
"Tuan, semuanya berjalan sesuai dengan rencana, sekarang anda adalah kaisar baru dari seluruh kekaisaran ini", kata Kulen yang muncul dari belakang putra mahkota, ia bertepuk tangan sambil tersenyum lebar sebab Kulen juga merasa senang karena berhasil menang.
Jika mereka kalah, maka Kulen bersama putra mahkota sebagai pembuat rencana ini pasti dihukum mati. Walaupun kaisar tidak bisa menghukum mati putra mahkota tanpa adanya bukti yang kuat bahwa putra mahkota merupakan pelaku utama pemberontakan ini, tapi tidak sulit bagi kaisar untuk menghukum mati Kulen. Apabila saat itu tiba, putra mahkota pasti tidak akan membantu Kulen kecuali ia siap dicurigai oleh seluruh kekaisaran sebagai pelaku pemberontakan ini.
Oleh karena itu, Kulen senang bahwa semuanya berjalan sesuai rencana.
Putra mahkota membuang darah pada pedangnya lalu menatap tubuh kaisar dengan dingin "Simpan tubuh ini baik-baik lalu makamkan di tempat pemakaman keluarga kekaisaran, besok beritahu ke seluruh dunia bahwa kaisar mati di tangan para pemberontak. Untungnya putra mahkota, menteri Kulen, jendral kiri Folk bergerak tepat waktu untuk menekan pemberontakan ini serta menggagalkan rencana mereka untuk menguasai kekaisaran. Tetapi di tengah peperangan, kaisar bersama Derka yang merupakan jendral kanan kaisar terbunuh. Selain itu, penyihir suci Yena ikut terbunuh sehingga aku sebagai putra mahkota harus naik ke atas tahta kaisar baru".
Kulen mengangguk, ia tidak terkejut terhadap perkataan putra mahkota sebab mereka sudah merencanakan ini sejak lama "Tuan, bagaimana dengan para pemberontak yang ada? Apakah kita akan membiarkan mereka kembali ke wilayah masing-masing atau membunuh mereka?".
Walaupun para pasukan pemberontak ini adalah pasukan miliknya, putra mahkota masih sangat tegas dan dingin "Semua pemberontak akan dihukum mati, tanpa ada seorangpun yang dibiarkan hidup. Setelah kaisar kalah, putra mahkota memimpin pasukannya dengan berani dan mengalahkan semua pemberontak. Para pemberontak itu di hukum mati karena mencoba mengambil kekuasaan di kekaisaran, selain itu pembunuh Kaisar juga di hukum mati sebagai bentuk pembalasan atas pembunuhannya terhadap kaisar".
Mendengar perkataan putra mahkota, wajah Nera menjadi suram. Bagaimanapun Nera bukan orang bodoh, putra mahkota itu berusaha menjadikannya kambing hitam yaitu membunuh Nera yang sudah membunuh kaisar, dengan melakukan cara ini maka putra mahkota bisa lebih mendapatkan dukungan penduduk kekaisaran.
Nera kembali memegang pedangnya lagi dan berkata dengan hati-hati untuk memastikan "Putra mahkota, siapa pembunuh kaisar yang akan kalian bunuh besok bersama semua pemberontak?".
__ADS_1
"Bukankah itu sudah jelas?", kata putra mahkota tersenyum mengejek, ia menunjuk ke arah Nera dengan dingin "Kalian adalah para pemimpin pemberontak serta berhasil membunuh kaisar, untungnya aku datang tepat waktu dan bertarung melawan kalian hingga berhasil menangkap kalian semua bersama pasukan pemberontak. Sebagai hukuman atas penyerangan kalian terhadap ibukota dan membunuh kaisar, aku kaisar yang baru memberikan kalian hukuman mati. Apakah hal semudah itu tidak bisa kau mengerti?".
"Hahahahaha", Nera tiba-tiba tertawa, ia menggelengkan kepalanya sedikit terhadap tindakan putra mahkota ini "Orang yang bodoh disini bukanlah aku melainkan kau! Aku bisa mengalahkan kaisar yang sudah memperkuat tubuhnya, apakah kau pikir bisa mengalahkan ku dengan kekuatanmu itu? Bahkan dengan kekuatanmu bersama Kulen sekalipun, kalian sama sekali bukan lawan kaisar. Bagaimana mungkin kalian bisa menang melawanku?".
