
Aura memarkirkan mobilnya, di parkiran biasa, sebelum turun dia melakukan peregangan terlebih dahulu di dalam mobil, lalu Dia melihat seorang lelaki melintas tepatvdi depan mobilnya. Iapun segera keluar, tak lupa membawa semua barangnyam
"Keanu..." Panggil Aura kepada seorang lelaki yang tak jauh dari tempatnya berdiri.
Merasa namanya di panggil, Keanu yang sedang berjalan dengan tangan yang penuh dengan barang bawaannyapun berbalik.
"Kenapa kamu ada disini?" Tanya Aura segera berlari kecil mendekat.
" Aku baru pindah kesini, tepat di sebalahmu." Jawab Keanu, yang kemudian melanjutkan langkahnya.
"Oh ya....? Jadi suara yang tempo hari dari Apartmentmu!" Ucap Aura saat mendengar suara bising dari sebelahnya.
"Hahaha... mungkin saat aku mendorong beberpa barang."
Aura melihat keanu sedikit kesusahan, diapun berinisatif untuk sedikit membantunya.
"Sini aku bantu." Aura mengabil beberpa barang dari tangan Keanu
"Nggak usah Ra, ini sangat berat." Ucap Keanu mencegah, namun dia kalah cepat, karena Aura sudah berjalan mendahuluinya dengan membawa separuh dari barang yang di bawa Keanu.
keanupun menghembuskan nafasnya, segera menyuslnya.
"Aku senang akhirnya kita bertetangga." Ucap Aura begitu saja,
Namun keanu menyalah artikan kalimat itu, sehingga ia sangat senang mendengarnya.
"Ini mengingatkanku ke masa lalu. Sering sering ya datang ke tempatku, aku akan buatkan makanan enak." Ucap Keanu.
"Wah... jangan menyesal ya kalau aku tiap hari meminta makan."
"Dengan senang hati."
Merekapun saling melempar senyuman, berjalan beriringan menuju apartment milik Keanu.
__ADS_1
"Silahkan masuk!" Keanu membukakan pintunya lebar mempersilahkan Aura masuk.
Aura melihat sekeliling Apartment Keanu yang begitu rapi, meski sama dengan miliknya namun terlihat sangat berbeda.
"Masih sedikit berantakan." Ucap Keanu
"Ini sudah sempurna Nu." Ucap Aura yang kemudian mencoba duduk di sofa baru milik Keanu.
"Mau minum sesuatu?" Tanya Keanu menawarkan Aura minuman.
Aura yang melihat keanu yang membuka kulkas iapun mendekat dan melihat isi kulkas milik Keanu.
"Aku minum ini saja." Ucap Aura mengambil salah satu minuman dalam kulkas itu.
"Kenapa minuman ini ada banyak di kulkas kamu, bukankah kamu tidak suka minuman ini? Tanya Aura, karena seingatnya Keanu tidak pernah minum minuman ini.
"Aku sekarang menyukainya." Ucap Keanu gugup. Keanu memang sengaja membeli banyak stok untuk Aura.
"Oh begitu, ternyata banyak yang telah berubah." Ucap Aura menaggapi.
"Thanks ya minumannya, aku pulang!" Ucap Aura menuju pintu keluar apartmen Keanu.
"Tunggu Ra...." Panggil Keanu kenudian.
Aura yang sudah akan menutup pintu, kembali mundur dan menolehkan kepalanya.
"Besok, kita sarapan bersama, bagaimana?" Tanya Keanu ragu, sebab ia takut kembali mendapat penolakan dari Aura.
"Oke." Jawab Aura singkat, yang kemudian menutup pintu apartment Keanu.
...****************...
Sudah beberpa hari ini Kenzo tidak pulang kerumah orang tuanya, dan akhirnya Kenzo pun pulang, namun saat masuk rumahnya terasa sangat sepi, apalagi saat menuju ruang makan.
__ADS_1
"Keanu dan Diana kemana mah?" Tanya Kenzo melirik bangku kosong, begitu masuk keruang makan, biasanya ada Keanu dan juga istrinya, namun kini hanya kedua orang tuanya saja.
"Ada kabar buruk bagi keluarga kita Ken." Ucap siska terpotong karena menahan tangisnya.
Kenzo heran dengan sikap aneh kedua orang tuanya.
"Sebenarnya ada apa sih mah, pah? Tanya Kenzo yang mulai penasaran.
"Keanu dan Diana sudah bercerai." Ucap Rian melanjutkan.
Keanu terkejut mendengarnya, dia kira perceraian yang di larang oleh keluarganya tidak akan terdengar lagi. karena dirinya hanya pengecualian. ternyata selama ini Dia salah, keanu telah mengupayakan semuanya.
Kenzo merasa terancam dengan perceraian Keanu, karena dengan begitu adiknya akan berpeluang besar untuk mendaptkan Aura.
"Kenapa papa mengizinkan begitu saja?" Tanya Kenzo menahan kesalnya.
"Ini juga tidak mudah buat papa, tapi Diana pun menginginkan hal yang sama, karena selama ini Diana tersiksa oleh pernikahannya."
Kenzo mengerutkan keningnya, dia merasa ada yang tidak beres. Karena selama ini Diana yang tetap teguh mempertahankan keanu.
"Ada apa sebenarnya? pasti ada yang sedang disembunyikan Diana." Bisik hatinya, yang membuat kenzo bwrpikiran negative tentang Diana.
"Apa benar Diana mengatakan itu semua?" tanya Kenzo lagi, dia masih kurang yakin dengan semuanya.
"Sudah lah sayang, kalian berdua memang kurang beruntung." Ucap Siska.
Ternyata ketidak hadirannya di rumah ini beberapa hari yang lalu membuatnya tertinggal momen yang seharusnya bisa ia ubah. Namun sejuanya sudah terlambat.
Kenzo masih saja memeikirkannya, kepalanya berputar saling menghubungkan antara Diana, Keanu juga Aura, apa lagi orang suruhannya menyebutkan nama Diana.
"Kenapa hanya di aduk-aduk saja makanannya?" Tanya siska, karena Kenzo sedari tadi hanya diam melamun.
"Aku masih kenyang mah, sepertinya aku harus keluar sebentar." Jawab Kenzo yang kemudian kembali meninggalkan rumah orang tuanya.
__ADS_1
Perasaany tidak enak, dia merasa ada yang telah ia lewatkan, dan dia harus segra mencari kebenarannya.