AKU MEMILIH SETIA

AKU MEMILIH SETIA
Setitik Cahaya


__ADS_3

Kaca besar menjadi penghalang antara Kenzo dan bayi mungil nan cantik yang saat ini masih dalam pantauan dokter. Dia tidak menyangka ternyata dirinya memiliki seorang putri.


Kenzo berdiri menatap dari kejauhan, terlihat binar di matanya menyiratkan kebahagiaan juga keharuan. Saat ini perasaannya campur aduk. ia merasa seperti ada di dalam mimpi. Karena menurutnya sangat indah namun nampak mustahil jika sunggu terjadi.


"Kakak lihat, bukankah mirip sekali denganmu." Ucap Keanu yang menyadarkan bahwa itu semua bukan mimpi, namun memang benar-benar terjadi.


Kenzo pun tersenyum dengan sisa-sisa air matanya. Kemudian Kenzo berbalik kearah adiknya, dirinya tetap saja mempertanyakan, mengapa Aura bisa bersama adiknya.


"Ceritakan semuanya!" Pinta Kenzo tak menerima penolakan. dia tetap saja tidak bisa percaya bahwa bukan dirinya yang membantu Aura, bukan dirinya yang menjadi penyelamat Aura.


"Awalnya aku tidak percaya, Pagi itu aku mendaptkan pesan, Kakak ingat ketika meminta ku untuk pulang terlebih dahulu. Dan di hari itu Aku membawa Aura pulang. Tugaan kita selama ini memang benar, Laura adalah Aura." Keanu menceritakan semuanya sejak bertemu kembali dengan Aura sampai saat ini Aura terbaring Lemah.


"Tapi kenapa Aura harus bersembunyi? kenapa dia tidak menghubungiku." Tanya Kenzo kesal. Karena adiknya yang mendapatkan kesmpatan seperti ini.


"Tenang dulu kak, Aura punya alasannya. Dia yakin pasti Seteven tidak tinggal diam, dan orang pertama yang Seteven curigai setelah kepergiannya, ya dirimu Kak."


"Sial, jangan-jangan gerak-geriku selama ini di awasi." Kenzo melirik kekanan dan kirinya mencari orang yang mencurigakan.


"Apa kakak merasa ada yang mengikuti?" Tanya Keanu mulai resah. Jika memang benar maka Seteven sudah mengetahui keberadaan Aura.


"Aura." Ucapnya bersamaan.


Keanu dan Kenzo segera berlari untuk menemui Aura. Dia khawatir dengan kekuasan Seteven, ia mampu membawa Aura pergi.


"Ada apa dengan kalian?" Tanya Ratmi yang merasa heran dengan kedatangan Kakak beradik itu sambil berlari.


"Aura mana bu?" Tanya Kenzo dengan wajah tegang karena tak melihat Aura berada di ruang ICU.


"Baru saja ibu akan menyusul kalian untuk memberi tahu bahwa Aura sudah di pindahkan keruang perawatan. Dokter mengatakan Aura sudah stabil." Ucap Ratmi menjelaskan.


Barulah Keanu dan Kenzo bisa bernafas lega, mereka mengira telah kehilangan Aura lagi.

__ADS_1


...****************...


Diana dan Reza sedang menghadiri sebuah acara, sebagi istri dari seorang Reza, Diana sudah sangat menantikan dapat menghadiri acara besar, yang di hadiri oleh para pengusaha sukses. Sebuah kebanggaan dapat hadir di tengah-tengah mereka.


Namun Tanpa Diana sadari acara seperti itu yang seharusnya ia hindari, Karena sudah pasti salah satu tamunya orang - orang yang ia kenal.


Diana bersembunyi di balik punggu lebar suaminya, saat ia melihat mantan mertuanya turut hadir di acara yang sama, sehingga membuatnya tak nayaman berlama-lama disana.


"Kamu kenapa sayang?" Bisik Reza menanyakan tingkah aneh istrinya.


"Kenapa kamu tidak bilang bahwa papa dan mama juga bagian dari acara ini?" Tanya Diana sedikit kesal dengan Reza yang tak memberitahunya tentang hal itu.


Reza memang sengaja melakukan itu, karena memang itu bagian rencananya perlahan-lahan mengungkap hubungannya di depan mantan mertua Diana, ini semua untuk mendaptkan Lexa kembali.


"Aku tidak tahu mereka akan datang, karena biasanya tidak." Jawab Reza berbohong.


