AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 172 : TIDAK PEDULI APAPUN YANG TERJADI, MAKA KAU TIDAK BOLEH MENYESAL!


__ADS_3

Elos menggelengkan kepalanya dengan tegas "Kakak Urmur, kau mungkin kalah! Tuan Labirin Fran dan anakmu sendiri juga mengkhianatimu, tapi usahamu selama ratusan tahun bukan berarti menjadi tidak berguna. Kakak Urmur mungkin mati, namun bukan berarti kau sudah kalah, kau masih belum gagal, Kakak Urmur!".


Mendengar perkataan Elos, Urmur tersenyum pahit "Elos, kenapa aku merasa bahwa kau seperti mengejekku, apabila mati bukan berarti aku sudah gagal maka bagaimana cara aku bisa menang? Bagaimana aku bisa mengalahkan Ark ketika aku sudah mati? Bahkan semua perjuanganku selama ratusan tahun ini ikut menghilang saat aku mati, apakah kau sedang mengejekku, Elos?".


"Kakak Urmur, pada akhirnya kau yang belum membuka matamu! Lebih tepatnya, kau masih dibutakan oleh rasa sedih dan kegagalan milikmu", kata Elos yang melangkah maju, ia berdiri di depan Urmur lalu menunjuk ke medan perang yang tidak terlihat dari sini "Meskipun kau mati sekalipun, semua perjuanganmu selama ini tidak menghilang. Bukankah Zamir, Moran, Aruse, Borka, Nehuf, Halon, dan bahkan aku adalah bukti terbaiknya!".


"Walaupun anda mati sekalipun, keberadaan kami adalah bukti perjuangan anda di masa lalu! Bukankah Kakak Zamir merupakan bukti perjuanganmu? Jika Kakak Urmur tidak membantunya di masa lalu, Kakak Zamir pasti tidak ada disini lagi! Begitu juga dengan Tuan Labirin yang lain ataupun aku, kami ada disini karena Kakak Urmur yang mengumpulkan kami. Oleh karena itu, jika perjuangan Kakak Urmur sama sekali tidak berguna, lalu kenapa kami bisa berkumpul disini? Kenapa para Tuan Labirin yang lainnya masih melawan para dewa? Ini adalah bukti kerja keras Kakak Urmur selama ratusan tahun masih ada dan tidak akan hilang!".


"Mungkin Tuan Labirin Fran dan Tersin merupakan kegagalan perjuangan Kakak Urmur, tapi kakak Urmur masih memiliki 7 orang yang melanjutkan perjuangan Kakak Urmur, kami percaya dengan apa yang kau perjuangkan yaitu kebebasan para Tuan Labirin".


"Kakak Urmur belum gagal, ia hanya tidak menang kali ini dan mungkin harus kehilangan hidupnya. Tetapi apakah Kakak Urmur tahu, kami Tuan Labirin yang masih hidup akan melanjutkan perjuangan Kakak Urmur! Kali ini kita mungkin belum menang, tapi selama ada 1 orang yang hidup maka pertarungan ini belum selesai, Tuan Labirin yang masih hidup akan membawa kemenangan bagi Kakak Urmur".


"Bukankah alasan ini sehingga Kakak Urmur memberitahuku untuk terus hidup? Bukankah alasan inilah juga yang membuat Kakak Zamir dan yang lainnya menahan musuh untukku? Mereka melakukan semua itu karena percaya bahwa kita bisa menang suatu hari nanti, walaupun sebagian besar Tuan Labirin mungkin mati. Kakak Urmur, pertarungan ini belum berakhir, tidak peduli seberapa banyak Tuan Labirin yang mati, selama masih ada 1 orang Tuan Labirin yang hidup sekalipun maka pemenang dan yang kalah sama sekali belum bisa ditentukan. Kakak Urmur, seperti yang aku katakan tadi bahwa kau masih belum kalah!".


Urmur membuka matanya dengan sedikit terkejut, ketika Fran dan Tersin yang merupakan anaknya sendiri menusuk dirinya, Urmur merasa bahwa apa yang ia lakukan selama ini tidak berguna. Jangankan membebaskan Tuan Labirin dari tangan para dewa, ia bahkan gagal mengajari anaknya sendiri.


