
Esok adalah Akhir pekan Angel dan Hans sekarang menghabiskan malam Minggu dengan pergi kencan. Lagi-lagi mereka sudah pergi berkencan. Beberapa saat lalu Tiba-tiba Angel mendapat panggilan telpon oleh Hans untuk mengajak berkencan.
Flashback
Ponsel Angel berdering saat dia sedang berbaring santai ditempat tidur. Tangannya kemudian menjangkau ponsel yang berada di nakas, tanpa melihat nama si penelepon Angel mengangkatnya dan menempelkannya di telinganya.
“Hallo.”
“Siap-siap sebentar lagi aku jemput.”
Angel melebarkan matanya dan melihat nama yang tertera di ponsel, ternyata tidak lain adalah sang kekasih .
“Hallo kau mendengarkankuu tidak?”
Terdengar suara diseberang, Angel cepat-cepat menjawab.
“Iya ...aku mendengarkan .”
“Bagus siap-siap cepat. Aku sedang menuju ke rumahmu .”
“Eh ada apa?” Tanya Angel heran
“Kau ini memangnya harus bertanya jika kekasihmu ingin menjemput .”Baru Angel hendak menjawab.
“Kita akan pergi berkencan ,siap-siap sekarang. ” Tukas Hans
Dan panggilan telpon pun diakhiri. Angel masih memandangi layar ponselnya otaknya masih belum merespons perkataan Hans. Setelah beberapa saat dia kocar-kacir membongkar isi lemarinya, mencari-cari pakaian yang cocok untuk dipakai .
Saat merasa tidak cocok dia melempar asal bajunya .Akhirnya dia menemukan baju yang pas. Baju langsung di atas mata kaki ,dengan lengan panjang. Rambutnya digerai dengan ikat setengah bagian rambut. Sisanya dibiarkan jatuh.
Flashbcak off
Untuk pertama kalinya mereka menghabiskan malam Minggu berdua.
Tit tit
Terdengar bunyi klakson mobil dari luar, Angel berlari mengintip dari jendela, bersamaan dengan Hans keluar dari dalam mobil.
“Cepat sekali dia datang.”
Menutup kembali tirai jendela. Kemudian bergegas membawa tas kecil imut dan mengantungkan nya menyimpang dibahunya. Tidak lupa ia mengunci pintu sebelum pergi .
Hans menunggu dengan bersedekap tangan didada, menatap lurus ke arah pintu rumah Angel. Matanya kemudian menangkap hal yang indah, seorang wanita berjalan dengan anggunnya, terlihat sangat sederhana namun sangat cantik dimata Hans. Temaran malam tidak membuat Hans terfokus kala itu .Wajah Angel terlihat sangat segar.
"Ehm pak..."
Karena terlalu kagum dengan Angel, Hans bahkan tidak menyadari Angel memanggil-manggil namanya sembari mengibaskan tangan didepan wajahnya.
“Pak pak...pak!!” Suara Angel meninggi.
“Oh iya .”
“Kenapa melamun?”
“Aku kapan.”
“Tadi.”
“Oh...tidak ada ayo cepat masuk.”
Angel mengangguk dan masuk ke dalam mobil .
Mobil melaju.
“Kita mau Kemana? ”Tanya Angel sedikit penasaran
Hans mengalihkan pandangannya ke arah sang kekasih yang duduk manis disampingnya .
“Tidak tau. ”Jawab Hans enteng
Kening angel berkerut .”Kenapa tidak tau. Jadi sekarang kita tidak memiliki rencana. “Suara Angel terdengar kesal, Hans yang membawanya untuk berkencan tapi sekarang Hans tidak memiliki tempat tujuan. Jangan bilang mereka akan menghabiskan waktu dengan berputar-putar mengelilingi kota.
Hans mengembangkan senyumnya, mendengar suara Angel yang terdengar kesal.
“Katakan apa ada tempat yang ingin kau kunjungi?”Tanya Hans ,dia hanya ingin menuruti kemauan Angel di tujuan kali ini
Angel nampak berpikir ,tadi dia belum sempat makan .
“Bagaimana kalau pergi ke tempat makan khas Korea. ”Usul Angel
Hans sedikit heran namun dia tidak menolak usulan Angel. “Dimana tempatnya?”
