
Pengawasan Hans semakin hari semakin menajam .Rasa was-was terus saja bergelayut di dadanya .Sangat ingin segera membawa Angelnya menemui orang tuanya ,namun jadwal pekerjaan yang padat membuat dia tidak tega untuk memaksakan Angelnya mengunjungi orang tuanya .
Kencan beberapa waktu lalu adalah terakhir kali mereka menghabiskan waktu bersama .Mereka banyak berkomunikasi saat sedang bekerja .Selebihnya mereka akan pulang dan beristirahat .Sudah... dia tidak bisa lagi menahanan amarahnya !! .Mengawasi Angelnya ternyata tidak terlalu membuahkan hasil .Dia harus memutus akses .Persetan dengan profesionalitas .Jika menyangkut Angel tidak ada ke profesionalan.Dia sudah tidka bisa menahan lagi !!.
Angel tampak sibuk membimbing 2 karyawan magang .Hans terus saja memasang wajah masam .Angelnya jarang menghabiskan waktu bersamanya .Dia berinisiatif untuk memanggil Angelnya secara langsung tidak melalui intercome.Tapi mata dan pendengarannya malah memanas .Setelah mendengar suara laki-laki yang memuji wanitanya .Dan juga wanitanya yang terlihat tertawa .
Kurang ajar berani dia merayu Angelku .Mau kutendang sekarang kau !!.Aku Sudah tau Angelku sangat menarik .Tidak! Aku tidak akan lagi tinggal diam sekarang .Jangan harap kalian bisa mendekat dengan Angelku walaupun satu langkah .
Mereka berbincang didepan meja Angel .
“Anda sungguh cantik “ Pujian itu terlontar dari mulut Bayu .
“Haha terima kasih .Wajah saya pasaran “
“Tidak -tidak anda benar-benar cantik Bu “ Pujinya lagi
Hans terpaku di depan pintu .Tidak bergerak ataupun bersuara gemuruh dadanya terasa memanas .Tangannya terkepal hendak menuju apa saja yang ada didepannya .Namun dia menahan untuk menuju dua pria itu .Dia akan kehilangan kredibilitasnya hanya karena Maslah kecil sepeti itu .
Dua laki-laki itu sama-sama tertarik dengan Angelku ternyata .Bodoh harusnya aku membidik sasaran pada dua orang itu .!!
“Ya ya “ Sahut Angel dia merasa malu karena dipuji cantik .
Mata Hans terus menyoroti tajam sosok pria yang bernama Bayu dan Angga .Alisnya juga ikut melukis tajam hingga guratan rasa amarah terlihat jelas .
“Haha”
Hanya sesaat keceriaan itu ada rasanya bulu kuduk mereka merinding merasakan aura dingin .
Hans menatap dingin dengan sorot mata tajam langkahnya membawanya mendekat ke arah meja Angel .
“Sekretaris Angel. Masuk ke dalam !.Sekarang!!“ kata SEKARANG ditekan dengan suara rendah namun terdengar dingin .
Suara Hans mengagetkan mereka semua .Mereka bahkan belum sempat menyapa Hans .Hans Sudah berlalu pintu dibanting dengan suara keras .Hingga membuat mata Angel membulat terkejut .Dia terdiam sejenak belum beranjak dari tempat duduknya .Matanya menatap arah pintu yang baru saja ditutup dan menimbulkan suara berat .
Mati aku dia terlihat sangat marah .Kenapa ?.Kenapa suaranya juga terdengar dingin .
Timbul tanda tanya dalam dirinya .Kenapa dia di panggil dengan nada yang begitu rendah namun terkesan dingin .Kenapa tadi dia sempat menangkap guratan amarah dari wajah kekasihnya ?Dia tidak menemukan jawabannya .Hingga suara Angga membuyarkan pikrinnya .
“Bu...Bu “
“Ah ya “
“Dipanggil boss tadi Bu “Bayu mengingatkan Karana melihat Angel terdiam .
“oh iya ...Saya akan masuk lebih dulu “
“Hati-hati Bu sepertinya boss sedang dalam mood yang tidak bagus “ Angga merasa khawatir dengan sosok yang dia kagumi selama bekerja itu.
“Ya Bu “ Bayu ikut bicara .
“Tidak apa-apa .Kalau ada kesalahan kita harus siap menerima resiko “ Ucap Angel sok bijak padahal wajahnya hampir ikut pias pasi “kalian lanjutkan yang tadi ya ,saya permisi “
Angga dan Bayu mengangguk .
