
Melihat Yirel yang tidak lagi bergerak maju untuk menyerang Elos, Letta tersenyum mengejek "Ada apa? Bukankah kau tadi sangat sombong dan akan membunuh Tuan Elos? Lalu ayo maju! Aku sudah siap untuk memberimu pelajaran yang tidak akan kau lupakan!".
Sebagai jendral rank 1 terkuat dari kerajaannya, bagaimana mungkin Yirel bisa menerima ejekan Letta? Oleh karena itu, Yirel berkata dengan dingin "Letta, aku harus mengakui bahwa kekuatanmu memang lebih kuat dariku, tapi ini adalah medan perang! Jika itu medan perang, maka seseorang tidak perlu bertarung 1 lawan 1".
"Apa yang dikatakan Nona Yirel benar!", perlahan-lahan sosok seorang pria dengan tubuh setinggi 2 meter berjalan ke samping Yirel dengan pedang besar di tangannya, pria ini tidak lain adalah Huma yang merupakan jendral rank 1 juga serta cukup dekat dengan Yirel "Apakah anda Nona Letta, bawahan Tuan Urmur yang terkenal dengan kemampuan sihir dimensi? Orang seperti anda pasti belum mengenal diriku, aku adalah Huma, kurang lebih setahun yang lalu kekuatanku baru menjadi rank 1 sehingga sebagian besar orang pasti tidak mengenal diriku!".
"Huma?", kata Letta yang menatap Huma dari atas ke bawah "Aku ingat! Kau adalah Huma sang kepala paladin dari Kerajaan Cahaya! Meskipun posisi tertinggi di Kerajaan Cahaya adalah paus, tapi kekuatan paus hanyalah rank 2 sehingga kau adalah penguasa Kerajaan Cahaya dibalik bayang-bayang serta berhasil merebut semua kekuasaan paus. Aku tidak berpikir bahwa orang sepertimu bisa dekat dengan Yirel, padahal Yirel adalah iblis yang sangat dibenci Kerajaan Cahaya".
Mendengar perkataan Letta, Huma sedikit tersenyum "Sebuah kehormatan jika Nona Letta bisa mengenal orang kecil seperti diriku ini, Nona Yirel adalah seniorku. Lebih tepatnya aku tidak akan bisa menjadi rank 1 tanpa bantuan Nona Yirel, oleh karena itu maka aku pasti membantunya menghadapi setiap masalah tanpa ragu, tanpa bantuan Nona Yirel maka tidak akan pernah ada juga Huma sang paladin terkuat dari Kerajaan Cahaya sepanjang sejarah!".
Letta sedikit mengangguk, ia membalikkan kepalanya sedikit untuk melihat Elos dan yang lainnya "Tuan Elos, Tuan Urmur mengirim saya kesini untuk membantu melindungi anda. Tapi masalahnya disini, aku tidak pernah berpikir bahwa 2 orang rank 1 menargetkan anda. Walaupun begitu, aku pasti melindungi anda meskipun harus memakai hidupku, namun musuh mungkin membagi serangan mereka sehingga anda harus berhati-hati. Selama Yirel menahan ku maka Huma bisa menyerang anda, selama waktu itu maka Tuan Elos harus siap untuk menghindar. Riona dan yang lainnya, apabila keadaan memburuk maka kalian harus memakai hidup kalian tanpa ragu juga untuk Tuan Elos, sebagai seorang pengikut maka sudah seharusnya kita melindungi tuan kita dengan seluruh kekuatan yang kita miliki! Tapi jika kalian bisa melindungi Tuan Elos tanpa harus mati, maka itu jauh lebih baik".
"Aku mengerti! Letta, kau juga harus berhati-hati, jangan sampai mati! Jika kau mati disini, aku tidak tahu bagaimana cara menjelaskannya kepada Tuan Urmur", kata Elos.
Riona dan yang lainnya ikut mengangguk, mata mereka sekarang menjadi tegas serta mereka memperkuat penjagaan terhadap Elos.
"Letta, persiapkan dirimu! Aku akan mulai menyerang!", teriak Yirel yang kembali memasang kuda-kuda miliknya "1 langkah menembus langit!".
Sosok Yirel kembali menghilang, sebelum sebagian besar orang lainnya bisa menyadari maka Yirel sudah muncul di belakang Letta dan menusuk dirinya dari belakang. Bersamaan dengan sosok Yirel yang melangkah maju, Huma ikut berlari dari sisi lain, tapi ia tidak menargetkan Letta melainkan tujuannya adalah Elos.
