Wanita Sang CEO

Wanita Sang CEO
CH 37-Dia Datang lagi?


__ADS_3

Angel sekarang memiliki banyak waktu luang, sebab atasannya memberikan waktu untuk beristirahat satu hari full.


Perempuan ini mengawali hari dengan joging di sekitar perumahannya .


Dia berlari-lari kecil, sehingga butiran-butiran keringat mulai muncul di permukaan kulitnya .


Setelah puas joging pagi Angel berjalan santai menuju rumahnya.


Ia mengehentikan langkahnya tepat di depan tempat laundry pakaian.


Keningnya mengkerut dalam membaca spanduk diri di depan tempat laundry tersebut.


Perempuan ini membaca satu persatu kata yang ada.


"Silahkan laundry pakaian disini! Karena Kim woo bin pernah laundry pakaian disini"


Bola matanya membulat besar, membaca kata Kim woo bin,ia tidak menyangka Kim woo bin pernah melaundry baju di tempat ini, ia memekik kesenangan, saking senangnya ia meloncat-loncat ditempat.


"Wah wah actor kesayanganku, ini bener nih nyata ,bang woo bin pernah laundry baju disini." Angel memeluk papan spanduk diri tersebut.


"Aku juga harus laundry baju disini..."


Angel hendak berlalu, namun ia menyadari ada sedikit hal aneh di dalam papan spanduk tersebut.


Dia mendekatkan pandangannya membaca satu kata yang merubah kesenangnnya.


Ada kata TIDAK disana namun dicetak dengan ukuran kecil.


Jadi tulisan full papan spanduk tersebut adalah


(Silahkan laundry baju disini! Karena Kim woo bin Tidak pernah laundry baju disini)


"Asem!! nipu nih...orang udah seneng tadi...Wei kenapa iklannya kaya begini nipu pelanggan ini"


Angel mengumpat dan memukul-mukul sapanduk tersebut.


"Hei! siapa kamu? jangan merusak papan iklan kami!!"


Seru seseorang dari dalam tempat laundry tersebut


"Aishhh lariii...kabur...lain kali jangan masang papan iklan yang menipu kaya gitu!"


Meskipun ketakutan angel masih sempat-sempatnya memberi saran


*


Malam hari


Tiga serangkai sedang merencanakan untuk menghabiskan waktu bersama malam ini.


Mereka akan makan-makan dan diakhiri dengan berkaraoke, melepaskan sedikit beban yang ada dipundak mereka.


Tiga perempuan ini duduk di makan-makan


di cafe, mereka duduk dengan meja bundar didepan mereka.


"Udah ngel itu aja?" Tanya Vina, saat Angel hanya memesan beberapa makanan.


"Iya udah itu aja" Sahut Angel.


"Ya udah mba itu aja" Ucap Vina kemudian, meletakan buku menu yang ada.


Dina sedang asik dengan ponselnya, Angel mencuri-curi melihat tampilan layar ponsel Dina ,memangnya apa yang membuat dina tersenyum seperti itu.


"Liat apaan sih Din penasaran nih?"


Tanya angel


"Eh sini ngel sini" Dina mengarahkan ponselnya hingga tampilan layar menampilkan wajah mereka berdua


"Ayo ngel senyum,say hallo"


“Hallo semuanya.” Sapa angel


Ternyata Dina sedang live di ig pantas saja angel melihat gigi Dina yang hampir kering karena dipaksakan tersenyum ke arah kamera ponsel.

__ADS_1


"Ini berapa banyak yang nonton?”


Tanya Angel, penasaran juga melihat gigi Dina yang hampir kering karena banyak sneyum. Memangnya seberapa banyak yang menonton.


“Tunggu bentar.”


Mendengar pertanyaan Angel membuat Dina mendekatkan matanya melihat jumlah penonton, ia tersenyum ke arah Angel


"Banyak?"Tanya Angel kembali.


"Nol!!"


Dina mengucapkannya dengan lantang


Plak


Pukulan ringan dari tangan Angel mengenai bagian belakang kepala Dina.


"Bodoh, Aku ikutan cengar cegir tadi yang nonton kagak ada hadeuhh..."


"Ya nanti bakalan ada yang nonton kali ngel...tunggu aja"Dina menyakinkan Angel.


"Udah sih bedua ,sini sini makanan udah datang" Vina memotong pembicaraan kedua orang tersebut.


Vina menatap Angel yang sedang memakan makanannya. Seperti ada sesuatu yang ingin ditanyakannya.


"Ngel"


"Hem? mukanya jangan serius gitu Napa" Angel melempar tawa.


"Nggak cuma mau nanya aja gimana kabarnya temen kamu yang minta saran waktu itu?" Pertanyaan sederhana yang membuat Angel gelagapan.


"Iya ngel gimana itu?dia terima kan si pak bossnya?" Tanya Dina yang tak kalah antusias


"Uhuk uhuk" Angel tersedak


Vina menyodorkan minuman ke depan Angel.


