AKU MEMILIH SETIA

AKU MEMILIH SETIA
Wasiat Sang Kakek


__ADS_3

Kenzo dalam perjalan menuju bandara, berkali-kali sektetarisnya menelphon agar segera berangkat pulang ke indonesia, karena adiknya akan menikah. Kenzo pun sudah memesan tiket pesawat untuk pulang. Namun dia akan ke inggris terlebih dahulu untuk menghadiri undangan reuni kampusnya.


Kenzo merassa tidak nyaman dengan tengkuk lehernya, sedari tadi dia merasa gatal, seperti ada yang menusuk lehernya, kemudian dia menggaruk dengan tangan kanannya, ternyata ada sebuah benda yang tersangkut di pakaiannya dan itu yang menyebabkan lehernya tidak nyaman.


"Anting? milik siapa?" Kenzo bertanya-tanya mengapa ada Anting yang tersangkut di pakaiannya.


Dia kembali memutar memorinya, mengingat saat dia berada di kampus usai reuni dengan teman-temannya.


"Ah... apa anting ini milik wanita itu? wanita dengan mata sembab, sepertinya dia habis menangis, kira-kira apa penyebabnya? Apakah dia sedang memiliki masalah berat? Atau dia sedang...." Pertanyaan-pertanyaan yang mengganggu pikirannya yang membuat Kenzo bersimpati. Namun rasa penasarannya buyar karena suara sopir yang membangunkan dari lamunannya.


"Maaf pak kita sudah sampai."


"Sial, kenapa aku harus kepikiran wanita itu!" Ucap Kenzo merutuki dirinya. dia mengambil saputangannya untuk ia gunakan membungkus anting tersebut.


Hampir saja kenzo datang terlambat, jika saja jalanan yang ia lewati tadi macet, pasti dia sudah ketinggalan pesawat.


Kenzo duduk dengan santai di kursi business class, dia membuka kembali sapu tangannya, dan memperhatikan setiap detail anting yang ia pegang.


"Anting itu,pasti untuk kekasih anda. Selera anda sangat bagus, Anting itu hanya ada 10 di dunia." Ucap salah seorang penumpang wanita yang duduk bersebelahan dengan Kenzo.


Kenzo menaikan kedua ujung bibirnya berusaha tetap ramah,lalu menatap kearah wanita itu, dia melihat sosok yang sangat berkelas dari segi pakaian sampai sepatu yang ia gunakan, dan sudah pasti perkataannya benar.


"Terima kasih!" Ucap Kenzo kembali menyimpan Anting tersebut. Meskipun sedikit tidak nyaman dengan penumpang sebelahnya, namun Kenzo bersyukur karena dapat setitik harapan untuk mencari wanita pemilik anting itu.


"Jadi anting ini bukan anting biasa, hanya ada 10 di dunia, ini akan mudah untuk aku mencari kamu. aku pasti akan menemukanmu!"


Rasa penasaran menguasai diri Kenzo dan seakan ingin meledak. dia ingin segera mencari pemilik anting tersebut. Karena Kenzo tak bisa melupakan saat matanya bertatapan langsung dengan mata sembab wanita itu, jika saja tidak terhalang masker pasti akan mudah bagi Kenzo mencarinya.


Kenzo memegang dadanya, ada desiran-desiran aneh yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. hatinya, pikirannya, tidak bisa begitu saja melupakan wanita itu.


Kenzo sudah menginjakan kakinya di bumi kelahirannya, Ini adalah kepulangan Kenzo yang pertama dan terakhir kali, karena sudah 8 tahun sejak keberangkatan ke inggris untuk meneruskan pendidikannya sampai memimpin perusahaan papanya di jerman. Baru kali ini Kenzo pulang. Itu pun karena adiknya yang akan menikah dan juga perintah Rian memintanya untuk kembali. namun alasan terbesarnya adalah semua itu sesuai dengan rencana dalam hidup Kenzo, untuk menetap selamanya di tanah kelahiran.


Kenzo yang sudah terbiasa hidup di luar, kini sangat merindukan tempat kelahiranya. Jika di ingat-ingat kembali, hanya sedikit kenangan di tempat ini, selain dengan kedua orang tuanya, Kenzo tidak memiliki kenangan lainnya.

__ADS_1


...※※※※...


Hari-hari bahagia kini menyelimuti perasaan kedua insan, hanya menghitung hari mereka akan sah menjadi sepasang suami istri. Terkesan terburu-buru, karean setelah wisuda, ke esokan harinya mereka akan menggelar acara pernikahan sekaligus perayaan kelulusan mereka berdua.


Seperti saat ini Diana dan Keanu sibuk mempersiapkan pernikahannya dan juga keberangkatannya menuju Jerman, Karena sang kakak sudah kembali itu berarti Keanu harus segera menggantikan posisi kakaknya di sana.


