
Kenzo membiarkan Aura untuk beristirahat, sementara dirinya keluar untuk menemui sang adik yang tadi memberinya ruang untuk menyelesaikan masalahnya dengan Aura.
"Nu, lebih baik kamu pulang, Gea pasti sedang menunggu kamu, apa lagi ponsel kamu tidak aktif." Keanu lantas merogoh ponsel di sakunya, dan benar daya ponselnya habis, dan ia tak menyadari sama sekali.
"Iya, sepertinya memang tugasku sudah selesai. aku tunggu kalian di jakarta." Ucap Keanu yang kemudian memeluk kakaknya, sebelum meninggalkan kota surabaya.
Setelah ini, Keanu hanya tinggal menjelaskan semuanya kepada Gea, apa yang selama ini tidak dapat ia katakan, kini sudah bisa di dengar Gea, juga berita bahagia yang ia bawa dari surabaya pasti akan membuat tak hanya Gea, melly dan Denis pun sudah pasti senang mendengarnya.
Keanu sudah sampai di rumah orang tuanya, dia di kejutkan dengan keberadaan mamanya yang sudah berdiri dengan tangan disilangkan di depan dada, tepat di depan pintu, menunggu kedatangannya.
"Dari mana saja? mengapa ponsel kamu tidak aktif? kamu juga tidak ada di kantor." Siska menyerang Keanu dengan banyak pertannyaan
Keanu merasa heran, sebab dirinya bukan lagi anak kecil yang harus selalu melapor tentang keberadaannya.
"Mama kekantor, ngapain?" Tanya Keanu berjalan melewati mamanya, ia justru tak begitu menanggapi keseriusan mamanya.
"Mama sudah tahu kebenarannya." Keanu meanikan sebelah alisnya kemudian kembali berbalik.
"Kebenaran apa?" Tanya Keanu yang tak bisa menebak isi kepala Siska.
"Kenapa selama ini kamu simpan rahasian ini sendiri, apa karena mama yang sangat menginginkan cucu, sampai kamu rela menahan semuanya?" Kini Siska menghampiri anaknya, dan memeluknya. "Maafkan mama." Lanjutnya semakin membuat Keanu tak paham.
"Iya, aku memaafkan mama, tapi aku masih tidak mengerti." Ucap Keanu pelan.
"Lexa, mama tahu dia bukan anak kamu, selama kamu susah untuk di hubungi, mama diam-diam melakukan tes DNA, karena mama terkejut bahwa Diana menikahi pamannya sendiri." Jelas Siska.
Kini Keanu mengerti mengapa mamanya memeluknya. "Keanu sudah lama tahu, maaf tidak memberitahu mama, karena keanu..." Ucap Keanu terputus karena Siska sudah ingin Keanu tidak lagi mengungkit masa lalunya.
"Sudahlah nak, yang lalu biarkan berlalu, kini yang terpenting adalah kamu, hubungan kamu dan Gea. Pernikahan kalian harus segera kita selenggarakan, buat pesta yang besar."
__ADS_1
"Tidak mah, kami sepekat untuk mengundang kerabat saja. dan itu setelah Kak Kenzo menikah."
"Kapan kakak kamu akan menikah, mama dan papa sudah berubah pikiran, kini kamu boleh mendahuli kakakmu."
"Tidak mah, sebentar lagi kakak pasti akan meminta izin mama dan papa untuk menikah." Ucap Keanu yang kemudian berlari kekamarnya.
Begitu masuk kedalam kamar, Keanu mengunci kamarnya dari dalam. Ia pun segera mengambil sebuah pelastik ya g ia bawa dari rumah sakit. Di dalamnya ada sobekan kertas yang ia bawa dari tempat sampah tanpa sepengetahuan kakaknya.
