AKU MEMILIH SETIA

AKU MEMILIH SETIA
Lahir Dengan Penuh Perjuangan


__ADS_3

Kenzo mendorong gagang pintu dengan perlahan, melangkahkan kakinya masuk kedalam apartemen adiknya yang terasa sepi. Dengan langkah pelan Kenzo terus berjalan masuk, tak nampak satupun yang membuatnya curiga, terlihat seperti apartemen pada umumnya. Dan apa yang ada di pikirannya, bahwa kemungkinan ada seorang wanita yang disembunyikan keanu pun tak terbukti.


Barulah Kenzo sedikit lega, ia bisa bernafas, setelah ketegangan yang ia rasakan tadi. Namun saat ia menoleh kearah jendela, ia melihat pakaian seorang wanita tergantung tak jauh dari jendela. Merasa penasaran Kenzopun mengambilnya. Ia meremas pakaian itu, mersa kesal dan kecewa dengan perbuatan adiknya. Karena kini tudingannya kepada keanu ada benarnya.


Kemudian Kenzo menatap satu-satunya pintu di apartmen itu, ia pun berlari dan membuka pintu itu, alangkah terkejutnya saat ia melihat isi kamar yang terlihat berantakan, beberapa pakaian tergeltak di atas kasur, dan lebih membuatnya terkeju yaitu perlengkapan bayi yang ada di dalam kamar itu.


Kenzo sudah tak bisa berkata-kata, adiknya menyembunyikan seorang wanita dan juga bayi di dalam apartemennya. Apa yang nanti ia harus katakan kepada Gea, yang selama ini mendapatkan dukungannya untuk menjalin hubungan dengan Keanu.


"Apa yang sebenarnya kamu sembunyikan Nu?" Kenzo bertanya-tanya dalam hatinya.


Tak ada yang bisa di lakuakn Kenzo untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, karena ponsel Kenau kini tak bisa di hubungi. Sampai ia bertemu seorang satpam penjaga apartemen yang kebetulan sedang bertugas.


"Maaf pak, saya ingin bertanya apakah ada wanita dengan bayinya tinggal di apartemen ini?" Kenzo berpikir satpam itu pasti mengetahuinya, karena apartemen yang di tempati keanu tidak terlalu besar, sehinnga penghuninya pasti tidak terlalu banyak.


"Eeemm.... Sepertinya tidak ada." Jawab satpam itu dengan sedikit berpikir.


Kenzo nampak kecewa mendengar jawaban satpam tersebut.


"Tapi jika ibu hamil ada, dan hari ini sepertinya akan melahirkan." Ucap satpam meneruskan.


Kenzo seperti mendapat setitik harapan. "Bapak tahu dia di bawa kemana?


"Saya tidak tahu." Jawab satpam menggelengkan kepalanya.


" Jika rumah sakit di sekitar sini ada?"


"Di ujung jalan itu ada rumah sakit, namun tidak terlalu besar."


"Terimakasih pak, informasinya." Ucap Kenzo menepuk bahu pak satpam merasa bersyukur atas informasi yang di dapatnya.


Kenzo segera kembali menaiki mobilnya untuk menuju ke rumah sakit yang tak jauh dari apartemen adiknya.


Sampailah Kenzo di depan rumah sakit itu, iapun segera masuk dan menanyai tentang wanita yang akan melahirkan yang tiba dua jam yanglalu.


Namun lagi-lagi Kenzo dibuat kecewa. Karena rumah sakit itu tidak menerima pasien melahirkan, karena mereka bukan rumah sakit untuk bersalin.


"Jika anad mencari pasien melahirkan, kemungkinan berada di rumah sakit Ibunda, jaraknya tak jauh dari rumah sakit ini. "


Kenzopun segera pergi untuk melanjutkan mencari rumah sakit yang tadi disebutkan. Tak lupa iapun berterimakasih kepada suster yang telah memberitahunya.

__ADS_1


...****************...


Dokter Tia pun keluar dari ruang oprasi, begitupun Keanu dan bu ratmi segera menghampiri dan menanyakan keadaan Aura.


"Bagaimana keadaan anak saya?" Tanya bu ratmi segera.


"Syukurlah Aura bisa melewati semuanya, sementara ia harus kita pantau terlebih dahulu di ruang ICU."


"Lalu bagaimana dengan bayinya?" Tanya Keanu


" Bayinya sangat cantik, karena dia lahir jauh dari waktunya, kami juga harus memantau sampai semua organnya berfungsi dengan norml. Tapi kalian tidak perlu khawatir, mereka berdua baik-baik saja." Ucap dokter tia, yang kemudian berlalu.


Namun Keanu mengingat pesan Aura begitu nanti ia melahirkan, bahwa anaknya harus segera melakukan tes DNA, tanpa ada yang tahu.


"Dok, pesan Aura bisa dilakukan secepatnya?" tanya Keanu sedikit berbisik.


"Saya sudah mengambil sampel rambutnya, apa sudah ada sampel dari pihak keduanya?"


"Ini dok, saya membawanya." Keanu memberikan beberapa rambut milik Kenzo yang ia sudah ambil, tanpa sepengetahuan kakanya.


"Baik, saya akan sampaikan hasilnya jika sudah selesai." Ucap dokter Tia membawa sample rambut milik Kenzo.


Ratmi yang penasaran dengan apa yang bicarkan Keanu dan sang dokter pun mendekat, dan bertanya langusng.


