AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 113 : PEMBAGIAN PASUKAN


__ADS_3

Keesokan harinya, puluhan ribu pasukan sudah berbaris di depan Ibukota Dyremann, bahkan pasukan mayat hidup yang selalu disembunyikan juga ikut turun tangan kali ini.


Bagaimanapun pasukan mayat hidup ini sama sekali tidak berguna apabila itu waktu damai, oleh karena itu Elos menyimpan pasukan mayat hidup di labirin miliknya ketika waktu damai dan membiarkan mereka ikut pergi jika sudah waktunya berperang.


Elos tidak bisa membiarkan para pasukan mayat hidup yang tidak memiliki pikiran, berjalan-jalan di sekitar Ibukota Dyremann setiap harinya, hal itu mungkin bisa menakuti para penduduk kota ataupun orang dari wilayah lain yang datang untuk melihat Kerajaan Manusia Hewan.


Saat pasukan mulai berbaris, beberapa penduduk kota datang untuk melihat. Lagipula ada banyak sekali keluarga prajurit yang tinggal di Ibukota Dyremann, jadi para keluarga ini berusaha melihat suami, anak, atau ayah mereka yang siap untuk pergi berperang. Walaupun Elos selalu berusaha untuk mengurangi jumlah korban setiap kali berperang, pada akhirnya setiap perang pasti membuat beberapa orang mati. Karena hal tersebut, banyak keluarga prajurit yang sedih ataupun memberi semangat kepada para prajurit agar kembali hidup-hidup.


"Tuan Elos, 7000 pasukan dari seluruh wilayah Kerajaan Manusia Hewan sudah dikumpulkan, lalu ada juga 5000 pasukan mayat hidup milik tuan, seluruh pasukan sudah siap untuk berperang! Selama tuan memberikan izin, maka seluruh pasukan akan segera berangkat!", teriak Bare yang melaporkan pada Elos.


Saat ini Elos sudah berdiri di depan para prajurit yang mulai berbaris ini, sebagai seorang pemimpin maka sudah seharusnya bagi Elos untuk tiba lebih dulu.


Pride yang ada di samping Bare juga melangkah maju "Tuan, aku bersama Wrath, Lust, Envy dan Gluttony sudah siap di posisi pertahanan Kerajaan Manusia Hewan selama tuan pergi, 5000 prajurit pertahanan juga akan selalu menjaga kota ini. Jadi tuan tidak perlu khawatir, ketika tuan pergi maka tidak ada seorangpun yang bisa menghancurkan Ibukota Dyremann!".


Setelah itu, Zeyi melangkah maju "Tuan, aku sudah mendapat laporan bahwa 5000 pasukan dari seluruh Provinsi Portus Aureus juga sudah disiapkan oleh Gubernur Nors, mereka semua sudah menunggu kita di Kota Portus Aureus dan siap bergabung bersama kelompok kita saat pasukan kita sudah tiba di sana".


"Tuan, Lumina dan 3000 pasukan angkatan laut bersama Kapal Perang Sharfas sudah siap untuk berperang. Ketika tuan menyerang Ibukota Wock maka Lumina akan memimpin angkatan laut untuk menjatuhkan Pelabuhan serta Kota Yact, selama Kota Yact jatuh maka kami bisa membantu tuan untuk menyerbu Ibukota Wock dari sisi lain!", kata Lumina yang melaporkan keadaannya.


"Nampaknya semua sudah siap", kata Elos sambil mengangguk, kemarin mereka sudah membahas masalah perang melawan Duke Wock ini.


Setelah seluruh orang memberi pendapat mereka, akhirnya disetujui bahwa pasukan akan dibagi menjadi 2 yaitu Lumina bersama Arla yang memimpin 3000 angkatan laut dan Kapal Perang Sharfas, mereka bertugas untuk menjatuhkan Kota Yact yang terhubung langsung dengan laut. Duke Wock sama sekali tidak terkenal atas pasukan angkatan lautnya yang kuat, oleh karena itu Lumina seharusnya bisa menang tanpa masalah.

__ADS_1


Lalu di sisi lain adalah Elos yang memimpin pasukan utamanya yang berjumlah belasan ribu prajurit, mereka akan bergerak menuju Ibukota Wock serta menghadapi kavaleri api.


Prajurit yang ikut bersama Elos untuk melawan kavaleri api adalah Riona, Kronev, Sloth, Greed, Zeyi, Bare, Wefo, Tira, Warren dan Elage.


Elos membawa banyak sekali pemimpin dengan rank tinggi sebab mereka akan melawan pasukan utama Duke Wock yaitu kavaleri api yang terkenal sebagai kavaleri terkuat di Kerajaan Ray.


