Wanita Sang CEO

Wanita Sang CEO
CH 88- Misi Penyelamatan


__ADS_3

Bram dibuat terkesiap saat pergerakan mobil sangat atasan menjadi liar .Dia memberikan instruksi .


“Ikuti mobilku jangan sampai ketinggalan .” perintahnya lalu mematikan sambungan hadseat bluetooth .


Mobil yang berisikan para orang pilihan pun segera mengikuti pergerakan mobil Bram .


Tiga mobil itu berjejer ,mengemudi dengan ugal-ugalan .Pemimpin barisan dilanda kecemasan yang mendalam .Dia mengusap wajahnya kasar berusaha menyurutkan rasa paniknya namun rasa itu semakin menjadi .Angelnya tak mengangkat panggilan telponnya .


“Kumohon sayang angkatlah!! ” Memukul setir mobil .“Brengs*ek apa yang sudah terjadi kenapa kau berteriak !!” Begitu frustasi .


Dia menempuh jalan dengan kepanikan yang semakin menjadi di setiap detiknya .


Sampai di depan rumah Angel dia membanting pintu dengan begitu kasar !


Matanya dibuat membulat seketika tat kala langkah lebarnya berada di depan rumah Angel .Pintu rumah itu terbuka lebar ! Bram segera menyusul berbarengan dengan orang terpilih yang dibawanya .


“Angellll Kenapa pintunya terbuka !!! Angel sayang...” Berteriak dengan begitu lantang .


Hans begitu tidak mempedulikan situasi menerobos masuk ke dalam rumah Angel tanpa mengecek keadaan .Ganggang pintu kamar Angel terlihat dirusak dengan sengaja .Kondisi kamar itu sudah tidak rapi barabg-barang berserakan kemana-mana .


“Angel sayang keluarlah ! Aku sudah datang!! Keluarlah .” Menuju kamar mandi namun kosong.Menbuka lemari juga tak menemukan sosok bertubuh mungil itu!


“Sial!! Dimana Angelku!!” sudah memeriksa setiap sudut namun Angelnya masih tak ditemukan .Rasa sesak membuat dadanya sulit untuk bernafas .“Apa yang terjadi .”


Ponsel Angel tergeletak asal dilantai kamar .Digenggam Hans erat ponsel itu lalu mengecek panggilan masuk terakhir .


Sekelebat ingatan tentang penjemput misterius membuatnya segera membuka ponsel itu .“Siapa kau!! kenapa menggangu Angelku!!”


Matanya berkilat amarah mencoba menghubungi dengan kegusaran yang masih tak menyurut.“ Bereng*ek angkat!!! Apa masalahmu !! kenapa kau menyentuh Angelku .”


Berteriak kencang hingga urat-urat lehernya nampak jelas .Panggilan tak diangkat ,Hans menjambak rambutnya frustasi .


Bram baru saja masuk juga dibuat terkesiap dengan keadaan.


“A- apa yang terjadi pak ?”


“Akhhhh...Angelku!! Angelku hilang Bram .” Tatapan itu begitu dingin dan menghujam dalam .Bram kembali dibuat tercengang ,tenyata ini alasan Hans berkendara dengan ugal-ugalan .


“Angelku! kita harus menemukannya ...dia pasti sedang ketakutan sekarang ...ta-tadi dia menelpon mengatakan ada yang akan menjemputnya .” Hans melayangkan tatapan curiga ke arah Bram ditariknya kerah Bram dengan paksa .


“Kau yang menyuruhnya Apa kau menyuruh orang menjemput Angelku !! katakan! katakan dimana Angelku .” nafas Hans begitu memburu .Akal sehatnya hilang ,rasa cemas membuatnya mencurigai Bram .


Bram menahan diri ,ia berusaha bersikap tenang menjawab tidak dalam emosi layaknya pria didepannya ini.


“Tidak ada pak! saya tidak pernah meminta seseorang menjemput sekretaris Angel .” Terang Bram .


“Akhhhh...” Hans meninju pintu kamar melampiaskan rasa amarahnya .“Kita harus mencarinya bantu aku Bram ...bantu aku mencari Angelku .” tatapan mata dingin itu berubah menjadi tatapan menghiba .Sungguh Bram dibuat merasakan sesak yang sama .


Hanya ada sosok pria rapuh di depannya ini .Pria yang akan semakin menggila jika Angelnya tidak ditemukan.

__ADS_1


“Aku akan mencari Angelku !! Bawa orang-orang itu melakukan pencarian .” Hans kemudian berlalu .


Angel syaang dimana kau ...maaf-maaf maaf aku terlambat ...Akhhh kumohon-kumohon hadirlah di depanku .


Dia masuk kembali ke dalam dalam mobil membanting pintu dnagan begitu kasar .Cairan bening nampak menggenang di pelupuk matanya .


Dia menancapkan gas tak tentu arah mencoba mencari-cari Angelnya di sepanjang perjalanan .Dia begitu kalut dan tak menggunakan Akal sehatnya .


“Dimana kau sayang !! ” Memukul setir dengan bola mata yang terus mengedar mencari sosok Angel .


Jasnya sudah dibuka asal rambut yang tadi tertata rapi sudah dijambak berkali-kali .


“Maafkan aku sayang ...maaf aku terlambat seharusnya aku tidak banyak berkaca dan mengagumi diri .” Rasa bersalah melandanya .Kehilangan Angel tidak pernah terbayang dalam hidupnya .Sungguh dai kecolongan saat ini .Rasa kahwatir amarah takut semuanya membaut menjadi satu .Kahwatir dengan kondisi Angelnya! Marah karena nampaknya seseorang menculik Angelnya !! Bereng*ek memang orang itu !! Dan takut ! takut jika Angelnya tidak bisa ditemukan lagi !!


