
Keanu mengejar kakaknya, untuk meminta maaf atas nama istrinya. Dia tidak mengerti mengapa Diana bisa mengatakan kebohongan itu. Dan kebohongannya hampir membuat rumah tangga kakaknya hancur.
"Kak, bisa kita bicara!" Keanu memanggil Kenzo saat akan masuk kedalam kamarnya.
Dan Kenzo setuju, merekapun berjalan menuju balkon untuk membahas apa yang telah terjadi.
"Aku minta maaf, aku tidak tahu Diana memiliki ide seperti itu." Ucap Keanu menundukan kepalanya, merasa malu karena ulah istrinya.
"Sepertinya Diana butuh perhatian kamu, itu karena kamu sudah tidak memperhatikannya. Dan berhenti memperhatikan istri orang." Sindiran Kenzo sangat mengena di hati Keanu.
Keanu berpikir ini ada sangkut-pautnya dengan ucapan Keanu saat memilih kalung untuk Aura.
"Tunggu kak, apa maksud ucapan kakak? apa ini ada kaitannya dengan kalung itu?" Tanyanya.
"Pikirkan saja sendiri!" Ucap Kenzo pergi berlalu, meninggalkan Keanu dengan beribu pertanyaan.
Keanu mengira kakanya telah salah paham, dia merasa tidak pernah memperhatikan Aura. Padahal tanpa sadara matanya selalu terikat jika bertemu dengan Aura. Aura sudah seperti magnet yang dapat menarik dirinya kapapun dan dimanapun.
...※※※※...
Diana menundukan kepalanya, duduk di tepi tenpat tidur, saat pintu kamar di buka Keanu.
Keanu mencengkram kepalanya, dia merasakan sesuatu akan meledak dari dalam kepalanya.
"Lihat apa yang sudah kamu lakukan. Bagaimana jika Kenzo tahu tentang aku dan Aura?" Kenzo memarahi Diana karena sikapnya yang ketrlaluan.
"Aku tidak tahu jika Aura akan berani mengungkapkannya."
"Di, Kenapa kamu melakukan itu? Kamu ingin rumah tanggga kak Kenzo hancur?"
"Itu semua karena Aura sendiri, yang selalu menggangguku. Dia selalu saja menarik perhatian mama dan papa, bahkan kamu juga."
"Aku?" Keanu terkejut mendengar namanya di sebut Diana sebagai alasan perbuatannya.
"Iya. Kamu juga. Aku tahu mata kamu selalu melirik Aura. Aku selama ini mencoba mengerti, bahwa kamu memiliki masa lalu yang sangat berharga, mungkin kamu belum melupakannya. Tapi, semakin lama aku takut. Hubungan kita tidak sekuat itu. Aku takut kamu akan berpaling."
Keanu sama sekali tidak menyadari dirinya sudah sejelas itu memperhatikan Aura, bahkan tak hanya kakaknya, istrinya pun menyadari itu.
__ADS_1
"Tidak mungkin. Buang pikiran jelek itu. Aku tidak akan pernah melakukan itu. Aku ingin kak Kenzo bahagia bersama Aura."
Diana tidak tenang meski Keanu mengatakn itu. Sebab dia hanya mementingkan kebahagiaan kakaknya bersama Aura. bukan karena cinta kepadanya.
Keanu menghampiri Diana dan memeluknya.
Mungkin apa yang di katakan kakanya benar, Diana melakukan itu karena merasa tidak mendapatkan perhatian dari dirinya. Dan semua ini merupakan kesalahannya juga.
Meski sudah lama bersama dengan Diana entah mengapa Keanu belum bisa sepenuhnya memberikan hatinya untuk Diana, apalagi saat ini wanitanya telah kembali dan berada sangat dekat dengannya. Memang satu cara agar mereka tidak kembali saling terikat adalah dengan adanya jarak.
Namun, apakah jarak mampu menghilangkan perasaan di hatinya? Ataukah jarak dapat menambah rasa yang ada karena terpupuk rindu.
...※※※※...
Kenzo sudah membawa dua koper miliknya dan juga Aura. Hari ini adalah hari kepindahannya. Meskipun begitu Siska meminta kepada anak sulungnya untuk tetap mengunjunginya secara rutin satu minggu sekali, jika tidak maka mereka akan siska Tarik untuk kembali tinggal bersamanya.
Itu semua disebabkan Karena kenzo yang sudah terlalu lama tinggal terpisah dengan siska. jadi siska tidak mau seperti itu lagi.
Semuanya sudah siap mengantarkan Kenzo dan Aura kerumah barunya. begitupun dengan Keanu dan Diana yang juga akan ikut mengantarkan.
