AKU MEMILIH SETIA

AKU MEMILIH SETIA
Bermain Petak Umpet


__ADS_3

Sudah beberapa hari ini pergerakan Keanu selalu di awasi oleh orang suruhan Seteven, Kini bukan lagi Kenzo yang menjadi target Sang Tuan.


Seorang pria masih mengikuti mobil Keanu dari arah belakang, dengan sangat hati-hati agar Keanu tak merasa curiga.


Sampailah di depan bandara, pria itu pun terpaksa mengikuti keanu sampai kedalam bandara, Namun dia tidak bisa terus berada di belakang Keanu karena Dia belum memiliki tiket.


Bingung dengan keadaannya, akhirnya dia melaporkan kepada Seteven apa yang sedang terjadi.


"Hallo Tuan, saya masih mengikuti Keanu, dan saat ini saya berada di bandara, sepertinya Kenau akan terbang ke suatu tempat, tapi saya belum tahu tujuannya." Ucap Pria teraebut sambil terus berjalan.


Namun tanpa di sengaja pria itu bertabrakan dengan seseorang sampai masing-masing ponsel mereka terjatuh.


Saat Akan mengambil ponselnya, Pria itu terkejut karena yang bertabrakan dengannya adalah Kenzo.


"Maaf, saya sedang buru-buru." Ucap Kenzo meminta maaf atas kesalahannya yang tak melihat kearah depan. karena dia sedang mencari keberadaan adiknya.


Memang keberuntungan sedang berpihak kepadannya, karena dia tak sengaja melihat e-tiket di ponsel Kenzo.


"Tidak masalah." Jawabnya segera mengambil ponselnya dan kembali di dekatkan kearah telingannya.


"Tuan, saya tahu kemana Keanu pergi. dia pergi kesurabaya. Entah apa yang sedang terjadi, karena sepertinya Kenzo mengikutinya diam-diam."


"Baiklah, kamu terus ikuti mereka, terutama Keanu. Sepertinya dia menyembunyikan sesuatu." Seteven pun mengakhiri panggilannya.


"Abigail, persiapkan keberangkatan saya, saya akan ke surabaya." Perintah Seteven langsung Setelah mendengar laporan dari orang suruhannya.


Seteven yakin bahwa kini dia menemukan titik terang. Bahwa Aura ada di surabaya. Selama ini dia bersembunyi disana.


Seteven pun bergegas pulang untuk menyiapkan keperluan pribadinya.

__ADS_1


...****************...


Aura sudah dalam keadaan sangat keritis, dokter tidak bisa mempertahankan bayinya terlalu lama, sang bayi harus segera di keluarkan jika tidak maka ibu dan bayinya tak akan selamat.


Dokter Tia sudah berupaya untuk menjaga kandungan Aura agar bisa di pertahankan untuk beberpa hari kedepan, karena meskipun usia bayi sudah cukup untuk di lahirkan namun organ-organ dalamnya belum sempurna.


Namun melihat kondisi keduanya dalam keadaan tidak baik, terpaksa dokter Tia mengambil tindakan dan itu harus atas persetujuan walinya.


"Apa Keanu belum bisa di hubungi?" Tanya Dokter Tia kepada Bu Ratmi.


Bu Ratmi masih memegang ponselnya, masih terus berusaha menelphon Keanu.


"Tidak aktif, sepertinya Keanu masih di perjalanan." Jawab Ratmi dengan wajah gelisahnya.


"Dok, biar saya saja, saya yang akan bertanggung jawab." Ratmi meminta Aura segera di oprasi tanpa menunggu kedatangan Keanu.


Dokter Tia menjadi bingung, karena dia sudah sangat lama mengenal Aura, bahkan tahu perjuangannya, namun jika membiarkan bu Ratmi mengambil alih, maka dia melanggar peraturan rumah sakit.


"Dok tolong selamatkan keduanya, saya percayakan semuanya kepada dokter." Jawab Keanu setelah mendengar apa saja resiko yang harus dihadapi nanti.


Setelah mendengar jawaban dari Keanu, Dokter Tia segera membawa Aura keruangan oprasi.


Ratmi terus mengikuti Aura, sampai dirinya di beritahu untuk menunggu Aura tepat diluar ruang oprasi. Tak henti-hentinya Ratmi memanjatkan doa, memohon keselamatan untuk anak dan calon cucunya. Sambil menunggu kedatangan Keanu.


...****************...