Cairan bening itu semakin menumpuk dengan dada yang terasa semakin sesak di setiap detiknya .“Akhhhh...”


Pasti saat ini Angelnya sangat ketakutan ! ditelpon tadi saja suara wanitanya begitu bergetar .Ini penculikan !! Angelnya diculik .


“Brengs*ek barang sedikitpun kau menyentuh Angelku akan kubuat tanganmu patah !! .” Mengumpat dengan begitu kasar .


Rencana batal pencarian tak berujung .Mobilnya berhenti di bahu jalan .


Hans merokok berusaha menenangkan rasa cemasnya .Dering ponsel sedari tadi tidak dihiraukannya .


Dibukanya layar ponsel nama Mama Rina tertera di sana .


“Hans!!! kamu di mana sih...Mamah udah dari tadi nungguin .”


“Angel hilang mah ...Angelku hilang .” Tangis Hans tak terbendung begitu menyayat hati .


“Sayang-sayang tenang .” Terdengar suara grasak grusuk di seberang telpon Hans sudah sibuk menepuk dadanya yang sesak .Dia lemah pria lemah .Dia tidak pernah seperti ini sebelumnya ! Menangis adalah sesuatu hal yang sangat langka terjadi padanya .Terakhir kali tangis nya pecah saat kakeknya meninggal dan dia merasakan perasan yang sama saat Angelnya saat ini menghilang .


“Hans...kamu tenang .” Telpon sudah beralih pada papa Fadli ternyata .


Hans menjambak rambutnya frustasi dia berjongkok dengan tumpukan pu*ing rokok di depannya .


“Akhhh...Angelku hilang pah...bantu aku Angelku hilang...hi-hidupku di-dia diculik ...dia ketakutan tadi ...” Suara Hans tercekat .Diusapnya kasar cairan bening yang jatuh berderai .


“Angelku...Angelku di-dia pasti ketakutan ...bantu aku .”


“Hans kamu harus bisa tenang pulihkan akal sehat kamu nak tarik nafas buang...tarik nafas buang .” Hans mengikuti instruksi papa Fadli .Dia mulai sedikit tenang namun rasa cemasnya tak menyurut .Diceritaknnya semua kejadian ke papa Fadli .Sedari awal papanya mangatakan akan meminta bantuan pihak kepolisian ini sudah termasuk ranah hukum .


Papa Fadli mengeluarkan semua koneksi nya .Mencari bala bantuan kesana kemari .


***


Hans mulai menggunakan otak cerdasnya .Dia masih berada di pinggir jalan .


Dua mobil nampak berhenti tepat di belakamg mobilnya itu Bram dan orang pilihan yang dia minta .

__ADS_1


“Maafkan saya pak .”


Kekecewaan kembali Hans dapat .Otak cerdasnya tak membantu sama sekali di situasi ini .Dia hanya berharap semoga itu penculik yang meminta tebusan dengan begitu dia akan memberikan tebusan sebanyak yang penculik mau asalkan Angelnya selamat .


“Kumohon bantu aku sampai menemukan Angelku Bram !! Dia dia wanita rapuh yang paling berharga yang kumiliki !! Di- dia pasti sedang menangis saat ini...Dia ...Angelku!! Akhh...”


Bram dibuat terkesiap kembali kali ini rasanya berkali-kali lipat .Mata menghujam itu terlihat sendu .Hans harus berpegangan pada pembatas jalan yang terbuat dari besi aluminium .Kokohnya tubuh tak sebanding dengan rapuhnya hati dan kalutnya pikirannya saat ini .


Sungguh aku tidak pernah melihat pak Hans seperti ini .Dia bukan seperti pria narsis yang sering kulihat.


“Saya mohon tenangkan diri Anda pak saya akan membantu Anda.Itu pasti .”


“Aku tidak bisa tenang Bram .” Suara Hans terdengar parau.


Para orang pilihan tadi tampak masih berada di dalam mobil sekiranya ada 6 orang yang dibawa dengan salah satu adalah ketua pemimpin .


“Begini pak .”Bram nampak ragu .


Sedikit demi sedikit Hans mulai menguasai diri .


“Katakan.” Suara Hans semakin berat.


“Kalung itu ...bukankah kalung itu sudah di pasang pelacak .Mungkin saja sekretaris Angel sedang memakainya”


Pikiran Hans seketika terbuka .Dia melupakannya ,kalung ! kalung yang diberikannya kepada Angel sudah dipasangnya alat pelacak .Segera dirogohnya ponselnya dan membukanya .


Bram segera mendekat dan memasang mata lebar .Ponsel Hans langsung terhubung dia menemukannya ! menemukan titik lokasi Angelnya ! namun jaraknya sangat jauh !


“Bagimana aku bisa melupakan ini!!”


Dadanya kembang kempis lalu matanya dipertanyakan lagi dengan mata Bram .


“Kita akan memulai misi penyelamatan Angel ! ” Air muka Hans begitu dingin dengan nada suara dingin pula .Dibawah remang-remang itu auranya yang gelap semakin nampak gelap .


Aku akan menyelamatkan mu Angelku sayang ...Kumohon bertahanlah !


.


.


.


Mau lihat seberapa ecited kalian .Kalau komentar berjibun besok pertimbangan update .Kalau tidak ya kita lanjut nanti. Konflik sudah dibuka Selamat menikmati masa tegang situasi 🙇🏻‍♀️🤧🤗😉.


Boleh kunjungi novel author terbaru .Bulan nanti akan mulai rutin update ya Klik aja profil author langsung .🙏🏻😌


.


Happy reading

__ADS_1


~ tyatyut


__ADS_2