Namun perkataan Elos membuatnya sadar, Fran dan Tersin mungkin merupakan kegagalan dari usaha yang ia lakukan, tapi Zamir dan para Tuan Labirin yang lainnya adalah bukti bahwa semua yang ia lakukan itu bukan berarti tidak berguna. Setidaknya, para Tuan Labirin bisa saling berkumpul dan membantu karena Urmur.

__ADS_1


Tiba-tiba Urmur mengingat ketika ia masih muda dulu, sebuah kalimat terakhir dari ayahnya.


...----------------...


Urmur yang masih muda memegang tangan ayahnya yang berbaring di tempat tidur dengan lembut, meskipun keadaan ayahnya sudah sangat buruk, baik itu ibunya ataupun adiknya masih menolak untuk menemui ayah mereka paling tidak untuk terakhir kalinya. Oleh karena itu, Urmur hanya menganggap ayahnya sebagai keluarga terakhirnya, meskipun ayahnya tahu bahwa dirinya adalah Tuan Labirin tapi ia tidak pernah meninggalkan Urmur.


Melihat Urmur yang menangis setelah menerima uang yang ia kumpulkan selama ini, ayah Urmur tersenyum lemah "Bukankah kau berencana menjadi Tuan Labirin terkuat di dunia? Bagaimana mungkin Tuan Labirin terkuat menangis?".


Urmur mencoba menghapus air matanya dan memiliki wajah setegas mungkin "Aku tidak menangis! Suatu hari nanti, aku pasti benar-benar menjadi Tuan Labirin terkuat di dunia lalu membuat ayah bangga!".


Urmur tidak mengerti maksud perkataan ayahnya, tapi ia masih mengangguk dengan tegas "Ayah, aku pasti tidak menyesal! Tidak peduli apapun yang terjadi nanti, aku tidak akan menyesali keputusan ini!".


...----------------...


Urmur kembali mengangkat kepalanya ke langit yang cerah sambil menghela nafas, akhirnya ada sedikit senyuman di wajah Urmur yang dari tadi terlihat sedih "Bagaimana mungkin aku bisa melupakannya? Ini adalah jalan yang aku pilih sendiri, oleh karena itu tidak peduli seberapa buruknya aku mati tapi aku tidak akan menyesali apa yang sudah aku lakukan, bukankah begitu, ayah?".


Lalu Urmur melihat ke arah Elos yang ada di depannya, walaupun Elos merupakan Tuan Labirin yang paling lemah untuk saat ini, setidaknya Urmur sangat menghargai Elos.

__ADS_1


Jika itu di masa lalu, Urmur hanya kebetulan melihat kemungkinan Elos di masa depan melalui kekuatan Tuan Labirin Langit miliknya, namun sekarang Urmur benar-benar yakin.


"Elos, aku sudah memutuskannya!", kata Urmur yang menatap Elos dengan hati-hati.


Elos sedikit bingung terhadap perkataan Urmur yang tiba-tiba "Kakak Urmur, apa yang sudah kau putuskan?".


Sebelum Elos bisa bertanya lebih lanjut, Urmur mengulurkan tangannya menuju Elos "Aku Urmur, Tuan Labirin Langit dengan ini mewariskan semua yang aku miliki kepada Fjorten Elos, Tuan Labirin Kehidupan dan Kematian! Baik itu mimpiku, kekuatanku, labirin, pengikut ku, serta semua yang aku miliki akan aku berikan kepada Fjorten Elos!".


"Elos, aku tidak membutuhkan kau melanjutkan mimpiku, aku tidak perlu kau melakukan apapun sebagai ganti kekuatan Tuan Labirin Langit ini. Tapi aku hanya memiliki 1 hal yang dibutuhkan sebagai gantinya, tidak peduli apapun yang terjadi di masa depan, baik itu kau mengalahkan para dewa atau tidak, jangan pernah menyesali semua yang sudah kau lakukan, kau tidak boleh menyesali jalan yang sudah kau pilih. Elos, apakah kau bisa melakukannya?".


Elos sedikit terkejut dengan perkataan Urmur yang tiba-tiba, ia berkata dengan ragu "Kakak Urmur, kau--".


"Elos, jawabanmu?", teriak Urmur yang tahu bahwa waktunya sudah dekat.


Elos juga tidak membuang waktu lagi, ia menjawab dengan tegas "Aku menerimanya!".


Bersamaan dengan jawaban Elos, cahaya dari tubuh Urmur mengalir menuju Elos, cahaya tersebut adalah kekuatan Tuan Labirin Langit.

__ADS_1


__ADS_2