AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 94 : KERAJAAN CAHAYA


__ADS_3

Elos sedikit terkejut terhadap perkataan pria ini yang membuat Elos bertanya penuh keraguan "Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?".


Pria itu menggelengkan kepalanya "Tidak, kita belum pernah bertemu, tapi aku sudah pernah mendengar tentang mu".


"Apakah aku sangat terkenal?", tanya Elos lagi penuh keraguan, ia memang sudah berhasil melawan pasukan Kerajaan Ray dan menjadi Tuan Labirin ke 9, namun hal itu seharusnya masih belum cukup untuk membuat nama Elos dikenal oleh seluruh dunia.


"Tidak, aku mendengar para prajurit mu berbicara tentang dirimu selama perjalanan. Nampaknya kau benar-benar sangat dihormati oleh para prajurit mu, setiap kali mereka berbicara tentangmu maka itu pasti tentang seberapa hebat, kuat, dan tampan dirimu! Bahkan mereka merasa bahwa memiliki kepala tengkorak sama sekali tidak menghilangkan ketampanan milikmu", kata pria tersebut sambil tersenyum.


Elos memegang wajah tengkoraknya dengan aneh, sepertinya ia harus lebih berhati-hati lagi dan mengingatkan pasukannya agar tidak membicarakan tentang dirinya di dekat orang yang tidak dikenal.


Melihat Elos yang tidak berbicara, pria tersebut duduk di atas tempat tidurnya sambil membungkuk pada Elos "Terima kasih atas kebaikanmu kali ini, apabila kau tidak membawaku maka aku pasti mati di jalanan tersebut. Walaupun kau meninggalkan obat sekalipun, para pembunuh yang menargetkan ku masih akan mengejar diriku. Oleh karena itu, aku Daran pasti mengingat kebaikan anda kali ini dan aku akan membayarnya kembali di masa depan".


"Apakah namamu Daran?", kata Elos yang memikirkan nama tersebut, tapi ia tidak bisa mengingat orang penting yang memakai nama ini. Bagaimanapun Elos baru di dunia ini sehingga ia tidak terlalu tahu tentang nama-nama orang kuat, namun ia sepertinya belum pernah mendengar sedikitpun tentang Daran ini. Jadi Elos menganggap Daran sebagai orang yang cukup kuat, tapi tidak sampai menggetarkan dunia yang membuat namanya tidak terlalu terkenal.


"Kalau kau tidak keberatan, sebenarnya apa yang terjadi pada dirimu? Tindakan apa yang kau lakukan sampai-sampai ada pembunuh yang mengejar mu?", tanya Elos yang duduk di kursi samping tempat tidur Daran, sedangkan 3 wanita yang lain berdiri di sekitar serta menatap Daran penuh hati-hati. Selama Daran berani bertindak aneh maka mereka langsung menyerangnya.


Daran menatap Elos penuh rasa hati-hati sebelum kembali tersenyum "Aku berhutang hidup pada tuan Elos, jadi aku tidak keberatan memberitahu sedikit. Sebenarnya pembunuh yang sedang mengejar ku ini merupakan pembunuh yang dibentuk oleh beberapa kerajaan untuk membunuhku, apalagi mereka bahkan membuat wakilku berkhianat sehingga wakilku berhasil menusuk perutku dari awal yang membuat kemampuanku menurun. Oleh karena itu, musuh pasti berhasil membunuhku jika tuan Elos tidak membantu tepat waktu".


"Tetapi tuan Elos tidak perlu khawatir, aku dikejar oleh pembunuh ini bukan karena aku merupakan penjahat yang dicari, melainkan posisi milikku sekarang. Lagipula ada sebuah kalimat yang sangat terkenal, semakin besar sebuah pohon maka semakin kuat juga angin yang harus ia tahan".


Elos menatap Daran sedikit, meskipun semua perkataan Daran barusan bukalah kebohongan, tapi Daran nampaknya mencoba menutup-nutupi alasan kenapa ia dikejar, lebih tepatnya Elos dapat menilai bahwa Daran berusaha tidak memberitahu identitas miliknya.

__ADS_1


Ketika Elos akan menanyakan hal lain lagi, suara ketukan pintu terdengar.


Setelah mendapatkan izin dari Elos, pintu perlahan-lahan terbuka dan sosok Rolir terlihat "Tuan Elos, ada orang dari Kerajaan Cahaya yang datang untuk menemui anda, nampaknya ia disini sebagai perwakilan dari Kerajaan Cahaya".


"Kerajaan Cahaya?", kata Elos sedikit terkejut, ia tidak mengerti kenapa perwakilan dari Kerajaan Cahaya berencana menemuinya.


Walaupun Elos tidak terlalu lama di dunia ini, ia mengenal Kerajaan Cahaya yang merupakan 3 besar kerajaan terkuat di antara kerajaan manusia.