Angel meneguk salivanya kasar ketika menghadapi pintu dengan label CEO itu .Tangannya mengetuk pintu dan langsung dipersilahkan masuk dia masih mendengar suara dingin Hans .
Batu saja dia menutup pintu matanya langsung bersibobrok dengan mata Hans yang setajam elang .Yang membuatnya semakin merasa keringat dingin .Dan tanda tanya lebih besar dalam jiwanya .
“Cepat kemari!.Kenapa kau berdiri disana “ Seru Hans .Dia menunjukkan raut wajah kesal sekarang .
“Sudah kubilang cepat kemari !”
“Kenapa kamu membentak ku “ Cebik Angel
Hans mengerjapkan matanya berusaha menghilangkan sorot mata menakutkan .
“Aku tidak membentakmu sayang sini “ Hans berusaha memanggil Angel dengan lembut ,dia menjadi tidak tega dengan raut wajah Angel yang mulai mencebik seperti anak kecil.
Langkah kaki Angel sangat lambat ,karena dia masih terkejut dengan bentakan Hans tadi .
Angel merasa takut sekarang .Karena tidak sabar Hans mendekat ditariknya Angel .Langsung dipagutnya bibir wanita itu .Angel merespon terkejut .Hans tidak menghentikan ciumannya ,dia mengangkat tubuh Angel hingga kaki Angel melingkar pada pinggangnya .Angel berusaha berpegangan pada tubuh Hans karena terkejut .Bibirnya masih tak lepas dari pagutan Hans .Dengan lihai Hans membawa Angel memposisikan Angel terbaring di sofa ,Hans mengukung Angel dengan tubuhnya .
Nafas mereka saling memburu Bibir Hans masih setia menempel pada bibir Angel .Perlahan dia memundurkan kepalanya melihat lebih dalam memandang Angel dengan tatapan menghujam.
Kenapa dengannya .Aku hampir aja mati kehabisan nafas astaga .Ada apa denganmu .Jangan melimpahkan kekesalannya padaku .
Tangan Hans menyusuri bentuk bibir Angel .
“Bibir ini hanya boleh tersenyum untuk Hans ...cup” Angel diam mendapat kecupan dari Hans .Sorot mata Angke masih terheran dengan tanda tanya .
“Ekspresi malu mu juga Hanya boleh ditunjukkan untuk Hans ...cup..cup “ Dua kecupan di masing-masing pipi Angel .
__ADS_1
Sorot mata Hans menghujam bola mata Angel hingga Angel masih tak bisa menghentikan rasa heran sekaligus keterkejutannya .
“Tunjukkan senyum manismu itu hanya untukku .Tunjukkan ekspresi malu itu hanya untukku !.Jangan menunjukkan itu pada pria lain “ Serunya dengan nada berat “ Kau milikku sayang ,kau Angelku !Angelku !...Angel Hans !!”
Ekspresi ini Angel mengenalnya .Hans lagi-lagi dalam mode cemburu . Apa yang Hans cemburukan dia tersenyum .Pasti tadi Hans melihatnya .Astaga kenapa Angel bisa tidak menyadarinya .Pantas saja nada suara Hans ketika memanggilnya begitu berat dan menyeramkan .
“A-aku tidak tersenyum manis . Lihat ini ...wajahku memang seperti ini.” Angel menjalankan bahwa ekspresi wajahnya memang seperti itu dari dulu .
Hans masih tidak luluh matanya masih saja menghujam dengan raut kesal .
Kenapa kau memiliki mata semenarik ini sih .Ini yang memebutku jatuh cinta ,jangan sampai ada Hans lain yang jatuh cinta karena melihat mata polosmu ini .
Angel kembali membuka mulutnya .
“Aku sama sekali juga tidak berniat mengumbar senyum dengan mereka. Benar untuk apa juga aku melakukannya “ Sanggahan sekaligus pembelaan diri Angel lontarkan . Jantungnya berdegup sekarang dia berada dalam posisi terancam Dengan dibawah kukungan seorang pria .Tapi dia juga mempercayai pria dihadapannya ini .Dia menelan salivanya dengan kasar.
Hans tidak menunjukkan raut mempercayai .Kau membohongiku aku melihatnya sayang.Tanpa sengaja ....ya meskipun tanpa sengaja mereka berhasil menikmati senyum indahmu dan aku tidak menyukainya !
