AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 285 : MASA LALU ELOS


__ADS_3

Saat ini di suatu tempat yang tidak diketahui dari lokasi dimana Elos berada, 3 orang berdiri di depan sebuah tembok hitam raksasa yang terlihat sangat luas.


3 orang ini tidak lain adalah Myro, Locke dan Lamire, mereka mengamati tembok di depan mereka dengan aneh.


Tembok di depan mereka ini tidak lain adalah perisai menuju ke dunia dimana Elos berada sekarang.


"Kenapa perisainya bisa melemah? Padahal hal seperti ini sama sekali tidak terjadi pada Lamire sebelumnya, apakah perisai di dunia tempat Elos berada jauh lebih lemah daripada perisai Dunia Lamire dulu?", tanya Myro penasaran, ia bisa merasakan bahwa perisai di depan mereka ini sudah banyak melemah.


Walaupun Myro masih belum bisa menghancurkan perisai ini sendirian, selama 3 orang dari mereka bekerja sama maka tidak ada masalah lagi untuk menghancurkan perisai ini dengan menyerang selama beberapa jam.


"Tidak, kau sendiri tahu bahwa perisai dunia dimana Elos berada dulu juga sangat kuat, jika tidak maka kita pasti sudah menghancurkannya sejak lama. Aku rasa hanya ada sebuah kemungkinan, kekuatan kematian dan kehidupan yang kita berikan kepada Elos mulai menghancurkan perisai ini dari sisi berlawanan perisai. Oleh karena itu, perisai ini semakin melemah. Apalagi menurut laporan Grica, Elos kehilangan kendali dari kekuatannya beberapa waktu lalu. Hal ini memperkuat kemungkinan bahwa kekuatan kematian dan kehidupan itu yang melemahkan perisai ini", kata Locke setelah memikirkan semua kemungkinan yang ada.


"Tunggu, bagaimana keadaan Elos sekarang? Aku yakin dengan kekuatan Grica sebagai 17 Dewan sekalipun, ia masih tidak bisa menghentikan Elos yang kehilangan kendali", kata Myro sedikit bingung.


"Memang benar bahwa Grica tidak bisa melakukannya, orang yang menyegel kembali kekuatan Elos adalah Luri", kata Locke.


"Luri? Apabila kau tidak menyembunyikan Luri waktu itu maka aku pasti sudah menangkapnya dan tidak akan membiarkan ia bergabung dengan Ark, kenapa kau membiarkan Luri pergi dulu?", kata Myro dengan tidak senang, ia mengingat kembali waktu dimana Locke diam-diam menyembunyikan Luri dari Myro.


Locke berkata tidak peduli "Apakah kau pikir semua orang seperti dirimu dan rekan-rekan mu? Belum tentu semua orang setuju untuk ditangkap dan bergabung denganmu, begitu juga dengan Luri. Jadi sebagai sesama anggota Glory dulu maka aku tentunya melindungi dirinya darimu, sedangkan ia bergabung bersama Ark maka aku tidak peduli. Sejak ia memutuskan menjadi musuhku, maka aku tidak perlu ragu untuk membunuhnya lagi".

__ADS_1


Myro menatap Locke sedikit sebelum kembali mengalihkan perhatiannya menuju perisai "Aku rasa hal itu sudah tidak penting sekarang, lebih baik kita saling bekerja sama untuk menghancurkan perisai ini. Dengan kekuatan kita bersama-sama, seharusnya tidak ada masalah untuk menghancurkan perisai ini. Bagaimanapun ada kemungkinan Elos dikendalikan oleh kekuatannya lagi, kita harus membantunya secepat mungkin. Bagaimana pendapatmu, Locke?".


"Aku tidak keberatan, sebagai seorang ayah maka aku pasti berusaha membantu anakmu sebaik mungkin", kata Locke.


"Lamire setuju dengan perkataan ayah untuk menghancurkan perisai ini", kata Lamire.


"Kalau begitu ayo kita mulai, kita harus menghancurkan perisai ini secepat mungkin sehingga jangan menahan kekuatan kalian!", kata Myro yang mulai menyiapkan serangan sihir miliknya.


Locke mengambil pedangnya dan Lamire mengambil busurnya, mereka sudah sap untuk menghancurkan perisai ini.


