
~Ruang CEO Hans Prasetyo
Bram masuk ke dalam ruangan dengan seorang gadis dibelakangnya.Hans sudah menunggu moment ini .Moment yang akan membuat mereka masuk ke dalam sebuah perjalanan pajang .
Dilihatnya penampilan wanita itu .Tentu saja yang paling menarik manik mata polos itu.
“Pak ini dia sekretaris Angel .” Bram nampak memperkenalkan gadis di sampingnya itu yang berdiri kaku .
Angel mengenal laki-laki ini ,dia pernah melihat laki-laki ini satu kali beberapa waktu lalu .Tidak menyangka bahwa dia akan dipertemukan dalam sebuah takdir .Dia akan menjadi bawahan dari pria yang pernah membuatnya kesal waktu di toko . Angel nampak berkerut samar .Bibirnya mengulas senyum mengenyahkan ingatan singkatnya .
“Selamat pagi pak .Pekenalkan nama saya Angel Rasinta .Saya akan menjadi sekretaris Anda mulai sekarang .Dan saya akan bekerja keras .” Gadis ini memperkenalkan diri .Begitu semangat menembar aura positif .Ulasan senyum tipis mengembang diwajah Hans dia tak bisa bereaksi lebih, tubuhnya terasa kaku dan menjawab dengan deheman .
Ada apa denganku ? Tenggorokanku rasanya tercekat .Lihat senyum itu kenapa begitu manis .Astaga.
Tidak bisakah Anda menyebutnya dengan senang hati pak .Astaga wahai gadis baru selamat datang di neraka .Selamat bekerja dengan pria narsis .Aku merasa kesihan denganmu .
Hei Bram!Kau juga perlu dikasihani ck .Kau juga bekerja dengan pria narsis ini .
Kode yang diberikan Hans dimengerti oleh Bram .
“Sekretatis–.”
Bram lupa .
“Sekeretaris Angel ,Bram! Kenapa kau lupa .”
Hans tampak mencela dengan begitu acuh .
“Tentu saja kau lupa .Otakmu tak secerdas aku .Kasihan sekali otakmu Bram .”Cibir Hans. Perkataan santai itu begitu menohok Bram .Bukankah wajar jika Bram agak lupa .Dan juga ini pertemuan pertama mereka baru beberapa menit lalu mereka berkenalan .
“Maaf sekretaris Angel saya agak lupa .” Beralih pada Angel dan tidak mau menatap mata mengejek dari atasnanya .
“Eh ti-tidak apa-apa pak.” Itu masih wajar Anda lupa dengan nama saya .Lah saya bahkan tidak tau nama pria yang menjadi atasan kita .Angel hanya bisa bergumam dalam hati dan melirik sedikit ke arah atasannya .
Lirikan matanya sepertinya merupakan hal yang tidak baik .Atasannya itu langsung membuang muka dan berjalan melewatinya menuju sofa .
__ADS_1
Berkilasan begitu dekat dengan gadis ini membuat Indra penciuman Hans tersentak .Gadis ini begitu harum dan Hans menyukai harum itu .Langkahnya tadi urung untuk lanjut dan kesadarannya pulih dan melanjutkan langkahnya menuju sofa .
Sekali lagi dia merasakan hal aneh dia tidak pernah merasakan sesenang ini ketika mencium aroma seseorang .Dia pernah bertemu berbagai orang dengan berbagi parfume yang memiliki aroma berbeda tentu saja perfume bermerek .Namun tak pernah langkahnya terhenti untuk mencium dalam aroma itu .
Tapi sekarang .
“Mari sekretaris Angel .” ajakan Bram membawa Angel untuk duduk di sebuah sofa panjang dia bersebelahan dengan Bram dan atasnya itu didepannya .
Bram mulai berbicara dengan Angel mejelaskan bebagai hal.Dia juga menyerahkan sebuah iped kepada Angel .
Manik mata polos itu sesekali mengerjap dengan bibir yang terus mengulas senyum.