Hans menyetujui usulan Angel ,dengan segera Angel menyebutkan lokasi tempat makan Korea yang sesekali dia kunjungi.
Beberapa saat kemudian mobil sudah sampai didepan gang sempit khas makanan Korea, bahkan tidak ada tempat parkir khusus disana.
Mata Hans melebar melihat lokasi, dia jarang ke tempat makan yang seperti ini. Angel juga lupa bahwa Hans adalah seorang tuan muda.
Langkah angel terhenti saat melihat ke belakang Hans tidak kunjung mengikutinya.
“Ada apa?”
Hans terdiam tidak menjawab.
Angel kemudian tersadar. Bisa-bisanya dia membawa tuan muda ke tempat seperti ini.“ Eh kalau kamu tidak nyaman kita bisa mengunjungi tempat lain. “Usul Angel dengan berat hati.
Hans menoleh ke arah samping,dia dapat dengan jelas melihat raut wajah angel yang dipaksakan tersenyum hingga terlihat aneh.
“Tidak masalah ayo!. “Ajak Hans
“Benarkah?...kamu tidak keberatan?” Tanya angel merasa kurang yakin
“Kau ini aku harus membiasakan diri mulai sekarang. “Tutur Hans Enteng tidak merasa keberatan, karena sekarang posisinya mereka menjalin hubungan, tidak mungkin di setiap saat Angel mengikuti selera Hans. Hans juga tidak seegois itu, ia akan mulai membaur lebih dalam dengan angel.
“Baiklah kalau begitu ayo!”
Angel tersenyum lebar .
***
Tempat Makanan Khas Korea
Mereka saat ini sedang berada ditempat makan khas Korea ,sesuai usulan dari angel dan Hans mengiyakan tanpa ada rasa menyangkal sedikit pun.
Angel mengambil buku menu ,Hans nampak memperhatikan sekitar ,tidak terlalu buruk pikirnya. Dia kemudian mengalihkan pandangannya ke arah wanita didepannya ini yang asik memesan makanan.
“Pesan ramyeon dengan campuran gurita, terus nasi goreng, oh iya ayam goreng krispi, minta minuman paling populer disini 2 ya itu aja.” Angel memesan dengan sangat cepat berbagai makanan yang dirasanya enak di lidah. Hans menyerahkan proses memesan makanan ke angel.
__ADS_1
Makanan mulai disajikan satu persatu. Ramyeon dengan campuran gurita yang telah dipotong kecil-kecil tersaji di atas meja, di atas kompor kecil khusus yang mempertahankan suhu makanan agar tetap panas.
Nasi goreng khas Korea juga disajikan di atas meja, oh ada juga ayam goreng krispi yang terpotong kecil-kecil diatasnya ditaburi keju lumer yang membuat nya semakin nikmat.
Hans mengetahui hal baru dari sisi angel, suka makan itulah yang Hans pikirkan.
Mata Hans melebar diiringi kedua alis yang terangkat, merasa agak terkejut .
“Kau yakin bisa menghabiskan semua makanan ini. ”Tanya Hans, Angel kala itu meneguk salivanya.
Angel melempar senyum ke arah sang kekasih ”Tentu saja “jawabnya yakin
Angel kesenangan sambil menggoyangkan sendok yang ia pegang, ingin segera mengambil nasi goreng khas Korea untuk diletakkan di piringnya .
Tangan Hans menghentikan angel yang berusaha mengambil makanan sendiri .
“Biar aku saja ”Hans mengambil alih piring angel, dan mengisinya dengan sedikit nasi goreng
“Kamu sedang bercanda. ”Manyun melihat isi piringnya yang porsinya sedikit.
“Kan bisa tambah lagi nanti. ”Hans berujar lembut.
Sifat manis Hans ini hanya dapat kalian lihat ketika dia bersama keluarga dan kekasihnya, jadi para wanita di luaran sana jangan berharap Hans akan mengambilkan nasi goreng ke piring kalian dengan diiringi senyum.
“Slurupp...”Hans menyeduh kuah ramyeon yang ia ambil ,lidahnya merasa.
“Emm enak...”Tanggapnya.
