AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 110 : SIKAP PENDUDUK


__ADS_3

Melihat Halon yang sangat mudah menjadi marah, Elos merasa hal ini sangat menarik, bahkan Elos merasa bahwa Halon yang terlalu marah membuatnya hampir tertawa.


Elos menahan dirinya yang akan tertawa, sebelum berkata dengan tegas "Ternyata seperti itu, aku mengerti. Lalu apakah kita akan membahasnya sekarang?".


Halon menatap Elos lalu melambaikan tangannya "Jika kita membahas memakai alat komunikasi seperti ini maka ada kemungkinan musuh diam-diam mendengar, walaupun kemungkinannya sangat kecil tapi tidak ada salahnya untuk berhati-hati. Oleh karena itu, aku akan datang ke Ibukota Dyremann secara langsung. Kau tunggu selama 5 menit, aku akan tiba ke sana".


Tanpa menunggu jawaban Elos, Halon langsung menutup panggilan itu yang membuat layar tampilan Halon menghilang.


Elos merasa bahwa semua yang dikatakan Urmur benar bahwa Halon ini cukup kasar, tapi ia juga baik sebab Halon datang ke wilayah Elos sendiri yang menunjukkan keramahannya.


Walaupun Halon selalu mengetakan bahwa ia seorang senior, namun ia tidak merepotkan Elos. Apabila Halon tidak ramah maka ia hanya perlu membiarkan Elos menemuinya di labirin miliknya, tetapi Halon datang secara langsung ke tepat Elos agar tidak merepotkan Elos untuk pergi ke wilayahnya. Belum lagi ada kemungkinan bahwa Elos merasa curiga jika datang ke tempatnya, bagaimanapun ada kemungkinan jebakan apabila datang ke Labirin Halon.


"Pride, beritahu semua orang untuk menyiapkan makanan, lagipula ia sudah repot-repot datang kesini sehingga kita harus memberinya sambutan yang ramah juga", kata Elos.


"Baik tuan, aku akan memberitahu Rolir untuk membiarkan para koki istana mulai bekerja", kata Pride yang pergi dari sini secepat mungkin.


"Kalau begitu ayo kita pergi, tidak baik membuat tamu menunggu", kata Elos yang berdiri dari kursinya dan pergi.


...----------------...


Elos berdiri di gerbang kota bersama Lumina, Kronev dan Riona. Setiap orang yang ada di jalan pasti merasa terkejut, terutama para penduduk yang sudah tinggal di Kerajaan Elos, mereka akan memberi hormat. Beberapa dari penduduk bahkan memberikan Elos hadiah seperti para petani yang memberikan hasil ladang mereka atau peternak yang memberikan susu atau daging hewan ternak mereka, hal ini menunjukkan seberapa besar mereka merasa berterima kasih kepada Elos.

__ADS_1


Pada awalnya Elos datang dengan tangan kosong, tapi sudah ada puluhan benda pemberian para penduduk di tangannya sekarang.


Melihat bahwa ada terlalu banyak barang di tangannya, Elos memanggil beberapa penjaga gerbang untuk membantunya membawa semua ini. Bagaimanapun hadiah-hadiah ini merupakan hati dan rasa terima kasih dari para penduduknya, oleh karena itu Elos akan menggunakannya sebaik mungkin.


Ketika Elos sibuk terhadap semua masalah ini, akhirnya sebuah lingkaran sihir muncul di depan gerbang kota, Elos yang sudah menyadari keberadaan lingkaran sihir itu tahu bahwa ini adalah sihir teleportasi. Jadi Elos yang diikuti oleh 3 wanita tersebut mendekat menuju lingkaran sihir itu, keberadaan lingkaran sihir ini juga membuat Elos merasa bahwa dirinya membutuhkan pengikut yang ahli memakai sihir dimensi agar ia tidak perlu repot-repot lagi pergi ke berbagai tempat dengan berjalan kaki.


Tidak lama kemudian, sosok Halon yang sesuai dengan apa yang Elos lihat di layar sebelumnya muncul. Selain itu, ada seorang Golem setinggi 3 meter dan pria berambut putih pendek yang memakai jubah sihir berdiri di belakang Halon.


"Halon, akhirnya kau sudah tiba disini! Aku Elos, menyambut kedatangan mu di Ibukota Dyremann ini", kata Elos ramah.


