
Gea datang ke resto denis dengan wajah cemberutnya, dia kemudian duduk bersandar di kursi pojok. Melly yang saat itu juga sedang di resto datang menghampiri sahabatnya yang terlihat sangat murung.
"Ada apa? Keanu lagi?" Tebak melly yang karena akhir-akhir ini selalu murung karena Keanu.
Gea hanya menghela nafasnya kasar, seolah membenarkan tebakan Melly.
"Dia masih susah untuk di temui." Jawab Gea pada akhirnya.
"Apa Keanu tidak memberitahu kamu kemana dia pergi?" Tanya Melly yang merasa aneh, awalnya Melly menduga Keanu melakukan itu karena pekerjaan, namun kini dia ragu, sebab Keanu seolah-olah menyembunyikan keberadaannya.
"Dia hanya mengatakan ada sedikit pekerjaan dan meminta aku untuk tidak mengkhawtirkannya. Tapi Mell, aku yakin Keanu sedang menyembunyikan sesuatu." Gea sudah muak selalu mendengar alasan yang sama di setiap dia menelphon.
"Kamu sudah tanya ke kantornya, mereka pasti tahu kemana Keanu pergi."
"Itu dia Mell, yang membuat aku mencurigainya, ternyata di kantor dia izin cuti. Ini tidak masuk akal."
Disaat Gea dan Melly tengah mengobrol, datang dua sosok yang membuat mereka mengalihkan pandangannya dan sejenak melupakan topik yang tadi mereka obrolkan.
"Siapa wanita itu?" Tanya Melly dan Gea saling beradu pandangan. Mereka di kejutkan dengan kedatangan Kenzo yang membawa seorang wanita.
"Kamu tunggu disini." Ucap Melly yang kemudian mengambil buku menu lalu menghampiri meja Kenzo dan wanita yang di bawanya.
"Selamat malam, mau pesan apa?" Tanya Melly dengan mata melotot kearah Kenzo.
Kenzo menelan ludahnya, dia tidak menyangka akan ada Melly di resto, karena semenjak mempunyai anak, Melly jarang sekali melayani pelanggannya.
"Kamu mau pesan apa?" Tanya wanita di depan Kenzo.
Lagi-lagi Kenzo mendapat lirikan tajam dari Melly.
__ADS_1
"Aku pesan seperti biasa." Jawab Kenzo yang mengundang perhatian wanita di depannya.
Tentu saja Riana bingung melihat Kenzo dan pelayan resto nampak akrab.
"Sepertinya kalian saling mengenal." Tanya Riana begitu Melly pergi.
"Dia sahabat aku, pemilik tempat ini." Ucap Kenzo tersenyum ramah.
Sementara dari sudut resto, Gea dan Melly sedang membicarakan wanita yang di bawa Kenzo.
"Kamu kenal dengan wanita itu?" Tanya Melly kepada Gea.
Terlihat kedua sahabat ini tidak suka melihat Kenzo dengan wanita lain, karena dia masih memikirkan tentang Aura, sahabatnya yang masih belum di ketahui kabarnya, sementara sang kekasih sudah membawa wanita lain.
"Aku baru lihat, apa mereka ada hubungan?" Tanya Gea menautkan kedua alisnya. menatap sinis kearah pasangan itu.
"Tunggu Mell." Cegah Gea menarik tangan Melly. "Ingat kamu pemilik resto ini." Lanjutnya menyadarkan Melly, tidak mungkin melly membuat keributan di restonya sendiri itu akan membuat ketidaknyamanan pelanggannya yang lain.
Melly pun kembali duduk untuk meredakan kesalnya.
"Biar aku saja." Ucap Gea, membawa piring makananya menuju meja Kenzo.
"Boleh aku bergabung?" Tanya Gea begitu sampai di meja Kenzo.
Kenzo menahan tawanya, karena setelah melly ada Gea yang sangat berusaha mengganggunya dengan Riana. Dan itu memang tujuannya mengajak Riana ke rseto Denis. karena dia tahu akan ada Gea.
Riana berdehem, dan nampak terlihat wajah tak sukanya.
"Boleh." Jawab Kenzo tentu saja membuat Riana terkejut, karena tujuannya untuk berdua dengan Kenzo gagal.
__ADS_1
"Boleh saya tahu kamu siapa?" Tanya Riana yang mulai terusik dengan kehadiran Gea.
"Saya sahabat kekasihnya Kenzo." Jawab Gea yang membuat Riana terkejut
"Apa kamu tidak mengetahuinya?" Tanyanya lagi.
Riana beralih menatap Kenzo untuk memastikan perkataan Gea benar atau salah.
"Iya, saya pikir kamu harus tahu itu, jika kamu ingin lebih mengenalku." Jawab Kenzo menganggukan kepalanya.
"Sedikit informasi, mungkin kamu juga belum mengetahui, kalau kenzo juga sudah pernah menikah, dan dia akan rujuk kembali. Ya, kekasihnya adalah mantan istrinya."
"Sudahlah Gea, aku bisa memberitahu dia semuanya, lagi pula itu memang yang akan aku beri tahu." Sela Kenzo.
"Jelaskan semuanya, jangan sampai Aura tahu kamu memberi celah kepada wanita lain." Ucap Gea penuh penekanan.
"Baiklah, aku rasa cukup, kalian bisa meneruskannya." Dengan senyum simriknya Gea meninggalkan meja Kenzo untuk kembali kemejanya.
Gea tertawa begitu kembali kepada Melly, Gea merasa lucu dengan wajah Riana yang sangat terkejut setelah mendengar yang di ucapkannya.
"Tenang saja, Kenzo tidak akan mengkhianati Aura. Jika itu tujuannya, tidak mungkin membawa wanita lain ke rseto ini. Dengan dia membawanya kesini itu berarti dia sengaja, agar kita berteaksi." Jelas Gea
Melly merasa tenang, karena Kenzo masih menyimpan Aura di hatinya.
"Baiklah,aku tinggal dulu, sepertinya Denis membutuhkanku." Ucap Melly yang kemudian meninggalkan Gea.
Gea masih saja menatap kepada Kenzo dan Riana. Dia percaya kepada Kenzo, yang tidak akan berbuat curang kepada Aura. Tapi dia tidak percaya dengan wanita yang saat ini bersama Kenzo. dia sudah hafal macam-macam wanita. Jelas Riana bukan wanita biasa.
"Tenang Ra, meskipun kamu tidak ada, Kenzo masih dalam pengawasanku. Aku orang pertama yang akan memaki dan mencaci Kenzo jika berbuat curang di belakangmu. tugas kamu hanya satu, cepat kembali bergabung dengan kita semua." Gea berharap pesan di hatinya tersampaikan ke hati Aura dimana pun ia berada.
__ADS_1