"Kau benar, jika hanya ada aku dan Kulen maka kami pasti kalah melawan mu", kata putra mahkota yang mengangkat tangannya, tidak lama kemudian ratusan cahaya dapat dilihat dari seluruh tembok kota, semua cahaya itu mengarah pada tubuh Nera "Tetapi saat ini aku sudah menyiapkan ribuan trebuchet raksasa khusus yang dilengkapi dengan sihir, selama semua trebuchet ini menembak maka kau pasti mati! Pada awalnya aku berencana menggunakan semua trebuchet ini untuk membunuh kaisar, namun siapa yang berpikir bahwa kau bisa menang melawan kaisar".
"Tapi tidak masalah, siapapun yang menang ataupun kalah maka aku hanya perlu membunuh pemenangnya lalu menjadi kaisar. Nera, kesalahanmu adalah tidak menjadi pengikut ku dan membutuhkan bayaran sangat besar hanya untuk mengalahkan kaisar, aku tidak tertarik untuk membayar orang sepertimu. Oleh karena itu, kau bisa mati sebagai kambing hitam untukku! Sebagai seorang anak, maka sudah seharusnya aku membalaskan dendam kematian kaisar, setelah itu aku baru bisa naik tahta, kau harus segera mati untuk rencana tersebut. Semua trebuchet, tembak!".
Nera mengamati semua trebuchet khusus di sekitarnya, siapa yang berpikir bahwa putra mahkota benar-benar bisa menyiapkan trebuchet khusus sebanyak ini.
Masalahnya Nera sudah pernah mendengar mengenai trebuchet khusus ini, baik dari segi kecepatan ataupun kekuatan maka trebuchet ini merupakan senjata yang sangat menakutkan. Apalagi ada ratusan dari trebuchet khusus yang menembak di waktu yang sama, maka kekuatan tingkat dewa sekalipun masih bisa terbunuh.
Belum lagi trebuchet ini dilengkapi oleh kemampuan sihir, yang berarti bahwa batu yang dilemparkan oleh trebuchet ini bisa memiliki kekuatan api, es, petir atau yang lainnya.
Nera tidak tahu darimana putra mahkota bisa mengumpulkan ribuan trebuchet ini, padahal harga 1 trebuchet khusus yang dilengkapi sihir bisa sangat mahal.
__ADS_1
Tetapi bukan berarti Nera takut melawan semua trebuchet ini, lagipula Nera berbeda dari kekuatan tingkat dewa yang lain. Apabila itu kekuatan dewa tingkat 9 yang lain maka mereka pasti mati di bawah serangan ribuan trebuchet ini, namun dengan kemampuan Nera maka selama batu yang dilempar trebuchet sudah sampai ke langit maka Nera bisa mengubah semua arah batu yang dilemparkan oleh trebuchet tersebut, lagipula sebagai Tuan Labirin Langit maka Nera bisa mengendalikan semua benda yang ada di langit kecuali lebih kuat dari dirinya.
Walaupun begitu, Nera tidak berencana menggunakan kekuatannya untuk menghentikan serangan trebuchet ini, jika semuanya berjalan sesuai rencana maka pertarungan ini sudah berakhir dan putra mahkota sudah kalah.
Trebuchet yang ada di sekitar ibukota perlahan-lahan mengarah menuju Nera, lalu sesuai teriakan putra mahkota barusan maka semua trebuchet siap untuk menembakkan.
Tetapi sebelum Trebuchet menembak maka sesuatu yang mengejutkan terjadi, tiba-tiba arah dari semua trebuchet berubah dan menembak menuju para pasukan pemberontak, Folk dan Kulen bersama putra mahkota.
Melihat ribuan batu yang terbang di langit, namun bukan menuju ke arah Nera melainkan ke arah dirinya maka tubuh putra mahkota membeku, ia tidak mengerti kenapa serangan yang ia siapkan untuk membunuh Nera berbalik mengenai dirinya sendiri.
Ketika putra mahkota masih membeku di tempat seperti orang bodoh, Kulen melangkah maju ke depan putra mahkota tanpa ragu lalu memakai kemampuannya untuk menahan serangan batu trebuchet itu "Tuan, anda harus mundur sedikit!".
Meskipun Kulen mengkhianati kaisar, ia adalah orang yang sangat setia jika sudah memutuskan siapa tuannya. Oleh karena itu, sejak ia setia kepada putra mahkota maka ia tidak akan membiarkan putra mahkota mati walau berarti harus memakai hidupnya sendiri sebagai gantinya.
"Booooom!".
__ADS_1
Batu yang dilempar oleh trebuchet itu meledak saat sudah mengenai targetnya, Nera berdiri di atas langit dengan dingin sambil tetap mengamati semua itu.