AKU MEMILIH SETIA

AKU MEMILIH SETIA
Memperkenalkan Diri


__ADS_3

Berita tentang Seteven yang memperkenalkan wanita yang mengalami kecelakaan dengannya sebagai istrinya sudah memenuhi media di seluruh inggris. Banyak yang ikut berbahagia karena pria yang sukses di usia muda kini sudah menjadi pria dewasa.


Jika melihat sejarah panjang seorang Seteven, dia adalah sosok pria muda yang sangat menikmati masa mudanya. Wanita, Alkohol, pesta tak pernah ia lewatkan sekalipun. Bahkan beberapa orang mengaggapnya tidak pantas dijadikan sebagai panutan dalam hal pekerjaan karena kebiasaan buruknya.


Namun kali ini pria itu muncul dan mengumumkan bahwa dirinya telah menikah dan akan menjadi seorang ayah. sontak saja itu mengejutkan public.


"Kita akan kemana?" Tanya Aura, setelah masuk kedalam mobil milik Seteven.


"Rumahku. Kamu akan tinggal disana." Jawab Seteven yang hanya fokus dengan ponselnya, dia sedang memantau berita tentang dirinya.


Aura memutar bola matanya, dia harus ekstra sabar untuk bertahan sampai ia melahirkan.


Aura mengingat bahwa dia belum memberikan kabar kepada siapapun tentang dirinya.


"Aduh, mereka pasti mencariku." Ucapnya dalam hati, Aurapun kemudian mencari ponsel di dalam tasnya. Merogoh sampai bagian dalam tasnya, namun ia tak menumkan ponsel di dalamnya.


"Kamu lihat ponselku?" Tanya Aura dengan masih mencoba mencari.


Tanpa menjawab pertanyaan Aura, Seteven memberikan ponselnya tepat di depan wajahnya.


"Ah, Terimakasih." Ucap Aura yang segera mengambil ponsel dari tangan Seteven.


Aura bergegas mengaktifkan ponselnya, dan dia terkejut banyak panggilan dan pesan masuk. Ada dari maminya, asistennya dan banyak dari Keanu.


Aura memejamkan mata, menyelami pikirannya, mencari sebuah alasan untuknya yabg tiba-tiba menghilang.


Hani, untuk sementara aku akan bekerja dari jauh. kamu urus semuanya disana, dan laporkan jika ada hal mendesak.


Aura lalu menekan icon kirim, Sementara menunggu Hani membalas, Aura membaca pesan dari Keanu satu persatu.


Sangat terasa apa yang Keanu sampaikan lewat pesan-pesannya, bahwa Keanu sangat merindukannya, bahakan akan terus mencarinya. Tak satu haripun Keanu absen untuk mengirimi Aura pesan. Namun Auta tidak berdaya, dia tidak mungkin muncul di depan Keanu dengan perut yang akan semakin membesar.


Tak terasa isakan demi isakan tangis Aura terdengar, Air matanya pun segera ia hapus sebelum benar-benar terjatuh.


"Maafkan aku Nu, aku tidak menepati janji untuk segera kembali, tapi aku harap kamu akan menungguku." Ucapnya lirih.


Sebuah tangan mengejutkan Aura, di depannya sudah ada tangan Seteven yang memberinya tisue, Aurapun menoleh, dan segaris senyum terlihat di bibirnya, meskipun Seteven tak mengetahui karena matanya masih tak lepas dari posnelnya.

__ADS_1


"Terimakasih." Ucap Aura mengabil tisue dari tangan Seteven untuk menghapus air matanya.


Aura sudah sampai di rumah Seteven yang sangat besar dan luas namun terlihat tua. Aura terperangag karena dia merasa seperti muncul di negri dongeng. Karena rumah Seteven mirip kastil kerajaan.


Memang Seteven tinggal di rumah peninggalan orang tuanya, siapa yang meneruskan perusahaan keluarga, dia yang berhak tinggal di rumah itu.


"Selamat datang tuan dan nyonya." Ucap para pelayan berseragam yang sudah menunggu kedatangan mereka berdua.


Sebenarnya disambut para playan seperti ini sudah tidak asing bagi Aura, Tapi pelayan di rumah Seteven berbeda dengannya. Aura di buat merinding, karena semua pelayan di rumah itu adalah wanita dengan tinggi yang sama dan bentuk tubuh yang hampir sama, bahkan mereka tak cocok berada disini, mereka sangat cocok jika menjadi model.


