AKU MEMILIH SETIA

AKU MEMILIH SETIA
Rencana Aura


__ADS_3

Ini pertenuan kedua Aura setekah bertemu kembali dengan Keanu. Kali ini Keanu datang ke kantor aura untuk kembali membahas kemajuan proyeknya.


"Aku perlu bicara, sebentar saja." Ajak Keanu begitu rapat selesai.


Aura mencerna ajakan Keanu sebelum memutuskan untuk menerima atau menolaknya.


"Baiklah, tunggu aku di cafe bawah." Jawab Aura.


Aura tidak mungkin selamanya terus menghindar untuk bertemu dengan Keanu, dia harus menyelesaikan semua kesalah pahaman yang telah terjadi.


Aurapun kembali ke ruangannya sementara Keanu telah lebih dulu menuju cafe di lantai bawah kantor Aura.


Kenau melambaikan tangannya saat Melihat Aura datang. Cukup lama ia menunggu sampai gelas pertamnya sudah habis.


"Maaf, lama menunggu." Ucap Aura duduk di kursi depan Keanu.


"Apa ada yang harus kita bahas lagi?"


"Ra, bersikaplah santai sedikit, kenapa kita menjadi seperti ini, seperti orang asing?" keluh Keanu, dia sangat sadar Aura seperti ini karena dirinya, tapi dia ingin Aura tidak berlarut-larut menjauhi dirinya.


"Kamu yang membuat keadaan seperti sekarang Nu."


"Apa salah jika aku mengungkapkan persaanku?"


"Jelas salah, setatus kita yang membuat itu semua salah."


Memang status mereka yang membuat apa yang telah mereka lakukan melanggar norma. Namun tetap saja keanu menyangkal semua itu, Kenau hanya ingin lebih tulus mengungkapkan cintanya.


"Itu bukan kesalahan, Ra Aku tidak pernah mencintai Diana." Ucap Keanu. Aura harus tahu kenyataan tentang perasaannya.


Aura menghela nafas kasar, sebelum melanjutkan pembicaraan yang mungkin tidak akan ada ujungnya.


"Tapi kamu tetap menikahinya bahkan kalian memiliki anak bersama." Memang hal itu menjadi kekecewaan terberat Aura, saat Keanu memilih untuk meninggalkannya, meskipun itu adalah kesalah pahaman yang dibuat Diana. Tetap saja itu semua terjadi karena Keanu tidak yakin akan cinta Aura.


"Aku Ragu dia Bukan anakku." Ucap Keanu kemudian, dan membuat Aura terbelak.


"Jaga ucapan kamu Nu." Bentak Aura tetap dengan suara pelan.


"Diana selingkuh. dan selingkuhannya mengkalim bahwa anak itu miliknya." Keanu ingin Aura mempercayainya, memperyai cintanya, satu-satunya cara adalah membagi ketidak bahagiaan rumah tangganya.


"Sejak kapan?" Tanya Aura beraharao yang Keanu ucapkan adalah sebuah kebohongan.

__ADS_1


"Entah lah, mungkin sejak kepulang kami dari Jerman." Ucap Keanu mengangkat kedua bahunya.


Dengan perasaan Ragu Keanu meraih tangan Aura untuk di genggamnya.


"Aura, aku masih mencintaimu dari dulu sampai saat ini." Ucapnya kemudian.


Aura segera melepaskan tangannya dari genggaman Keanu, dia menariknya kemudian memundurkan duduknya.


"Tapi kamu tidak mempercayaiku, jika saja kamu membaca surat itu!" Terpaksa Aura mengatakannya, dia juga ingin Untuk Keanu menyadari kesalahan fatal dirinya, sehingga dia tidak akan berani untuk memdekati Aura lagi.


"Surat apa lagi?"Tanya Keanu bingung tentang surat yang di maksud Aura.


"Diana membuang surat yag asli, surat yang kamu baca pada waktu itu telah di tukar Diana. Aku menemukannya terselip di buku yang kamu pinjam dari Kenzo. Sejak saat itu aku tahu alasan kamu meninggalkanku. Tak hanya itu, aku juga jadi tahu bahwa kamu tidak mempercayaiku."


Keanu nampak syok mendengar ucapan dari Aura.


"Maksud kamu semua itu bohong, Apa yang aku percayai selama ini adalah kebohongan." Ucapnya tak berdaya, karena dia tidak bisa mengubah masa lalunya, yang ada hanya tinggal penyesalan.


"Maafkan aku Nu, itu kenyataannya." Ucap Diana menepuk bahu adik iparnya, memberi sedikit kekuatan menghadapi kenyataannya. kemudian pergi meninggalkan Keanu dengan wajah yang amat kecewa.


...****************...


Aura di datangi beberapa pelayan begitu sampai di depan rumahnya, diapun merasa aneh, sebab biasanya dia akan di sambut saat masuk kedalam rumah.