Meski kakaknya tak ingin tahu isi kertas hasil test DNA itu, Namun Keanu sangat penasaran, bagaimana jika ternyata bukan kakaknya ayah dari bayi Aura. yang berarti bayi Aura terlahir sebagai seorang yatim, karena Seteven sudah dinyatakan tewas dala kecelakaan pesawat. Aura bahkan tak memperdulikan kecelakaan itu.
Perlahan ia susun satu demi satu sobekan di kertas itu meski matanya sudah perih, juga tangannya sudah kram, namun ia terus menyatukan sobekan sampai kini setengah dari bagian sobekan itu mulai sempurna.
"Aarrgghhh...." Ucapnya sambil menggosok kedua matanya. Rasa kantuk kini mulai mengganggunya. namun ia tetap mencoba membuat matanya terus melotot. Agar segera bisa mengetahui isi dari kertas tersebut.
...****************...
"Hai Den, melly mana?" Tanya Gea yang kemudian mendaratkan tubuhnya duduk di kursi resto Denis.
Gea mendaptkan telphon dari sang kekasih, untuk bertemu di resto Denis. Karena Keanu akan mengatakan semuanya.
Gea cukup tegang, karena dia khawatir dirinya akan tersakiti mendengar kejujuran Keanu nanti. Berkali-kali dia mengatur nafasnya untuk menenagkan dirinya.
"Hai!" Sapa Melly yang membuatnya terkejut.
"Bos kamu belum datang?" Tanya Melly yang sudah beberpa hari tak melihat Kenzo.
"Belum, apa jangan-jangan Kenzo menemukan Aura?" Muncul teori baru dari Gea tentang kepergian bosnya yang mendadak.
"Bisa jadi, terus Keanu juga belum kembali? Tanya melly, yang tanpa ia sadari sudah ada Keanu di dekatnya.
__ADS_1
"Aku sudah kembali." Jawab Keanu yang tentu saja membuat Melly terkejut.
"Eee, sudah lama?" Tanyanya canggung, "silahkan duduk" Ucap Melly yang membuat Gea tertawa terbahak-bahak.
Melly hanya berdecah kesal karena Gea menertawakannya.
"Baiklah, sepertinya kalian butuh waktu berdua." Ucap Melly meninggalkan Gea dan Keanu.
Tinggalah Keanu dan Gea yang masih harus menyelesaikan masalah pribadinya. Keanu berharap Gea akan mengerti dan tidak mempermasalahkan sikapnya selama ini.
"Apa? jadi selama ini Aura bersama kamu?" Gea benar-benar terkejut selama ini yang di khawatirkannya benar, bahwa Keanu menyembunyiakn seorang wanita. "Ayo kita temui dia sekarang." Lanjut Gea, yang mengajak Keanu untuk mempertemukannya dengan Aura.
"Tidak sekarang sayang, karena nanti dia akan pulang bersama kak Kenzo."
"Jadi Kenzo ada di surabaya?"
"Iya, dia sedang menemani dua wanitanya." Jawab Kenzo yang membuat Gea terheran-heran.
"Maksud kamu?"
"Aura sudah melahirkan anak perempuan." Ucap Keanu dengan senyum mengembang, dia sudah tidak sabar untuk menggendong ponakannya.
"Aaaa..... ya ampun, pasti bayinya sangat cantik." Teriak Gea yang gemas karena sudah bisa terbayang bagaimana paras bayi Aura dan Kenzo.
Teriakan Gea tadi rupanya mencuri perhatian Melly dan Denis, sehingga mereka secara bersama mendatangi meja Gea.
"Mell, akhirnya kita punya ponakan baru."
"Aura sudah melahirkan." Ucap Keanu memperjelas, namun tetap saja Melly masih kebingungan.
__ADS_1
"Laura adalah Aura, kita sudah menemukan Aura." Ucap Gea lagi. Baru lah Melly juga Denis mengerti dan ikut merasakan kebahagiaan setelah mendengar berita yang di bawa Keanu.
Keanupun memperlihatkan photo yang sempat ia ambil, diantaranya ada photo bayi Aura juga photo Aura dan Kenzo.