Wanita Sang CEO

Wanita Sang CEO
CH 60- Calon Rival?


__ADS_3

Keheningan mengisi ruang dilantai 17. Seorang laki-laki terlihat sibuk membolak-balikan kertas yang berisi halaman demi halaman. Matanya menyapu satu persatu kata tanpa terkecuali . Bolpoin ditangannya digerakkan untuk menggores kertas dan membubuhkan sebuah tanda tangan .


“Bram... buatkan aku kopi .” Pinta Hans sementara tangannya masih membuka lembar dokumen.


“Baik pak .”Bram segera bergegas keluar menuju pantry menyeduh kopi untuk atasannya itu .Pekerjanya yang banyak membuatnya meregangkan ototnya yang terasa kaku .


Angel masuk kedalam ruangan Hans disusul oleh Angga. Nampaknya Angel meminta bantuan Angga untuk membawa beberapa berkas.


“Ini berkas yang anda minta pak .” Hans menatap Angel lalu bibirnya berkedut mengambangkan senyum. Angel meletakan berkas yang berhasil dibawanya ke meja Hans. Senyumnya perlahan menghilang melihat ada sosok lain dibelakang Angel .


Angga anak magang itu ada dibalik tubuh Angelnya. Lalu tangan laki-laki itu perlahan meletakan beberapa berkas yang dibawanya .Hingga memenuhi meja kerja Hans .


“Ya terima kasih .” Mata Hans melayangkan tatapan sinis ke arah Angga .Anak magang itu malah menampilkan senyum menanggapi tatapan Hans .


Angel dan Angga berlalu .Hans mengerutkan keningnya dalam merasa tidak suka dengan sikap Angga yang memperhatikan Angelnya .Mata Hans menangkap Angga yang berjalan cepat kalau membuka pintu dan mempersilahkan Angel lebih dulu keluar . Punggung tubuh Angga terus ditatapnya tajam hingga pintu benar-benar tertutup .


Kurang ajar !Apa dia tertarik pada Angelku .Tidak bisa dibiarkan .


Mengetuk-ngetuk bolpoin dengan gusar .


ke meja.


Bram masuk dengan membawa satu cangkir kopi panas .”Ini pak kopi yang anda minta .”


Masih dengan terbawa emosi Hans memegang cangkir dan...


“Hati-hati pak itu masih pa...” Terlambat peringatan Bram terlambat ."Nas..."


“Akhh...panas panas .” Hans membujurkannya lidahnya yang terasa terbakar .Disalurkannya udara dari dalam tenggorokannya untuk meredakan panas tangannya juga bergerak mengibas-ngibas .


Bram membantu dengan mengambil sebuah map lalu mengibaskanya didepan wajah atasannya itu .


“Kopinya masih panas. Kenapa anda langsung meminumnya?”


“Berhenti Bram ! Berhenti ! Kau ini benar-benar membantu atau tidak sih ?!!.”


Bram mengibaskannya sangat kuat hingga Hans sulit membuka mata. Saat Bram berhenti Hans langsung melayangkan tatapan tajam.


“Maaf pak saya hanya ingin membantu anda .” Bram menahan agar tawanya tidak keluar.Lucu juga tadi melihat Hans yang susah membuka mata karena kupasan dari map yang terlalau kuat .


Hans berdecak sebal .”Sudah sana lanjut kerja .” Bram undur diri saat berbalik dia tergelak tanpa suara .


“Bram kau tertawa ?!!.”


“Tidak pak .” Bram sudah mengubah ekspresi wajahnya menjadi datar .Hans mengamati jika saja ada kedutan disudut bibir Bram .” Awas saja kau !.sana lanjutkan pekerjaanmu .”


Bram mengangguk kemudian berlalu menuju meja kerjanya .Haha sangat menyenangkan .Sering-sering saja ada hiburan seperti ini .Dari pada romanse kantor aku lebih suka menikmati komedi kantor .Haha haha


Brakkk...


