan Hans dan angel saat di tempat romantis .


“Apa yang kau lakukan besok?” Tanya Hans.


Mereka sekarang berdiri didepan pagar pembatas memandangi kota dimalam hari yang terlihat sangat indah.


Angel berpikir sebentar.”Emm mungkin joging di pagi hari.”


Hans mengangguk .


“Terus ?” tanya Hans lagi.


"Tidak ada rencana." Pikir Angel.


Angel baru teringat akan sesuatu. Dia langsung tersenyum senang ketika mengingatnya .


“Oh iya aku hampir lupa malamnya aku harus menonton konser BTS. Astaga akhirnya aku bisa melihat suamiku...haha .”Angel berjingkrak kesenangan.


Hans menarik Angel yang berada di sampingnya hingga tubuh mereka merapat. Tangannya melingkar mendekap Angel ,tangan Angel terhimpit pelukan erat Hans.


“Suami? BTS ,kau sedang main-main sekarang." Memberikan tatapan tidak suka


“Haha iya bercanda .”Angel tersenyum tanpa rasa bersalah.


“Walaupun bercanda aku tidak suka mendengarnya .”Masih tidak terima karena Angel menyebut BTS sebagai suaminya.


“Baiklah akan kuulangi lagi.”


Sekarang Angel sudah mulai bisa menunjukkan sedikit demi sedikit sifat cerianya di depan Hans, ia tidak sungkan untuk bercanda dengan sang kekasih.


Hans berdesis. ”Kau ini ya nakal sekali”


“Besok kita joging bersama.”


“Ha?”


“Iya...joging Kenapa kau tidak mau. “Memberikan tatapan tidak mau ditolak


“Siapa yang bilang tidak mau. Aku mau .”Seru Angel dan melebarkan senyumnya.


“Bagus kalau begitu. Ini sudah sangat malam sebaiknya kita pulang." Saran Hans


Angel melirik mencemooh kepada Hans. ”Siapa yang sampai lupa waktu disini?”


“Kau. “Jawab Hans cepat tidak mau disalahkan


Hans menggiring tubuh Angel sambil berjalan menuju arah keluar dari tempat romantis itu.


“Kau!...jangan bercanda .”Angel melototkan bola matanya tidak terima dituduh


“Baiklah memang aku yang lupa waktu puas.”


Angel mengulum senyumnya .”Biasa saja.”


Flashback off


***


Keesokan Harinya


Hans sudah menunggu didepan rumah Angel. Seperti biasa pakaian apapun yang dipakainya ikut bersinar, jika seorang Hans yang memakainya. Menunggu dengan menggunakan headset ditelinga nya, untuk mengurangi kebosanan.


Dia menunggu Angel keluar dari rumah. Tidak seberapa angel keluar dari pintu rumahnya.


Hans melepaskan headset dari telinganya.


Hans memperhatikan Angel dari atas sampai bawah. Menilai dengan serius pakaian yang Angel gunakan. Saat ini Angel menggunakan celana pendek dan baju kaus yang digulung dibagikan pinggangnya tidak lupa handuk kecil bertengger di lehernya.


Keningnya mengkerut dalam. Sekarang ganti melotot.


“Ganti-ganti!...kenapa kau mengulung bajumu, kau ingin menunjukkan perut mulusmu itu pada dunia”Sergah Hans dan menurunkan gulungan baju Angel, terlihat gurat wajahnya yang mengkerut dalam masih nampak ,dia tidak suka dengan pakaian Angel.


Tidak boleh ...tidak boleh ada siapa pun yang melihat bagian tubuhmu


“Loh kenapa?” Angel mencebikkan bibirnya, baginya ini pakaian biasa untuk joging .


Hans sudah dengan posisi berkacak pinggang, seperti akan menghakimi Angel.


“Celana mu pendek sekali, dan juga apa tadi kau bahkan menggulung bajumu...ganti-ganti kau ingin mempertontonkan tubuhmu. ”Sekali lagi mengungkapkan kekesalannya


Angel melongo dengan ucapan Hans ,dia memperhatikan penampilannya .”Tapi aku biasa menggunakan ini.”


Mata Hans membulat lebar ,kedua alisnya ikut terangkat karena terkejut .


”Astaga kau in!...mulai sekarang tidak boleh joging dengan pakaian seperti ini.”


“Ganti sana pakai celana panjang olahraga saja, jangan menggulung bajumu! ”Imbuhnya memperingatkan dengan tatapan mata setajam elang.