"Tidak bu, Aura baik-baik saja seperti yang dokter katakan. Mari kita lihat keadaan Aura." Ajak Keanu kepada Ratmi, Mereka pun berjalan menuju ruang ICU. Namun mereka hanya bisa melihat Aura dari kejauhan. Kindisinya terlihat sangat mengkhawatirkan karena melihat beberapa selang yang menempel di tubuhnya.


"Aura sayang..." Panggil Ratmi seolah ia merasakan sakit yang sama seperti yang Aura rasakan.


Keanu hanya bisa mengusap kedua lengan bu Ratmi, yang kini mulai menangis lagi melihat keadaan Aura.


"Sudahbu, ibu ingat apa yang tadi dokter bilang, Aura sudah melewati masa keritisnya. Dan sekarang dia baik-baik saja." Ucap Keanu Lagi-lagi. memberi kekuatan kepada bu ratmi. Namun hal sama pun ia rasakan, ia merasa sakit melihat Aura hanya terbaring lemah seperti itu.


...****************...


Seteven menatap ponsel dengan senyuman mengembang, dia sangat bahagia melihat bayi mungil di ponselnya. Ternyata orang suruhannya berhasil mencuri beberapa photo dari bayinya itu.


"Tunggu cantik, sebentar lagi kita bertemu. papa akan membawa kamu sertma mamamu pulang." Ucap Seteven masih terus memandangi photo bayi Aura.


Penerbangannya masih sangat jauh, namun ia sudah tak sabar untuk segera sampai, untuk segera bertemu dengan anak yang tak pernah di bayangkannya.

__ADS_1


Seteven tak pernah membayangkan tentang masa depan kehidupan pribadinya. jangankan mempunyai anak, pernikahan saja tak pernah terbayangkan olehnya.


Namun jantungnya seketika berdebar saat ia melihat photo bayi itu, bahkan seakan hidupnya penuh dengan bunga.


Tak lama lagi akan ada yang memanggilnya dengan sebutan papa, memikirkannya saja sudah membuatnya merasa melayang di udara. senyumnya pun tak berhenti mengembang. tak ada yang bisa melukiskan rasa bahagia yang saat ini dirasakannya.


...****************...


Kenzo sudah berada di rumah sakit yang di maksud, iapun segera menanyakan tentang pasien yang akan melahirkan tiba dua jam yang lalu. Karena ini adalah rumah sakit bersalin dan ternyata banyak pasien yang datang di jam tersebut. Itu semakin membuat Kenzo kebingunga.


"Tolong coba cari pasien dengan nama Keanu." Hanya nama adiknya yang terlintas di kepalanya.


"Ada pasien atas nama ibu Aura dan Pak Keanu yang datang di jam yang anda sebutkan tadi, dan saat ini sedang di ruang ICU." Ucap suster memberitahukan.


Kenzo segera mencari ruang ICU, dengan menolehnkearah kanan san kiri. Namun seketikania menghentikan langkahnya, saat kembali mengingat ucapan suster tadi.


"Apa suster tadi menyebutkan nama Aura?" Tanyanya dalam hati, Kenzo yakin ia tak salah mendengar.


Ia mencari seperti orang gila begitu menyadari nama Aura yang tadi di sebutkan. Ia yakin bahwa itu adalah Auranya, Aura yang selama ini ia cari.


Sampai lah Kenzo di ruang ICU, ia juga melihat ada adiknya juga bu Ratmi disana. Dan itu semakin meyakinkannya bahwa Auranya yang kini terbaring lemah.


Kenzo berjalan perlahan menghampiri jendela pemisah antaranya dengan Aura, dia merasa sangat tak bertenaga, kakinya tak bisa berdiri tegak, seakan semua tulangnya menghilang. Wanita yang di cintainya tengah tak sadarkan diri.


"Kak kenzo..." Keanu terkejut melihat kakaknya sudah berada di depannya.


Kenanu pun menghampiri Keanzo yang saat ini sedang shock melihat keadaan Aura.


"Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Kenzo kini mencengkram kerah pakaian Keanu. Kenzo benar-benar sangat marah kepada adiknya. menatap tajam dan mengerskan rahangnya.


"Aku bisa jelaskan." Ucap Keanu mencoba menarik tangan kakaknya, karean kini dia mulai tercekik.


Melihat kakak beradik yang sedang bersitegang, Ratmi segera menciba memisahkan merkea berdua.


"Apa yang kalian lakukan, kalian tidak lihat Aura disana sedang berjuang seorang diri." Ratmi mencoba menarik tangan Kenzo agar terlepas.


Kenzo menoleh kearah Aura dengan mata merah penuh penyesalan, kemudian dia melepas cengkramannya, dan terduduk lemas tak berdaya.


Melihat itu Keanu memeluk kakaknya. Dia tidak tahu kakanya akan sangat terpukul seperti ini.

__ADS_1


"Kakak, aku bisa jelaskan semuanya, tapi sebelum itu ada yang ingin aku tunjukan." Ucap Keanu membantu kakaknya untuk bangun.


Keanu ingin kakaknya melihat bayi cantik yang Aura lahirkan dengan penuh perjuangan. Karena setelah melihat itu Keanu yakin kakaknya tidak akan sesedih ini, Karena ada satu wanita lagi yang harus dijaga.


__ADS_2