Sialan aku tidak fokus kerja karena anak magang itu .Jelas sekali dia memiliki perhatian lebih dengan Angel ku.Apa itu tadi bergaya seperti pria gentelmen membiarkan pintu untuk sang wanita. Hei dia itu gadisku...wanitaku ...Angel ku!!. Dada Hans kembang kempis. Matanya menajam merasa getaran amarah. Angelnya dalam bahaya sekarang. Kepemilikannya dalam bahaya sekarang !! Mungkin Angga akan menjadi rival untuk dirinya .Dan itu tidak bisa dibiarkan .


“Bagaimana ini Angel ku juga sering menghabiskan waktu dengan anak magang itu .Astaga kenapa aku bisa kecolongan begini .” Berdiri dan menjambak rambutnya geram . Dia menggigit jarinya memikirkan sesuatu .

__ADS_1


Dia mendapatkannya ,dia harus bisa meminimalkan waktu pertemuan Angelnya dengan anak magang itu agar semakin jarang .


“Sial kenapa pekerjaan banyak sekali sih!!.” Hans mengumpat dia tidak menikmati pekerjaannya .Membubuhkan cap dan tanda tangan dengan cepat .Lalu melemparnya asal di atasnya meja .


Bram dibuat heran dan hampir terperangah dari lokasi dia sekarang .Meskipun dia tidak mendengar jelas perkataan Hans ,karena jarak yang cukup jauh .Melihat raut wajah atasannya itu yang terlihat tidak bersahabat membuatnya merasa merinding .


Ada apa lagi .Apa Pekerjaan membuat orang gila .Astaga aku tidak boleh gila kerja seperti bossku .Bram kau harus bisa membagi waktu .Mau makan ya makan ,tidur ya tidur .


Sesekali Hans menyeduh kopi yang Bram silakan tadi .Kalau berlatih lagi pada dokumen yang sepertinya tak habis -habis dia ambil lalu kembalikan .Ambil lagi kembalikan lagi berulang-ulang.


Kenapa jam makan siang lambat sekali sih!!Huh


“Bram !”


“Ya pak .” Bram segera mendekat .


”Buka pintunya jangan ditutup !.Kau ini kenapa ditutup sirkulasi udara jadi kurang .Membuat suasana ruangan tidak nyaman saja .”


Ha! Membuka pintu? Apa benar yang dikatakan atasannya itu. Selama dia bekerja dengan Hans tidak pernah sekalipun pintu ruangan CEO terbuka lebar.


Pintu ruangan selalu tertutup rapat. Dengan pintu ruangan yang tertutup segala keributan yang terjadi diluar tidak langsung ditangkap oleh Hans. Dan itu akan membuat fokus kerjanya semakin meningkat .


Tapi sekarang...


“Kau tuli Bram !.Cepat lakukan .” Matanya mengarahkan pada pintu ruangan alisnya melukis tajam karena Bram masih bergeming .”A-anda yakin pak.” Akhirnya Bram bisa mengeluarkan suaranya .


“Kau ingin aku mengulanginya lagi ?!!.Cepat lakukan .”


“Baik pak .” sungguh aneh sirkulasi udara apanya .Bahkan ruangan ini sangat sejuk dan nyaman .Ruangan Juga harum .biarpun pintu dibuka tidak akan ada pengaruhnya untuk sirkulasi udara .Sungguh aneh -aneh saja .


Ceklek


Pintu ruangan terbuka langsung memperlihatkan Angel yang sedang duduk dimeja kerjanya .


“Ada yang bisa saya bantu asisten Bram ?.” Angel bertanya dengan menampilkan senyumnya


“Eh tidak ada .” Sahut Bram sembari mengusap tekuknya .Dirinya mungkin akan dianggap Angel aneh sekarang .Tunggu saja sebentar lagi ...


Angel mengangguk namun keningnya berubah mengkerut saat Bram membuka lebar pintu raungan CEO. Selama dia bekerja beberapa tahun di perusahaan Admawijaya Group ,tidak pernah sekalipun pintu ruangan itu terbuka lebar .