Mulut angel penuh dengan nasi goreng khas Korea,namun masih bisa menyunggingkan senyum.
“Tentu saja enak...”ujar Angel
“Kau ini makan seperti anak kecil...kemari!”Seru Hans
Angel mendekatkan tubuhnya agar terjangkau tangan Hans. Butiran nasi terdapat tepat didekat sudut bibir angel ,Hans mengambilnya dan memakannya .Tidak ada rasa jijik disana. Angel yang malah merasa tidak enak.
“Coba ini.”Menyerahkan potongan ayam krispi ke piring kecil Hans menggunakan sumpit.
“Terima kasih Angel ku...”Suara Hans terdengar lembut.
Angel menampilkan senyumnya ditengah penuhnya mulut akan makanan.
Satu persatu makanan diatas meja mulai habis. Hans yang awalnya merasa sedikit heran dengan makanan yang tersaji malah yang paling banyak makan.
Selesai makan, mereka berjalan menuju mobil. Satu tangan Hans menggeram erat tangan Angel, satunya lagi mengusap perutnya .
“Astaga aku sangat kenyang. “Ucap Hans, mengelus perutnya, orang tampan mah beda. Kalo liat orang jelek mengelus perut auto jijik.
“Haha...apa itu pertama kali Anda ke tempat makan Korea?” Tanya Angel
“Anda?“Koreksi Hans, matanya menyipit.
“Eh maksudnya kamu atau kau. ”Angel tidak yakin
“Keduanya diperbolehkan .”
“Jadi...?”Tanya ulang Angel
Mereka sekarang sudah sampai didepan mobil, Hans membukakan pintu mobil agar Angel bisa masuk lebih dahulu, memasangkan sabuk pengaman ketubuh Angel, sebelum kemudian dia berjalan berputar arah menuju pintu kemudi. Setelah menghidupkan mobil, dan mulai berjalan teratur batu Hans memaksanya pertanyaan Angel.
“Iya pertama kali. Dan ini sangat berkesan.” Ujar Hans
Hans mengusap lembut rambut Angel dengan telapak tangannya .
“Jangan berpikir macam-macam, aku tidak mudah tertarik dengan seseorang. “Ungkapan Hans, membuat Angel lega.
“Berkesan, karena itu pertama kalinya aku makan disana bersama kekasihku.” Hans ini sangat pintar berkata manis, entah apa yang orang pikirkan ketika mengatakan kekasihnya ini dingin, lihatlah lebih dekat sifatnya sangat menyenangkan kata-katanya juga menyenangkan.
Hans kembali mengelus puncak kepala Angel, tangan satunya ia gunakan untuk mengemudikan mobil. Angel berusaha mengulum senyumnya .
Hans memulai pembicaraan kali ini.
“Angelku ini ternyata banyak makan ya. ”Senyum jenaka muncul di wajah Hans
Angel melirik ke arah Hans, tidak suka dengan ucapan yang baru saja keluar dari mulut kekasihnya itu. Yang terdengar seperti mengejeknya.
“Lalu kenapa? kamu tidak suka dengan perempuan yang banyak makan.” Tanya Angel bibirnya mencebik lucu
“Aku suka semua yang ada pada dirimu...”Hans Menjeda kalimatnya melihat raut wajah Angel.
“Aku hanya heran kenapa kau makan banyak tapi badanmu tetap kecil seperti ini. ”Imbuhnya kali ini dengan senyum tertahan.
“Karena banyak cacing yang bertebaran di perut ku! ”jawab Angel cepat, dengan suara yang Sudah kesal.
“Benarkah?” Walaupun tau Angel hanya bercanda Hans ingin masuk dalam permainan ”Haruskah kita pergi ke rumah sakit dan memeriksa kondisimu.”
Candaan Hans mendapatkan cubitan di pinggangnya .
“Au AU baiklah aku hanya bercanda .”Menangkap tangan Angel yang tadi mencubitnya dan memberikan kecupan disana .
Mereka saling tertawa, mobil ini dipenuhi keceriaan, padahal hanya berisi sepasang kekasih. Hans yang sering dikatakan dingin ini, sangat ceria dan membuka diri ketika bersama Angel, dia tidak menahan dirinya untuk bersikap.
