AKU MEMILIH SETIA

AKU MEMILIH SETIA
Memata-matai


__ADS_3

Aura meringis dalam tidurnya, sampai ia terbangun karena tak tahan, memegangi perut besarnya, yang tiba-tiba merasakan keram hebat. Bahkan saking sakitnya Aura sampai merintih dan memanggil-manggil ibunya. .


"Sayang kamu kenapa?" Tanya Ratmi panik saat terbangun melihat anaknya tengah meringis kesakitan.


"Aku tidak tahu bu, perutku tiba-tiba saja sakit." Jawabnya masih dengan menahan sakitnya.


Hari masih sangat pagi, bahakan matahari pun belum mengeluarkan cahayanya. Namun tak ada yang bisa Ratmi lakukan selain menelphon taxi untuk mengantarkan mereka menuju rumah sakit.


Dia tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi kepada Aura.


"Ayo sayang ibu bantu." Ratmi membantu Aura untuk turun dari atas kasur, mempahnya sampai masuk kedalam taxi yang sudah menunggu.


Supir taxi melesat dengan kencang menuju rumah sakit karena desakan dari ratmi kebetulan jalan masih sangat sepi. Jadi memudahkan untuk mereka sampai kebih cepat.


Ratmi teriak memanggil dokter untuk segera h terlihat sangat lemah.


Ratmi terus memegangi tangan anaknya sepenjang perjalanan, sampai kini Aura sudah berada di tangan yang tepat.


Seorang ibu pasti akan mengupayakan apapun demi menyelamatkan anaknya. Ratmi harus kuat meski dia belum pernah mengalami apa yang saat ini Aura rasakan, namun dia mengerti perjuangan Aura untuk anaknya. Maka dari itu baik Aura ataupun anak dalam kandungannya harus selamat.


...****************...


Mobil keanu sudah terparkir di depan rumah Gea, Karena hari ini tujuannya sama, dia akan rapat di kantor Kenzo.


"Sayang, sarapan sudah siap." Teriak kenzo setelah membuat sarapan untuk mereka berdua.


Setelah pertengkaran terakhir dengan Gea, hubungan mereka kembali seperti tidak pernah ada masalah sebelumnya. Gea yang sebenarnya sedikit menahan egonya dan mencoba memahami kekasihnya.


Keanu pun belum ke surabaya lagi, setelah pertengkaran mereka. dia sedikit merasa tenang, karena sudah ada bu Ratmi yang menemani Aura, Namun komunikasi terus berjalan untuk memantau kondisi Aura.


Gea keluar dari kamarnya dengan sudah berpakaian rapi, kemudian mengahmpiri Keanu dan mendaptkan kecupan selamat pagi dari kekasihnya.


"Selesai rapat, kita kebutik ya sayang." Ucap Gea mengingatkan.


"Apa ini harinya?" Tanya Keanu yang lupa bahwa hari ini mereka akan memilih bahan untuk baju pengantin mereka.

__ADS_1


"Kamu lupa sayang?" Tanya Gea sudah menatap tajam Kekasihnya itu.


Keanu menahan tawanya, lalu mencubit hidung Gea lembut. "Mana mungkin aku lupa." Ucapnya yang kemudian tertawa.


"Ih, kamu nih bercanda terus. hanya hitungan bulan kita akan menikah. kita harus mempersiapkannya dari sekarang."


Rian dan siska akhirnya melunak, dia mengizinkan keanu untuk menikah tanpa menunggu kakaknya. itu semua di sebabkan Kenzo yang bersikeras membujuk Rian juga siska, Kenzo juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan menikah keculi dengan Aura.


"Iya sayang, aku serius."


"Nu, masalah lexa, apa kamu akan terus diam? Diana sudah menikah dengan Reza, bukankah seharusnya Lexa di Kembalikan kepada ibu dan ayahnya. Ini demi kebaikan Lexa."


Keanu mengerti dengan ucapan Gea, dia juga tidak ingin lexa ini berlalrut-larut sampai lexa mengerti semuanya. Bahwa dia tak pernah menyayangi anak itu.


"Baiklah, akan membicarakannya dengan Reza."


Ia harus membahas masalah Lexa dengan Reza, dan Diana tidak boleh tahu sedikitpun, karena sudah pasti Diana menolak, karena yang Diana inginkan adalah Lexa tetap menjadi anaknya, Lexa tetap memakai nama belakang keluarganya.