Sesekali juga bibir itu mengatakan iya ketika Bram menjelaskan segala sesuatu yang harus dia kerjakan .Hans hanya menjadi pemerhati disini .Duduk dengan tangan berpangku .
Sebenarnya bisa saja Bram menjelaskan semua tugas gadis yang baru sehari menjadi sekretaris ini di tempat lain .Tepatnya di meja sekretaris itu sendiri yang sudah disiapakan .
Tapi beberapa saat sebelum Angel datang.
“Ajari dia ,jelaskan semuanya .Disini .” ucapan tegas Hans yang tak mau dibantah membuat Bram mengiyakan .
Angel mengiyakan itu dia mulai duduk dan merasakan bangku meja kerja barunya .
“Hem ini sangat nyaman .” jari tangannya menari di atas meja bergerak mengusap .Lalu melihat lebih ditail. Meja ini masih kosong hanay disini sebuah komputer ,iped yang diserahkan Bram dan satu lagi tas kecilnya .
Intercoem berbunyi dia segera mengangkatnya seperti yang dijelaskan Bram .
Ternyata atasannya yang masih tidak diketahui namanya itu meminta untuk dibuatkan secangkir kopi .
Mendapat tugas pertama membuat Angel begitu bersemangat dan segera menuju pantry .Dia mengaduk kopi dengan penuh semangat .
Selesai dia segera masuk kedalam ruangan atasannya itu .Senyum canggung dia suguhkan saat meletakan kopi di meja atasannya .
“Si-silahkan pak ,ini kopi yang Anda minta.” ucapnya .Dilihatnya atasannya itu terdiam dengan manik mata yang begitu menghujam dalam hingga membuat kerutan samar diwajahnya .Ada apa?Kenapa dia dipandang seperti itu pikirnya .
Yang memandang tenyata tidak menyadari bahwa sikap spontanitasnya membuat wanita ini merasa tidak nyaman .
__ADS_1
“Ya terima kasih .” ucapan itu terdengar begitu datar.Namun ulasan senyum Angel berikan .
Papan nama yang berada di depan meja itu menarik perhatiannya .
Dibacanya dengan hati-hati .Lalu beralih pada laki-laki di depannya .
“Ya pak kalau begitu saya permisi .” Angel pamit dengan mengantongi satu hal .Dia sudah tau nama atasannya itu Hans Prasetyo .
Pintu ruangan Hans ditutup .Jangkauan tangannya mulai diarahkan pada cangkir kopi yang tampak masih mengepul .
“Ehm tidak buruk.” Komentarnya .
Dan dimulailah sekarang sisi yang membuat Angel merasa sebal dengan atasannya itu padahal baru hari pertama bekerja .
“Sekretatis Angel masuk ke dalam ruangan sekarang .” awalnya Angel masuk dengan semangat dia akan mendapat tugas lagi .Ya! ternyata memang dia diberikan tugas ,malah ini terlihat sangat berlebihan pikirnya .Dia dibuat sangat sibuk dengan berbagai arahan dari Hans .Hingga matanya sering kali melotot.
“Ambilkan berkas di rak itu map berwarna biru proyek terbaru xxx.”
“Baik pak .”
Diambil Angel map yang diminta atasannya itu dan menyerahkannya .Dan harinya benar-benar dimulai bekerja dengan sangat keras dihari pertama bekerja .Ada rasa aneh dalam dirinya ,dia terus menangkap senyum kecil pada bagian sudut bibir atasannya ini .Itu membuatnya Teheran .Memangnya ada yang lucu pikirnya .
Ya! Angel kau menjadi objek hal lucu untuk seorang Hans .Dimulai dari saat pertama kali bertemu hingga saat ini .
.
.
.
NB:Maaf jika part nya membosankan .Silahkan skip aja ya .Part ini akan otor buat serapi mungkin sejelas mungkin .Nanti akan segera kita buyarkan lamunan Hans .Lamunan tentang pertemuannya dengan si Angel ya ❤️❤️.
Happy reading
~Tyatyut
__ADS_1