"Ini minum-minum"


"Jadi gimana itu kabarnya "


Kali ini Dina yang bertanya


Angel bingung haruskah ia menjawab jujur, dan mengatakan yang sebenarnya bahwa dia lah wanita yang meminta saran


itu bukannya orang lain.


Tapi sepertinya ia belum siap untuk itu.


"Ya ditolak pak boss nya."


"Wah wah kenapa ditolak, Kamu ngasih tau


nggak saran warbyasa dari Dina Humaira ke temen kamu itu?!" Dina sepertinya tidak terima.


"Lah biasa aja Din, jangan terlalu lebay responnya " Vina mencibir reaksi berlebihan Dina


Dina tidak menanggapi Vina


"Lah terus ngel udah berakhir gitu aja


nggak ada kelanjutannya? Sesion 2 gitu?"


"Lah kamu kira drama pake sesion 2 segala"


Cecar Vina


"Iya intinya selesai sampai disitu aja ngel?"


Tanya Dina kembali


Angel menengguk meminumnya sebelum menjawab.


"Nggak"

__ADS_1


"Nggak gimana?...cerita-cerita ngel..."


Dina ini orang yang super heboh,sedangkan Vina kelem-kalem aja mendengarkan angel


"Abis dia tolak to bossnya ,bossnya nggak mau nyerah,dia minta kesempatan,ya mau nggak mau temenku kasih kesempatan walaupun dia nggak ngucapin dari kata-katanya tapi dia itu welcome sama sikap bossnya"


"Wah wah so sweet lanjut ngel lanjut"


"Ya gitu lah ,nggak ada lanjutan..."


Vina terkesiap mendengar penjelasan angel.


Ia hanya takut apa yang ia duga benar adanya,


Tapi dia juga tidak punya wewenang penuh akan perasaan angel, dia hanya takut jika sahabatnya itu terluka.


***


Lanjut ke tempat karaoke


Para perempuan ini bernyayi dengan suara lantang mereka.


Si Dina menyanyi musik kemana suaranya kemana ,tidak sinkron. Angel juga ikut bernyanyi ia lebih suka lagu K-Pop seperti lagu big bang, lagu BTS dan lain-lain.


"Wuhuuu wuhuu ngel goyang juga"


"Dina jangan banyak nyanyi sakit kupingku dengernya" Seru Vina


"Nikmatin aja Vin..."


"Nikmatin gimana"Vina harus berbicara sambil berteriak karena suara musik yang nyaring


"Suara kamu nggak enak didenger... mendingan suara Angel...sini duduk aja "


Memegang tangan Dina dengan kuat dan menyeret tubuh dina hingga terduduk di sofa


Selesai acara karaoke mereka diakhiri dengan kepuasan oleh angel,dan perdebatan oleh dua orang yang tidak pernah akur siapa lagi kalau bukan Vina dan Dina.


*


Angel melajukan mobilnya menuju ke arah rumahnya.


Mobil angel sudah hampir sampai di depan rumahnya,namun ia menyipitkan matanya melihat seperti ada seseorang yang menunggunya di depan rumahnya dengan bersandar di depan mobil mewah itu.


Angel keluar dari mobilnya.


Ternyata yang menunggu angel adalah atasannya.Entah kenapa angel merasa senang melihat atasannya itu.


Namun melihat ekspresi mata tajam dari atasannya itu membuat angel heran.


"Dari mana saja kau?"


Hans mendekat ke arah angel bertanya dengan intonasi yang ditekankan


Angel terkesiap mendengar suara berat atasannya itu.Ia mempererat pegangan tasnya.


"Ehh saya habis jalan-jalan sama teman pak"


Jawab Angel.


“Teman? Wanita atau pria?” Hans melontarkan pertanyaan dengan mata yang memincing.


“Tentu saja wanita pak, teman saya yang dekat ya cuma si Dina sama Vina.” Sahut Angel, takut juga melihat sorot mata Hans.


"Oh"


Ekspresi wajah Hans sudah mulai enak dipandang dari pada tadi saat Angel baru bertemu .


“Cepat masuk!! kunci pintu rapat-rapat langsung tidur!” Tiba-tiba atasan Angel ini memberikan perintah tergesa-gesa yang membuat kening angel berkerut dalam,apalagi tatapan mata atasannya ini bukan terarah kepadanya melainkan ke belakang tubuhnya ,karena penasaran angel ingin memutar tubuhnya


Hans langsung menghampiri angel memegang kedua pipi angel agar pandangan angel tidak beralih ke arah belakang .


"Masuk sekarang"


Suara Hans sedikit melembut

__ADS_1


Angel seakan lupa tujuannya tadi saat ingin melihat ke arah belakang ,ia malah terfokus dengan detak jantungnya yang tak beraturan.


__ADS_2