AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 148 : DIMANA FRAN?


__ADS_3

Elos yang terkejut dengan seberapa kuat pengawal disini kembali sadar, ia mengangguk kepada Letta dan bertanya "Apakah kau tidak ikut ke pertemuan tersebut?".


Mendengar pertanyaan Elos, Letta menggelengkan kepalanya tanpa ragu "Di antara pengikut Tuan Urmur, kekuatanku berada di antara barisan paling belakang, oleh karena itu aku tidak bisa mengikuti pertemuan itu. Tapi Tuan Elos tidak perlu khawatir, Tuan Urmur membawa Nona Hergaf ke sana, Tuan Elos juga sudah mengenalnya".


"Baiklah, aku akan pergi dulu, terima kasih atas bantuan teleportasi nya", kata Elos yang akhirnya pergi menuju gerbang emas itu bersama Riona dan Wrath.


Di sisi lain Elos sebenarnya sedang menghela nafas secara diam-diam, bagaimanapun Letta merupakan bagian dari pengikut khusus terlemah milik Urmur, sedangkan kekuatan Letta sebanding dengan Tiamat yang merupakan pengikut terkuat Elos saat ini.


Jadi perkataan Letta tadi kembali menyadarkan Elos bahwa ia memang sudah berhasil menghancurkan Kerajaan Ray, tapi ia masih sangat jauh dari kekuatan terkuat di dunia. Bahkan dengan kekuatan Elos sekarang, ia masih jauh dari melawan Dewi Sares yang menjadi target balas dendam miliknya.


Kali ini Elos kembali menguatkan tekadnya, ia harus menjadi lebih kuat lagi agar bisa hidup dengan damai di dunia ini.


2 penjaga yang ada di depan gerbang emas itu sudah menyadari keberadaan Elos sejak awal, mereka tidak bertanya apapun dan hanya membuka gerbang emas itu sambil berteriak "Tuan Labirin ke 9, Tuan Fjorten Elos sudah tiba!".


Elos melangkah melewati gerbang emas yang sudah terbuka itu untuk menemukan beberapa mata yang segera melihat ke arah dirinya, mungkin lebih tepat mengatakan bahwa semua Tuan Labirin yang lain sudah datang kesini.

__ADS_1


Melihat bahwa ia adalah orang yang terlambat, Elos merasa sedikit malu. Lagipula ia merupakan Tuan Labirin paling baru, namun dirinya adalah orang yang datang paling terlambat dan membuat para Tuan Labirin yang lain menunggu dirinya.


Urmur yang ada di kursi utama langsung mengangkat tangannya, ia berkata dengan senang "Elos, ternyata kau datang kesini sendiri hari ini! Hahahahaha, padahal aku sebelumnya berpikir bahwa kau masih sibuk karena mendapatkan 2 wilayah provinsi baru yang menjadi milikmu. Ayo, duduk di kursi mu! Tidak perlu merasa malu, kau sama sekali tidak datang terlambat, pertemuannya belum di mulai".


"Terima kasih, Kakak Urmur", kata Elos dengan sopan lalu duduk di kursi miliknya yang sudah disiapkan yaitu di samping Halon serta berada di bagian akhir sebab ia adalah Tuan Labirin paling baru.


Berbeda dari Urmur yang tidak keberatan terhadap Elos yang datang terlambat, Zamir yang merupakan Tuan Labirin ke 2 berkata dengan tidak senang "Urmur, kau terlalu menganggap remeh tindakannya! Meskipun ia hanya terlambat, namun sebagai Tuan Labirin yang paling baru maka tindakannya seperti tidak menghormati kita para senior. Jika hal seperti ini tidak diberitahu atau di hukum, maka di masa depan tidak akan ada lagi junior yang menghormati seniornya!".


Sebelum Urmur bisa menjawab apapun, Halon yang tidak mengenal takut berkata dengan tidak senang juga "Bukankah seorang senior seharusnya merawat juniornya? Elos baru sudah selesai dari medan perang, ia bahkan belum beristirahat sehari pun dari perang melawan Kerajaan Ray ataupun Kamar Dagang Loris, namun ia menggunakan waktunya untuk datang kesini. Belum lagi Elos tidak datang terlambat melainkan tepat waktu, apakah sebagai seorang senior maka kau tidak bisa menghargai kerja keras junior mu?".


"Kau--", Zamir akan meledak marah akibat perkataan Halon, lagipula ia merasa bahwa perkataan Halon seperti menantang dirinya.