Pikiran Aura sudah tak tentu arah, dia membayangkan Seteven sedang di manjakan oleh semua pelayan seksi yang ia miliki.


"Jangan melamun, ayo masuk. kamu nyonya di rumah ini." Ucap Seteven menyadarkan Aura dari lamunanya.


"Kita hanya berpura-pura." Bisik Aura menjawab dengan sinis.


Tiba-tiba Seteven berbalik menghadap kearahnya, kemudian menyibakan helaian rambut yang menghalangi wajah Aura, ia selipkan di balik telinga Aura sembari berbisik.


"Ini wilayahku, jangan memancing." Ucap Seteven yang kemudian merangkul Aura, membawanya masuk kedalam rumahnya.


Aura menoleh kearah belakangnya, menatap pintu yang semakin menjauh. dia ingin lari saat itu juga, sebelum semuanya semakin runyam. Dua baru sadar bahwa dia dengan sukarela masuk ke kandang harimau. dan berharap bahwa sang harimau masih memiliki cadangan makanannya sampai waktunya untuk Aura pergi membebaskan dirinya.


...****************...


Suara mobil berhenti di depan rumah Gea, Gea sudah bisa menebak bahwa itu adalah kekasihnya yang datang. Karena Gea pun sudah berpakaian rapi menunggu jemputan dari Keanu.


"Kita berangkat sekarang." Ucap Keanu yang menggengam tangan Gea.


"Tunggu Nu, Bagaimana penampilanku?" Tanyanya dengan gugup. Karena malam ini Keanu akan memperkenalkannya kepada kedua orang tuanya.


"Kamu cantik. sempurna." Jawab Keanu menatap Gea sambil tersenyum.


Gea sedikit lega, namu tetap saja dia sangat takut dengan reaksi kedua orang tua Keanu.


Keanu mengajak orang tuanya untuk makan malam di sebuah restoran yang cukup mewah, di mana dia akan memperkenalkan Gea sebagai kekasihnya. dan dia sudah sangat yakin untuk melangkah kejenjang lebih serius dengan Gea.


Jantung Gea berdetak sangat kecang begitu dia datang di deapan restoran. dia terus menggengam tangan Keanu, bahakan semakin erat gengamannya.

__ADS_1


"Kamu tenang saja, coba ambil nafas lalu buang." Ucap keanu yang merasakan tangan Gea semakin dingin.


"Aku gugup sekali Nu." Ucap Gea dengan sedikit tawanya.


dua pasang mata mebatap kerah Gea saat masuk kedalam ruangan yang sudah di pesan secara khusus untuk makan malamnya.


Gea berusaha tetap tenang, dan sebisa mungkin terus tersenyum.


"Kenalkan mah, pah, Ini Gea kekasihku." Ucap Keanu memperkenalkan Gea kepada kedua orang tuanya.


"Selamat malam, om dan tante." Sapa Gea yang meyakinkan dirinya untuk tetap tenang, dan tidak merasa kecil hati di depan kedua orang tua Keanu.


Rian dan siska menatap Gea dari ujung rambut sampai ke ujung kaki. terutaman Siska yang mencoba membandingkan Gea dan kedua mantan menantunya.


"Silahkan duduk." Ucap Rian yang sudah lebih santai dari pada Siska.


Gea sedikit lega, karena ada reaksi positif dari papanya Keanu, tapi dia masih menunggu reaksi apa yang akan di tunjukan mamanya keanu. Gea sangat berharap dia akan di terima di tengah-tengah kekuarga hartanto.


"Apa yang membuat kamu jatuh cinta kepada Keanu?" Tanya Rian kepada Gea.


"Keanu adalah pria bertanggung jawab. dan saya sudah jatuh cinta sebelum kami saling berkenalan."


"Jadi maksudnya kalian jatuh cinta pada oandangan pertama?"


"Iya om." Jawab Gea dengan jelas.


"Kamu tahu Kenau seorang duda dengan satu anak." kini gilira Siska yang bertanya.


"Saya sudah tahu tante." Jawab Gea yang tak lepas dari bibirnya yang terus tersenyum.


"Dan kamu siap untuk menjadi ibu sambung dari cucu kami?" Tanya Siska lagi.


"Saya siap tante."


Suasana semakin tegang, Gea terus di Cecar pertanyaan demi pertanyaan dari kedua orang tua Keanu.


"Sudahlah mah, pah, lebih baik kita makan dulu sebelum semuanya dingin." Ucap Keanu menengahi, karena orang tuanya sudah seperti sedang mengintrogasi seorang penjahat.

__ADS_1


__ADS_2