AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 107 : PERTEMUAN TUAN LABIRIN


__ADS_3

3 hari berlalu sejak Elos mendapatkan undangan dari Fran, Tuan Labirin ke 3.


Selama waktu ini maka Elos terus mengembangkan labirin miliknya hingga mencapai lantai ke 10 yang merupakan lantai terakhir dari rawa beracun sesuai dengan rencana para Elos.


Bersamaan dengan semakin banyaknya jenis monster yang ada di Labirin Fjorten, maka jumlah petualang yang datang menjadi lebih banyak daripada sebelumnya. Bahkan mereka yang berasal dari kerajaan yang cukup jauh dari wilayah Elos juga datang ke labirin ini hanya untuk mencobanya.


Oleh karena itu, jumlah poin yang di dapatkan juga menjadi lebih banyak sebab setiap harinya akan ada ribuan petualang yang datang ke Labirin Fjorten, mereka benar-benar menjadi sumber poin terbesar Elos untuk mengembangkan labirin.


Sekarang Elos sedang berada di ruang kendali Labirin Fjorten, ia memakai jubah hitam miliknya yang menutupi sebagian besar wajah tengkorak milik Elos, walaupun begitu selama seseorang mengamati wajah Elos dengan hati-hati maka mereka pasti menyadari bahwa Elos adalah seorang tengkorak.


Elos duduk di sebuah tahta yang memiliki warna emas, lagipula semua Tuan Labirin yang lain bisa melihatnya di pertemuan ini sehingga Elos harus menunjukkan tampilan seorang Tuan Labirin yang tidak kalah hebat juga meskipun dirinya masih baru. Bahkan Elos menghabiskan 500 poin labirin untuk membuat tahta ini. Alasan kenapa tahta ini begitu mahal adalah seluruh bagian tahta yang terbuat dari emas serta selama seseorang duduk di kursi ini maka mereka bisa memulihkan tenaga mereka lebih cepat.


Elos tidak membawa banyak orang untuk berkumpul di ruang kendali ini, bagaimanapun ini merupakan pertemuan antara Tuan Labirin sehingga tidak baik membawa orang-orang yang tidak berhubungan dengan labirin seperti Rolir dan yang lainnya.


Jadi Elos hanya membiarkan Riona dan Kronev berdiri di belakangnya sedangkan Lumina dan Pride yang cukup cerdas berdiri cukup jauh agar tidak terlihat oleh rekaman pada patung. Tujuan mereka yaitu untuk mengamati semua hal-hal penting pada pertemuan ini, jika ada yang Elos lupakan.


Tidak lama kemudian, patung kecil yang terletak di atas meja bagian depan Elos bersinar.


Elos yang menyadari bahwa ini adalah sebuah pengingat yang memberitahukan pertemuan sudah dimulai, Elos segera mengetuk bagian kepala patung dengan ringan.

__ADS_1


Sebuah sinar muncul dari mata patung lalu jatuh kepada sebuah tembok di depan Elos, perlahan-lahan sebuah meja bundar yang cukup besar muncul di layar tersebut.


Ketika Elos menggerakkan kepalanya ke kiri maka layar tersebut ikut menatap ke kiri, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, Elos bisa melihat Tuan Labirin yang lain tanpa masalah sedikitpun.


"Elos, kau akhirnya sudah datang! 2 Tuan Labirin yang lain belum datang sehingga kau mungkin harus menunggu sebentar", suara pria tua langsung terdengar berbicara pada Elos.


Elos mengalihkan layar tersebut menuju ke arah asal suara itu untuk menemukan seorang pria yang berwarna hitam, lebih tepatnya tubuh pria itu berwarna hitam sepenuhnya untuk menutupi sosok asli miliknya.


Berdasarkan bentuk tubuh pria tersebut, Elos bisa mengenalinya walaupun tubuhnya ditutupi oleh kegelapan "Kakak Urmur?".


"Kau benar-benar memiliki mata yang tajam", kata sosok pria yang memanggil Elos barusan, ternyata ia adalah Urmur "Setiap kali kita memulai pertemuan maka sosok tubuh asli kita akan ditutupi oleh bayangan seperti ini agar orang-orang tidak mengetahui sosok asli kita. Meskipun seluruh Tuan Labirin saling bekerja sama dan membantu, kita tidak tahu apakah ada pengkhianat di antara kita yang membuat semakin pentingnya untuk menyembunyikan identitas. Bahkan di mataku sekarang, kau hanya ditutupi oleh kegelapan juga, hanya bentuk tubuhmu yang terlihat".