Zamir maupun Halon segera kembali duduk diam, meskipun mereka sama-sama orang yang paling mudah marah namun ketika Urmur marah maka mereka langsung menutup mulut mereka, hal ini menunjukkan seberapa kuat identitas Urmur di kelompok Tuan Labirin.


Moran, Tuan Labirin ke 4 menatap ke arah kursi di sebelahnya yang masih kosong, lebih tepatnya itu adalah kursi Tuan Labirin ke 3 "Dimana Kakak Fran? Aku tahu bahwa ia sering terlambat, tapi bukankah kali ini ia terlalu lama?".

__ADS_1


Semua orang melihat ke arah Urmur, bagaimanapun mereka tidak tahu alasan Fran terlambat kali ini, jika semua orang tidak tahu maka hanya Urmur yang memiliki kemungkinan besar untuk mengetahuinya.


Menghadapi tatapan semua orang, Urmur berkata dengan wajah suram "Nampaknya kalian sudah sedikit mengerti, alasan kita memulai pertemuan ini adalah tentang masalah Fran!".


Urmur menarik nafasnya sebelum berkata "3 kerajaan terkuat manusia dan iblis mengirim masing-masing 5000 pasukan terbaik mereka untuk mengepung labirin utama milik Fran, mereka bahkan memakai alat untuk menghentikan teleportasi dan komunikasi sehingga Fran benar-benar terjebak di labirin miliknya".


"Brak!".


Zamir yang mudah marah memukul meja dengan keras, ia berteriak penuh kemarahan "Sangat berani! Apakah mereka berpikir bahwa kita Tuan Labirin takut jika manusia dan iblis saling bekerja sama? Bahkan apabila seluruh dunia bergabung sekalipun, aku tidak keberatan untuk menghancurkan mereka. Urmur, ayo pergi! Kita tidak boleh terlambat, jika mereka sudah membunuh Fran lebih dulu maka Kelompok Tuan Labirin kita pasti mengalami pukulan besar".


Setelah itu, Zamir yang marah akan segera melangkah pergi, namun Urmur menghentikannya "Zamir, jangan bertindak sembarangan! Apabila itu hanya manusia dan iblis maka Moran sendirian bersama pasukan miliknya sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan mereka, semut-semut itu sama sekali bukan lawan ku. Namun masalahnya disini, 2 dewa ikut muncul di pengepungan Labirin Fran ini. Jika kita bertindak sembarangan, kita hanya akan terjebak oleh 2 dewa ini".


"2 dewa?", kata Zamir dengan terkejut, lagipula para dewa itu baik dari manusia ataupun iblis sudah lama tidak bergerak.


Aruse yang merupakan Tuan Labirin ke 5 dan dari tadi hanya diam tidak bisa untuk tidak angkat bicara juga "2 dewa? Siapa 2 dewa yang akhirnya mulai bergerak ini? Sudah puluhan tahun berlalu, para dewa belum pernah bergerak secara langsung, tapi kali ini 2 dewa bergerak secara langsung ke medan perang? Apakah mereka berusaha menghancurkan Fran?".

__ADS_1


"Mereka pasti memiliki tujuan lain!", kata Moran dengan wajah suram "Jika tidak, kenapa mereka hanya menargetkan Fran? Apabila mereka mencari yang kuat maka ada Tuan Urmur dan Zamir, jika alasan mereka adalah menargetkan yang lemah maka masih ada aku, Aruse dan yang lainnya. Namun di antara semua Tuan Labirin, mereka memilih Fran! Apakah Fran mendapatkan suatu harta tertentu hingga membuat para dewa tertarik?".


Urmur menggelengkan kepalanya "Aku tidak tahu alasannya, tetapi sebuah hal yang pasti adalah kita tidak bisa duduk diam terhadap hal ini. Walaupun ada 2 dewa di sana yaitu 1 dewa baik dan 1 dewa jahat, serta para jendral terkenal dari 3 kerajaan manusia dan iblis terbesar, kita tidak boleh takut! Selama 8 dari kita yang ada di ruangan ini saling bekerja sama, maka tidak ada yang bisa mengalahkan kita! Sekarang ambil suara kalian, apakah kalian setuju untuk berperang atau tidak! Siapapun yang mengangkat tangannya maka mereka berarti setuju, mulai angkat tangan kalian!".


__ADS_2