Karena semua persiapan untuk perang sudah selesai, Elos akan memberitahu para prajurit untuk segera berangkat, namun patung Tuan Labirin yang Elos bawa bergetar. Hal ini berarti, ada Tuan Labirin yang sedang menghubungi Elos.


Elos mengambil patung itu dan menyentuh kepalanya sehingga mata patung itu bersinar, sebuah layar cahaya dengan sosok Fran pada layar muncul di depan mata Elos.


"Ternyata kau sudah sangat siap untuk berperang, bahkan pasukan mu sudah berbaris sepagi ini!", kata Fran yang terkejut menemukan pasukan Elos sudah berbaris dari layar miliknya.


Fran sedikit tersenyum "Tidak ada alasan penting, aku sudah mendengar dari Halon bahwa kau akan pergi menuju Ibukota Wock. Aku hanya memberimu saran bahwa kau harus berhati-hati, Duke Wock bukanlah orang yang mudah untuk dilawan, ia sangat licik! Aku juga berencana memberitahumu, apabila ada masalah maka kau bisa pergi ke labirin milikku di Ibukota Wock. Walaupun aku tidak bisa membantumu secara langsung, tapi di sana terdapat pengelola labirin ku yaitu Hiruna, kau bisa mencari bantuan darinya jika terjadi suatu masalah. Aku juga sudah memberitahu Hiruna tentang dirimu, ia pasti tidak menolak untuk membantumu".


Mendengar bahwa Fran memanggilnya untuk memberikan bantuan, Elos tidak bisa untuk tidak merasa hangat. Padahal ia merupakan anggota baru dari kelompok Tuan Labirin ini, namun baik itu Urmur, Halon, dan Fran benar-benar peduli pada Elos.


"Kakak Fran, terima kasih! Aku pasti kembali dengan membawa kemenangan dan menyelesaikan tugas serangan balik ini, jika ada masalah maka aku akan mencari Hiruna di labirin Kakak Fran", kata Elos sopan.


Fran mengangguk "Kalau begitu aku akan menutup panggilan ini, bagaimanapun kau sudah siap untuk berangkat! Ingat baik-baik, jangan sampai terjebak oleh rencana Duke Wock. Kavaleri api memang kuat, tapi bukan berarti Duke Wock sama sekali tidak bisa bertarung tanpa kavaleri api miliknya".


"Aku mengerti", kata Elos.

__ADS_1


Sinar pada mata patung mulai menghilang, di saat bersamaan maka sosok Fran juga tidak terlihat lagi.


Elos menyimpan patung tersebut sebelum berkata ke semua orang "Beritahu seluruh prajurit untuk bergerak, tujuan kita adalah Kota Wock dan Kota Yact, ayo selesaikan perang ini secepat mungkin!".


"Baik, tuan!", jawab semua orang dengan tegas.


Perlahan-lahan puluhan ribu pasukan bergerak dari Ibukota Dyremann menuju Kota Portus Aureus.


Tanpa diketahui oleh Elos ataupun Tuan Labirin yang lain bahwa rencana yang mereka sudah siapkan secara diam-diam diketahui oleh musuh, padahal setiap kali mereka melalukan pertemuan maka hal itu akan dilakukan secara rahasia, tapi berita serangan balik ini masih bisa diketahui oleh musuh.


...----------------...


Ibukota Wock, meskipun tempat ini tidak seramai Ibukota Dyremann, tapi sebagai ibukota milik seorang Duke maka masih ada banyak penduduk dan pedagang disini. Bahkan bisa dikatakan bahwa Ibukota Wock cukup makmur dibandingkan kota-kota yang ada di Provinsi Portus Aureus, Kota Novus sekalipun masih belum semaju Ibukota Wock yang memiliki tambang besi.


Saat ini di istana Ibukota Wock, seorang pria yang berusia sekitar 40 tahun sedang duduk di atas meja kerja miliknya dan sibuk terhadap tumpukan pekerjaan yang ada di atas meja.


Ketika ia sedang menulis, maka sosok yang sangat gelap seperti bayangan muncul di samping pria itu serta mengatakan sesuatu.


Setelah mendengarkan perkataan pria bayangan itu, pria yang sibuk menulis berbagai pekerjaan di atas meja segera menghentikan tangannya.


Pria itu meletakkan alat tulisnya kembali di meja sebelum tersenyum "Apakah anak baru itu berpikir jika ia memiliki pekerjaan Tuan Labirin maka ia bisa menang melawanku? Baiklah, kalau begitu aku akan tunjukkan kepadanya bahwa dihadapan ku maka ia hanyalah seorang pemula! Jika ia menyamakan aku seperti Marquis Nate yang pernah ia kalahkan, maka aku akan membuat anak baru itu menyesal, meskipun orang mati seharusnya tidak bisa merasa menyesal lagi!".

__ADS_1


__ADS_2