AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 282 : KERJA SAMA 4 TUAN LABIRIN


__ADS_3

"Apakah racun milik Hergaf sekuat itu?", tanya Zamir sedikit tidak percaya.


Urmur menjawab dengan tegas "Racun Hergaf memang sekuat itu, jadi jangan ceritakan kekuatan Hergaf kepada siapapun. Bagaimanapun semakin sedikit orang yang tahu maka semakin baik, dengan itu maka orang yang melawan Hergaf tidak akan mengetahui seberapa menakutkannya benang darah milik Hergaf. Aku menceritakannya kepadamu sebab aku tahu bahwa kau bisa dipercaya, selain itu kau adalah orang yang paling awal aku temui dan memiliki kekuatan Tuan Labirin seperti diriku, mulai hari ini kita adalah rekan yang saling melindungi!".


"Orang-orang mengatakan bahwa tidak ada tempat bagi kita para Tuan Labirin di dunia ini, bahkan Ark memburu dan membunuh siapapun yang memiliki pekerjaan Tuan Labirin. Jadi sebagai sesama Tuan Labirin maka kita harus bekerja sama, apabila tidak ada tempat untuk kita maka kita hanya perlu membuatnya, dengan tangan kita sendiri! Suatu hari nanti, Tuan Labirin bukan menjadi orang yang ditakuti hingga harus dibunuh lagi!".


Urmur mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Zamir.


Melihat uluran tangan Urmur, Zamir menjabatnya tanpa ragu "Tuan Urmur, aku Zamir mungkin belum bisa membantu anda apapun sekarang, namun di masa depan nanti aku pasti akan membuat Tuan Labirin menjadi kekuatan terbesar juga selain Ark. Suatu hari nanti, kita para Tuan Labirin tidak perlu takut diburu oleh orang-orang dan dibunuh".


Zamir dan Urmur yang saling berjabat tangan saling tersenyum, mulai hari ini mereka menjadi teman dekat.


...----------------...


"Apakah anda melihatku sekarang, Tuan Urmur?", gumam Zamir di pikirannya "Kali ini aku akan melakukan yang terbaik agar Federasi Tuan Labirin bisa menang, walaupun itu berarti aku harus mati sekalipun! Tuan Urmur, tidak lama lagi mimpi anda pasti menjadi kenyataan! Sebentar lagi, Tuan Labirin bukan lagi menjadi keberadaan yang ditakuti dan harus dibunuh! Aku, Zamir pasti tidak akan kalah!".

__ADS_1


Di sisi lain, Hera melihat bahwa Zamir hanya diam sehingga ia bertanya lagi "Ada apa Zamir? Kenapa kau tidak bisa memberitahuku alasan kenapa kau mengirim Hergaf dan yang lainnya untuk melawan Torei? Jangan bilang bahwa apa yang aku katakan barusan itu benar, kau mengirim mereka untuk mati dengan melawan Torei?".


"Aku tidak peduli apa yang kau pikirkan, tapi biarkan aku memberitahumu 1 hal bahwa aku tidak bisa memberitahumu alasan kenapa aku mengirim Hergaf untuk melawan Torei. Bagaimanapun Tuan Urmur sudah memberitahuku untuk merahasiakan hal ini sebaik mungkin, oleh karena itu aku tidak bisa memberitahumu alasannya", kata Zamir yang sudah bersiap untuk bertarung "Aruse, Nehuf, Halon, apabila kalian tidak percaya padaku maka kalian bisa tetap berdiri dan menonton dari samping. Aku tidak akan menyalahkan kalian, bahkan aku sangat berterima kasih sebab kalian sudah mendukung Elos sampai hari ini!".


"Jika aku mati di pertarungan kali ini maka aku tidak memiliki hal apapun untuk dikatakan kecuali kalian harus tetap mendukung Elos. Jangan lupakan bahwa kita Tuan Labirin bukan merupakan sosok yang kuat, tetapi jika kita saling bekerja sama dan membantu maka kita bisa menjadi sangat kuat hingga bisa melawan Ark! Terima kasih atas bantuan kalian selama ini".


Nehuf, Aruse dan Halon saling menatap, mereka sedikit terkejut terhadap perkataan Zamir yang begitu tiba-tiba.