Tanpa Diana sadari Rian dan siska sudah mendekat bahkan sudah saling berkontak mata dengan Reza dari jarak jauh.


Diana terkejut dengan ucapan siska, dia tidak tahu bahwa Reza diam-diam mengundang mantan mertuanya itu, namun dia tidak bisa segera bertanya karena dia sedang berusaha menghindar dengan berjalan menjauhi suaminya,


Diana begegas mencari persembunyian, kemudian ia pun masuk kedalam toilet wanita. cukup lama ia di dalam sampai merasa sudah aman, baru la keluar.


Begitu Keluar Diana terdiam, terpaku melihat siska sudah ada di depan toilet, seperti sedang menunggunya.


"Mama!" Ucapnya pelan dengan terperangah.


"Mengapa kamu terkejut?" Tanya siska dengan sangat sinis.


Tanpa Diana sadari, bahwa siska sudah lebih dulu melihat Diana sedang bergandengan tangan dengan Reza, dan dari sana siska menyimpulkan bahwa Diana adalah Istri dari Reza.


"Mama, apa kabar, aku tidak menyangka kita bertemu di sini." Ucapnya nampak kikuk. Berusaha menggandeng lengan siska untuk berjalan menjauh dari depan toilet.

__ADS_1


" Lepaskan!" Siska menarik tangannya enggan di pegang oleh Diana.


"Siapa sebenarnya kamu? Bagaimana kamu bisa menikah dengan pamanmu sendiri?" Diana tercekat, dia tidak menyangka siska sudah mengetahu semuanya.


"Mah, apa yang mama bicarakan aku tidak mengerti." Diana tetap mnghindar dari pembicaraan tentang Reza.


"Berhenti berbohong, saya sudah melihat semuanya. pantas saja Keanu tidak memperdulikan kamu, nampaknya dia sudah mencium gelagat kanu dan paman kamu sejak dulu." Siska tidak mau mendengar apapun lagi, ia menyesal sempat meminta Diana kembali bersama anaknya. Ternyata ini alasan sikap dingin Keanu kepada Diana.


"Mah tunggu." Teriak Diana mencegah siska pergi tanpa mendengar oembelaan darinya.


Kini Diana merasa kesal dan marah kepada Reza, Lagi-lagi dia terlalu menganggap enteng seorang Reza, yang ternyata sudah menyimpan berbagai cara untuk menjauhkannya dari keluarga Hartanto.


...****************...


Gea dengan wajah lesunya datang menemui Melly, kini Gea menangis tersedu dalam pelukan sahabatnya itu.


"Kali ini kenapa lagi?" Tanya Melly mengusap punggung Gea, semenjak mendeklarasikan hubungannya dengan Keanu Gea lebih sering sedih dari pada bahagianya. Sudah tak bisa di hitung lagi sesering apa Gea mengeluhkan tentang sikap Keanu.


"Aku tidak tahu Mel, aku bingung harus bagaimana lagi." Keluhnya yang sama sekali tak di mengerti melly.


"Keanu kenapa lagi?" Tanya Melly, semakin lama semakin geram dengan Keanu yang terus saja menyakiti sahabatnya.


"Sepertinya Kenau selingkuh Mel." Ucap Gea. sontak saja membuat Melly menggelengkan kepalanya.


"Tidak mungkin." Jawab Melly spontan. Jika ada Aura mungkin saja hal itu terjadi, Namun jika dengan orang lain, rasanya Melly ragu.


"Kamu yakin, sudah ada buktinya?" Tanya Melly lagi. Karena menurut Aura Keanu memang benar mencintai Gea. Dan Melly selalu percaya ucapan Aura.


"Ada, tapi Mell, meskipun buktinya Ada, aku masih saja menolak percaya." Rengek Gea. Gea memang sudah terlanjut sangat mencintai Keanu. Apa lagi jawaban Keanu yang meminta dirinya menunggu sampai Keanu mengatakannya di waktu yang pas. dan itu seperti kotak pandora, entah apa yang akan di ucapakan Keanu itu tetap akan menyakitkan bagi Gea.


Tak bisa lagi menahannya sendiri Gea pun menceritakan semuanya yang telah ia alami beberpa bulan terkahir dengan Keanu kepada Melly, hatinya sudah tak bisa menampung lagi semua perasaan kesal, marah kecewanya kepada Keanu. setidaknya setelah menceritakannya ia bisa sedikit lebih tenang dan menyiapkan hatinya, menerima kebenaran yang nanti akan Keanu ungkapkan.

__ADS_1


__ADS_2