Kenzo berlari mengejar adiknya yang berjalan dangat cepat, padahal mereka baru saja turun dari pesawat yang sama, namun kini Kenzo kehilangan jejak sang adik.


Berdiri di depan bandara dengan bertolak pinggang, mencoba mengatur ulang nafasnya yang tersngal-sengal. Sampai sehuah taxi berhenti di depannya.

__ADS_1


Tak berpikir lama, Kenzo pun segera menaiki taxsi itu, Namun dia terdiam, merasa bingung saat supir taxi menanyakan tujuannya. Karena dia tidak tahu tujuan adiknya. Namun yang terlintas di kepalanya adalah alamat apartment sang adik. Dengan berharap adiknya memang bebar berada disana.


Mobil pun melaju di jalanan yang tidak terlalu ramai, karena mobil melintas bukan di jam sibuk. Melihat suasana kota surabaya lewat jendela mobil, tak banyak yang berubah sejak terakhir dia berada di kota itu.


Sampailah Kenzo di depan gedung apartment, yang juga masih terlihat sama. Kenzo merasa kenangannya dulu berputar kembali begitu ia sampai di temapt itu. Dimana dulu ia tak bisa berbuat apapun saat Aura lebih memilih bersama Keanu. bahkan ia lebih memilih menceraikan Aura.


Kenzo berjalan memasuki apartment, kemudian dia berhenti tepat di depan pintu Apartment milik adiknya. Kenzo mencoba memijit bell, namun pintu apartment tak kunjung terbuka. bahakan kini ia mengetuknya dengan sangat keras. Nampaknya Keanu tidak baradai disini.


Namu rasa penasaran sudah menguasai pikirannya. Kenzo pun mencoba memasukan nomor password apartment Kenau dengan kombinasi nomor yang ia tahu. dari tanggal lahir sampai nomor-nomor yang mungkin akan digunakan adiknya. Namun ternyata tak ada satupun yang cocok.


Kemudian Kenzo memasukan lagi nomor yang terlintas di pikirannya, dan ternyata pintu apartment itu terbuka.


"Arrgghh.... Ternyata kamu masih saja belum melupakannya." Kesal Kenzo saat tanggal lahir Aura yang menjadi kunci pintu apartment adiknya.


...****************...


Kini Keanu sudah datang dan menemani Ratmi menunggu dengan sangat tegang, di balik pintu itu ada Aura yang sedang berjuang seorang diri. Ingin sekali Keanu bisa berada di samping Aura, menggengam erat tangannya. memberi semangat dan kekuatan. Namun yang bisa ia lakukan hanya menunggu saling berpegangan tangan dengan bu Ratmi, saling memberi kekuatan.


"Aku yakin Aura dan bayinya selamat bu." Ucap Keanu mengusap punggung bu Ratmi, karena bu Ratmi tak berhenti meneteskan airmata.


Tanpa Keanu tahu, ada pria asing di balik dinding sedang memperhatikannya, pria itu pun selalu memberi laporan terbarunya kepada sang Tuan.


"Maaf sus, apa kerabat saya yang mengalmi kecelakaan di oprasi di ruangan itu?" Tanya pria itu menujuk kearah ruang oprasi Aura berlangsung.


"Maaf pak, ini khusus ibu melahirkan. Jika oprasi umum itu ada di lantai bawah." Jawab suster memberi tahukan.


Barulah pria itu mendapatkan kejelasan, bahwa yang saat ini di tunggu Keanu adalah Aura, yang kini sedang melahirkan. Ia pun segera mengambil ponselnya untuk memberitahukan Tuannya, karena ini berita yang telah di nanti-nantikan oleh Tuannya. Dan setelah ini, ia pasti akan mendapatkan komisi yang sangat banyak.


Mendengar kabar itu Seteven pun sangat bahagia, namun ia juga sangat khawatir, karena jika di hitung, harusnya masih ada dua bulan lagi sampai Aura melahirkan. Namun memang predikisi dokter kandungannya tepat, bahwa mengingat apa yang pernah Aura alami, akan sulit bagi Aura sampai di sembilan bulan kehamilannya.

__ADS_1


Seteven sudah sangat tidak sabar, ingin bertemu dengan anaknya. namun dia harus menunggu untuk beberapa jam kedepan, sampai ia tiba di indonesia.


Dia akan berlutur memohon maaf kepada Aura dan kemudian membawa Aura dan anaknya kemabali.


__ADS_2