Dengan mengendari mobil masing-masing, mereka berangkat menuju rumah Kenzo. Jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah orang tuanya, masih di kota yang sama.
Begitu masuk mereka sudah dapat melihat jelas ruang tamu yang cukup luas, terlihat pula photo pernikahan Kenzo dan juga Aura terpampang jelas di ruang keluarga. berbelok kekanan ada sebuah dapur yang akan menjadi tempat Aura menghabiskan waktunya. bersebrangan langsung dengan kolam renang yang luas.
Sama seperti yang lainnya, ini kali pertama Aura datang kerumahnya sendiri, dia sama sekali tidak ikut andil dalam mendesain pembangunannya, tapi saat melihat hasilnya, itu sesuai dengan apa yang diinginkannya.
Rian dan siska sedang menikmati makanan yang sudah tersaji di meja, sedangkan Keanu dan Diana masih terus mengexplor setiap sudut ruangan rumah Kenzo.
Semntara Aura sudah penasaran dengan kamar tidurnya, yang terletak di lantai atas. diapun berjalan menaiki tangga, dan disana hanya dua ruangan, yang satu kamar tidurnya dan yang satu lagi ruang kerja kenzo.
"Ruangan ini kita bisa bagi dua, nanti jika kita punya anak." Aura menoleh, dan berbalik badan , ternyata sudah ada Kenzo dibelakanya, dia tidak tahu kalau Kenzo mengikutinya.
Aura tersenyum, karena Kenzo sudah memikirkan sampai ke arah anak. sedangkan Aura sama sekali belum memikirkan jika mereka mempunyai Anak. Menyatukan dua pemikiran menjadi satu saja masih sangat sulit.
Kemudian Kenzo membukakan pintu kamar yang akan di tempati mereka.
Aura terperangah melihat isinya, Dia tidak menyangka ternyata Kenzo sudah menyiapkan sedemikian rupa.
__ADS_1
Satu tempat tidur, menyatu dengan meja riasnya. Juga lemari yang super besar, disana Aura akan menempatkan koleksi-koleksi tasnya, juga pakaiannya.
"Kamu suka?" Tanya Kezno memeluk Aura dari belakang.
"Aku suka sekali. Terima kasih." Kali ini Aura di buat terksima dengan semua yang telah di siapkan Kenzo.
Keanu sudah berdiri di luar pintu kamar Aura dan Kenzo yang terbuka. Melihat keromantisan Kenzo dan Aura. Hatinya memanas, ada ketidak relaan di hatinya. Namun dia harus tetap menjaga kewarasannya, untuk tetap menjalin hubungan baik sebagai saudara.
"Sorry, kalian di panggil mama!" Ucapnya.
Kenzo dan Aura pun berbalik bebarengan, dan melihat Kenanu yang sudah berdiri di depan pintu kamarnya.
"Terima kasih" Jawab Kenzo, kemudian merangkul Aura untuk turun dari lantai dua, dengan Keanu yang masih menatap mereka dari belakang.
Kenapa dirinya harus merasa risih dengan kenzo dan Aura. apakah ini yang dinamakan cemburu. bahkan perasaan ini tidak pernah ia rasakan untuk Diana.
Dalam Hati Keanu berkecamuk. Dia harus bisa melupakan perasaannya untuk Aura, jika ingin menjaga keutuhan keluarganya juga persaudaraanya.
"Sayang, mama pulang, kamu jangan lupa berkunjung kerumah mama. Jika tidak, mama akan datang langsung ke rumah kamu." Ancam siska kepada Kenzo. yang di sambut gelak tawa Aura dan juga yang lainnya.
"Iya mah. Kita pasti menepati janji." Ucap Kenzo memeluk mamanya.
"Kapan mami kamu bekunjung?" Tanya Sisika kepada Aura.
"Bulan depan mami pulang dari inggris."
"Baiklah, nanti mama akan siapkan pesta kecil untuk perayaan nanti." Ucap Siska yang enggan berpisah dari Kenzo.
"Ayo mah, kapan kita pulang, pamitannya kok lama sekali." Ucap suaminya yang sudah menunggu sedari tadi.
"Ish... papa ini, tidak pengertian sama sekali."
Setelah semuanya berpamitan, Kenzo dan Aura mengantarkan orang tua dan adiknya sampai depan rumah.
"Hati-hati di jalan!" Seru Aura sambil melambaikan tangannya.
Stelah semua mobil meninggalkan garasi rumahnya. Kenzo menarik Aura untuk masuk kedalam rumah.
__ADS_1
"Baikalh, saatnya kita memberskan rumah baru ini." Ucap Kenzo yag terus menarik Aura sampai ke dalam kamarnya.