AKU MEMILIH SETIA

AKU MEMILIH SETIA
Menggali Informasi


__ADS_3

Matanya berkaca-kaca ketika melihat selembar kertas yang membuat kecurigaannya bertambah. Gea menepuk-nepuk dadanya yang tiba-tiba merasa sakir. Bagaimana cara dia tetap percaya kepada Keanu, sementara sudah banyak bukti yang ia temukan.


Terdengar suara pintu kamar mandi terbuka, yang menandakan Keanu telah selesai mandi. Gea pun segera menyembunyikan bukti pembayaran tiket penerbangan Jakarta surabaya yang ia temukan dari saku jaket Keanu.


"Kamu masih di sini? aku kira sudah berangkat lebih dulu." Keanu pikir Gea sudah berangkat ke kantor lebih dulu.


Gea sekuat tenaga menahan air matanya untuk tidak jatuh di depan Keanu. Tetap berusaha menyembunyikan semua kecurigaannya sampai dia menemukan bukti lain yang tidak terbantahkan.


"Ponselku tertinggal, dan aku sedang mencarinya." Jawab Gea gelagapan.


Keanu melihat ponsel Gea tergeletak diatas kasur, dan dia tersenyum gemas karena kekasihnya tengah kesulitan mencari benda pintar itu.


"Ini Ponsel kamu sayang." Ucap Keanu memberikan ponsel Gea.


Gea memaksakan senyumnya, kemudian mengambil ponselnya dari tangan Keanu, sayangnya tak mudah bagi Gea mengambilnya, karena kini Keanu menahan ponselnya.


"Kiss." Ucap Keanu mengedipkan sebelah matanya.


Gea terpaku, pria di depannya masih bisa bersikap mesra solah tidak ada sesuatu yang terjadi. Apa memang Gea yang tak begitu mengenal sosok Keanu sebenarnya? pria yang sudah sangat ahli menutup kebohongannya.


Dengan cepat Gea mencium pipi Keanu dan juga menarik ponselnya dari tangan Keanu. Kemudian Gea berlari meninggalkan Keanu seorang diri.


Sampai di dalam mobilnya, Gea memukul setir berkali-kali, dia kesal, karena hanya dirinya yang merasa menderita, sementara Keanu sangat terlihat baik-baik saja.


Sepanjang perjalanan ia berpikir, siapa yang bisa membantunya menggali informasi tentang Keanu. yang sangat tahu betul sosok sebenarnya seorang Keanu. Jika saja Aura ada, dia akan menjadi orang pertama yang Gea datangi.


"Kenzo." Satu nama keluar dari mulut nya. Ia hampir melupakan bosnya. Gea yakin Kenzo pasti bisa membantunya. Diapun menginjak pedal gas, agar segera sampai di kantor


"Pak Kenzo kemana?" Tanya Gea kepada sekretaris Kenzo,saat tak melihat bosnya di dalam ruangan.

__ADS_1


"Baru saja pergi, ada rapat dengan klien." Mendengar itu Gea pun terpaksa masuk keruangannya dan harus sabar menunggu dampai Kenzo datang.


Gea mengehempaskan tubuhnya bersanda di kursi, membuka kembali kertas yang ia temukan tadi, namun tiba-tiba ada sebuah kertas terjatuh. Gea pun segera membukanya.


Gea tertawa, lebih tepat dia menertawai dirinya sendiri, setelah membaca isi dari kertas yang ternyata struk belanja dari sebuah supermarket di kota surabaya. Yang lebih mencengangkan dari daftar belanjaan itu adalah, Keanu berbelanja kebutuhan wanita. dari sabun sampai makeup wanita yang ia beli.


"Owh..." Gea mendesah sembari memukuli dadanya yang kini mulai terasa sesak. Dia tidak bisa percaya lagi dengan Keanu. Ini sangat menyakitkan baginya. Jika tahu akan seperti ini lebih baik tidak memulainya sama sekali.


Gea sangat sadar, bahwa di hubungannya ini dia yang lebih dominan, dia yang lebih mencintai dan bahkan tergila-gila kepada Keanu, tapi jika untuk di permainkan seperti sekarang, lebih baik dia sakit di awal karena penolakan dari pada sakit saat sudah mencintai sangat dalam.


...****************...


Kenzo segera menemui Gea, setelah selesai rapat, Karena dia di beritahu Sekertarisnya bahwa Gea mencarinya.