__ADS_1
Letta tidak berbalik untuk menghadapi tusukan tombak Yirel, ia hanya menggerakkan tongkatnya sedikit "Perisai Dimensi!".
Ketika tombak Yirel sudah tinggal selangkah lagi dari Letta, tombak itu tiba-tiba berhenti seakan-akan ada sebuah tembok kuat yang menghentikannya dari menusuk Letta.
Setelah menghentikan tombak Yirel, Letta menggerakkan tongkat sihirnya lagi untuk menyerang serta menghentikan Huma dari menyerang Elos.
Yirel juga menemukan gerakan Letta, oleh karena itu ia kembali menarik tombaknya dari perisai dimensi Letta "Tidak akan aku biarkan!".
Melihat gerakan Yirel, Letta hanya bisa memakai kemampuan perisai dimensi lagi, jika ia mementingkan untuk menghentikan Huma maka tombak Yirel pasti langsung menusuknya sampai hampir mati, oleh karena itu ia harus mengutamakan untuk menghentikan tombak Yirel lebih dulu daripada Huma.
Dengan tidak adanya sihir Letta, Huma bisa bergerak tanpa masalah menuju Elos.
"Kemarahan gila sang penguasa Minotaur!", teriak Kronev yang memakai kemampuan terkuatnya.
Perlahan-lahan tubuh Kronev bertambah tinggi dan otot di seluruh tubuhnya menjadi semakin kuat, mata Kronev berubah menjadi merah dan ia mengangkat palunya tanpa ragu "Pukulan Gempa!".
"Booooom!".
Ketika palu Kronev memukul tanah maka suara ledakan yang sangat keras terjadi, bagaimanapun Kronev memperkuat kekuatannya beberapa kali lipat memakai kemampuan kemarahan gila sang penguasa Minotaur, oleh karena itu pukulan gempa miliknya menjadi jauh lebih kuat daripada pukulan gempa normal.
__ADS_1
Retakan segera muncul pada tanah yang dipukul oleh Kronev, tidak berhenti sampai di situ sebab retakan terus membesar hingga membentuk sebuah lubang besar.
Menghadapi serangan Kronev, Huma sama sekali tidak panik. Di mata rank 1 miliknya, gerakan Kronev sangat lambat yang membuat ia bisa menghindari pukulan gempa itu sebelum mengenai dirinya.
Lalu Huma melangkah maju menuju Kronev sambil berkata "Kalian ras Minotaur terlalu mengutamakan kekuatan kalian, tapi kalian tidak pernah menyadari bahwa kecepatan dan kecerdasan juga sangat penting di pertarungan".
Sosok Huma muncul di depan Kronev dan menebas pedangnya tanpa ragu.
"Slash!".
Sebuah luka tebasan muncul di tubuh Kronev, saat Huma berpikir bahwa Kronev pasti jatuh oleh tebasan ya maka sebuah suara di belakang Kronev terdengar "Ruler of Life".
Di bawah mata tidak percaya Huma, luka Kronev yang seharusnya sangat fatal mulai sembuh dengan cepat di bawah cahaya putih, bahkan cahaya putih ini memperkuat Kronev hingga tidak kalah dari rank 2 sekalipun.
Huma yang terkejut menatap ke arah asal cahaya putih yang menyembuhkan Kronev itu untuk menemukan bahwa Elos adalah orang yang menyembuhkan Kronev, wajahnya menjadi sedikit suram "Aku sudah mendengar bahwa Tuan Labirin paling baru memiliki kemampuan yang menakutkan, ia bisa mengubah kehidupan dan kematian. Pada awalnya aku tidak percaya hal itu, tapi nampaknya setelah hari ini maka aku yakin itu semua benar! Orang sepertimu adalah ancaman yang sangat besar, aku Huma atas nama Kerajaan Cahaya akan membersihkan ancaman besar di masa depan sepertimu!".
Huma sekarang mengerti bahwa ia harus menargetkan Elos dulu sebab selama Elos masih hidup, luka Kronev ataupun Riona bisa disembuhkan, jadi tidak ada gunanya ia menyerang 2 pengawal ini.
Kronev yang sudah diperkuat oleh kemampuan Elos melangkah maju menuju Huma, bersamaan dengan itu Riona juga mulai menyerang dari samping, ia sudah diperkuat oleh kemampuan Ruler of Life milik Elos yang membuat dirinya memiliki kekuatan rank 3 untuk sementara.
__ADS_1
Huma juga mulai memasang kuda-kuda bertarung miliknya seperti Yirel, lalu ia menarik nafas dan menatap tajam ke arah Elos, targetnya kali ini adalah Elos.