“Kau melakukannya .Kau tersenyum manis dengan pria lain sayang “Geram Hans
“Tidak! ...itu senyum palsu .Aku merasa tidak nyaman karena itu “ Sanggahnya lagi lekas diakhiri dengan nada pelan
Angel menggigit bibir bawahnya .Dia bingung sekarang bagaimana cara menjalankan situasi .Orang yang ingin diberi penjelasan dalam mode cemburu .
“Kita Bangun dulu ya .Posisi ini sangat tidak nyaman “ Pinta Angel .Hans masih berbeming dari tempatnya .Tapi kemudian tubuhnya terangkat untuk duduk .Dan mengambil tangan Angel agar juga bisa duduk dengan Nyaman.
Hans bangun dan menarik tubuh Angel .Perempuan itu mulai duduk sempurna dan merapikan rambutnya yang sedikit berantakan .Tangan Hans segera mengambil tisu .” Kemari duduk disini “ Menepuk pahanya .
Sama saja lepas dari kukungan .Masuk lagi dalam rengkuhan .
Dari pada membuat api bara cemburu Hans semakin berkobar Angel menurut dan duduk dipangkuan Hans .”Berhenti jadi pembimbing mereka .” Memberikan sebuah kalimat perintah menuntut yang tiba-tiba. Angel paham dengan arah pembicaraan Hans .
Tangan Hans masih setia melingkar di sepanjang tubuh Angel .Bahkan tangan Angel terhimpit tak luput dari rengkuhannya .”Kenapa ?ini memang tugasku “ Seru Angel memberanikan diri .Hans sudah keluar dari konteks sikap profesional .
“Tugas utamamu menjadi sekretaris ku .Dan kau malah sibuk mengajari mereka ini itu “ Benar ucapan Hans benar .Ada geraman ketika dia mengingatkan tentang tugas Angel .
“Tapi kan..”
“Tidak ada tapi-tapian.Kau mau membuatku marah iya?” Guratan kerutan terlihat jelas dari wajah tampan Hans .Nadanya yang menekan sangat terdengar menakutkan hingga Angel diam tak berani lagi membantah .
“Jadi wanita yang penurut “ Tuturnya kali ini dengan nada rendah.
“Gunakan lipstik yang tidak mudah luntur nanti ini membuat repot “ Serunya .Dia seperti menyalahkan lipstik Angel yang membuat kondisi mereka berantakkan .Padahal jika dirinya tidak mencium Angel maka hal itu tidak akan terjadi . Angel mencebikkan bibirnya .
Cih siapa yang membuat kondisi menjadi seperti ini .Huh dia tidak profesional sama sekali .Tapi kalau dia bersikap seperti ini .Dia berarti menunjukkan rasa cintanya kan ?.
“Sini penampilanmu sama berantakannya “ Angel menarik wajah Hans .Laki-laki itu menurut dia mengeratkan pelukannya di tubuh Angel .Bibirnya sekarang mengembangkan senyum .
“Sudah selesai “ Ujar Angel .”Kita tetap dalam posisi ini “ Pinta Hans .
“Nanti asisten Bram masuk “ Angel berusaha memberikan pengertian .Bahwa akan ada orang yang melihat mereka nantinya .
“Biarkan saja. Dia juga Sudah tau.Tidak ada yang perlu disembunyikan di depannya “ Ucap Hans santai tanpa beban .Laki-laki ini sekarang melekatkan dagunya di bahu Angel .Hembusan nafasnya membuat Angel merasa merinding .
Tok tok tok
“Tuh kan “
“Sudah kubilang biarkan .Masuk Bram!”
Suara instruksi Hans membuat Bram lekas mengarahkan tangannya untuk memegang ganggang pintu .
Bram membuka pintu dengan tangan ringan .Baru saja pintu terbuka dia terpaku ditempat .Semakin ke sini dua sejoli ini semakin menodai matanya dengan hal-hal romantis .
“Masuk !.Kau menunggu apa lagi “ Seru Hans santai dia masih bermanja-manja dengan Angel .Pipi Angel menyembulkan warna merah merona karena menahan malu .Dia tidak memiliki rasa malu sekali .Duh ku mohon buat jiwa malumu meronta-ronta .Ya bahkan dihadapan ibunya dia tidak malu .Apalagi asisten Bram ...huh.