“Eh asisten Bram.” Cegat Angel segera .Pergerakan Bram berhenti melangkah .


“Iya .”


Kenapa dia aneh sekali membuka pintu tidak melakukan apa-apa.Lalu lupa menutup pintu .Apa asisten Bram punya banyak pikiran ya..?


“Anda lupa menutup pintunya .” Angel mengingatkan Bram .segera dibalas Bram dengan bersusah payah mengulas senyum di bibirnya .” Ini perintah dari pak Hans .”


“Eh ...maksudnya ?”


Meja kerja Angel berhadapan langsung dengan ruangan Hans ,jadi jarak mereka sekarang sangat dekat .Walaupun brma berbicara didepan pintu .


“Ini perintah dari pak Hans langsung .”

__ADS_1


“oh kenapa ?”


“Bram kau lama sekali!! .”


Seru Hans tidak sabar punggung Bram melindungi arah pandangnya dari kekasihnya itu .Yang harus dia awasi ketat mulai dari sekarang


“Maaf pak...Saya harus melanjutkan pekerjaan .”


“Eh si-silahkan .”


Bram kembali ke tempat duduknya .Mata Angel langsung bertatapan dengan mata Hans .Yang menatapnya dengan intens .Lalu bibirnya mengulas senyum manis untuk Hans .Dibalas Hans juga dengan senyum tipis .


Aneh sekali


Hans masih setia menatap Angel .Lembaran dokumen yang ada tampak sangat tidak menarik dengan pemandangan seseorang gadis yang mulai melakukan pekerjaannya .


Ternyata dia sangat cantik saat bekerja .Sial sudah sebanyak apa Si anak magang itu memperhatikan Angel ku pasti dia menyadari kecantikan Angel ku .Huh aku sampai kecolongan begini .Tidak boleh .Aku akan mengawasimu sayang .Melihatmu dari sini dan menjagamu .


Sesekali mereka saling melirik .Ternyata ada untungnya juga pintu ruangan dibuka .Mereka jadi lebih leluasa saling curi pandang .Hans bahkan tersenyum-senyum sedari tadi. Sesekali dia menutupkam map ke wajahnya mungkin dia merasa malu .


Astaga adegan apa lagi ini .Aku tidak kuat melihatnya .Huh!!


Jadi ini alasan pak boss meminta membuka pintu .Hadeuhh kenapa aku tidak terpikir kesana .Tentu saja Bram orang yang sedang jatuh cinta tidak bisa diukur perubahannya .


Bram bergidik geli melihat tingkah atasannya itu .


Sulit sekali Angel memfikuskan pandangannya ke arah layar komputer .Bibirnya berkedut membentuk sebuah senyum .Rona merah dengan mudah menyembul di pipinya karena merasa malu .


Jangan melihatku seperti itu .Astaga matanya kenapa sangat menarik .Dari jauh bahkan dia tekeihat tampan .Duh kekasih tampanku ...kenapa kau begitu sempurna ?!


Masih berlanjut curi pandang pekerjaan dokumen yang agan tanda tangani mulai menipis .


Dia terlonjak kaget dan segera berlalu .Matanya mengkilap waspada .Bibirnya sudah berkedut Manahan umpatan.


“Pak anda mau kema...?.”


“Angell...” Panggilan Hans, dia tidak mengunakan nada biasa. Hans berteriak saat memanggil hingga suaranya menggema mengejutkan Angel yang hendak berlalu.


Na.Lanjut Bram dalam hati .


.


.


.


Yah digantungkan lagi toh .Apa yang membuat Hans terburu -buru.


Apakah ada undian berhadiah makanya di cepat -cepat .


Ibunya datang ke kantor atau apa ya .


Atau ada Cemeo baru yang akan lewat dan tampil sebentar ?

__ADS_1


Tunggu lanjutannya .


Belum diketik lagi ,jadi yang sabar 😂🤣🤣


__ADS_2