...----------------...


Suara langkah kaki terdengar dari belakangnya, tanpa berbalik ke belakang sekalipun maka Ark sudah mengetahui siapa yang memiliki suara langkah kaki ini.


"Aku sudah menunggu kalian dari tadi, bahkan aku berpikir bahwa kalian tidak akan datang, Elos!", kata Ark yang berbalik untuk menatap sosok yang muncul tersebut.


Sosok yang muncul tidak lain adalah Elos dengan wajah tengkorak miliknya serta memakai jubah hitam yang menutupi setengah dari wajahnya, Grenza berjalan mengikuti Myro dari belakang.


"Ini akan menjadi pertarungan terakhir kita, setelah ini maka kita tidak perlu bertarung lagi sebab aku akan mengalahkan mu!", kata Elos percaya diri, ia sudah menarik pedang miliknya dan bersiap untuk bertarung.

__ADS_1


"Apakah kau pikir bisa mengalahkan ku? Aku yakin kau yang sekarang sama sekali tidak berani memakai kekuatan Ruler of Death and Life lagi sebab kau takut dirimu akan kehilangan kendali, apakah kau pikir bisa mengalahkan ku hanya dengan kekuatan Tuan Labirin Langit?", tanya Ark menggelengkan kepalanya "Selain itu, walaupun kau berhasil mengalahkan ku sekalipun, pada akhirnya kita masih akan bertemu lagi. Aku tidak tahu sudah berapa banyak Myro, Locke, dan Lamire membunuhku, tapi pada akhirnya aku masih bisa muncul disini".


"Apa maksudmu?", kata Elos dengan dingin, ia merasa seperti mengingat 3 nama yang disebutkan Ark, terutama Myro dan Locke. Tetapi tidak peduli seberapa keras ia mencoba mengingat, Elos tidak bisa mengingat siapa pemilik 2 nama tersebut.


"Apakah Gracia belum memberitahumu? Kalau begitu biarkan aku yang memberitahuku, asal dari Fjorten Elos", kata Ark yang mengulurkan tangannya ke arah Elos.


Semua sinar cahaya muncul dari tangan Ark dan mengalir menuju Elos, pada awalnya Elos berusaha melawan sinar cahaya tersebut, tapi sinar cahaya itu sudah bergegas menuju kepalanya.


Tiba-tiba Elos merasa sesuatu yang selama ini terkunci di kepalanya langsung terbuka, sebuah ingatan bergegas muncul pada kepalanya.


...----------------...


Elos membuka matanya untuk menemukan bahwa dirinya berada di sebuah tabung kaca dengan air yang berada pada lebih dari setengah tabung tersebut.


Di depan tabung itu, seorang pria berambut putih dan pria lain yang berambut hitam sedang berdiri sambil mengamati tabung tersebut.


Pria berambut putih itu berkata tidak setuju "Locke, ide ini terlalu gila! Jika kau memberikan kekuatanmu kepada anak ini maka suatu hari nanti, ia mungkin dikendalikan oleh kekuatan tersebut! Belum lagi kau berencana untuk memberikan kekuatanku juga, aku tidak setuju!".


"Kalau begitu kau bisa pergi, Myro! Apabila kau tidak setuju maka keberadaan mu hanya menganggu apa yang sedang aku lakukan", kata Locke tidak peduli "Meskipun kau tidak memberikan kekuatanmu, aku bisa mencari kekuatan orang lain yang tidak lemah. Aku yakin dengan kekuatanku sudah lebih dari cukup untuk membuat anak ini kuat, jadi kekuatanmu belum tentu dibutuhkan. Aku hanya berencana memakai kekuatanmu untuk menyeimbangkan energi kematian ku yang ada pada tubuh anak ini, oleh karena itu selama kau menolak maka kau bisa pergi".

__ADS_1


"Kau--", Myro sedikit tidak bisa berkata-kata terhadap sikap dingin Ark "Apakah kau tidak menganggap anak-anak ini sebagai manusia? Apa kau hanya menganggapnya seperti sebuah penelitian, apakah kau menganggap mereka seperti itu sehingga tidak ada masalah jika mereka kehilangan kendali mereka?".


__ADS_2