Angel terpaksa berbalik dan mengganti pakaiannya sesuai dengan permintaan, eh bukan lebih mirip sebuah perintah .


Angel melepas pakaiannya dengan cepat dan berganti pula dengan cepat .


Kemudian langsung beranjak keluar ketika sudah selesai.


“Bagaimana. “Tanya Angel memutar tubuhnya


Hans melihat dengan saksama.


“Nah kalau begini kan bagus. “Memberikkan senyum tipis diwajahnya.


***


Mereka sekarang sudah mulai melakukan joging pagi, hanya joging di taman mini sekitar. Durasi waktu olahraga Hans sangat berbeda dengan Angel, Angel sudah mulai kelelahan sedangkan Hans masih kuat .


“Hah hah...”Angel terengah dan berhenti berlari-lari kecil.


Hans tetap merosot kedepan, ia menoleh ke belakang melihat angel yang berhenti mengikutinya. Berlari-lari kecil ke arah Angel dan berusaha menggiring Angel .


Angel melemahkan tubuhnya .”hah hah tidak bisa aku mau istirahat sekarang...aku sudah lelah.” Ujar Angel.


Hans hanya tersenyum melihat keadaan angel yang sudah penuh dengan cucuran keringat.


“Baiklah kita duduk di sana .”Menunjuk ke arah bangku taman ,dan menggiring Angel.


Hans mengambil handuk di leher Angel dan membantu mengelap keringat dibagikan wajah Angel.


Angel hanya membiarkan sang kekasih melakukan untuknya, dia malas untuk berdebat.


“Kau ini lemah sekali.” Ejek Hans disela-sela ,saat dia menyeka keringat angel


Angel mencebikkan bibirnya lucu. “Bukannya aku lemah, tapi kamu yang memiliki energi terlalu banyak. ”Sanggah Angel tidak terima


“Sama saja kau tetap lemah. “menggoda Angel lagi


Hans menggunakan handuk yang sama untuk menyeka keringat di bagian leher dan wajahnya, tidak ada rasa jijik Disana saat dia menggunaknnya.Angel yang merasa tidak enak ,kalau tau begitu dia akan mempersilahkan Hans lebih dulu untuk mengelap keringat baru kemudian dirinya .


Setelah selesai mengelap keringatnya Hans berdiri. Angel melihat Hans yang berdiri ,jika diajak untuk berlari lagi dia sudah tidak kuat. Dia sekarang hanya ingin melakukan pendinginan .


“Tunggu disini jangan Kemana-mana .”


“Eh mau Kemana? ”Tanya Angel ,namun yang ditanya Sudah mulai menjauh


Berada dibangku taman dengan pohon rindang yang meneduhkan ,membuat tubuh angel perlahan mulai tenang. Keringat mulai mengering ditubuhnya .Ia memejamkan matanya kakinya berayun

__ADS_1


Dingin dia merasakan ada nuansa dingin yang menyentuh pipinya ,tubuhnya merespons menjauh dari rasa dingin itu.


Ternyata itu sang kekasih membawakan minuman botol dingin. Angel menyambutnya dengan senyum manis.


“Terima kasih.”


Hans hanya menganggukkan kepala dan ikut duduk disamping angel.Perlahan angel meneguk minuman dingin itu dan membasahi tenggorokannya, segar itulah yang dia rasakan .


“Sudah merasa lebih baik? “Tanya Hans


“iya ”Jawab angel


Hans kemudian beranjak dan mengulurkan tangannya agar disambut angel.”Ayo pulang .”


Angel tersenyum ,sebelum kemudian menyambut uluran tangan Hans.


****


Malam hari


Seperti yang dikatakan angel dia akan menonton konser BTS .Bukan hanya sendiri dia bersama sahabatnya yang tidak lain adalah Dina dan Vina .


Di rumah angel


“Vin jangan lupa bawa lighstik “


“Iya “


“Vin ingat-ingat jangan sampai ada yang ketinggalan .”


“Aduh bawel banget sih ,Aku gak pikunan orangnya. ”Sungut Vina


Sebelum masuk Kedalam mobil lagi-lagi Dina bertanya memastikan tidak ada yang tertinggal .


“Ngel udah nggak ada yang ketinggalan nih? ”Tanya Dina


“Udah gak ada beres semua .”jawab Angel


“Yakin .”ulang Dina


“Iya yakin.”


Dina masuk Kedalam mobil duduk di kursi pengemudi angel duduk disampingnya sedangkan Vina duduk di kursi belakang sendirian .