"Maaf non, ada tamu, maaf tidak memberitahukan terlebih dahulu." Jawab Pelayan itu dengan sedikit khawatir, mungkin mereka menganggap itu adalah sebuah kesalah, karena mengizinkan sembarang orang untuk masuk kedalam rumah. Sebab Aura bukan kakek winston.


"Baiklah, terimkasi" Aura menanggapi dengan santai, dia tidak ingin para pelayan menganggapnya sebagai majikan yang galak seperti kakek winston.


Aura pun meneruskan langkahnya, dan dia sangat terkejut karena tamu yang di maksud adalah kedua sahabatnya yang datang berkunjung tanpa kabar.


"Melly, Gea...." teriak Aura berlari menghampiri kedua sahabatnya, begitupun melly dan Gea sudah merentangkan tangannya untuk menerima pelukan dari Aura.


Mereka bertiga saling berpelukan melepas rasa rindu karena sudah lama tidak bertemu.


"Kalian apa kabar?" Tanya Aura melepas pelukannya.


"Kami baik-baik saja!" Jawab Melly,


"Kamu terlihat luar biasa Ra!" Ucap Gea menambahkan.


Aura memang terlihat berbeda dengan pakaian pormalnya.

__ADS_1


"Aku merindukan kalian. kalian tahu alamatku pasti dari Kenzo." Tebak Aura, dengan mengiring kedua sahabatnya menuju meja makan.


"Ya, dia memberitahukannya, bahkan dia juga yang membelikan tiket pesawatnya." Jawb Melly senang, karena bisa menekan pengeluarannya.


"Dan juga Aku dipermudah untuk izin cuti." Tambah Gea tak kalah bahagia, karena mengingat dia adalah karyawan baru.


Bisa berkumpul bertiga memang suatu yang menyenangkan, banyak hal yang bisa di ceritakan, apalagi dalam beberapa bulan ini banyak yang harus di ceritakan saat bertiga.


Aura melihat ini sebagai momen untuk menjalankan rencana yang ada di kepalanya, semula dia sulit untuk menyiapkan rencananya, karena jarak yang jauh menyulitkannya. Namun dengan datangnya Gea ke bali membuat Aura bisa menjalankan rencana ke tahap selanjutnya.


apalagi besok malam Kenzo pasti pulang.


"Bagaiaman persiapan pernikahan kamu Mel?" Tanya Aura,dia merasa bersalah karena tidak menemani melly di masa-masa sibuk mempersiapkan pernikahannya.


"Masih jauh Ra,Denis masih mencari gedung yang cocok, beberpa kali dia menolak gedung yang sudah di rekomendasikan WO." Jawb Melly.


"Denis memang ribet Ra." Tambah Gea, yang menjadi satu-satunya tempat Melly berkeluh kesah.


"Mungkin Denis ingin yang terbaik untuk pernikahannya." Ucap Aura bijak. sebenarnya diapun tidak tahu bagaimana pasangan pada umumnya menyiapkan pernikahan mereka. Padahal hal seperti itu pernah Aura dambakan.


"Tapi Capek juga Ra, harus kesana kemari untuk survey tempat, tapi ujung-ujungnya di cancel." Tambah Gea dengan nada kesal. karena itu yang sebenarnya melly rasakan.


"Iya sih, Padahal aku ingin acaranya biasa saja, tapi Denis tidak setuju."


"Seperti yang aku bilang, dia ingin yang terbaik untuk kamu. Kalau kamu Ge?" Kini girliran Aura menanyai gea, dia juga ingin tahu apakah Gea sudah memiliki kekasih sebelum menjalankan rencananya.


Uhuk....uhuk....Uhukk....


Gea terbatuk mendapat pertanyaan seperti itu dari Aura. Sebab iapun tidak tahu isi hatinya sendiri


"Jangan tanya Ra, dia masih jadi nyamuk di resto." Jawab Melly mengejek Gea, sebab Selama ini Gea selalu hadir di saat Melly berduaan dengan Denis.


"Apa di kantor tidak ada yang membuat kamu tertarik Ge?" Tanya Aura lagi, Aneh saja seorang Gea menjomblo terlalu lama.


"Hahaha.... Nggak ada Ra." Jawab gea tertawa.


Aura tersenyum melihat tingkah Gea yang malu-malu.


"Apa Gea belum membuka hatinya lagi? Jangan-jangan Gea masih menyimpan perasaan untuk kenzo?" Tanya Aura dalam hati, karena pria terakhir yang disukai Gea adalah suaminya.


"Kamu tunggu saja, aku yakin kamu akan mendapatkan pria yang sesuai dengan apa yang kamu inginkan." Ucap Aura dengan maksud pria itu adalah suaminya.

__ADS_1


Setelah mendengar bahwa anak Diana bukan anak Keanu, itu berarti keluarga Hartanto belum mempunyai keturunan. di tambah lagi kondisinya yang akan membuat keluarga hartanto jauh dari keturunannya. Maka dari itu Kenzo harus menikah lagi dengan wanita sempurna yang mampu memberikan keturunan untuk keluraganya. Tapi wanita itu bukanlah Aura, melainkan Gea."


__ADS_2