AKU MEMILIH SETIA

AKU MEMILIH SETIA
Bertolak Arah


__ADS_3

Sulit sekali mata Aura untuk terpejam, dia masih memkirkan tentang Kenzo dan Gea, yang menyembunyikan tentang kedekatannya. Aura masih saja berpikir keras, Karena jika tidak ada hubungan apapun di antara keduanya, mengapa harus di sembunyikan? pertanyaaan yang selalu terulang di benak Aura.


Tiba-tiba tenggorokannya kering, Kemudian Aura keluar dari kamar, menuju dapur untuk mengambil air minum. Begitu keluar, Aura melihat Keanu yang sedang tidur meringkuk seperti bayi. Perlahan Aura berjalan mendekati Keanu yang tertidur pulas.


"Wajah ini, masih sama seperti dulu." Ucapnya sambil memandangi wajah Keanu. Kemudian Aura membetulkan selimut yang sudah tak menutupi tubuh Keanu lagi.


"Sadar Aura, Dia adik iparmu." Teriak dalam hatinya mencoba menyadarkan dirinya sendiri. Karena yang ia pandangi bukan suaminya.


Aura mengerejeap kan matanya, Nampaknya Jantung Aura masih saja berdetak kencang untuk Keanu. Lalu Aura memegangi dadanya, marasa salah dengan apa yang baru saja terlintas di pikirannya. Aura pun segera berlari menjauh dari Keanu, Kemudian ia menuju dapur meminum segelas air dengan tergesa-gesa.


Aura sadar yang barusan ia lakukan adalah salah, jika ini terus berlanjut bisa saja Aura melakukan hal-hal di luar batas. Dan pastinya itu akan menyakiti banyak orang.


"Ra, Kenapa kamu mengemas pakaianmu?" Tanya Keanu saat masuk kedalam kamar dan melihat Aura sedang memasukan pakaiannya kedalam kopernya kembali.


"Maaf Nu, sepertinya aku harus kembali ke jakarta." Jawab Aura. Memang pagi ini Aura akan kembali ke jakarta. Berada di sini bersama Keanu membuat Aura khwatir akan adanya masalah baru yang akan muncul.


"Kamu baru saja sampai semalam, dan pagi ini harus kembali?"


"Iya Nu, sepertinya aku salah berada disini. Aku harus menyelesaikan semua permasalahanku dengan Kenzo. Bukannya Lari bersembunyi seperti ini." Ucap Aura menjelaskan. Itu hanya salah satu alasannya saja. Alasan lainnya adalah ia takut jika terus berlama-lama dekat dengan Keanu. Karna walau bagimanapun Keanu tetap mantan kekasihnya, banyak kenangan-kenangan indah yang pernah terjadi, bahkan Aurapun belum sepenuhnya melupakan Keanu.


"Baiklah, aku anatar kamu."


Keanu tidak bisa melakukan apapun untuk membujuk Aura agar tetap bersamanya sedikit lebih lama lagi. Dia sadar posisinya. Keanu sekarang bukan lagi seorang pria di mata Aura, Melainkan seorang adik dari suaminya saja.


Dengan diantar Keanu, Aura sampai di depan bandara.


"Terima kasih Nu. Ajak Diana kesini, agar ada yang mengurus kamu." Ucap Aura sebelum dia masuk kedalam


Keanu hanya tersenyum, mengiyakan saran dari Aura. Tanpa Aura tahu keadaan rumah tangganya sedang terombang ambing arus masalah, dan kemungkinan berujung perceraian.


"Hati-hati Ra." Keanu melambaikan tangannya, melepas kepergian Aura.


Sorot matanya tak lepas dari melihat Aura sampai menjauh dan tak terlihat lagi, Hatinya kembali merasa kosong, hanya satu malam dia bisa merasakan debaran jantung yang terus memacu. Sepanjang malam keanu tidak bisa tidur.


Bagaimana Keanu bisa tidur pulas sementara ada wanita yang selalu ia bayangkan berada sangat dekat dengannya. Jika saja ia pria berengsek, pasti ia akan melakukan setiap bisikan-bisikan setan yang selalu melintas di kepalanya. Apalagi saat jarak Aura dan dirinya sangat dekat, Masih jelas terasa sentuhan Aura di bahunya saat tangan Aura menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.

__ADS_1


Malam itu Keanu mengetahui semua yang Aura lakukan. Matanya sengaja ia pejamkan, Karena ingin tahu apa yang akan Aura lakukan saat dia tak melihatnya.


Keanu yakin bahwa Aura masih menyimpan perasaan untuknya, Aura masih mencintainya sama seperti dirinya yang masih mencintai Aura. Meskipun tidak akan pernah ada kata yang akan menjelaskan itu semua. Cukup dengan hati dan perasaan saja sudah mampu menjelaskan yang sebenarnya.


Namun, Keanu kecewa, karena Aura berusaha menyangkal perasaannya. Dia tidak berusaha melawan. Dengan kepergiannya saat ini adalah bukti bahwa Aura menghindar dari perasaannya sendiri.


...※※※※...


Aura kembali menginjakan kaki di bandara soekarno hatta, yang baru saja semalam ia meninggalakan bandara ini.


Aurapun menaiki taksi untuk minta diantarkan menuju tempat tujuannya, yaitu sebuah hotel bintang lima. Aura memutuskan untuk memanjakan dirinya menginap di hotel mewah dengan semua fasilitasnya.