"Kamu pasti belum makan siang, Ayo keruanganku!" Ucap Kenzo begitu membuka pintu ruangan Gea, dan segera menutupnya kembali.


Jika seperti itu berarti Kenzo membawa makanan setelah rapat selesai. Gea pun segera keluar ruangannya, tapi sebelum itu ia pergi ketoilet untuk menghilangkan sisa-sisa tangisannya tadi.


"Bukan masalah penting, aku hanya ingin tahu tentang Keanu saja."


"Apa yang ingin kamu ketahui? aku sangat tahu tentang Keanu, keburukan atau kebaikan, kamu bisa memilihnya." Kenzo sangat antusias dengan itu,


"Surabaya, kamu tahu tentang itu?"


"Hhmmmm...." Gumam Kenzo, karena sesungguhnya kota itu ingin ia lupakan, banyak kenangan buruk yang terjadi disana.


Gea dengan sabar menunggu jawaban apa yang akan Kenzo ucapaan.


"Tidak ada yang special, hanya saja Keanu dulu pernah bekerja di cabang surabaya."

__ADS_1


"Jika Keanu pergi kesana, menurut kamu siapa yang dia kunjungi? Atau perusahaannya masih berkaitan dengan cabang surabaya? Atau kalian memiliki saudara disana?" Kenzo di serang banyak pertanyaan dari Gea, dan tentu saja itu membuat Kenzo merasa aneh dengan sikap Gea.


"Kenapa tidak kamu tanyakan saja kepada Keanu, setauku pekerjaannya tidak ada sangkut pautnya lagi dengan cabang surabaya, karena jenis pekerjaannya berbeda." Jawab Kenzo namun bukan jawaban yang di inginkan Gea.


"Jika bukan pekerjaan untuk apa Keanu pergi kesana?" Tanya Gea lagi.


"Kami tidak punya saudara atau siapapun disana, tapi Keanu masih memiliki apartment atas namanya, mungkin saja dia sedang mengurusi penjualan apartments itu."


"Sebenarnya apa yang kamu pikiran? " Tanya Kenzo dengan serius menanyai Gea.


"Sebenarnya Keanu tak memberitahu apapun tentang kepergiannya kesurabaya, sehingga aku berpikir negatif tentangnya."


"Lebih baik kamu tanyakan langsung kepadanya. Aku sangat tahu Keanu, dia tidak akan mungkin menyakiti wanita, apa lagi kamu yang saat ini dicintainya." Kenzo tidak mau terlalu ikut masuk kedalam urusan percintaan adiknya. dia hanya akan mendukung, apa lagi Gea adalah sahabatnya juga.


"Terimakasih Ken, memang seharusnya aku menanyai Keanu bukan kamu. Tapi satu lagi, boleh aku tahu alamat apartment Keanu disana?" Gea sangat berharap Kenzo akan memberitahunya.


"Maaf Ge aku tidak bisa memberitahu alamatnya. kamu harus tanyakan langsung kepada Keanu. Maaf." Ucap Kenzo yang kemudian keluar dari ruangannya meninggalkan Gea yang menunduk menelan kekecewaan. Kenzo tidak tahu apa yang sedang terjadi diantara Gea dan adiknya. dia tidak ingin sikap gegabahnya akan membuat hubungan mereka rusak.


Kenzo merogoh sakunya, mengambil ponsel di saku celannya, kemudin mengetikan nama adiknya.


"Hallo, kamu dimana? kakak ingin bertemu." tanya Kenzo begitu panggilannya di terima.


"Aku di kantor kak." Jawab Keanu yang sedikit terkejut karena jarang sekali Kenzo menelphonnya.


"Kita harus bertemu, kakak sedang menuju kantormu." Kenzo segera menutup panggilannya, kemudian menanycapkan gas, melajukan mobilnya kencang menuju kantor adiknya.


Setelah menerima panggilan dari kakanya, wajah Keanu berubah menjadi gugup. Karena jika urusannya dengan sang kakak, sudah pasti masalah pekerjaan atau masalah keluarganya. Sedangkan pekerjaan dan keluarganya sedang baik-baik saja. Dari situ ada kekhawatiran lain, kekhawatiran karena dirinya tengah menyimpan rahasia besar.


"Jangan-jangan kakak sudah tahu tentang Aura?"

__ADS_1


Hanya itu yang menjadi kekhawatiran terbesarnya. Bagimana jika kakaknya sudah tahu, dan mendesak dirinya sehingga dia tidak bisa menepati janjinya kepada Aura?.


__ADS_2