Keanu bingung dengan tujuan Rian sebenarnya, mengapa harus dirinya menggantikan Kenzo di sana, sedangkan masih banyak jabatan yang layak untuknya di perusahaan induk. Sekeras apapun Keanu memikirkannya dia tidak mendaptkan jawaban. dan dia pun tak berani mananyakannya. Karena dia sudah terikat janji.


Malam ini Keanu membawa Diana makan malam di rumahnya. Mereka akan makan malam bersama orang tua Keanu dan juga kakaknya.


Diana sangat antusias, karena untuk pertama kalinya dia akan bertemu Kakak Keanu yang sebelumnya hanya ada dalam setiap cerita Keanu saja.


"Kenalin kak, calon istri aku."


Diana menjabat tangan Kenzo lalu menyebutkan namanya.


"Kalian sangat cocok." Puji Kenzo kepada sepasang calon pengantin yang duduk depannya.


"Ayolah pah, lupakan masalah pekerjaan."


"Baiklah, Papa bangga sama kamu." Puji Rian dengan menepuk pundak Kenzo.


Merekapun meneruskan makan malam dengan obrolan-obrolan ringan, menceritakan tentang masa kecil, dan saling melepas rasa rindu Kenzo kepada keluarganya begitu pun sebaliknya.


Setelah selesai makan malam, Rian memanggil Kenzo ke ruangannya. Duduk santai di ruang kerja Rian dengan di temani secangkir kopi, hubungan Kenzo dan Rian sangat dekat sebagai sosok ayah dan anak, juga sebagai sahabat. Karena Kenzo sering meminta saran dan masukan Rian apapun permasalahan yang Kenzo hadapi. Berbeda dengan Keanu, dia memiliki jarak dengan Rian. mungkin karena sifat Keanu yang mirip seperti Rian, sama-sama keras kepala. Sehingga membuat mereka selalu berselisih.


"Papa hanya ingin menguji sejauh mana kemampuan Keanu. tanpa bantuan siapapun termasuk kamu." Jawab Rian, saat Kenzo menanyakan alasan Keanu menggantikan dirinya.


"Lantas apa yang akan aku kerjakan disini?"


"Papa ingin kamu menikah dengan cucu dari keluarga winston, pewaris perusahan twins group. saat ini dia sedang melanjutkan studi S2 nya di oxford, dan tahun depan kalian bisa menikah."


"Sudah sematang itu rencana papa?" Tanya Kenzo datar.

__ADS_1


"Iya, papa sengaja memberitahu kamu jauh-jauh hari, agar kamu bisa mulai mencari tahu tentang dia, memulai pendekatan dari sekarang, karena papa ingin, meskipun kalian di jodohkan setidaknya ada ketertarikan di antara kalian."


"Sepertinya memang aku tidak di perbolahkan untuk menolak ini, lagi pula aku belum memiliki siapapun di sampingku."


"Kamu lihat dulu photo ini, bukankah sangat cantik, tak hanya cantik dia juga berpendidikan dan pasti akan membantu kamu menjalankan perushaan kelak."


Kenzo mengambil photo dari tangan papanya, untuk melihat wajah wanita yang akan di jodohkan dengannya.


"Aura winston." Ucap Rian menyebutkan nama wanita di photo itu.


"Baiklah aku setuju, Tapi kenapa ada apa di balik perjodohan ini, apakah papa berhutang kepada kelaurga winston?"


"No. Itu keinginan kakek kamu. Jelas tertulis di wasiatnya, kakek sangat menginginkan dua keluarga menyatu. karena papa tidak bisa. maka kamu sebagai cucunya bisa melaksanakan wasiat kakek."


Dulu sekali sebelum Rian menikah dengan siska, dia di perkenalkan kepada jasmin, namun saat itu mereka berdua menolak dengan alasan mereka tidak cocok menjadi pasangan. melainkan seorang sahabat.


Sampai saat ini Rian dan jasmin masih menjalin hubungan sebagai seorang sahabat juga partner bisnis.


Kenzo Keluar dari ruangan Rian untuk bergabung dengan Keanu dan Diana mengobrol di taman belakang rumahnya.


"Bagaimana persiapan pernikahan kalian?" Tanya kenzo duduk di samping Keanu.


"Hampir selesai kak." Jawab Keanu melirik kearah Daian.


"Aku kaget mendengar kabar ini, tapi aku juga bahagia. walaupun harus kamu yang terlebih dahulu menikah."


"Sorry kak, aku hanya ingin segera menjadikan Diana isitriku!"


"Ya, kamu beruntung dapat Diana, apalagi dia sudah membantu pelarian kamu dulu." Ucap Kenzo merubah suasana menjadi canggung. Apalagi Keanu tengah menatap tajam kearahnya


"Sepertinya itu bukan aku kak." Jawab Diana. Dan itu membiat Kenzo merasa sangat bersalah karena ucapannya.


"Baikalah..., selamat untuk kalian berdua." Kenzo menepuk pundang adiknya dan pergi meninggalkan mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2