
Sebuah kereta kuda bergerak kembali menuju Ibukota Dyremann setelah melewati pelabuhan Kota Portus Aureus, kereta kuda ini dijaga oleh ribuan pasukan bersenjata lengkap.
Setiap orang yang ada di jalan pasti memutuskan untuk memberi jalan kepada kereta ini, bagaimanapun para penduduk tidak berani mencari masalah dengan orang yang dijaga ribuan prajurit seperti ini.
Di kereta kuda tersebut, terdapat seorang tengkorak yang duduk diam dengan memakai jubah hitam miliknya, tengkorak itu tidak lain merupakan Elos.
Lalu Riona juga berada di kereta tersebut untuk menemani Elos, sedangkan Lumina, Kronev, Bare, Warren, Tira dan yang lainnya memimpin para pasukan di sekitar kereta kuda Elos agar selalu siap apabila kereta ini di serang secara tiba-tiba.
Elos duduk di kereta kuda tersebut melihat semua yang terjadi di sekitar melalui jendela pada kereta kuda, Kota Novus sudah memiliki walikota yaitu seseorang yang dulunya merupakan prajurit muda serta setia yaitu Ganfar dan Lara yang mengelola Labirin Novus terbaru milik Elos.
Setelah beberapa hari belajar, Lara sudah sepenuhnya bisa mengelola labirin tersebut.
Bahkan Elos mengetahui bahwa Lara bisa memanggil 2 Low Vampir untuk membantunya mengelola Labirin Novus.
Low Vampir memang jauh lebih lemah daripada Lara yaitu memiliki kekuatan rank 7, namun mereka merupakan makhluk cerdas seperti manusia juga sehingga Lara tidak akan merasa sendirian saat sedang menjaga labirin.
Apalagi jumlah Low Vampir bisa terus bertambah seiring dengan perkembangan menara, atau di masa depan Lara mungkin bisa membuat Middle Vampir bahkan High Vampir seperti dirinya.
Selain itu Elos selalu berbicara bersama Lara memakai telepati setiap harinya agar Elos bisa tahu keadaan terbaru Labirin Novus, oleh karena itu Elos sekarang sudah bisa menyerahkan Labirin Novus ke Lara sepenuhnya untuk ia kelola.
Elos mengalihkan perhatiannya dari jendela menuju Riona, akhir-akhir ini Elos menyadari bahwa Riona menjadi lebih diam daripada sebelumnya.
__ADS_1
"Ada apa? Apakah kau masih memikirkan tentang kejadian pembunuhan Talba tersebut?", tanya Elos yang mengetahui pikiran Riona.
Mendengar pertanyaan Elos, Riona mengangguk penuh rasa bersalah "Padahal aku merupakan pengikut khusus yang ada di sampingmu waktu itu, tapi kekuatanku terlalu lemah sampai-sampai tidak bisa melindungi dirimu. Elos, aku pasti akan menjadi lebih kuat di masa depan hingga bisa melindungi mu".
Elos mengangguk sedikit "Tidak ada salahnya untuk menjadi lebih kuat, tetapi kau sama sekali tidak perlu merasa bersalah atas kejadian Talba yang hampir membunuhku. Ini bukan kesalahanmu, melainkan Talba yang datang terlalu tiba-tiba. Jadi jangan terlalu merasa bersalah, kita akan menjadi kuat bersama-sama di masa depan hingga tidak ada lagi orang yang dapat mengalahkan kita".
Mata Riona saat ini menjadi tegas "Aku mengerti Elos, Kita pasti bisa menjadi yang terkuat di dunia!".
Elos tidak berbicara lebih banyak lagi dan hanya kembali duduk diam, bagaimanapun Riona sudah kembali bersemangat sehingga Elos sama sekali tidak perlu mengatakan apapun lagi.
Ketika kereta terus berjalan selama 10 menit lagi, kereta berhenti secara tiba-tiba.
Tidak lama kemudian, Riona kembali sadar bahwa tubuhnya sudah menekan tubuh Elos, jadi ia langsung berdiri dengan cepat dan berkata penuh kepanikan "Maaf Elos, kereta berhenti secara tiba-tiba sehingga aku tidak siap dan menabrak dirimu, apakah kau tidak apa-apa?".