Halon yang baru membuka matanya berkata dengan tidak senang "Untungnya kau datang menyambut ku, jika tidak maka aku pasti sudah meratakan kerajaan milikmu atas perlakukan tidak sopan itu".


Elos juga mulai memperkenalkan Riona dan yang lainnya "Aku juga membawa pengikut terkuat ku, Riona yang merupakan malaikat jatuh. Lumina, seorang peri dan ahli pada perang angkatan laut. Lalu Kronev, seorang iblis banteng. Mereka semua pengikut khusus ku jadi tidak ada masalah bagi mereka untuk mengikuti pertemuan kita".


Halon segera menatap ke arah Lumina "Aku sudah mendengar sedikit tentang wanita ini, membekukan seluruh lautan hanya dengan kekuatannya, nampaknya kau benar-benar memiliki pengikut yang sangat kuat".


Lumina sedikit tersenyum "Aku masih harus banyak belajar".


Elos langsung berbicara "Tidak baik untuk saling berbicara disini, lagipula ada banyak sekali orang-orang yang lewat disini. Bagaimana kalau kita pergi menuju istana ku? Aku sudah menyiapkan beberapa makanan".


Halon mengangkat kepalanya ke arah langit "Kau benar, ini waktu yang tepat untuk makan siang. Kalau begitu ayo pergi, sekalian aku akan melihat desa seperti apa yang kau buat".

__ADS_1


Mendengar ibukota miliknya di sebut sebagai desa, Elos harus mengakui bahwa jika orang lain tidak mengerti sifat Halon maka mereka berpikir bahwa Halon ini mengejek mereka, padahal pria ini memang memiliki cara bicara yang kasar seperti ini.


Mereka berjalan di jalan kota menuju ke arah istana Elos, baik itu Halon ataupun 2 pengikutnya selalu melihat ke arah sekitar penuh rasa terkejut, seakan-akan mereka tidak percaya terhadap apa yang mereka lihat.


Terutama Halon, ia melihat ke arah Elos yang selalu disambut dengan hangat oleh para penduduk di sekitarnya dengan aneh.


Saat sudah sampai di istana Elos, Halon tidak bisa untuk tidak bertanya "Junior, kenapa para penduduk desa selalu menyambut mu dengan senyum hangat, bahkan mereka memberimu beberapa hadiah? Apakah mereka tidak takut padamu?".


Elos yang menyerahkan hadiah yang ia dapatkan dari para penduduk ke pelayan segera berkata "Apakah para penduduk mu tidak seperti itu?".


Halon menggelengkan kepalanya "Setiap kali aku datang maka mereka pasti menjadi diam dan berlutut, tubuh mereka bergetar penuh rasa takut, kenapa para penduduk mu berbeda?".


Elos berpikir sebentar sebelum menjawab "Mungkin mereka bertindak sesuai dengan sikap kita. Para penduduk mu berlutut ketika melihatmu maka belum tentu mereka merasa takut, mungkin itu cara mereka menunjukkan rasa hormatnya. Sedangkan para penduduk ku menunjukkan rasa hormatnya dengan cara ini".


Halon menatap Elos lalu menghela nafas "Aku rasa bukan seperti itu, kau hanya mengatakannya agar tidak menyakiti perasaanku. Para penduduk mu selalu memanggilmu dengan penuh senyuman, hal ini menunjukkan bahwa kau berhasil sebagai seorang pemimpin. Junior, setidaknya kau bisa memimpin sebuah kerajaan jauh lebih hebat dariku".


Elos tidak berbicara lebih banyak lagi mengenai hal ini, Elos sudah tahu alasannya dari awal namun ia tidak mengatakannya seperti yang Halon katakan yaitu agar Halon tidak merasa buruk terhadap pemerintahannya sendiri dibandingkan pemerintahan Elos.


"Berhenti memikirkan hal tidak penting itu, bagaimanapun kita datang kesini untuk membahas penyerangan Kerajaan Ray, ayo pergi ke ruang makan. Aku sudah menyiapkan makan siang, kita bisa berbicara lagi setelah makan siang", kata Elos.


Halon mengangguk, ia kembali bersemangat "Ayo pergi! Junior, aku harus akui bahwa desa milikmu jauh lebih baik daripada desa milikku, ketika pertarungan ini selesai maka kau harus mengajariku cara memimpin sebuah kerajaan agar bisa menjadi seperti kerajaanmu".

__ADS_1


__ADS_2