“Aduh gak sabar nih.”Seru Vina


“Sama...haha. ”Sudah berisik keadaan mobil


Dina celingak-celinguk dan merogoh celananya, belum menjalankan mobil.


“Kenapa Din? ”Tanya Angel


“Ponsel ku ilang...astaga. ”Dina menepuk jidatnya .


Dia terdiam sebentar mengingat-ingat kembali terakhir klaim dia meletakkan ponselnya. Astaga Dina menepikan jidatnya ,ponselnya tertinggal dirumah Angel.


“Pinjem kunci rumah, kayaknya handphone ku ketinggalan di dalam rumah kamu deh, Ngel.” Pinta dengan cengiran.


Sontak saja hal itu mendapat decakan dari Vina.


“Aelah dari tadi nannya ada yang ketinggalan gak ada yang lupa gak ternyata dia yang paling pelupa disini. “Seru Vina mengejek .


“sttt ...Ya udah sih ...sini ngel kuncinya .”Memberikan telapak tangannya ke hadapan angel ,meminta kunci rumah Angel segera diserahkan.


Angel menyerahkan kunci rumahnya Ketangan Dina .Dina kemudian bergegas masuk dan mengambil ponselnya .Selesai sekarang mereka sudah mulai melakukan mobil menuju lokasi Konser BTS.


Mereka tidak menyadari bahwa sedari tadi ada seseorang yang mengikuti mobil mereka. Tepatnya dua orang pria .


“Jalan ...ikuti jangan Sampai ketinggalan .”Menepuk sopir dadakan didepannya


Sang sopir dadakan menjawab malas tidak menunjukkan reaksi kesalnya.


*


Tempat konser


Mereka sudah sampai di lokasi ,para fans BTS yang disebut dengan army sudah mulai memadati tempat. Mereka bahkan harus berdesakan agar bisa masuk kedalam tempat konser .


Sebentar lagi konser akan dimulai .


“Wah ngel Aku gak sabar...siapin ponsel dulu. ”Dina kegirangan


“Oho bias ku ...akhirnya “


Mereka kesenangan dan berjingkrak saling memukul kecil satu sama lain.


“Sebentar lagi aku udah gak sabar ...aduh oppa oppa ku.”Seru Angel tak kalah senang dengan Dina


“Samaan huwaaaa. ”Vina tak kalah histeris


Dua orang pria yang tadi mengikuti mereka perlahan mendekat ,Angel merasa bahunya disenggol secara sengaja ,dia menoleh ke arah samping orang yang sengaja menyentuh bahunya tadi.


Matanya membulat sempurna karena terkejut ,disampingnya ada Hans dan disampingnya Hans lagi ada asistennya Bram.


“Pak Hans !”Angel terkejut dan memundurkan diri ,namun segera tangannya ditahan Hans agar tidak menjauh


Vina dan Dina ,Menoleh ke arah angel yang tadi memekik. Mata mereka membulat melihat atasan mereka sedang ada di dekat mereka. Penampilan atasannya ini sangat stylish hanya memakai baju kaos dan dilapisi jaket juga celana panjang sudah sangat mengagumkan .


Setelah selesai dari keterkejutannya ,angel mulai melayangkan pertanyaan .


“Kenapa ka-...em anda disini?.”Tanya angel ,merubah bahasanya lebih formal


Dina dan Vina hanya meulas senyum melihat atasannya .Tidak menyangka bisa bertemu ditempat seperti ini.


“Oh jelaskan Bram .”


Hans melimpahkan Bram untuk mencari alasan .Bram membulatkan matanya dia yang diajak kesini ,malah dia yang harus mencari alasan . Otaknya berpikir untuk mencari-cari alasan yang sangat masuk akal kemudian mengatur ekspresinya. Ia melihat ke arah tiga wanita yang menunggu jawabannya .


“Ehm itu...Perusahaan sedang ingin mengembangkan ke dunia Entertainment, jadi saya dan pak Hans sekarang sedang menyurvei, apakah akan sangat menguntungkan jika perusahaan merambah ke dunia Entertainment. Begitu.”Jawaban mengada-ada Bram namun juga masuk akal


“Oh seperti itu lalu...” Dina nyeletuk dengan gaya Syahrini, teman-temannya merasa malu dengan tingkah Dina.


Ada apa dengan wanita ini..


Sedangkan Hans tidak merespons perilaku Dina ,dia terpukau bangga dengan jawaban Bram ,tidak salah dia melimpahkan Bram untuk mencari alasan .


