Wanita Sang CEO

Wanita Sang CEO
CH 98-Sementara


__ADS_3

Ada rasa kesal terhadap diri sendiri .Menyalahkan dan menuding akan diri yang lemah. Kenapa ia sulit untuk menghilangkan jejak tragedi waktu itu .Mengapa dia sampai pada fase trauma ringan .


Ia mengutuk dirinya akan kelemahannya . Ia berusaha bangkit berusaha mengembalikan kondisi psikologisnya .Hans berada disampingnya selalu memantaunya .Ada rasa lega bagi Angel saat Hans masih bertahan dengan kondisinya yang sekarang .


Kadang ada saat dia mempertanyakan akankah kondisinya akan kembali pada sedia kala ? Benarkah ia masih pantas berada disisi Hans .


“Bicara apa sih ? Sayang dengar aku .” Netra Hans seakan melumpuhkan kegusaran hatinya .


Mereka duduk pada sofa minimalis .Saling berhadapan dengan Angel duduk pada kedua paha Hans .Kedua tangan Hans menghapus bulir demi bulir air mata ketidakpercayaan diri Angel .


“Aku mencintaimu …itu bukan hanya sebuah ungkapan akan perasaanku .Aku mencintaimu yang artinya aku akan menerima segala kekuranganmu bukan hanya kelebihan yang ada pada dirimu.”


“Aku ada disini ,Aku ada di sampingmu dan tidak akan pernah melepaskanmu dalam hidupku .” Angel seakan tertegun akan seruan Hans yang begitu dalam dan membuat hatinya berdenyut .


“Jadi kumohon jangan pernah kau berkata tidak pantas untukku !” Hans menatap sungguh dalam satu kecupan dikening membuat mata Angel terpejam dengan cairan bening yang juga ikut menetes .


Maafkan aku Hans ...aku...aku menjadi tidak percaya diri akhir-akhir ini ...Logikaku seakan membenarkan kata-kata mereka yang mengatakan Aku tidak pantas untukmu...apalagi dengan kondisiku yang seperti ini ...maafkan aku...maaf karena aku begitu lemah .


Ini memang menyakitkan …tapi akan lebih menyakitkan saat dunia ku kehilangan sosok yang paling berharga .Selama aku masih bernafas maka selama itu kau akan tetap berada di sisiku .Aku sudah masuk dalam fase walaupun kau berbohong maka aku akan mempercayainya .


***


Keluarga Hans menerima Angel dengan sangat baik .Tak seharipun lepas bagi mereka untuk memantau perkembangan penyembuhan trauma Angel .


Dokter Daren menjadi sering bolak balik rumah besar keluarga Hans Prasetyo selama hampir seminggu ini .


Kemauan Angel untuk sembuh membuat psikologisnya menjadi lebih membaik dari hari ke hari .Traumanya akan kegelapan sedikit demi sedikit berangsur menghilang ,lalu responnya tubuhnya yang bergetar akan sentuhan pria asing juga mulai membaik .


Membaikan respon tubuh Angel ini memakan pertengkaran sengit dengan Hans yang tak mau Angel disentuh laki-laki lain .Walaupun ! Itu dokter Daren !


“Kau ini ingin menyembuhkan Angelku atau mencari kesempatan .”Si wali pasien sudah mengambil posisi menggegam tangan Angel dengan posesif tidak mau satu setipun memberikan kesempatan pada Daren untuk menyentuh Angelnya .Berani sekali Daren mau menyentuh Angelnya !


“Kau ini Hans …Aku disini sebagai dokter untuk menyembuhkan Angel…”


Belum selesai bicara si tuan muda sudah kesal.“Jangan memanggil Angelku dengan sok akrab begitu!! …aku tidak menyukainya…dan juga kenapa kau sering menatap Angelku saat melakukan konseling kau benar-benar ingin mati ya !” Sudah menayala-nyala ,api kecemburuan akhirnya berkobar juga ia menahannya selama beberapa hari ini namun sekarang ia sudah merasa dongkol .


“Weitt tenanglah sedikit .” Daren hanya bisa mengelus dada akan sikap Hans .


“Hans.” Suara lembut dan sorot mata Polos Angel membuat api kemarahan Hans mulai meredam .Namun kekesalannya masih ada ia mengambil tangan Angel agar melingkar sempurna ditubuhnya .


Aku sangat kesal .Dasar Daren si playboy !! kenapa kau ingin mengambil kesempatan ! Membuatku ingin membunuhmu saja!


Drama romantis ini sering sekali Daren lihat .Pada awalnya ia merasa malu malu akan situasi romantis Hans dan Angel .Namun tenyata si pembuat keluakuan romantis tidak ada tau malunya .Jiwa jomblonya seakan dibuat meronta-ronta untuk memiliki kekasih juga .

__ADS_1


“Apa kau tidak mendukung Angel untuk sembuh Hans ?” Pertanyaan sarkastik Daren membuat mata Hans yang semula tertutup rapat langsung terbuka dan menyala .Angel menahan tubuh Hans disampingnya.


“Bicara omong kosong lagi ….akan kubuat kau dipindahkan ketempat yang terisolisir .”


Ancaman itu membuat Daren sejenak terkesiap .Sial ! Dia Buaknnya menyadari maksudku malah menganvam cih kau pikir aku tidak takut ? Tentu saja aku takut .


“Kau pikir untuk apa aku membiarkan Angel satu ruangan dan berbagi oksigen denganmu sekarang ! Tentu saja untuk kebaikan Angelku! Otakku sungguh pendek sekali .” Hans mencela cara berpikir Daren .


