AKU MEMILIH SETIA

AKU MEMILIH SETIA
Kebenaran yang Terungkap


__ADS_3

Siska menunggu dengan cemas, kejutan apa lagi yang akan di berikan anak sulungnya, sudah cukup akhir-akhir ini dia menahan kekesalannya karena ulah Kenzo yang menolak upayanya dalam mencari pendamping untuk anaknya.


Nampak siluet bayangan memantul dari dinding, suara langkah kaki yang mulai mendekat. Jantungnya seakan berhenti, saat melihat Kenzo datang bersama wanita yang sangat tidak di harapkan kehadirannya. Namun bukan itu yang membuatnya terkejut, melainkan bayi yang ada dalam gendongan tangan anaknya.


Dengan berdirinya Kenzo dan Aura bersebelahan juga bayi di gendongan sang ayah, itu menyiratkan kenyataan yang ada, tanpa perlu penjelasan sudah sangat terlihat jelas.


Hampir saja siska terjatuh saat dirinya terhuyung, untung saja dengan sigap sang suami merangkulnya, juga mengusap lembut pundaknya.


Rian tahu siska lebih terkejut dari pada dirinya, karena istrinya tak pernah menduga hal ini akan terjadi. Namun inilah kenyataannya, sebagai pemimpin keluarga dia tidak bisa mengabaikan dan menutup kedua matanya seolah ini bukan hal penting di keluarganya. Ini menyangkut keturunan asli hartanto, dimana dia sudah pernah tertipu sebelumnya.


Sementara Kenzo dan Aura hanya berdiri mematung, menunggu reaksi dari kedua orang tuanya.


"Kemarilah!" Ucap Rain menggiring Aura dan Kenzo ke ruang tengah.


Keanu yang juga ada di sana, berinisiatif untuk mengambil alih kezara, dan mempersilahkan kakaknya untuk menyelsaikan masalahnya dengan kedua orang tuanya.


"Seperti yang mama dan papa lihat, kami sudah memiliki anak, kezara adalah cucu kalian." Ucap Kenzo dengan memegang erat tangan Aura, memberi kekuatan satu sama lain. Karena Aura sedari tadi hanya menunduk mempersiapkan diri jika ada ucapan dari mama dan papa yang menyakitinya.


"Tidak ada yang bisa papa katakan lagi, meski ini adalah sebuah kesalahan besar, namun papa melihat kesungguhan kalian untuk memperbaikinya. segeralah menikah." Ucap Rian tak terduga, membuat siska menoleh dengan menajamkan tatapannya. Rupanya siska tidak sependapat dengan suaminya.


"Papa akan membiarkan ini terjadi?" Tanya siska yang melihat suaminya sangat mudah memberi keputusan.


"Kalian sudah lama berpisah, dan kemudian datang dengan membawa bayi, apa kamu yakin ini anak kamu Ken?" Tanya siska yang tak ingin tertipu dua kali.


Aura meringis mendengar ucapan siska, dia takut jika ternyata apa yang dia percayai selama ini adalah salah, apa lagi dia tidak pernah tahu akan isi test DNA yg pernah di lakukannya.

__ADS_1


"Maksud mama kami berbohong? aku dengan sadar melakukannya terhadap Aura, sampai Aura dinyatakan mengandung. Aku sedikitpun tidak pernah meragukannya." Kenzo meninggikan suaranya, dia tak pernah merasa semarah ini kepada mamanya.


"Buktikan, kalau kamu memang yakin maka lakukan test DNA." Siska seakan tak mau kalah dengan sang anak.


"Sudahlah mah, kita tidak perlu melakukan itu, lihat mereka berdua saja tidak mergaukannya."


"Papa lupa dengan Diana yang menipu kita dengan anaknya. yang ternyata anak orang lain. bahakan saat itu Diana masih menikah dengan Keanu. Namun berbeda dengan Kenzo yang datang dengan bayi saat mereka sudah lama bercerai." Terlihat Siska dan Rian saling berdebat. itu membuat Aura bergetar menahan tangisnya.


"Cukup mah, pah." Teriak Keanu datang menengahi.


Siska dan Rain seketika menghentikan perdebatan mereka.


"Kezara memang anak kak Aura dan kak Kenzo. Cucu kalian." Keanu mendekat dengan tangan memegang selembar kertas.


Aura dan Kenzo pun berdiri dan terlihat sangt bingung dengan apa yang di ucapakn Keanu.


"Mama dan papa bisa melihat ini." Keanu menyerahkan selembar kertas yang semua di oegangnyavkepada kedua orang tuanya.


"Maaf kak, tanpa sepengetahuan kakak aku memunguti sobekan itu."


Siska sangat terkejut melihat isi dari kertas itu, sebaliknya Rian tersenyum puas. Semalaman dia telah berpikir kemungkinan - kemungkinan rahasia kelahiran bayi tersebut.


Hal serupa juga terjadi kepada Aura, Aura sangat lega saat mengetahui kebenarannya, meskipun di hati kecilnya selalu yakin bahwa bayi yang di kandungnya memang anak Kenzo.


"Kamu dengar Ra, Kezara memang anakku, aku sedikitpun tak pernah meragukannya. Karena aku percaya, kamu tidak akan berbuat curang di belakangku." Aura sangat tersentuh mendengar tutur dari kenzo, selama ini meskipun mereka berada berjauhan, namun mereka tetap saling percaya.

__ADS_1


...****************...


Di tempat lain ada Melly dan juga Gea yang sedang menunggu dengan cemas. mereka tahu rencana Kenzo yang akan mebawa Aura dan kezara menemui kedua orang tua Kenzo.


Berkali-kali Gea melihat ponselnya menunggu kabar dari sang kekasih yang sudah berjanji akan melaporkan sampai ke detail kecil kejadian yang terjadi di rumahnya.


Terakhir Keanu mengirimkan photonya yang sedang bersama Kezara dan memberitahukan bahwa Aura dan Keanu sedang bersama orang tuanya.


Dan sudah hampir satu jam setelah pesan itu Keanu tak lagi mengirimi mereka kabar.


"Bagaimana Ge, Keanu ada membalas?" Tanya Melly yang sedang menimang anaknya.


"Belum Mel." Jawab Gea dengan wajah lemas.


Kemudian Gea kembali menghubungi Keanu, namun kali ini bukan melalui pesan melainkan melalui panggilan telphon.


Cukup lama sampai telphon Gea tersambung.


"Kenapa nggak bales chat aku?" Tanya Gea begitu suara keanu terdengar.


"Maaf sayang, tadi aku lagi makan."


"Jadi bagaimana? mereka dapat restukan?" Tanya Gea, lalu melly pun mendekatkan telinganya, menunggu jawaban dari Keanu.


"Semuanya berjalan baik, papa sudah membuat keputusan, hanya saja mama masih belum bisa menerima sepenuhnya. kini mereka sedang membicarakan tentang pernikahan." Keanu menceritakan lengkap apa yang terjadi di rumahnya.

__ADS_1


Mendengar cerita Keanu, Melly dan Gea tersenyum bahagia, bahkan mereka berteriak hore sampai membangunkan anak Melly yang sudah tertidur pulas.


__ADS_2