AKU MEMILIH SETIA

AKU MEMILIH SETIA
Berujung Pertengkaran


__ADS_3

Keanu tidak bisa fokus bekerja, setelah mendengar kakaknya memberitahukan tentang Gea yang mulai mencurigainya. Keanu sangat gelisah, dia berkali-kali melirik jam yang menggantung di dinding ruang kerjanya, menunggu jam pulang Gea.


Memarkirkan mobil tepat di depan kantor kakaknya, menunggu saat Gea melewati pintu kaca besar itu. Tidak sedetik pun Keanu lepas dari menatap pintu keluar, karena dia sama sekali tidak membuat janji terlebih dahulu dengan Gea.


Keanu segera membuka pintu mobilnya saat melihat Gea keluar dari kantor, Melambaikan tangan sementara mulutnya memanggil nama kekasihnya.


Dari jarak yang cukup jauh, Gea pun sudah menoleh dan membalas lambaian tangan Keanu, sementara kakinya berlari untuk menghampiri kekasihnya.


"Kamu jemput, kenapa tidak mengabari?" Tanya Gea dengan senyum merekah.


Gea masih terlihat biasa saja, dia tidak menunjukan rasa kesal atau marah kepada Keanu. Dan itu jelas membuat Keanu semakin merasa bersalah, karena Gea masih sabar memendamnya sendiri.


"Aku sengaja jemput kamu." Jawab Keanu mengusap lembut pucuk kepala Gea.


"Terus mobil aku bagaimana?" Tanya Gea yang juga hari itu membawa mobilnya.


"Simpan saja disini, kamu ikut aku." Keanu membukakan pintu mobil untuk Gea.


Tak ada yang bisa Gea lakukan selain meninggalkan mobilnya tetap di parkiran kantor, semantara ia ikut dengan Keanu.


Sepanjang perjalanan keanu hanya diam saja, dia bingung untuk mengawali pembicaraan mengenai kecurigaan Gea. Begitupun Gea yang hanya sesekali melirik kearah Keanu tanpa satu kata pun keluar dari mulutnya.


Duduk bersebelahan seperti ini, membuat Gea kembali bertanya-tanya siapa atau apa yang sedang di sembunyikannya Keanu, rasa curiga itu kembali muncul, ingin sekali menanyakan semua yang sudah membuat hatinya gundah.


Tiba-tiba Keanu menepikan mobilnya, dan berhenti di bahu jalan.


"Apa ada yang ingin kamu tanyakan?" Tanya Keanu dengan arah mata yang lurus kedepan.

__ADS_1


Gea memainkan jari jemarinya, dia sangat gelisah mendaptkan pertanyaan mendadak dari Keanu, seketika tubuhnya terasa panas. Mendengar Keanu bertanya seperti itu, berarti kenzo sudah memberitahunya. Dia tidak bisa lagi terus berdiam, ini adalah saatnya untuk mendaptak penjelasan dari Keanu. kemudian Gea mengeluarkan kertas yang ia temukan di saku jaket Keanu.


"Kamu berkali-kali pergi ke Surabaya, siapa yang kamu temui? bahkan terakhir kamu pergi kesana, kamu pergi dengan terburu-buru, di malam itu kamu bersamaku."


"Itu hanya pekerjaan Ge, aku bertemu klien di sana." Jawab Keanu mengusap bahu Gea, seolah menenangkan agar Gea tak perlu berpikiran aneh tentangnya.


Gea menggerakan bahunya menepis usapan tangan Keanu. Dia menaikan sebelah sudut bibirnya, merasa lucu dengan alasan yang di utarakan Keanu, karena semua ucapan Keanu adalah kebohongan.


"Lalu, bagaimana kamu menjelsakan ini?" Tanya Gea lagi, kali ini Gea memperlihatkan struk belanja yang diantara kebutuhan wanita.


Keanu terbelak, dia tidak mengira dia masih menyimoan struk belanja itu, karena dia merasa sudah membuangnya.


"Kamu mau memberikan alasan apa lagi? Siapa wanita itu, kenapa kamu melakukan ini kepada ku Nu?" Gea sudah terisak, dia tak bisa menahan airmatanya, padahal dia sudah menyiapkan diri untuk tidak menangis di depan Keanu.


"Aku bisa jelaskan Ge, yang kamu pikiran itu tidak benar." Keanu berusaha membela. meski yang Gea tuduhkan tak sepenuhnya salah. Namun Yang Gea pikiran jelas berbading terbalik dengan kenyataannya.