***
Tempat Romantis
Sampailah mereka sekarang ditempat kencan selanjutnya ,ini adalah tempat kencan romantis pada pasangan yang sangat populer.
Ketika keluar dari mobil angel melihat sekitar. Kali ini Angel mulai berani bergelayut di lengan Hans.
“Ini?” Angel mengenali tempat ini, matanya meminta kebenaran ke arah Hans.
“Iya benar. Waktu itu kita tidak menghabiskan waktu disini dengan benar, jadi aku ingin mengulanginya. ”ungkapan Hans
Angel tersenyum bagian matanya menyipit ”Baiklah lakukan yang tuan muda mau...”
“Aku tidak ingin mendapat panggilan tuan muda” desis Hans.
“Iya hanya bercanda.” Mengelus lengan Hans
“Selagi kita membahasnya bagaimana kalau aku menyaran-...”
Angel memotong Hans bicara “Ayo cepat ...lihat itu wah sangat indah” Angel mengalihkan pembicaraan Hans, dan menggiring Hans setengah memaksa.
“Kau sengaja memotong aku bicara kan?” Seru Hans seraya berjalan terpaksa.
Angel hanya tersenyum manis,senyum itu meluluhkan rasa kesal Hans. “Haha ini bukan waktu yang tepat...”Ucap Angel polos tanpa rasa bersalah
__ADS_1
“Kapan waktu yang tepat ?”Tanya Hans
Angel menjawab Hans dengan cengiran.
“Nanti, katanya mau menikmati ulang waktu ditempat ini ayo.”
“Iya benar baiklah ayo.” Hans mengecup kening Angel singkat.
Angel melarikan matanya ke arah sekitar memperhatikan jika ada orang lain yang melihat kelakuan Hans. Dia kemudian mencubit pelan lengan Hans.
“Kenapa menciumiku!”
“Harus terbiasa. “Ujar Hans dengan santainya
Angel mendengus sebal mendengar jawaban santai dari Hans.
“Jangan membuat ekspresi seperti itu! Aku ingin melakukan lebih dari sekedar ciuman dikening sekarang .”
Mata angel langsung membulat ,melotot ke arah Hans. Bahaya sepertinya Hans serius dengan perkataannya. Angel berusaha menyunggingkan senyum di wajahnya.
“Nah kalau begini kau masih bisa selamat. “Senyum kemenangan dari wajah Hans, karena berhasil mengubah raut wajah Angel.
“Ayo jalan kita kesini bukan menghabiskan waktu dengan melihat jejeran mobil. ”Tutur Hans matanya menoleh ke arah mobil-mobil yang berjejer dengan rapi.
“Huh siapa yang memperlambat waktu tadi.”
“Kau yang melakukannya ,memancingku dengan nama panggilan tadi. ”Cibir Hans.
“Terserah ayo cepat...”Berusaha menyeret tangan Hans mengikuti langkah kecilnya, namun tubuhnya tertarik kembali ke belakang .
Tangan Hans melingkar di pinggang Angel ,mereka saling bersebelahan sekarang.
“Begini lebih baik.”
“Baiklah terserah kamu saja...
Mari kita menikmati malam ini..”
Mereka terus berjalan menyusuri tempat romantis ini. Dimana mereka sekarang?, Sekarang mereka berada ditempat kencan mereka yang dulu pernah kunjungi. Tepatnya kencan tanpa persetujuan dari Angel.
“Wah memang benar-benar cantik .”Seru Angel
Hans menarik kedua sudut bibirnya menampilkan senyum tipis. Kamu terlihat lebih cantik dari apa pun...
Saat dulu Angel ke tempat ini dengan Hans ,dia tidak terlalu menikmati nya ,dia terus saja merasa tidak nyaman .Pantas saja angel merasa seperti itu, dia belum menyadari perasaannya, dia tidak nyaman dengan degup jantungnya yang tak beraturan.
Sekarang dia bisa leluasa ,merasa nyaman menikmati keindahan kota .
Kembali berdiri tepat didepan pagar pembatas yang dulu pernah mereka kunjungi. Rasanya masih sama seperti pertama kali mereka berkunjung dulu. Sangat menyenangkan melihat pemandangan kota diatas tempat romantis ini.