Apa yang dua orang ini rencanakan .


Selidik Angel dalam hatinya waspada, tidak mungkin Hans harus turun tangan sendiri melakukan pekerjaan seperti ini.


“Sudah dengar.” Mata Hans tertuju pada Angel.


“Wah kalau begitu nantinya akan banyak artis di perusahaan kita ya pak.” Dina nampak sangat senang ,termakan dengan ucapan Bram.


Hans melirik Bram untuk menjawab pertanyaan perempuan yang bahkan sampai sekarang tidak diketahuinya namanya .


“Mungkin. “Jawab Bram


Dina akan berbicara lagi namun Angel memotongnya.


“Oh iya pak kalau begitu silahkan lanjutkan survei menyurvei Anda ,kami bertiga tidak akan mengganggu .”Angel berusaha untuk diri dan dorong mendorong dengan teman-temannya.


Angel Dina dan Vina juga ingin kabur tidak ingin berdekatan dengan atasan mereka, jika berdekatan mereka harus menjaga sikap padahal mereka sangat ingin berteriak menyerukan nama-nama member nya nanti pada saat tampil. Dina juga sudah menyiapkan suara oktafnya bahkan dia bertekad dapat dinotice biasnya karena suara oktafnya .


Baru satu langkah kerah baju bagian belang angel ditarik, dan menghentikan langkah tiga wanita itu.


“Eh...kenapa baju saya ditarik pak. ”Seru Angel tidak terima .

__ADS_1


Dina dan Vina terheran dengan sikap sang atasan itu. Namun mereka tidak memiliki keberanian untuk membantu Angel. Hanya melihat dengan wajah heran .


“Mau Kemana ?”Tanya Hans


“Kami mau lebih dekat menontonnya pak...Takutnya Anda akan terganggu dengan suara kami dan tidak fokus melakukan survei jika disini. ”Jawab Angel, dia ingin segera menjauhkan diri dari sang kekasih karena takut diganggu .


“Kamu disini saja...kalian berdua boleh pergi. “menunjuk dengan ekor matanya ke arah Vina dan Dina ,namun hanya sekilas matanya terlalu fokus berhadapan dengan Angel yang sepetinya menahan sungut amarah.


Mendapat kesempatan untuk pergi tidak disia-siakan oleh Vina dan Dina .


“Baik pak kami permisi, Angel selamat menikmati.” Dina mengucapkannya dengan menahan tawa


“Ehh ...”Berusaha mengejar temannya namun Hans tidak memperbolehkan ,Vina dan Angel sudah hilang oleh kerumunan orang-orang.


Angel mendelik ke arah Hans.“ Kenapa?” tanya Hans santai.


“Kamu ingin aku bekerja sekarang.” Angel mencebikkan bibirnya ,Karena hanya ada mereka bertiga dan satunya juga sudah tau status Hans dan Angel, jadi Angel sekarang berbicara santai.


“Tentu saja tidak ,aku hanya mau menemani kekasihku nonton konser. “Jawab hans santai


“Lalu kenapa mengusir Dina dan Vina?”


“Kau ingin mereka melihat ,aku menarikmu dalam pelukanku ?”Serunya dengan sikap santai dan mengembangkan senyum


Angel mendelik”. Tidak .”


“Ya sudah ini solusinya ...oh lihat itu. “Menunjuk ke arah panggung .


Sepertinya anggota BTS akan mulai melakukan konser ,Angel teralihkah fokusnya dan cepat-cepat melihat ke arah panggung dengan senyum lebar.


Angel terus terpana melihat konser BTS tidak memperhatikan orang di sebelahnya yang asik mengusir para pria yang mendesak mereka .Hans sudah seperti bodyguard 1 untuk angel sedangkan beka menandingi bodyguard 2.


Angel sekarang sudah meloncat dan berteriak kegirangan .”wuhu.oppa oppa oppa..”


Tiba-tiba saja tubuhnya ditarik dari belang dan didekap ,kedua tangan Hans melingkar di leher angel.


“Kau ini sangat bar-bar ya ... Jangan banyak bergerak nikmati saja ...dan juga mulut mungil ini kenapa nyaring sekali berteriak.”


“Aisss...”Angel ingin marah tapi tidak bisa, rasa malunya lebih besar karena kelihatan sikap bar-bar ya di depan sang kekasih


Akhirnya dia menikmati konser dengan setengah hati. Orang yang mendekapnya ini sesekali mengecup puncak kepalanya .