"Lalu apa kebenarannya? jelas-jelas kamu selingkuh Nu." Ucap Gea membuka sabuk pengamannya, berusaha keluar dari dalam mobil. Namun tangannya kalah cepat Karena Keanu mengaktifkan kunci otomatisnya.


Keanu yang saat itu tidak bisa memberi penjelasan lagi, di tambah teriak juga tangisan Gea membuatnya tak bisa banyak berpikir, ia pun membuka kunci pintu mobil itu, sampai akhirnya Gea bisa meloloskan diri.


Namun tak berhenti disitu, Keanu pun ikut turun dan mengejar Gea.


"Aku memang menyembunyikan sesuatu. Tapi aku tidak berselingkuh." Ucap Keanu begitu meraih tangan Gea.


Gea meronta-ronta meminta di lepaskan, karena saat ini Keanu memeluknya erat.


"Aku minta maaf, aku salah sudah menyimpan ini darimu, aku mohon dengarkan aku dulu." Ucap Keanu berusaha menenagkan Gea.

__ADS_1


Akhirnya Gea bisa tenang dan Keanu mulai melepaskan pelukannya. Saat merasa Gea sudah lebih tenang, barulah Keanu mulai menjlaskan, ia meraih tangan Gea,di tatapannya lekat kedua mata Gea.


"Aku sangat mencintai kamu, tidak mungkin aku berselingkuh. Jika kamu memang mencintaiku, dan mau menunggu, tetap percaya kepadaku, aku akan mengatakan semua yang aku sembunyikan dari kamu di waktu yang tepat."


Gea menarik tangannya, hingga terlepas, berbalik membelakangi Keanu, dengan menghebuskan nafas beratnya. Gea pikir Keanu akan jujur dan terbuka kepadanya, jika seperti itu mungkin dia akan menerimanya, tapi permintaannya kali ini membuat dirinya merasa bodoh. dia harus tetap menunggu dengan perasaan gelisah, tidak tahu apa yang sedang kekasihnya lakukan.


"Aku mohon, sekali ini saja. Aku benar-benar tidak bisa mengatakannya sekarang." Ulang Keanu dengan menyentuh bahu kanan Gea.


Suasana Hening, Gea masih menimbang keputusan apa yang akan ia berikan, sementara Keanu masih menunggu, dan berharap Gea akan menerima semua permintaannya.


Karena Gea memang sudah sangat mencintai Keanu bahakan lebih dari yang Keanu rasakan, meski rasa penasaran dan curiga mungkin akan selalu ada, meski hatinya akan gelisah dan mungkin tersakiti, ia tak peduli karena ia memang hanya ingin bersama Keanu. Bodoh atau di butakan cinta, itu julukan lebih cocok untuknya karena mau menerima dan menunggu waktu yang tepat untuk Keanu mengatakan semua kepadanya.


"Ya sudah, terserah deh!" Ucap Gea pada akhirnya, berjalan kembali masuk kedalam mobil.


...****************...


Siska yang mendengar laporan pertemuan anaknya dengan Riana, mendadak naik darah harus mendengar banyak yang di keluhkan dari Riana.


Dengan susana hati kesal, siska langsung menerobos masuk kedalam kamar Kenzo.


"Mama, bisa ketuk dulu kan sebelum masuk." Kesal Kenzo yang terkejut dengan kedatangan mamanya.


"Kamu ini, sebenarnya apa sih yang kamu lakukan kepada Riana, sampai mama mendaptkan laporan jelek semua tentang kamu." Omel Siska


"Oh Itu, ya aku hanya bersikap apa adanya ma." Jawab Keanzo acuh. Dan bukan itu jawaban yang mamanya inginkan.


"Ken, serius dong. mama hanya ingin kamu dapat yang terbaik."

__ADS_1


"Ma, aku sudah bilang sebelumnya, mama jangan terlalu banyak berharap dariku. Kalau nanti memang Riana bisa buat aku jatuh cinta, itu berarti doa dan harapan mama terkabul, tapi seperti itu hampir tidak mungkin." Jawab Kenzo mampu mendiamkan dari semua omelan sang mama.


"Jika masih mencintai wanita itu, harusnya kamu pertahankan, dan tidak menceraikannya." Sindir mamanya meninggalkan kamar Kenzo, dengan membantingan pintu cukup keras.


__ADS_2