“Kau yang membuatku berspeskulasi seperti itu! .Lihatlah sekarang kau menghalangi proses konseling kami .” Tutur dokter Daren berusaha santai dan logis .


Hans dibuat membisu akan hal itu walaupun tidak sepenuhnya benar.Akan tetapi secara tidak langsung Hans memang menghalangi proses konseling Angelnya .


“Awas saja kalau kau mencari kesempatan !! ”Masih memperingatkan merasa Angel tidak aman berada dekat dengan Daren .


Dengan berat hati dia menyaksikan disudut ruangan .Matanya menyala penuh ancaman juga aura dingin yang tampak menyelimutinya .


Aku ingin mematahkan tangannya sekarang juga! juga mata itu ingin kucongkel !! Haishh Angelku harus disterilkan nanti dia sudah terpapar virus playboy Daren sialan !!


***


Konseling yang dilakukan membaurkan hasil .


Kondisi Angel sudah membaik .Namun kondisi kantor semakin buruk .Para pembenci hanya tutup mulut jika di hadapan Hans .Jika itu Angel mereka akan menyuarakan ketidaksukaan mereka .


Hans seakan terheran akan sikap Angel. Wanitanya baru saja pulih dari taruma ringan tapi kenapa wajah wanitanya ini namoak murung tidak kembali pada Angel yang kesedia kala .


“Maaf pak .” Bram berdiri tepat di depannya tanpa ia sadari .


“Nampaknya peringatan yang Anda berikan tidak mempan terhadap para penggosip itu pak.” Jelas Bram belum selesai namun Hans sudah menggebrak meja marah .


“Sial!! Berani sekali mereka ! Aku tidak peduli pecat saja para penggosip itu Bram ! Diperingatkan tidak dipedulikan …sekarang mereka harus menanggung resiko dari lidah mereka .” Geramnya penuh rasa amarah yang seakan membuncah .


Bram menarik nafas dalam berusaha menjelaskan dengan bahasa ringan .


“Nampaknya itu tidak bisa pak . Mereka yang berbicara bermulut besar .Kemungkinan terburuk gosip tentang sekretaris Angel akan semakin meluas …bagimana kalau …Membiarkan sekretatis Angel untuk istirahat sejenak .” Saran Bram membuat Hans membisu .Itu bukan hal mudah untuknya .Tapi nampaknya itu juga pilihan terbaik untuk saat ini .


Apa aku harus memberikan ruang untuk Angel ?


Hans juga tidak mau Angelnya masuk lagi dalam masa keterpurukan karena gosip yang beredar .


Pembicaraan itu berakhir dengan kebisuan dan kekalutan pikiran Hans .Haruskah ia menerima saran Bram ?


“Cantik sekali .” Gumamnya penuh rasa kagum .“Angel sayang .” Serunya dengan suara lembut .

__ADS_1


“Ya.” Sembulan rona merah memenuhi pipi Angel .jantung berdetak kencang akan panggilan yang terdengar begitu manis dan lembut.


“Ayo saatnya pulang .” Seru Hans masih dengan suara lembut.Hans mengulurkan tangannya .


“Ada apa ini?”


“Kenapa ? Tidak ada yang aneh ayo .” Tersenyum lembut dan meraih tangan Angel .Hans mengembang tangan Angel dengan penuh rasa .Netra matanya seakan berusaha memuaskan diri .Kegundahan akan keputusannya membuat ia banyak terdiam dan memilih memeluk dan sesekali mengecupi wajah Angel .Pak Yanto sebagai sopir membuat diri seakan tak kasat mata .


Haruskah ia menerima saran bram ? atau membasmi habis saja para penggosip liar yang tak bertanggung jawab itu .


Ya Hans sampai pada keputusan akan menerima saran Bram namun juga membasmi para penggosip liar itu.


Ya nantinya juga Angel akan menjadi istrinya pasti Angel akan sering berkunjung perusahaan .Akan lebih baik membasmi mereka yang bekerja dengan mulut itu .Hans tidak membutuhkan para karyawan yang banyak bicara .Pikiran Bram pendek sekali ! Hans sudah melayang pada masa depan .


Gosip yang berasal dari mulut tak bertanggung jawab .Gosip yang memutarbalikkan fakta akan polosnya diri Angelnya .Wanitanya adalah wanita paling murni yang pernah ia kenal .Angel tak sekaliun meenggodanya saat bekerja .Bahkan ia ...ia yang selama ini berusaha kerasa membuat Angel jatuh cinta padanya .


Hans tak bisa menarik rasa amarah yang sekarang membuncah ! sekarang membuat tenggorokannya gatal untuk berteriak dan memaki sumber suara sumbang itu!!


Berani sekali mereka !! Dia yang paling mengenal Angel ! Ia yang paling mengetahui tentang sisi Angel!!


Keputusan berat itu ia ambil .Dia menghirup dalam aroma tubuh Angel yang berada dalam pelukannya .


Ia akan melepaskan Angelnya sementara .


Sementara untuk memperbaiki keadaan setelah itu...


Setelah itu ia akan segera menyusul wanitanya ...


Dan bertemu dengan calon mertua ...


Aku akan selalu berada ditempat ini ...jadi tunggulah aku menuju ke arahmu


.


.


Komen🙄🙏🏻


Jangan lupa like ya semua


Happy reading


~tyatyut

__ADS_1


__ADS_2