Bram yang berada di belakang mereka sudah seperti obat nyamuk.


Konser ini berlangsung beberapa jam ,kaki Angel rasanya sangat penat dia bergerak dengan gelisah di dalam dekapan Hans .


“Kenapa ?”Tanya Hans merasa terusik dengan gerakan Angel


Angel membalikkan tubuhnya ,wajahnya tampak memelas. ”Kakiku rasanya sakit sekali terlalu banyak berdiri .”


“Ya sudah kita pulang saja .jangan memaksakan diri .”Hans nampak khawatir dengan keluhan Angel


“Tapi aku masih ingin menonton.”


“Kau ini matamu sudah mengantuk ,kakimu juga!...tubuhmu perlu beristirahat .Ayo pulang.”Tutur Hans


Angel diam berpikir sebentar masih merasa tidak rela pergi ,namun benar yang dikatakan kekasihnya bahwa tubuhnya perlu beristirahat .


"Ayo tunggu apa lagi."


“Sudah kubilang kakiku sakit. ”Angel menyerukan keluhannya lagi.


Hans menahan tubuh angel dengan kedua tangannya bertumpu pada bahu Angel. Tidak ada pilihan lain ,Hans membalik badannya dan memasang punggung agar Angel bisa dia gendong.


“Ayo naik. Cepat kakimu lelahkan.”


“Kakimu tidak sakit? kita sama-sama berdiri tadi. ”menghawatirkan kondisi Hans juga


Hans menolehkan tubuhnya ,melihat Angel yang berada dibelakangnya .


“Aku ini tidak lemah.Cepat naik.!” Kali ini suara Hans sedikit meninggi dia sudah tidak sabar


Ragu-ragu Angel melabuhkan tubuhnya dipunggung Hans,tangannya melingkar di area leher Hans .


Hans mulai berdiri ,sebelum benar-benar pergi dia menyuruh Bram untuk mengatakan kepada kedua teman Angel ,bahwa Angel harus segera pergi.


“Cari alasan yang masuk akal. “Seru Hans kemudian dia benar-benar pergi dengan membawa Angel.


Sungguh Hans memberikan tugas yang sangat sulit .Ditengah lautan manusia ini bagaimana Bram bisa menemukan dua orang wanita yang menjadi sahabat Angel itu. Karena tidak mau pusing dia hanya menunggu sampai konser selesai ,kemudian bertemu dengan 2 orang wanita yaitu Dina dan Vina memberikan alasan yang benar-benar masuk akal.


***


Di dalam mobil


Hans mengalihkan pandangannya dari kemudi melihat wanita disampingnya itu.Nampak Angel sudah tertidur pulas disana .


“Dia sangat mengantuk .”Hans mengembang senyum diwajahnya ketika melihat Angel yang tertidur .


“Angel Angel...bangun kita sudah sampai.”


Hans sudah membuka pintu bagian duduk Angel membangunkan Angel dengan penuh sayang.


Angek mulai bergerak ,matanya perlahan membuka dengan paksa .


“Sudah sampai. ”ucapnya mengintip dengan sebelah mata ,kemudian tidur lagi.


“Astaga ...kenapa kau tidur lagi Bangun ayo bangun.”


AngeI terdiam ,belum benar-benar bangun dari alam bawah sadarnya .Menatap kosong ke arah Hans ,Hans terkekeh geli melihat angel.


“Ayo sadar... bangun...cup...cup..cup. ”memberikan kecupan Dimata Angel agar tersadar


Ternyata cara itu berhasil ,Angel mulai bangun dari tempat duduknya dan melangkah keluar .


“Tidur yang nyenyak. Ucap Hans mendekap angel


“Iya kau juga. “ucap Angel suaranya terdengar sudah tidak bertenaga


Angel mulai masuk kedalam rumahnya meninggalkan Hans .


Dia sangat mengantuk dan langsung menuju kamarnya berbaring tengkurap.


Disisi lain Hans juga mulai pulang menuju rumahnya ,dia sama sekali tidak memikirkan asistennya pulang dengan apa setelah ditinggal begitu saja.


*


.


.


.


Bersambung.


Epilog


“Bram pesan tiket nonton konser BTS sekarang .2 orang kau juga harus ikut.”


Tut panggilan telpon diputuskan secara sepihak .


Yang benar saja padahal Bram sangat ingin beristirahat malam ini ,Hans memberikan perintah tiba-tiba sebelum dia sempat menjawab .


.


.


.

__ADS_1


Salam otor


~tyatyut


__ADS_2