"Urmur, apakah ini anak baru yang kau katakan?", suara seorang wanita tiba-tiba muncul yang menganggu pembicaraan mereka.


Urmur dan Elos menatap ke arah sosok seorang wanita yang ditutupi bayangan juga, Urmur hanya berkata ringan "Elos, aku akan memperkenalkan wanita ini padamu, Tuan Labirin ke 5, Nona Aruse. Ia memiliki kemampuan daya tarik terhadap pria yang sangat kuat, kau harus berhati-hati apabila bersamanya, terutama jika kau hanya sendirian".


"Urmur, apa yang kau bicarakan tentangku? Kau membuatku seakan-akan terlihat sangat menakutkan", kata Aruse tidak senang.


"Bukankah begitu? Labirin milikmu sudah menjebak ribuan pria, apalagi para pria muda. Setiap pria muda yang pergi ke labirin milikmu tidak pernah kembali lagi, kau harus berhati-hati Elos!", kata Urmur mengingatkan Elos.

__ADS_1


Aruse menatap tajam ke arah Urmur sebelum mengarahkan matanya pada Elos "Jangan dengarkan pria tua itu, meskipun aku memiliki daya tarik yang kuat namun aku tidak pernah memanfaatkan para pria seperti yang ia katakan. Namamu Elos bukan? Apabila ada masalah di masa depan, kau bisa mencari bantuan ku! Lagipula sebagai Tuan Labirin maka tidak ada salahnya untuk saling membantu".


"Terima kasih, kak Aruse", jawab Elos sopan, sebagai orang yang paling baru di kelompok Tuan Labirin ini maka Elos harus menjadi sikapnya. Setidaknya Elos masih harus bersikap sopan sampai ia tahu apakah mereka musuh atau bukan.


Lalu Aruse pergi untuk berbicara dengan Tuan Labirin yang lain, layar milik Aruse terbang menuju kumpulan layar Tuan Labirin yang lain.


"Elos, wanita itu kau bisa mempercayainya. Walaupun Aruse sering menarik para pria serta menipu mereka, ia tidak pernah melakukan sesuatu yang berlebihan. Belum lagi ia sangat peduli pada rekannya, aku tidak tahu alasannya setuju terhadap pendapat anakku agar para Tuan Labirin tidak saling melindungi lagi, tapi sebuah hal yang pasti maka Aruse bukanlah orang yang akan mengkhianatimu dari belakang", kata Urmur mengingatkan.


"Aku mengerti", kata Elos sambil mengangguk.


Perlahan-lahan 5 menit lagi berlalu dan para Tuan Labirin yang belum datang segera bermunculan, nampaknya para Tuan Labirin sudah membentuk kelompok mereka masing-masing yang membuat Elos hanya bisa berbicara bersama Urmur karena ia tidak terlalu mengenal yang lainnya.


Perlahan-lahan sosok Tuan Labirin yang lain muncul, berdasarkan dari bentuk tubuh yang ditutupi bayangan maka Elos tahu bahwa sosok ini yaitu seorang pria dengan telinga panjang seperti Elf atau Dark Elf.


Ketika ia muncul maka semua orang menjadi diam dan menatap ke arah dirinya, bahkan Urmur menatap pria tersebut sebelum berteriak "Fran, kau terlalu lama! Kami semua sudah membuang waktu kami selama hampir 10 menit hanya untuk dirimu, kau pasti tahu seberapa pentingnya waktu Tuan Labirin bukan?".


Fran memegang kepalanya dengan rasa bersalah "Sebenarnya aku sudah berencana datang kesini dari awal, tapi beberapa manusia itu mencoba menyerang labirin milikku lagi yang membuat aku harus datang terlambat".


"Mereka menyerang tempatmu lagi? Bukankah ini sudah yang ke 20 kalinya bulan ini?", tanya Urmur sangat aneh, dulu para manusia ataupun iblis sama sekali tidak pernah mencoba menghancurkan labirin. Namun akhir-akhir ini sesuatu yang aneh terjadi, para manusia dan iblis ini menjadi aktif untuk menghancurkan labirin, meskipun selalu berakhir gagal.

__ADS_1


Mendengar pertanyaan Urmur, Fran tersenyum pahit "Aku tidak tahu apa sebenarnya tujuan mereka? Tapi mereka tidak mungkin terus menyerang kita tanpa alasan, pasti ada sesuatu yang menjadi tujuan mereka!".


__ADS_2