Elos yang tubuhnya menempel pada tembok kereta ini akibat dorongan tubuh Riona kembali duduk tegak, ia melambaikan tangannya secepat mungkin "Tidak masalah, aku tida terluka, bahkan aku merasa sedikit senang-- Maksudku ini bukan kesalahanmu sedikitpun tapi kereta yang berhenti secara tiba-tiba".
Setelah mengatakan hal tersebut, Elos kembali mengingat kelembutan yang ia rasakan sebelumnya, namun Elos memiliki penyesalan lain yaitu dirinya masih seorang tengkorak. Hal ini menyebabkan Elos tidak memiliki perasaan apapun selain sedikit senang terhadap kejadian barusan.
Riona yang tidak tahu tentang pikiran Elos berteriak ke arah kusir kereta ini melalui jendela "Apa yang terjadi? Lain kali, apabila kau menghentikan kereta maka lakukan dengan perlahan, jangan mengejutkan seperti ini".
Sebelum kusir kuda itu bisa mengatakan apapun, Lumina yang naik di atas kudanya mendekati jendela kereta Elos sambil berkata "Tuan, maaf karena berhenti secara tiba-tiba! Tapi ini bukan kesalahan kusir kuda, melainkan ada sesuatu pada jalan di depan yang membuat seluruh prajurit berhenti secara mengejutkan".
__ADS_1
Elos yang masih mencoba mengingat perasaan lembut itu kembali sadar, wajahnya kembali menjadi tegas lagi "Kenapa? Apakah ada bandit atau mungkin orang yang mencoba menyerang kita?".
Mendengar pertanyaan Elos, Lumina menggelengkan kepalanya "Tuan tidak perlu khawatir, tidak ada seorangpun bandit yang begitu bodoh untuk menyerang ribuan pasukan sendirian. Lebih tepatnya, pasukan di barisan depan menemukan seorang pria yang terbaring di tanah serta tubuh penuh darah. Aku belum memeriksa apakah pria itu masih hidup atau tidak sebab aku memutuskan untuk melaporkan masalah ini kepada tuan secepat mungkin".
Setelah mengetahui keadaannya, Elos turun dari kereta bersama Riona "Bawa aku untuk melihat pria tersebut, bagaimana mungkin ada mayat di jalan-jalan Provinsi Portus Aureus? Sebagai penguasa baru di provinsi ini maka aku tidak bisa duduk diam terhadap masalah ini!".
Lumina turun dari kudanya dan membawa Elos bersama Riona untuk menemui mayat pria tersebut.
Saat ini di barisan paling depan para prajurit, Elos menemukan puluhan prajurit sedang mengelilingi mayat seorang pria yang berbaring di jalan ini penuh dengan darah.
Melihat Elos dan yang lainnya datang, Kronev yang ada di antara para prajurit mengangkat tangannya dan berteriak "Tuan, pria ini masih hidup! Namun ia memakai baju besi yang sangat baik, nampaknya terbuat dari benda berharga. Latar belakang pria ini pasti tidak mudah, apa yang harus kita lakukan padanya? Apakah kita akan membunuhnya? Atau mungkin meninggalkannya disini? Biarkan keberuntungan yang menentukan apakah ada orang lain yang menolongnya atau ia pada akhirnya mati kehabisan darah".
Kronev sama sekali tidak memikirkan kemungkinan bahwa Elos akan membawa pria ini, lagipula mereka tidak mengenal pria ini serta ada kemungkinan bahwa pria ini merupakan pembunuh yang dikirim secara diam-diam oleh Kerajaan Ray atau orang lain.
Elos berjalan mendekat untuk melihat pria tersebut lebih jelas.
Seluruh tubuh pria ini dipenuhi darah, ia bernafas dengan sangat berat yang menunjukkan bahwa lukanya tidak ringan, selama Elos dan yang lainnya meninggalkan pria tersebut disini maka ia pasti mati.
Elos menatap pria ini lagi, ia memakai baju besi perak yang sudah tertutupi oleh darah dan memiliki banyak lubang serta goresan akibat pedang. Tidak ada lambang apapun pada zirah pria ini, jadi Elos tidak bisa menentukan asalnya.
Elos berpikir sebentar sebelum berkata "Bawa pria ini bersama kita dan biarkan para penyihir menyembuhkannya memakai sihir penyembuhan, jangan biarkan pria ini mati".
__ADS_1