Aruse berpikir sebentar sebelum membuka kipas lipatnya dan berdiri di belakang Zamir "Zamir, apa yang tiba-tiba kau katakan sekarang? Kenapa kau berbicara seakan-akan dirimu akan mati? Kita sudah saling mengenal sejak lama, bagaimana mungkin kami mencurigai mu hanya karena kau mengirim Hergaf untuk melawan Torei? Aku memang tidak tahu alasanmu melakukan hal tersebut, namun aku yakin kau sudah tahu dari awal bahwa Hergaf akan menang. Bukan hanya itu, setiap hari aku melihatmu yang bekerja membantu perkembangan Federasi Tuan Labirin tanpa merasa lelah ataupun ragu untuk menggunakan banyak uang agar Federasi Tuan Labirin bisa semakin maju, bagaimana mungkin orang sepertimu bisa melakukan tindakan seperti yang dikatakan Hera?".


Halon berdiri di samping Zamir yang berlawanan dari Nehuf "Aku Halon tidak terlalu cerdas untuk membuat perkataan seperti Aruse dan Nehuf, tetapi biarkan aku mengatakan 1 hal untukmu. Kehilangan Tuan Urmur sudah lebih dari cukup, jika Federasi Tuan Labirin juga kehilangan Zamir maka federasi ini pasti terasa menjadi semakin kosong".


"Kalian--", Zamir benar-benar tersentuh melihat para Tuan Labirin di sekitarnya ini, ia menahan air matanya agar tidak jatuh sebelum berkata "Kalian benar, maaf karena aku tidak percaya kepada kalian. Kalau begitu aku akan mengubah perkataan ku. Kalian semua, bantu aku memakai kekuatan kalian, ayo kita tunjukkan kepada musuh, kekuatan dari 4 Tuan Labirin yang saling bekerja sama!".


"Baik!", teriak Aruse, Nehuf dan Halon secara bersama-sama.

__ADS_1


Hera saat ini bertepuk tangan, sebuah tombak berwarna perak muncul di tangannya dan ia mulai terbang dengan sayap berwarna putih miliknya "Aku sangat tersentuh, kalian para Tuan Labirin benar-benar memiliki hubungan pertemanan yang sangat baik, bahkan bisa dikatakan bahwa kalian saling mempercayai. Mungkin kalian yang saling percaya itu mirip seperti aku dan Nona Luri, tapi kalian sedikit tidak beruntung sebab memilihku sebagai lawan kalian".


"Zamir, aku harus mengakui bahwa kau adalah orang yang cerdas tapi tanpa kau sadari, kecerdasan milikmu akan membawa kematian ke dirimu sendiri. Apa yang kau pikirkan memang benar bahwa aku lebih kuat dari Torei, namun kau melakukan sebuah kesalahan besar yaitu kau sama sekali bukan lawan ku! Sejak kau datang kesini, maka itu berarti sama dengan kau sudah mati!".


Sebelum 4 Tuan Labirin itu menyadarinya, Hera sudah mengangkat tombaknya dan melemparkan tombak tersebut menuju Aruse.


Ia tahu bahwa Aruse adalah penyerang jarak jauh dari pertarungan sebelumnya dengan tubuh palsu Hera, oleh karena itu sebelum Aruse dilindungi oleh Tuan Labirin yang lain maka lebih baik untuk membunuhnya secepat mungkin.


"Brak!".


Aruse berkeringat dingin sebab tombak tersebut berhenti tepat di depan wajahnya, selama tombak itu maju sedikit lagi maka ia pasti sudah mati.


Orang yang menangkap tombak itu tidak lain adalah Zamir, ia mematahkan tombak Hera yang ia tangkap sebelum berkata dengan dingin "Jangan berpikir untuk melukai rekan-rekan ku yang lain kecuali kau sudah mengalahkan ku, tidak akan aku biarkan kau melalui Tuan Labirin yang lain".


"Ide yang bagus!", kata Hera yang mengambil tombak baru lagi dan bergegas menuju Zamir "Kalau begitu aku hanya perlu membunuhmu lebih dulu!".

__ADS_1


__ADS_2