Setelah sarapan selesai, merekapun segera berangkat menuju kantor.


"Ge, apa Keanu sudah datang?" Tanya bosnya saat Gea akan kambali menuju ruang rapat.


"Baru saja datang."


"Baiklah lima menit lagi kita mulai." Ucap Kenzo yang kembali masuk keruangnnya.


Kemudian Gea meneruskan langkahnya dengan membawa beberapa berkas di tangannya.


"Lima menit lagi rapat di mulai." Ucap Gea memberitahukan kepada Keanu juga Sekertarisnya yang baru saja datang.


Keanu hanya melemparkan senyumnya, dia harus bersikap Profesional karena mereka ada di dalam kantor.


Tepat lima menit, kenzo pun memasuki ruangan. menyapa Keanu juga Sekertarisnya.


"Saya sudah mempelajari semuanya, dan ada beberapa poin yang saya kurang setuju, karena menurut saya itu sangat tidak relevant, mengingat jangka waktu yang sangat lama."

__ADS_1


Disaat Kenzo sedang membahas inti dari rapat mereka, tiba-tiba saja ponsel Keanu berdering, bahkan terdengar oleh semuanya. Di saat rapat seharusnya ponsel dimatikan atau dalam mode getar saja. Namun Keanu tidak melkukan itu karena ia tak mau terlewat jika nanti ada Aura menelphonnya.


Terpaksa Kenzo menghentikan pembicaraannya dan menatap tajam kearah adiknya yang menurutnya sudah tidak sopan. Begitu pun Gea yang memberi kode untuk mematikan ponsel.


"Maaf, saya harus terima panggilan ini." Namun bukannya mematikan ponselnya Keanu justru menerima panggilan itu di depan kakaknya. Karena yang menelphonnya adalah bu Ratmi. Dan itu sangat penting baginya.


Kenzo sudah sangat kesal dengan sikap adiknya. meski Keanua adiknya sendiri, namun saat ini dia hanya relan kerja yang harusnya bersikap Profesional, mengkesamping urusan pribadinya.


"Hallo, ada apa bu?" Tanya Keanu sedkit menggeser kursinya juga memelankan suaranya.


Keanu sangat terkejut mendengar apa yang Ratmi katakan, dia tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya. yang jelas itu di sadar oleh Gea juga Kenzo.


"Baik bu saya segera kesana." Ucap Keanu sebelum menutup telphonnya.


Kini Kenanu menatap wajah Gea yang sedang bertanya-tanya, beralih kepada Kenzo yang juga tengan kesal kepadanya.


Namun Keanu harus segera pergi karena Aura akan melahirkan. Dia tidak mau melewatkan itu.


"Maaf, saya harus pergi. kita rescheduled rapat ini." Ucap Keanu yang hendak pergi.


"Kamu tidak bisa pergi begitu saja Nu." Kini Kenzo memarahinya.


"Maaf kak, aku benar-benar harus pergi." Keanu pun segera keluar ruangan itu dan di buntuti Sekertaris di belakangnya.


"Pesankan tiket penerbangan kesurabaya, penerbangan paling cepat." Pinta Keanu kepada Sekertarisnya. dan ternyata itu di dengan oleh Gea yang berniat mengejarnya.


Gea menghentikan langkahnya, dia kini tak lagi mengejar Keanu, dia justru berbalik dan kembali masuk keruang rapat.


"Dia pergi kesurabaya lagi." Ucapnya lemah kepada Kenzo.


"Sebenarnya sepenting apa, sampai dia harus pergi di tengah-tengah rapat?" Tanya Keanu yang penasaran dengan apa yang sedang di lakukan adiknya, sampai berkali-kali pergi ke Surabya.


"Tidak bisa seperti ini." Ucapnya yang kemudian pergi dari ruangan itu.


Kenzo tak kembali ke ruangannya melainkan dia membawa mobilnya. dia berniat untuk mengikuti adiknya. Dalam perjalanannya Kenzo meminta Sekertarisnya untuk memesankan tiket kesurabaya. Kini dia merasa curiga. bahwa Keanu memang menyembunyikan sesuatu. Dia hanya takut adiknya sedang berada di jalan yang salah, dan dia takut itu akan berdampak buruk untuk dirinya juga perusahaannya. Karena yang ada di pikiran Kenzo adalah Keanu sedang menjalankan bisnis ilegal.

__ADS_1


__ADS_2