“Ya pak “ Saya menunggu anda untuk bisa bersikap profesional .Bisakah saya mengatakan itu pak .Ingin rasanya aku mengatakan dengan lantang
.Berbicara dari hati dan menutupi sorot matanya .
Bram duduk tepat di depan dua sejoli yang masih setia dalam kondisi duduk dipangku. Wanitanya terlihat pasrah dipeluk tanpa perlawanan .Bahkan wanitanya tidak berani menatap mata Bram.
Mata Hans beralih untuk menatap sosok asistennya itu .” Kau gantikan Angel Bram .Jadi pembimbing untuk 2 anak magang itu !“ Pintanya , tapi nadanya terdengar seperti perintah yang tak mau terbantahkan .
Yang benar saja kenapa memberikan perintah tiba-tiba .Ditengah pekerjaan yang banyak ini .Anda tidak mengasihani saya sama sekali pak .
Jika Bram menolak maka sama saja dia menggali kuburannya sendiri .Tapi jika dia menerima maka dia juga yang akan kewalahan . Pilih jalan aman saja pikirnya toh dia juga sudah sering kewalahan menghadapi permintaan atasannya ini.
“Kenapa kau diam !Tidak mau “ Hans Sudah menajamkan sudut alisnya hingga terlukis wajah kesal yang tak bisa tertutupi . Angel hanya bisa diam ,beradu pandang bahkan dia tidak berani .Dia malu sekarang ,terlihat seperti anak kecil yang duduk dipangku.
“Te- tentu mau pak!” Seru Bram cepat .”Saya akan menggantikan sekretaris Angel mulai besok “ Menyembunyikan raut wajah berbohongnya dengan menggunakan suara semangat .
__ADS_1
“Bukan besok tapi dimulai dari hari ini .Detik ini juga “ Hans merendam rasa kesalnya dengan menghirup dalam aroma tubuh Angel . Angel rasanya ingin menyembunyikan diri sekarang .
Aku malu sekali .Kumohon ayo akhiri sesi cemburu ini .
“Ha “ Bram terpelongo terkejut dikiranya mulai besok ternyata sekarang .”Ba-baik pak “
“Bagus “ Hans mengukir senyum penuh kemenangan .Sekarang Angelnya tidak akan seringai bersama dua pria yang membuat darahnya mendidih beberapa saat lalu .Dia sudah mengamankan Angelnya agar selalu bersamanya dekat dengannya .
“Kau dengar itu sayang .Bram yang akan menggantikanmu “
Aku juga mendengarnya .Kamu pikir aku tuli.Batin Angel
Aku mulai merasa semakin tidak mengenal pak Hans. Aku hanya mengenalinya jika bersama denganku .Tapi ketika bersama sekretaris Angel dia berubah drastis ,seperti memekik ke pribadian ganda .Bram
“Iya .Tu-turun kan aku sekarang “ Cicit Angel setengah berbisik dia berusaha merayu Hans dengan suara yang terdengar manja.
Apa yang mereka lakukan .
Bertanya tapi juga tak mau mendapat jawaban .
Bram menggerutu merasa ikut merah padam ketika melihat raut wajah atasnya itu yang terlihat malu .Dan juga ada rona merah disekitar wajahnya .Bram menunduk tak mau melihat lebih lanjut romanse yang disajikan didepan matanya .Lagi-lagi matanya menangkap tisu yang tergeletak di meja .sama dengan sebelumnya ini juga bekas noda lipstik. Ingin rasanya dia mengumpat detik itu juga .
“Baiklah “ Angel merasa lega .Namun sebelum menurunkan Angel dan melonggarkan pelukannya Hans mendekatkan wajahnya ke area leher Angel .”Ap- Apa yang ingin ka...Auuu”
Hans menggigit leher Angel .Laki-laki ini memang sangat ingin melakukannya bahkan sedari tadi .tapi dia menahannya namun detik tadi dia sudah tidak bisa menahannya .
Bram meremas tangannya berusaha tidak mempedulikan suara tadi .Jika tebakannya benar ,maka itu akan membuatnya merasa benar-benar jengah
Astaga dia menggigit leherku .Apa ini akan berbekas .Sudah urat malunya sepertinya putus .Asisten Bram masih diruangan ini tapi dia seolah tak perduli .
Yang menggigit leher Angel tidak merasa bersalah sama sekali bahkan dia tersenyum merasa senang .Hans baru benar-benar melonggarkan rangkulannya dan Angel tak membuang waktu dia segera mengambil posisi duduk disamping Hans . Tangannya segera mengusap bekas gigitan tadi .Tidak kuat tapi terasa menyengat ditubuhnya .Dia hanya berharap tidak meninggalkan jejak kepemilikan .