Kerajaan Ray memang bagian dari kerajaan manusia terkuat, tapi kerajaan Ray hanya bisa duduk di peringkat 7 sehingga kekuatan Kerajaan Cahaya ini puluhan kali lebih kuat daripada Kerajaan Ray.


Berbeda dari Kerajaan Ray yang dipimpin oleh raja, Kerajaan Ray dipimpin para pendeta. Posisi raja hanyalah sebuah lambang tanpa kekuatan yang besar di kerajaan tersebut.


"Daran, aku harus pergi sebentar untuk menemui perwakilan dari Kerajaan Cahaya ini", kata Elos.


Elos pergi bersama 3 wanita tersebut dan Rolir, hanya Daran yang masih ada di ruangan tersebut.


Daran menatap kembali ke arah jendela "Ini mungkin sudah waktunya bagiku untuk kembali bergerak pergi, aku tidak bisa disini lebih lama lagi. Meskipun aku yakin tuan Elos bukanlah orang yang akan melaporkan keberadaan ku kepada orang lain, tapi jika aku terus disini maka itu hanya membawa masalah kepada tuan Elos".


...----------------...


Mereka pergi ke istana Rolir dan menuju ke arah ruang tamu, di sana Elos menemukan seorang pria dengan kepala tanpa rambut serta pakaian putih yang berjubah-jubah.

__ADS_1


Pria itu juga menemukan keberadaan Elos yang membuat ia berdiri sambil tersenyum ramah "Terima kasih karena tuan Elos sudah repot-repot datang untuk menemui ku, padahal aku yakin tuan pasti sangat sibuk".


Elos berdiri di depan pria yang sepertinya merupakan pendeta ini "Tidak perlu dipikirkan, sebagai tuan rumah maka aku yang sedikit tidak sopan karena membuat tamu menunggu".


Pendeta ini bersikap ramah kepada dirinya sehingga Elos juga bersikap ramah, lagipula Elos tidak akan memusuhinya tanpa alasan.


Mereka duduk di kursi masing-masing, Elos kali ini hanya datang bersama Rolir dan Kronev untuk berjaga-jaga.


"Jadi, kenapa perwakilan Kerajaan Cahaya repot-repot datang ke tanah tandus seperti ini. Apabila kalian membutuhkan bantuan ku, maka jangan malu untuk mengatakannya. Selama itu tidak sulit, aku mungkin bisa membantu", kata Elos dengan ramah.


Tapi di mata Elos sekarang, ia menemukan bahwa pria di depannya ini dipenuhi oleh aura hitam, Ruler of Death memberikan peringatan pada Elos tentang pria ini.


Pria tersebut langsung berbicara "Saya Hoin, pendeta dari Kerajaan Cahaya! Tujuan kedatanganku kali ini yaitu memberikan hormat kepada tuan Elos mewakili Kerajaan Cahaya, dengan ini maka kami juga mendukung kemunculan Kerajaan Manusi Hewan tuan Elos dan keberatan terhadap penyerangan Kerajaan Ray yang tidak pernah berhenti".


Elos mengangguk "Aku berterima kasih karena pak Hoin sudah datang kesini untuk memberikan dukungan dari Kerajaan Cahaya, namun aku sepertinya merasa bahwa pak Hoin juga memiliki tujuan lain untuk datang kesini?".


Hoin tidak terkejut bahwa Elos mengetahui tujuannya "Tuan Elos sangat cerdas, saya datang kesini untuk mewakili tugas yang diberikan oleh Kerajaan Cahaya yaitu menangkap penjahat ini".


Hoin meletakkan sebuah gambar pada meja di depan Elos yang tidak lain merupakan gambar Daran, Elos tidak terkejut terhadap gambar tersebut dan hanya kembali menatap Hoin "Aku belum pernah melihat pria ini, apakah ada masalah dengannya? Kenapa Kerajaan Cahaya sampai repot-repot mencarinya?".


Hoin tidak bisa menilai wajah Elos, lebih tepatnya wajah Elos merupakan wajah tengkorak yang membuat Hoin bingung tentang apa yang Elos pikiran.

__ADS_1


"Ternyata tuan Elos tidak mengenalnya, itu baik. Selama tuan Elos menemukannya maka cepat beritahu kami, pria ini merupakan pria kejam yang sudah membunuh ribuan penduduk sendirian di Kerajaan Cahaya. Kami berusaha menangkapnya, tapi pada akhirnya ia berhasil melarikan diri. Menurut mata-mata kami, ia pergi ke wilayah Provinsi Portus Aureus sehingga aku berpikir tuan Elos pernah menemukannya", kata Hoin yang kembali melihat Elos penuh rasa hati-hati, ia berusaha menilai perasaan Elos yang sebenarnya melalui wajah.


Tapi Hoin kecewa sebab wajah tengkorak Elos tidak pernah berubah sedikitpun "Pak Hoin tidak perlu khawatir, saat aku menemukannya maka aku akan memberitahukannya".


__ADS_2