Jarang sekali Aura menghamburkan uangnya. Apalagi setelah menikah Aura jarang memanjakan diri dengan berbelanja atau pun hal lainnya. Dia menyadari bahwa hidupnya terlalu membosankan, apalagi saat ini dia hidup dengan pria seserius Kenzo.


Sampailah Aura di dalam ruangan yang sangat luas, dia mengitari kamar dengan perasaan kagumnya, menghempaskan tubuhnya berbaring di kasur yang sangat empuk.


"Aaahh.... Lelah sekali." Ucap Aura yang kemudian memejamkan matanya.


"Eiittsss... ini bukan waktunya untuk tidur." Ucapnya kepada diri sendiri. Kemudian dia bangun dan melepaskan semua pakaiannya berjalan menuju kamar mandi.


"Tidak bisa seperti ini, aku harus menyelesaikan masalah ini." Ucap Aura segera bangun dan menyudahi mandinya. dengan masih berbalut handuk Aura mencari ponselnya. Karena dari kemarin ponselnya dalam keadaan tidak aktif.


Sesuai dugaan, banyak sekali panggilan tak terjawab, namun kali ini bukan hanya dari Kenzo, melainkan dari Melly dan juga Gea. Aura menduga bahwa kedua sahabatnya itu sudah mengetahuinya.


Aura pun mengirimkan pesan untuk mereka bertemu di sebuah tempat, Aura akan mendengarkan penjelasan dari Gea, setalah itu Aura akan mendengarkan penjelasan dari suaminya.


Temui aku di cafe xxx besok malam.


Karena Gea sepertinya sudah tahu, Aurapun mengundur pertemuannya, Aura merasa sedikit lega karena sepertinya Gea tahu kesalahanya. dengan mencoba menghubunginya puluhan kali itu berarti Gea ingin menjelaskan semuanya. Dia bisa beristirahat dengan tenang, dan menikmati waktu sendirinya.


...※※※※...


Berbekal informasi dari sekretarisnya, Kenzo segera berangkat menuju surabaya untuk menemui adiknya. Dia sangat yakin bahwa Aura berada di sana. Karena Kenzo tidak tahu alamat tinggal adiknya, Kenzopun terpaksa akan mendatangi kantor cabang tempat Keanu bekerja.


Ada gemuruh di dadanya yang membuat Kenzo ingin segera menemui Keanu untuk memberi peringatan agar tidak menjadi duri dalam rumah tangganya.

__ADS_1


Cemburu yang di rasakan Kenzo sudah menghilangkan akal sehatnya. bagaimana tidak, disaat Kenzo mengetahi bahwa Aura adalah cinta pertamanya disaat itu pula Aura pergi menemui adiknya yang merupakan cinta pertama Aura.


Apalagi Kenzo nengetahui Keanu masih mencintai istrinya dan juga hubungannya dengan Diana sedang bermasalah. Yang Kenzo khwatirkan adalah di saat dua orang yang sedang mengalami masalah maka mereka akan saling menyembuhkan. Kenzo takut jika Keanu dan Aura kembali bersama. sedangkan kekuatan cinta antara Kenzo dan Aura baru mulai tumbuh.


Kenzo membuka pintu ruangan Keanu tanpa mengetuk terlebih dahulu. Kemudian dia menerobos masuk dan langsung mencengkram kerah pakaian adiknya.


Keanu terkejut dan segera memegangi tangan Kenzo mencoba melepaskan diri.


"Katakan Dimana Aura? Aku tahu Aura datang menemuimu!" Ucap Kenzo dengan rahang yang mengeras.


"Lepaskan kak, kita bisa bicara baik-baik." Ucap Keanu.


Kenzopun melepaskan cengkramannya dan duduk dengan menumpangkan kaki, menunggu jawaban dari adiknya.


"Aura tidak bersamaku. lagi pula kakak suaminya, kenapa bisa tidak tahu keberadaan istrinya sendiri?" Tanya Keanu dengan sindirannya.


"Diam kamu Nu!" Sentak Kenzo, tak suka dengan apa yang di ucapkan adiknya.


"Aku sudah tahu semuanya. sekali lagi menyakiti Aura ingat janji yang pernah aku ucapkan." Keanu kembali memperingati tentang apa yang pernah dirinya ucapkan.


Kenzo terkekeh mendengar ancaman dari adiknya. Karena dia yakin Aura tidak akan melakukan hal itu.


"Jangan berkhayal. Aura tidak akan pernah kamu dapatkan lagi."


"Maka dari itu jangan sampai membuat Aura datang lagi menemuiku."


Kenzo menatap tajam kearah Keanu. Hatinya seperti di hantam benda tumpul. Ternyata yang dugaannya benar.


"Sudah aku duga, Ternyata Aura bersama kamu."


"Iya, Kemarin dia menemuiku, tapi dia sudah pergi lagi." Keanu memberitahu kebenarannya, dia tahu kenzo sangat mencintai Aura, tapi dia tidak tahu cara mengekspresikan cintanya.


"Kemana dia pergi?"


"Tanyakan saja sendiri, lagi pula ponselnya sudah aktif. suami apa yang tidak tahu keberadaan istrinya sama sekali." Sindir Keanu tepat dengan kenyataan yang ada.

__ADS_1


__ADS_2