“Jangan banyak bergerak! “Seru Hans saat Angel terlihat sangat lincah .
Angel tersenyum lebar menanggapi ucapan Hans. ”Jangan melihatku jika kamu tidak suka.” Seru angel dengan santai
“Bagaimana kau bisa memintaku seperti itu dengan santai ,aku bahkan tidak bisa jika tidak melihat mu sebentar .”
Hans mendekat menghampiri Angel memeluknya dari belakang.
“Eh!!”
“Sudah kubilang jangan banyak bergerak .”
Selagi menikmati pemandangan ,Hans melirik ke arah sekitar yang seperti banyak mencuri pandang ke arah mereka. Dia tidak menyukai itu ,tatapan mata tajamnya menghunjam orang-orang yang mencuri pandang ke arah mereka, namun karena jarak yang agak jauh mereka tidak melihat dengan jelas mata tajam itu.
Hans merasa terganggu ,tidak ingin miliknya dipandang orang lain. Dia segera membalikkan tubuh Angel dan membawa angel lebih dalam pelukannya .Tarikan tiba-tiba itu membuat Angel memekik pelan. Hans merengkuh tubuh itu sangat erat ,tangannya melingkar dengan sempurna dibagian pinggang Angel tangan angel terhimpit oleh lengan Hans.
Angel mendongakkan kepalanya melihat ke arah sang kekasih yang lebih tinggi postur badannya dari dirinya .
Dia terheran melihat ekspresi Hans yang tampak gusar.
“Kenapa?“Tanya angel terheran
“Kau milikku! Aku tidak suka orang-orang menikmati wajah ini.” Mengelus pipi Angel dan menyelipkan rambut Angel.
“Siapa yang menikmati wajahku.Jangan bercanda.”Pipi Angel nampak memanas karena malu.
Mata Hans memincing menunjukkan dengan ekor matanya kebanyakan orang yang melihat ke arah mereka.
“Lihat itu.Sekilas saja. “Perintah Hans ,dia tidak ingin orang-orang beradu pandang dengan Angel.
Angel melirik ke arah sekitar ,benar saja banyak yang sering mencuri-curi pandang ke arah mereka. Tapi dia tidak yakin apakah dirinya yang diperhatikan sekarang. melihat dari segi penampilan Hans lah yang terlihat sangat mencolok ditambah wajah tampannya itu .
Angel hanya tersenyum kecil.
“Ini kenapa kau terlihat sangat manis malam ini. ”Ungkapnya, muncul sudah sikap posesifnya.
Angel hanya tersenyum malu. Dia kemudian tersadar dengan posisinya yang didekap Hans begitu erat.
“Lepaskan aku! Mereka semakin memperhatikan kita jika kamu seperti ini. ”Seru Angel.
“Tidak akan ! aku akan melakukan sesuatu yang membuat mereka malu untuk melirik ke arah kita. ”Seringai Hans muncul diwajahnya
Apa yang dia bicarakan...
“Melakukan apa?. “Tanya Angel tidak mengerti dan merasa bingung
Hans menarik tengkuk angel dengan satu tangannya dan bibirnya mendekat.
Cup kecupan sebagai permulaan dilancarkan Hans.Mata Angel membulat sempurna ,tangannya meremas baju depan Hans .
Orang-orang yang tadinya sering mencuri pandang ke arah mereka menjadi salah tingkah mendapat tonton gratis seperti ini, mereka melarikan pandangan mata mereka agar tidak melihat ke arah dua sejoli itu.
Hans melepaskan ciumannya ,Angel melirik ke arah sekitar .Kemudian menyembunyikan wajahnya di dalam dekapan Hans .
“Astaga aku sangat malu. ”Keluh Angel
Hans tertawa menang. ”Caranya berhasil. ”Beritahu Hans
“Berhasil berhasil!!!...kamu juga berhasil membuatku malu. ”Ujar Angel kesal
Hans hanya terkekeh senang dengan semua tindakan angel.
Dan begitulah mereka sering menjadi tontonan gratis karena ulah Hans.
.
.
__ADS_1
~tyatyut