
Palu Greed dan ekor naga bumi saling bertabrakan selama beberapa saat hingga akhirnya naga itu memperkuat kekuatannya pada ekor tersebut.
"Brak!".
Ekor naga bumi mendorong Greed dengan sangat kuat yang membuat Greed melompat mundur sejauh beberapa meter sebelum kembali mendarat di sana.
Walaupun dirinya terlempar oleh naga bumi yang menunjukkan bahwa Greed lebih lemah, namun Greed sama sekali tidak marah melainkan ia tersenyum.
"Jika hanya aku sendirian yang melawan mu maka aku pasti kalah, bukan hanya karena kau memiliki rank lebih tinggi dari milikku, baik itu kekuatan atau pertahanan milikmu maka kau lebih kuat dariku. Tidak salah untuk menyebut ras naga sebagai monster terkuat, kalian memang lahir dengan kekuatan yang jauh lebih kuat daripada monster lainnya", kata Greed sambil tersenyum senang "Tapi kau tidak beruntung kali ini, lawan mu bukan hanya diriku".
Bersamaan dengan perkataan Greed, suara seorang wanita terdengar dari sisi lain "Plant Root Chain".
"Brak!".
Tiba-tiba tanah di sekitar naga bumi hancur dan puluhan akar tumbuhan raksasa bermunculan dari tanah yang hancur tersebut, akar tumbuhan tersebut segera mengikat tubuh, kaki serta kepala naga bumi.
"Graaaaa!", naga bumi berteriak marah dan mencoba melepaskan diri dari akar tumbuhan yang mengikatnya, tapi akar tersebut terus menekan naga bumi dengan kuat ke tanah.
"Tuan, aku hanya bisa menahan naga ini selama 5 menit, jika lebih dari itu maka rantai akar tumbuhan ini pasti dihancurkan oleh naga tersebut", teriak seorang wanita dengan rambut hijau panjang, wanita ini tidak lain adalah Sloth yang merupakan Dryad yang terkenal akan kemampuan mereka terhadap sihir alam.
"5 menit sudah lebih dari cukup!", kata Elos yang berjalan mendekat dari belakang Sloth.
Elos saat ini memakai jubah hitam yang sering ia gunakan, lalu sebuah pedang terletak di tangan kanan Elos.
Di samping Elos, Riona berjalan mengikutinya dengan membawa sebuah tombak di tangan kanan dan sebuah tombak lagi di belakang tubuhnya. Lagipula Riona bisa memakai 2 kemampuan tombak yaitu Spear of Light and Dark yang membuat ia bisa memakai 2 tombak di waktu bersamaan.
__ADS_1
"Riona, bantu Sloth untuk menahan naga bumi tersebut agar tidak lepas", kata Elos.
Riona mengangguk, setelah itu ia menggerakkan sayap di belakang tubuhnya untuk terbang di atas langit.
Riona terbang menuju ke atas naga bumi yang sedang berbaring di tanah serta mencoba untuk lepas dari akar tumbuhan yang mengikatnya, perlahan-lahan Riona mengambil tombak terikat di belakang tubuhnya sehingga Riona sekarang memegang 2 tombak do 2 tangannya.
"Spear of Light and Dark", kata Riona dengan lembut, aura kegelapan yang sangat kuat langsung menutupi tombak yang ada di sebelah kiri sedangkan aura cahaya menutupi tombak yang ada di sebelah kanan.
Riona mengangkat tombak tersebut tinggi-tinggi sebelum melemparkannya ke arah naga bumi.
"Booooom!".
Sebuah ledakan yang keras terjadi ketika tombak tersebut menusuk naga bumi, 2 kekuatan yang saling bermusuhan yaitu kegelapan dan cahaya kini saling membantu untuk menyerang naga bumi.
"Graaaaa!", naga bumi yang ditusuk oleh 2 tombak tersebut berteriak kesakitan, kekuatan kegelapan dan cahaya yang ada pada tombak Riona mengalir ke tubuhnya dan menghancurkan seluruh organ tubuhnya, oleh karena itu rasa sakit yang diterima oleh naga bumi ini bukanlah sesuatu yang bisa dibayangkan oleh orang lain.
Naga bumi yang sebelumnya sangat sombong dan terlihat tidak terkalahkan, saat ini hanya bisa berbaring lemah di tanah tanpa gerakan untuk mencoba melawan rantai akar tumbuhan yang mengikatnya lagi.