Ragu-ragu Angel mengajar dagunya untuk bermain menatap Bram yang berada di depannya .
“Ehm itu terima kasih karena mau menggantikan tugas saya “
“Iya. “ Jawab Bram singkat .Tapi Angel dapat menemukan nada tidak ikhlas disana .
“Sudah sana kau Bram .Lakukan tugasmu “ Hans mengusir Bram dengan kasar .Matanya tak mengapa orang yang disuruh keluar .Malah asik memperbaiki sulur anak rambut Angel yang jatuh dan menyelipkannya . Angel memberitakan itu ,jika dia menepis tangan Hans maka dia akan bisa menebak apa yang terjadi selanjutnya .
“Baik pak “ Bram muslim berdiri dengan langkah gontai menuju pintu keluar . Langkahnya membawanya mencari dua Sosok pria yang akan dia bimbing dari detik itu juga .
***
Bram menemukan dua sosok pria yang dicarinya .Bayu dan Angga setengah berlari menghampiri Bram yang memanggil mereka .Bram adalah salah satu orang yang cukup dihormati di kantor .
“Ya pak “
Bayu dan Angga berdiri berdampingan tangan mereka di letakkan didepan tanda meraka menghormati sosok Bram .
“Santai saja jangan tegang .” Mereka Tidka bisa melakukan itu ,Bayu dan Angga hanya tersenyum menanggapi .” Mulai sekarang saya akan menggantikan sekretaris Angel untuk membimbing kalian “ Ucap Hans seperti samaran petir bagi dua pria itu .Kenapa ? .
“Kenapa pak “ Angga memberanikan diri untuk bertanya
Kening Bram berkerut merasakan laki-laki ini menunjukkan sekali perasaannya .” Ini keputusan dari CEO kita pak Hans Prasetyo “ Bram menjelaskan dengan nada formal .
Bayu dan Angga saling melirik .Ingatan mereka berputar pada kejadian beberapa waktu lalu .Saat petinggi perusahaan itu memanggil Angel dan membanting pintu dengan kuatnya .Hingga membuat mereka merasa khawatir dengan sosok yang telah membimbing mereka dengan baik beberapa hari belakangan ini .
“Apa Bu Angel mendapat masalah “ Bayu menyerukan pertanyaan khawatir di dalam dadanya .
Bram tersenyum tipis .kalian yang sebenarnya akar masalahnya .
“Tidak .ini murni karena perintah dari Pak Hans “ Sahut Bram sekali lagi ,kali ini dia menggunakan nada tegas .Ya Bayu dan Angga surga merasa lega dengan jawaban itu .Mereka tak memberikan pertanyaan lantunan lain lagi .
***
Menjelang waktu makan siang Hans tidak melepaskan Angel .Dia membawa kekasihnya tercinta itu untuk pergi makan siang di restoran . Bersamaan dengan mereka yang keluar dengan Angel yang tersenyum manis .Bram Bayu dan Angga juga keluar dari lift sisi sebelah .
Bram hanya menatap datar kedekatan dua sejoli itu .Tapi tidak dengan Bayu dan Angga Mereka merasa aneh .Apakah benar hubungan tasnya dan bawahan akan seperti itu .Angel bajakan tersenyum manis disampingnya Hans .Mereka tadi menghawatirkan sosok perempuan itu .Tapi yang terlihat perempuan itu baik-baik saja bahkan sangat .
Mata Hans menangkap ketiga pria yang terdiam itu ,dia menarik Angel ke sisi samping kiri Angel terlindung tubuhnya . Angel hanya terkejut tidak mau banyak bicara .Hans memang sering melakukan hal yang dia mau seenaknya .
Tiga .Ini kali ketiga melihat kejadian ini . Mereka mulai merasa aneh dan menerka-nerka. Ada pada hubungan Hans dan Angel sebenarnya .Mereka juga tidak terlalu mengenal Angel . Tapi selama bekerja mereka mengagumi cara kerja,Angel yang tak memaksa .Namun bersikap tegas lembut.
“Ayo “ Pikiran mereka buyar secara bersamaan saat mendapat ajakan dari Bram .Lekas merak berjalan menyusul Bram menuju kantin perusahaan.
.
Happy reading
~Tyatyut
__ADS_1