Mata naga bumi itu sekarang dipenuhi kesedihan, sebenarnya ia tidak pernah berpikir untuk melawan manusia, ia hanya berusaha hidup dengan damai bersama keluarganya di hutan. Namun manusia adalah sosok yang menghancurkan semua itu, apabila bukan karena tindakan para manusia itu maka naga bumi masih akan hidup damai di hutan bersama orang tuanya.
Sekarang ia kalah dan akan mati di tangan manusia, tanpa bisa mengetahui bagaimana keadaan ayah dan ibunya setelah para manusia itu menyerang hutan.
"Apakah ini kekuatan naga bumi? Cukup mengecewakan, aku tidak berpikir sebagai monster terkuat di dunia, ia bisa kalah dengan mudah oleh kumpulan orang yang setingkat lebih lemah dari dirinya", kata Elos dengan sedikit kecewa pada suaranya sebab ia belum bisa mencoba seberapa besar kemajuan kekuatan Ruler of Death and Life yang ia miliki setelah menjadi rank 5.
Greed yang sedikit terluka, mendekati Elos sambil berkata "Tuan, tidak aneh apabila kita bisa mengalahkan naga ini, usianya sangat muda yaitu sekitar 40 tahun".
__ADS_1
"40 tahun masih muda?", tanya Elos sedikit ragu.
Greed mengangguk "Bagi manusia memang lama, tetapi untuk beberapa ras itu sangat sebentar. Kami ras Dwarf bisa hidup sampai usia 500 tahun tanpa masalah, sedangkan Elf bisa berusia ribuan tahun, apalagi mereka para naga! Naga dianggap dewasa apabila mereka sudah berusia 1000 tahun, para naga juga bisa hidup selama puluhan ribu tahun tanpa masalah, oleh karena itu naga berusia 40 tahun tidak jauh berbeda dari anak berumur 10 tahun bagi manusia".
Elos baru mengetahui hal tersebut, ia menatap ke arah naga tanah yang berbaring di tanah dengan mata merah hampir menangis seperti anak-anak.
"Ruler of Death", kata Elos yang membuat aura kematian berkumpul di seluruh tubuh sampai pedangnya.
Aura kematian itu menyebar ke seluruh medan perang yang membuat banyak orang di sekitarnya menjadi takut, aura Ruler of Death membuat mereka merasakan kematian mendekati diri mereka.
Setelah menggunakan Ruler of Death, Elos berjalan lambat menuju naga bumi tersebut.
Di mata naga bumi yang sudah ketakutan, setiap langkah yang Elos ambil maka ia merasa kematian semakin mendekati dirinya. Bahkan di antara seluruh orang yang pernah ditemui naga bumi, ia belum pernah menemukan orang yang menakutkan seperti Elos.
"Graaaaa", naga bumi kali ini tidak berteriak marah melainkan berteriak dengan lemah yang menunjukkan bahwa ia ketakutan pada Elos.
Elos berdiri di depan naga bumi itu dan menatapnya dengan dingin, seluruh tubuh naga bumi yang besar gemetar ketakutan, padahal tubuh Elos puluhan kali lebih kecil daripada tubuhnya.
Melihat naga bumi yang sudah ketakutan, Elos menggelengkan kepalanya, ia tidak tertarik untuk lebih menakuti naga bumi ini.
Oleh karena itu, Elos menatap ke arah Honret yang sedang mencoba melarikan diri.
Honret bukanlah orang bodoh, sejak ia menemukan bahwa naga bumi dan kavaleri api sudah kalah maka ia mencoba untuk melarikan diri.
Walaupun Duke Wock pasti akan membunuhnya apabila mengetahui bahwa ia melarikan diri, tetapi ia tidak perlu kembali ke Ibukota Wock, ia bisa pergi ke kota lain untuk bersembunyi.
__ADS_1
Namun ia tidak pernah berpikir bahwa ketika ia akan melarikan diri, Elos menghentikan dirinya "Bukankah kau pemimpin pasukan ini? Karena naga bumi tidak bisa membuatku tertarik lagi untuk bertarung, maka kenapa tidak kau mengangkat pedangmu untuk melawanku. Apakah rank 4 sepertimu takut melawan rank 5 see seperti diriku?".